Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Identifikasi telur fertile dan infertile berbasis suhu T Muthia; SR Sulistiyanti; FXA Setyawan; A Yudamson; YE Putra
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.476 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v4i.47

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil penelitian tentang daya tetas telur berdasarkan suhu. Daya tetas telur merupakan faktor penting dalam industri penetasan telur. Namun, faktor terpenting adalah memastikan bahwa telur yang ditempatkan di inkubator benar-benar telur yang subur. Deteksi telur yang tidak subur dan tidak dapat menetas akan meningkatkan produktivitas dan menguntungkan, karena menghemat ruang, biaya, dan mencegah kontaminasi bakteri pada telur. Tingkat keberhasilan pada penetasan telur dapat ditingkatkan dengan memilih dan memisahkan antara telur berembrio (fertile) dengan telur yang tidak berembrio (infertil). Pada umumnya untuk mengetahui kesuburan telur dilakukan proses peneropongan (candling). Faktor kelelahan dan kesalahan penglihatan para pekerja pada proses peneropongan menjadi masalah utama, karena mereka harus memeriksa ratusan bahkan ribuan telur per hari. Selain masalah sumber daya manusia dan kapasitas, sisa telur yang tidak subur di dalam inkubator mungkin telah terkontaminasi bakteri, dan akibatnya telur membusuk dan melapaskan gas tertentu ke lingkungan sehingga membuat situasi menjadi bermasalah bagi telur berembrio. Sistem identifikasi karakteristik ini dibuat untuk mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang berkembang pesat. Pada penelitian ini digunakan kamera termal sebagai media pengukur suhu telur, dan identifikasi kesuburan telur. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan telur infertile mempunyai suhu yang lebih kecil dari 35°C, sedangkan telur fertile mempunyai suhu antara 35°C—36°C.
Multiple Storage Device Pada Rangkaian Penyeimbang Baterai Untuk Aplikasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Off Grid Syariful Azis; Lukmanul Hakim; Afri Yudamson
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.58 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.78

Abstract

Lithium-ion telah banyak digunakan dalam berbagai berbagai bidang, seperti Mobil Listrik dan Penyimpanan Energi. Pada Energi Terbarukan memerlukan Penyimpanan Energi sebagai cadangan energi ketika pembangkit menghasilkan daya yang kecil atau bahkan tidak menghasilkan daya listrik sama sekali. Baterai disusun secara seri dan paralel untuk mendapatkan kapasitas yang diinginkan. Keseimbangan sel-sel yang disusun seri diperlukan untuk menghindari pengisian yang berlebih atau pengosongan yang berlebih serta meningkatkan jumlah energi yang dapat digunakan. Penyeimbang aktif mengirimkan muatan dari baterai yang memiliki energi terbesar ke baterai yang energinya lebih rendah. Penelitian ini menggunakan MATLAB Simulink untuk mensimulasikan rangkaian penyeimbang dengan baterai CGR18650AF sebagai model baterai. Pada penyeimbang aktif berbasis kapasitor tersusun delta memiliki kinerja rangkaian penyeimbang aktif yang paling cepat sedangkan peyeimbang berbasis kapasitor tersusun paralel adalah rangkaian yang paling lambat. Rangkaian penyeimbang dapat bekerja ketika pengisian maupun ketika pengosongan. Ketika arus pengosongan dan pengisian semakin besar maka waktu penyeimbangan sel baterai akan semakin cepat.
Sistem Penyeimbang Baterai Dengan Single Storage Device Untuk Aplikasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) OFF GRID Ahmad Adrian Saputra; Lukmanul Hakim; Afri Yudamson; Herri Gusmedi
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.103

