Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sentinel-2 NDVI Analysis Using GEE and QGIS for Green Open Space Sustainability Assessment in Kendari City Sufrianto, Sufrianto; Yaacob Zubir, Siti Sara; Jassin, Andi Makkawaru Isazarni; Brata, Joko Tri; Danggi, Erni; Sallu, Sulfikar
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 6 (2025): JUTIF Volume 6, Number 6, Desember 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.6.5409

Abstract

Rapid urbanization has profoundly transformed land cover in many growing cities, leading to a substantial decline in Green Open Space (GOS) and a progressive deterioration of ecological functions. The continuous conversion of vegetated zones into impervious and built-up surfaces has reduced the city’s ability to absorb carbon, regulate local microclimates, and maintain overall ecological resilience. Consequently, assessing the sustainability and spatial distribution of GOS is crucial for ensuring environmentally balanced urban development and resilience to future land-use pressures. This study aims to evaluate the sustainability of urban green spaces in Kendari City through an integrated geospatial approach that combines remote sensing and open-source cloud computing technologies. Sentinel-2 Level-2A imagery was analyzed in Google Earth Engine (GEE) using the QA60 band for cloud masking and spatial clipping to accurately define the study boundaries. Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) values were subsequently processed and classified in QGIS using a reclassification technique to distinguish vegetation density categories. The results indicate that 56.7% of the total land area, equivalent to 15,213 hectares, exhibits high greenness, reflecting dense and healthy vegetation, whereas 32.3% consists of low or non-vegetated surfaces dominated by built-up and barren lands. These findings reveal substantial spatial disparities in vegetation coverage and underscore the importance of sustainable land management and green infrastructure policies. Furthermore, this research contributes to the advancement of geospatial informatics by developing an open, reproducible workflow that integrates cloud-based computation and open-source GIS for urban ecological monitoring and sustainability assessment.
Arahan Upaya Penanggulangan Kemiskinan dengan Pemanfaatan Peta 3D di Kota Kendari Brata, Joko Tri; Sufrianto; Haeruddin; Rahmisyari; Ningrum, Ulfah Dwi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2489

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Memberikan Rekomendasi kebijakan  arahan Program Penanggulangan kemiskinan  dengan pemanfaatan Peta 3D dalam upaya pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur.Metode Penelitian dilakukan dengan,  metode Sosial mapping, kemudian dengan  telaah dokumentasi penanganan, Pengumpulan Data dengan tahapan Getting In (peneliti memasuki lokasi sampel penelitian), Getting Along (Saat peneliti dilokasi) dan Logging data (Tahap Pengumpulan Data). Teknik analisis eksplanasi dengan menyusun data yang diperoleh  dan pendokumentasian sistematis,  kemudian pemilahan data berkaitan penelitian.  Proses analisis menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) di padukan dengan aplikasi tiga dimensi (3D), Untuk Program Penanggulangan kemiskinan.Hasil penelitian menjelaskan bahwa permasalahan Penanggulangan Kemiskinan dan upaya perencanaan kumuh  yang terintegrasi pada program Penanggulangan Kemiskinan, dengan menggunakan 3D, menjadi terukur titik lokus warga yang perlu ditangani, karena hasil pemetaan dapat dijadikan sebagai  tolok ukur lokasi untuk penanganannya. Konsep pengentasan kemiskinan yang diimplementasikan dalam bentuk Peta 3D merupakan suatu upaya untuk merancang perubahan infrastruktur lingkungan di Lokasi yang dikategorikan wilayah Kumuh dan Miskin, dengan mengambil lokasi di Kelurahan Sanua. Kesimpulan dalam Konsep pengentasan kemiskinan dengan pemanfaatan bentuk Peta 3D yang diarahkan pada penanganan kawasan dilakukan upaya program penanggulangan kemiskinan dan kekumuhan,  sehingga dalam upaya  perencanaan suatu wilayah dapat dilakukan dalam bentuk model tiga dimensi. Gambaran ini adalah relief rupabumi tiga dimensi (3D) yang menyerupai keadaan sebenarnya di lapangan dan dapat divisualisasikan dengan bantuan teknologi komputer grafis