Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Optimalisasi Promosi Kesehatan dan Aktivitas Fisik sebagai Strategi Preventif Determinan Stunting Alimin Hamzah; Asri Awal
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i2.1013

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, dan produktivitas di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan stunting serta menganalisis peran pendekatan promosi kesehatan dan aktivitas fisik dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dengan rentang tahun publikasi 2020–2025. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif-tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan stunting meliputi faktor langsung seperti asupan gizi dan infeksi, faktor tidak langsung seperti pola asuh, sanitasi, dan akses layanan kesehatan, serta faktor dasar seperti kondisi sosial ekonomi dan pendidikan ibu. Promosi kesehatan terbukti berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku keluarga terkait gizi dan pengasuhan anak, sementara aktivitas fisik mendukung perkembangan motorik dan kesehatan anak secara keseluruhan. Integrasi antara intervensi gizi, promosi kesehatan, aktivitas fisik, dan perbaikan lingkungan menjadi strategi yang lebih efektif dalam menurunkan prevalensi stunting. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan multisektoral dan berbasis komunitas yang berkelanjutan untuk mengoptimalkan upaya pencegahan stunting.
Integrasi Kesehatan Mental dalam Pendidikan Jasmani: Tinjauan Sistematis tentang Peran Aktivitas Fisik terhadap Well-Being Siswa Asri Awal; Alimin Hamzah
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i2.1040

Abstract

Integrasi kesehatan mental dalam pendidikan jasmani menjadi salah satu pendekatan penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis siswa di lingkungan sekolah. Meningkatnya masalah kesehatan mental pada remaja, seperti stres, kecemasan, depresi, dan rendahnya kesejahteraan emosional, menjadikan aktivitas fisik sebagai strategi promotif dan preventif yang relevan dalam sistem pendidikan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktivitas fisik dalam pendidikan jasmani terhadap well-being siswa melalui pendekatan tinjauan literatur (literature review). Literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, dan jurnal internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan pendidikan jasmani memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental siswa, seperti meningkatkan kesejahteraan psikologis, resiliensi, kemampuan sosial, kualitas tidur, serta mengurangi gejala stres, kecemasan, dan depresi. Program aktivitas fisik berbasis sekolah, pendekatan social-emotional learning, peer support, serta penggunaan teknologi digital dalam aktivitas fisik terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung kesehatan mental mereka. Selain itu, dukungan lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas juga mempengaruhi efektivitas integrasi kesehatan mental dalam pendidikan jasmani. Namun demikian, implementasi program masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya literasi kesehatan mental, stigma terhadap gangguan psikologis, dan minimnya pelatihan guru terkait kesehatan mental siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan pendidikan, inovasi pembelajaran, dan kolaborasi lintas sektor agar pendidikan jasmani dapat berfungsi secara optimal sebagai sarana promosi kesehatan mental dan peningkatan well-being siswa secara berkelanjutan.
Move, Learn, and Stay Healthy: Edukasi Olahraga untuk Masyarakat Sehat Alimin Hamzah; Nurul Ichsania; Nurul Ilmi; Ani Asram
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/hdaf5b85