Abstract

Penggunaan energi baru terbarukan semakin banyak digunakan sebagai pengganti dari energi fosil yang sudah menipis ketersediaannya di alam. Pembangkit Listrik Tenaga Surya menjadi salah satu alternatif dari energi baru terbarukan yang dimanfaatkan karena ketersediaan energi matahari tidak pernah habis. Baterai sebagai perangkat penyimpanan energi pada PLTS. Ketidakseimbangan sel baterai dapat memengaruhi proses charging dan discharging pada baterai. Penelitian ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan pada sel baterai sehingga memaksimalkan energi yang disimpan dari panel surya dan dikonsumsi sebagai sumber energi. Penelitian ini membuat simulasi rangkaian penyeimbang baterai pada Matlab Simulink. Jenis baterai Li-ion CGR18650 AF sebagai penyimpanan energi pada PLTS karena karakteristik baterai Li-ion yang memiliki kepadatan daya yang tinggi. Penyeimbangan baterai dengan menggunakan metode active cell balancing dengansingle storage device ini memiliki kelebihan yaitu waktu dan efisiensi dalam penyeimbangan baterai. Hasil dari penelitian ini adalah rangkaian penyeimbang baterai dengan single storage device dapat menyeimbangkan empat sel baterai padasaat kondisi charging dan discharging. Arus charging dan discharging dibedakan dari 0.05 A, 0.1 A, 0.15 A. dan 0.2 A dengan hasil penyeimbangan selisih nilai tegangan pada masing-masing sel baterai sebesar 0.01 V. Waktu penyeimbangan baterai berbanding terbalik dengan nilai arus. Apabila nilai arus pengisian semakin besar maka akan semakin cepat waktu penyeimbangan sel baterai.
Rancang bangun sistem kontrol suhu air kolam benih lobster dengan pengendali PID berbasis mikrokontrol ESP32 Herlinawati; I K Mubarok; A Yudamson
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengendalian suhu air kolam benih lobster sebelumnya belum dilakukansecara optimal karena belum adanya perangkat yang memadai, sehingga dapatmenurunkan tingkat pertumbuhan dan sintasan benih lobster yang berpengaruhbesar pada lobster yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan denganmerancang sistem kontrol suhu untuk air kolam benih lobster menggunakanpengendali PID dengan mikrokontroler ESP32, sensor DS18B20, dan perangkatpeltier. Penelitian ini dilakukan pada akuarium dengan volume air 15 – 25 literyang dikondisikan pada suhu ruangan. Hasil rata-rata nilai error pada pengjuiansensor sebesar 0,18?, kemudian untuk proses pengamatan data dilakukanmelalui internet setiap 30 menit sekali. Hasil dari penelitian ini menunjukanbahwa alat mampu menjaga suhu tetap stabil dengan nilai rata-rata suhu padanilai set point 28? yaitu 28,0441? dan pada nilai set point 25,5? yaitu25,5062?.
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK SISTEM PENERANGAN DAN ALAT PEMBERI PAKAN OTOMATIS PADA KERAMBA JARING APUNG F.X Arinto Setyawan; Bagus Agung Nugroho; Yudamson, Afri; Nasrullah, Emir; Titin Yulianti
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Durian berbatasan langsung dengan lautan. Beberapa masyarakat memanfaatkan kondisi geografis tersebut untuk beternak ikan laut dengan metode keramba jarring apung. Beberapa keramba diatur lokasinya dekat dengan daratan dengan tujuan mendapatkan sumber listrik dari PLN menggunakan kabel. Hal ini cukup menghabiskan waktu dan tenaga nelayan serta beresiko terjadinya korsleting listrik. Penelitian ini menjawab permasalahan nelauan dengan mmerancang system Pembangkit Listrik Bertenaga Surya (PLTS).Dengan adanya sistem PLTS ini berhasil memperbaiki pengelolaan keramba jarring apung dengan membrikan pasokan listrik untuk penerangan dan kebutuhan kemudahan pemberi pakan otomatis. Sehingga tidak adanya penggunaan kabel listrik untuk menghubungkan sumber listrik PLN ke keramba.
Pengenalan aksara lampung berbasis pencocokan template menggunakan metode sum of absolute differences (SAD) Setyawan, FX Arinto; Yudamson, Afri; Nasrullah, Emir; Sumadi; Nama, Gigih Forda
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran dan pelestarian aksara Lampung menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan era digital dan globalisasi. Bahasa dan aksara menjadi fondasi utama yang membawa nilai-nilai budaya, sejarah, dan identitas suatu masyarakat. Dalam konteks ini, pengajaran aksara Lampung bukan hanya menjadi upaya pelestarian, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan bahasa dan budaya lokal di tengah arus globalisasi. Penelitian ini mengusulkan pengembangan metode pengenalan aksara Lampung ke aksara Latin menggunakan teknik Template Matching (pencocokkan template) dengan Metode Sum of Absolute Differences (SAD) untuk mengukur tingkat akurasi metode Template Matching dengan SAD, serta menghasilkan metode pengenalan. Pada penelitian ini akan digunakan 50 data tulisan tangan aksara lampung. Citra-citra tulisan tangan tersebut diproses menggunakan dua ukuran template, yaitu 80x80 piksel dan 40x40 piksel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk ukuran template 80x80 piksel, metode SAD mencapai persentase akurasi sebesar 78%, sementara untuk ukuran template 40x40 piksel, persentase akurasi terbesar adalah 77%. Selain akurasi, waktu pemrosesan juga diukur, dengan waktu rata-rata untuk template 80x80 berkisar di angka 0.0282 detik, dan untuk template 40x40 sekitar 0.0264 detik. Meskipun ukuran template yang lebih besar memberikan akurasi yang lebih tinggi, penggunaan ukuran template yang lebih kecil memiliki keunggulan dalam hal waktu pemrosesan yang lebih cepat. Metode SAD secara keseluruhan menunjukkan performa yang baik dalam tugas pengenalan aksara Lampung. Persentase kesalahan dalam mengenali huruf antara 21,54% hingga 29,46%. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknologi pelestarian aksara Lampung di era digital dan membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut.