Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perancangan Knowledge Management System Pengelolaan Proyek di CV. Metric Design Tanzil Ganefi, Robi; Hadiana, Ana; Pangaribuan, Imelda
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 2 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v2i1.299

Abstract

Increasing demand for development of mobile software and websites in 2011-2012 sue CV. Metric Design to use contract employees. But the using of contract employee services are causing the problem of knowledge loss when the contract is completed as a result transfer of the project from the employee to the employee replacement requires substantial time. In addition to the problems of knowledge management, the company is also the difficulty in monitoring the management of the project. Project managers find it difficult to monitor the achievement of tasks for each member of the project team. Blueprint of Knowledge Management Systems (KMS) is designed to integrate the knowledge management with project management development software. The design blueprint KMS made with reference to the 10-Step Knowledge Management Roadmap. The 10-step of this study limit up to the sixth stage which is making blueprint. KMS research results in the form of a blueprint comes with the implementation of the roadmap both infrastructure and human resources required in order to provide an overview for the company in implementing KMS. In order to enhance the research are advised to proceed to the last step of the 10-Step Knowledge Management Roadmap resulting KMS ready for use by the company. 
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi Peserta Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) Jawa Barat: Digitalization of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) for Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) West Java Narimawati, Umi; Mauluddin, Syahrul; Winanti, Marliana Budhiningtias; Pangaribuan, Imelda; Rahmatya, Myrna Dwi; Sidik, Rangga; Fadillah, Annisa Paramitha
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i4.7037

Abstract

This Community Service aims to digitize women's Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita) West Java. Sekoper Cinta is a non-formal school that exists to carry out special empowerment for women, one of which is through a vocational training program in e-commerce. However, only a small proportion of them can obtain it, while the participants in the Sekoper Cinta program in West Java totaled 34,900 women. Therefore, through this Community Service program, we aim to empower women. The stages of Community Service are preparation, initial evaluation, vocational training in e-commerce, mentoring, and final evaluation. The result achieved from this Community Service is an increase in the skills of participants in selling in online stores and on social media.
Sistem Informasi Akademik Berbasis Web pada SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Teknologi Industri Pembangunan Cimahi Pangaribuan, Imelda; Subakti, Femi
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.36 KB) | DOI: 10.34010/jati.v9i2.1836

Abstract

SMK Teknologi Industri Pembangunan Cimahi merupakan salah satu Lembaga Pendidikan swasta yang terletak di Kota Cimahi. Sistem informasi akademik yang sedang berjalan di SMK Teknlogi Industri Pembangunan Cimahi saat ini belum menggunakan sistem informasi yang terkomputerisasi sehingga memiliki kendala-kendala yang dihadapi seperti pada proses pendaftaran siswa baru, proses penjadwalan kelas, dan proses penilaian siswa. Sehingga diperlukan sistem informasi akademik yang terkomputersasi dan terintegrasi pada suatu basis data untuk menangani kendala-kendala tersebut. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian deskriptif, sedangkan untuk metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode pengembangan sistem prototype, selain itu penulis menggunakan metode pendekatan sistem berorientasi objek sebagai perancanan sistem yang diusulkan. Dengan mengimpelementasikan sistem informasi akademik yang diusulkan ini, maka sangat diharapkan kegiatan akademik di SMK Teknologi Industri Pembangunan Cimahi dapat berjalan tanpa adanya kendala yang dihadapi.
Evaluasi Investment Management (IM) Penerapan Investasi Teknologi Informasi Universitas XYZ Dengan Menggunakan Val IT Framework 2.0 Rani Puspita Dhaniawaty; Rangga Sidik; Imelda Pangaribuan
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4 No 1 (2018): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of information technology is needed in education field because it can improve the education quality during the learning process. In the implementation of information technology, the university should be able to assess whether the plan of information technology investment is proper and it also must appropriate to the vision, mission, and expectations. The university still has a difficulty for analyzing the best alternative and choosing the information technology investment that could give the benefits for the university and also the leaders still confuse for doing the investment in information technology field with the appropriate cost with the university’s desire. The evaluation of information technology investment is needed to assess whether the technology investment that applied already accordance with vision and mission of the university. One of the frameworks that could help the university to evaluate the information technology investment is Val IT Framework 2.0. The assessment can be done by using the maturity model that can help the university for improving its capability in order to deliver the system consistently which is using by SDM well and also to see how effectively the company making the benefits by benchmarking comparative. There is one domain in Val IT Framework 2.0 which is focused on the investment i.e. Investment Management (IM). Investment Management (IM) has an objective to ensure that program of information technology investment at university can give the optimal result at the appropriate cost and within acceptable risk limit.
Pemberdayaan Ekonomi Peternak Madu Kelulut Terengganu, Malaysia melalui Pendampingan Analisis Penjualan Aji, Oktira Roka; Irsalinda, Nursyiva; Pangaribuan, Imelda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3553

Abstract

Madu Kelulut merupakan produk lebah tanpa sengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengelolaan penjualannya masih menjadi tantangan bagi peternak. Pengelolaan penjualan hanya terbatas pada pencatatan manual pada buku catatan. Pemahaman terhadap analisis penjualan belum memadai, sehingga strategi untuk peningkatan penjualan masih belum mampu dilakukan. Pelatihan analisis penjualan ini bertujuan untuk membekali komunitas peternak lebah madu Kelulut di Terengganu, Malaysia, dengan keterampilan dasar dalam pencatatan dan analisis penjualan menggunakan perangkat lunak sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, di mana sebelum pelatihan, seluruh peserta (100%) belum mengetahui konsep analisis penjualan, namun setelah pelatihan, semua peserta telah memahami dan menguasai materi yang diberikan. Selain itu, mayoritas peserta (86%) menilai metode yang diajarkan mudah diterapkan, dan seluruh peserta (100%) menganggap pelatihan ini sangat bermanfaat bagi usaha mereka. Tingginya antusiasme dan respons positif terhadap pelatihan menunjukkan efektivitas metode yang digunakan. Dengan meningkatnya keterampilan dalam analisis penjualan, peternak dapat mengelola usaha mereka secara lebih efisien, meningkatkan strategi pemasaran, serta mendukung pencapaian SDG 12 terkait konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
Pemberdayaan komunitas peternak lebah Kelulut di Terengganu Malaysia melalui pelatihan pembuatan website sebagai media promosi Irsalinda, Nursyiva; Aji, Oktira Roka; Pangaribuan, Imelda
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i4.2916

Abstract

Peternak lebah kelulut di Terengganu menghadapi permasalahan dalam memanfaatkan media digital secara profesional, di mana mereka selama ini hanya mengandalkan media sosial seperti TikTok tanpa memiliki platform yang terstruktur dan kredibel untuk promosi produk. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas digital para peternak dengan membekali mereka keterampilan dasar dalam membuat dan mengelola website menggunakan Google Sites sebagai media pemasaran digital yang lebih efektif. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu persiapan materi dan identifikasi kebutuhan peserta, pelaksanaan pelatihan secara praktikal melalui demonstrasi dan pendampingan langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, di mana seluruh peserta yang sebelumnya belum memahami cara membuat website kini mampu membuat, mengelola, dan mengintegrasikan website mereka secara mandiri dengan media sosial dan marketplace. Efektivitas pelatihan ini diukur melalui peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test serta keberhasilan peserta dalam menghasilkan website sebagai produk akhir. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital peternak dan memperluas jangkauan serta kredibilitas pemasaran produk mereka.