Abstract

The increasing prevalence of non-communicable diseases and low levels of physical activity remain major challenges in health promotion and disease prevention efforts. Limited public understanding regarding the relationship between exercise and body metabolism also contributes to low awareness in maintaining a healthy lifestyle consistently. This community service program aimed to improve sports health literacy and basic biochemical understanding through health education among athlete communities at the Faculty of Sports and Health Sciences (FIKK) Universitas Negeri Makassar. The program applied a community-based participatory health education approach integrating interactive health coaching, group discussions, simple simulations, light physical activity practices, and reflective participation methods. A total of 36 athletes participated in the activity. Evaluation was conducted without using pre-test and post-test methods, but through reflective participatory evaluation, participant engagement observation, and direct feedback sessions. The results showed increased participant understanding regarding the importance of physical activity, energy metabolism, hydration, body recovery, and the relationship between exercise and biochemical processes in the body. Participants also demonstrated active engagement and enthusiasm throughout the program. This activity positively contributed to improving healthy lifestyle awareness and participants’ commitment to sustainable physical activity. Therefore, participatory sports health education can serve as an effective strategy to support health promotion and improve quality of life, particularly among young athlete communities.
INTEGRASI AKTIVITAS FISIK DALAM KEBIJAKAN PENCEGAHAN STUNTING: IMPLIKASI BAGI PROMOSI KESEHATAN Alimin Hamzah; Hasyim
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.5785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi aktivitas fisik dalam kebijakan pencegahan stunting serta implikasinya terhadap promosi kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dari database seperti PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, dan SpringerLink dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan, perkembangan motorik, serta status gizi anak. Integrasi aktivitas fisik dengan intervensi gizi dan promosi kesehatan terbukti lebih efektif dalam menurunkan prevalensi stunting dibandingkan pendekatan tunggal. Selain itu, keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh dukungan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, integrasi aktivitas fisik dalam kebijakan pencegahan stunting merupakan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak. Kata kunci : aktivitas fisik; stunting; promosi kesehatan; kebijakan kesehatan; pencegahan stunting
PENDEKATAN PSIKOLOGIS DALAM PELATIHAN TENIS LAPANGAN UNTUK MENINGKATKAN KONSISTENSI PERFORMA Hasmyati; Alimin Hamzah
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.5810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan psikologis dalam pelatihan tenis lapangan untuk meningkatkan konsistensi performa atlet. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel ilmiah nasional dan internasional pada rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan, mental fatigue, regulasi emosi, kepercayaan diri, dan mental toughness memiliki pengaruh signifikan terhadap performa atlet tenis. Selain itu, berbagai intervensi psikologis seperti mental training, self-talk, imagery, dan mindfulness terbukti efektif dalam meningkatkan fokus, mengurangi tekanan, serta menjaga stabilitas performa atlet selama pertandingan. Pendekatan psikologis juga didukung oleh faktor eksternal seperti peran pelatih dan lingkungan latihan yang kondusif. Dengan demikian, integrasi latihan psikologis dalam program pelatihan tenis menjadi sangat penting untuk menghasilkan performa yang konsisten dan optimal.
Analisis Daya ledak Otot Lengan pada Atlet Lempar Lembing FIKK UNM Alimin Hamzah; Muh. Ilham Aksir
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya ledak otot lengan pada atlet lempar lembing Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Daya ledak otot lengan merupakan salah satu komponen biomotorik yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan performa lemparan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui tes lempar bola ke depan menggunakan medicine ball seberat 3 kg (Overhead Medicine Ball Throw Test). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 atlet aktif lempar lembing FIKK UNM. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa nilai daya ledak otot lengan atlet memiliki rata-rata sebesar 6,21 meter, dengan nilai minimum 5,20meter dan maksimum 7,35 meter, serta standar deviasi sebesar 0,61 meter. Selanjutnya, hasil uji persentase terhadap kategori tingkat daya ledak otot lengan menunjukkan bahwa sebanyak 2 atlet (20%) berada pada kategori sangat baik, 4 atlet (40%) pada kategori baik, 3 atlet (30%) pada kategori cukup, dan 1 atlet (10%) pada kategori kurang. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar atlet memiliki tingkat daya ledak otot lengan dalam kategori baik hingga sangat baik. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara umum atlet lempar lembing FIKK UNM telah memiliki kapasitas daya ledak otot lengan yang c(Mappanyukki et al., 2024)ukup memadai, namun tetap diperlukan program latihan eksplosif yang lebih terstruktur dan periodik guna mengoptimalkan performa lemparan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam evaluasi dan pengembangan program pelatihan kekuatan spesifik pada cabang olahraga lempar lembing.
Becoming The Self Without Cigarettes: A Hermeneutic Phenomenological Interpretation Of Ex-Smokers' Life Experiences Alimin Hamzah; Yusriani Yusriani; Arman Arman
International Journal of Social Science Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v6i2.13119

Abstract

Quitting smoking is a process of behavior change that is not only related to quitting cigarette consumption, but also involves changing the way individuals understand their body, self, social environment, and life. This research aims to understand the life experiences of individuals during the process of changing smoking cessation behavior and interpret the meaning of these changes in the formation of a new self-identity. This study uses a qualitative method with a hermeneutic phenomenological approach. The research participants consisted of seven lecturers from the Faculty of Sports and Health Sciences, State University of Makassar who had direct experience in the process of quitting smoking. Data were collected through reflective in-depth interviews and analyzed using the process of hermeneutic phenomenological interpretation through in-depth readings, hermeneutic circles, identification of meaningful themes, and researcher reflexivity. The results of the study show that the experience of quitting smoking is a journey of self-transformation that takes place gradually. Four main meanings are found in the participants' experiences, namely the body as the initial space for the emergence of awareness of change, changes in the individual's relationship with himself, the transformation of the world of life through changes in the environment and social relations, and the process of becoming a new self after quitting smoking. Cigarettes that were previously part of routines, social experiences, and individual identities slowly change their meaning as participants find new ways of understanding their health, abilities, and life direction. This study concludes that quitting smoking is not just a change from smoking behavior to non-smoking, but is an existential transformation process that changes the way individuals are in their lives. These findings affirm the importance of a health promotion approach that is not only oriented towards the delivery of health risk information, but also pays attention to life experiences, personal meaning, and the process of forming an individual's new identity in living a life without smoking.
From Movement to Meaningful Learning: Penguatan Student Engagement dan Keaktifan Peserta Didik melalui Perspektif Deep Learning dan Growth Mindset dalam Pembelajaran PJOK Jalil Jalil; Alimin Hamzah; Firdaus Sabaruddin
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8dk5kw63

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of student engagement with the perspective of deep learning and growth mindset to increase the activeness of fourth-grade students at UPT SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji. The study used the Classroom Action Research (CAR) method which was implemented in two cycles, each including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 26 students, consisting of 13 boys and 13 girls. Data were collected through observations using student activeness observation sheets that included participation in movement activities, attention, courage to try, cooperation, response to feedback, and involvement in reflection. Data analysis was carried out descriptively quantitatively by comparing the results at the pre-cycle stage, cycle I, and cycle II. The results showed that the average student activeness increased from 48.20% in the pre-cycle (low category), to 66.75% in cycle I (medium category), and reached 79.40% in cycle II (high category). This improvement demonstrates that the implementation of deep learning supported by a growth mindset perspective can strengthen student engagement through meaningful, collaborative, reflective, and learner-centered learning activities. Thus, the "from movement to meaningful learning" approach is effective in increasing student engagement in physical education (PJOK) while creating a more meaningful learning experience. 
Implementasi Model One Reality Training Untuk Meningkatkan  Kebugaran dan Produktivitas Karyawan Retail di Kota Makassar Hasmyati Hasmyati; Muhammad Harliawan; Nur Indah Atifah Anwar; Muh Ilham Aksir; Alimin Hamzah
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga merupakan elemen penting dari gaya hidup sehat dan aktif khususnya bagi karyawan, Era modernisasi saat ini perubahan pola makan dan gaya hidup yang semakin kompleks dan beragam yang dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit kardiovaskular dan gangguan mental semakin meningkat, Resistance training dan mobility exercise memiliki manfaat yang signifikan bagi karyawan retail yang terlibat dalam aktivitas fisik intensif. Resistance training yang merupakan metode latihan menggunakan beban tubuh untuk meningkatkan kekuatan otot, sangat penting untuk membantu karyawan mengangkat barang dan bertahan dalam posisi berdiri tanpa merasa lelah. dengan tubuh yang lebih kuat, risiko cedera akibat ketegangan otot pada sendi dan ligamen dapat berkurang secara signifikan, metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan teori dan praktik, Impelementasi model latihan One Reality Training terbukti menjadi salah satu model yang sangat efektif dan efisien dalam membangun motivasi olahraga di kalangan karyawan karena sifat gerakannya yang praktis dan mudah dilakukan sela-sela kesibukan kantor. kombinasi antara resistance training dan mobility exercise tidak hanya memberikan dampak instan terhadap pengurangan kekakuan fisik, tetapi juga secara psikologis meningkatkan antusiasme peserta untuk menjaga kebugaran secara mandiri.