Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Kearifan Lokal Antara, I Gede Made Yudi
Jurnal Sistem Informasi dan Komputer Terapan Indonesia (JSIKTI) Vol 4 No 2 (2021): December
Publisher : INFOTEKS (Information Technology, Computer and Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33173/jsikti.144

Abstract

Sumber daya air adalah air, sumber air, dan daya air yang terkandung di dalamnya. Sumberdaya air merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang memberikan manfaat untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Sumberdaya air harus dikelola dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup dan ekonomi secara selaras sehingga terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air di saat ini dan masa mendatang. Berdasarkan hal tersebut, yang menyangkut cara, solusi untuk mengatasi krisis ini penting kiranya bersama memikirkan. Diperlukan penanganan dan pengawasan yang intensif yakni salah satunya dengan melibatkan masyarakat serta kearifan lokal yang dimiliki secara aktif untuk dapat diterapkan pada unit analisis berupa DAS. Adanya hubungan pengelolaan yang terpadu antar satu wilayah dengan wilayah lain diharapkan memperkuat kekeluargaan, bukannya semakin menimbulkan perselisihan dengan ketentuan harus menggunakan pendekatan yang benar dan fleksibel untuk mengajak bersama-sama mengatasi masalah tanpa masalah .system SISDA akan melengkapi dalam memberikan informasi untuk dapat lebih akurat dilengkapi atau dipadu dengan aplikasi teknologi nyata seperti pipa gravitasi, penyaringan multi filtrasi dan sebagainya, yang diterapkan di masyarakat agar dapat secara langsung meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga dapat lebih mudah memasukkan ide-ide dalam pengembangan pengelolaan demi kesejahteraan bersama.
Tinjauan Efektivitas Stasiun Pencatat Curah Hujan dengan Uji Statistik Korelasi di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali Antara, I Gede Made Yudi
Jurnal Sistem Informasi dan Komputer Terapan Indonesia (JSIKTI) Vol 4 No 4 (2022): June
Publisher : INFOTEKS (Information Technology, Computer and Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33173/jsikti.155

Abstract

Curah hujan merupakan unsur yang terjadinya dapat dihitung dan diperkirakan menggunakan metode kuantitatif serta kualitatif. Perangkat-perangkat dipergunakan untuk menginput data curah hujan yang dipantau oleh stasiun guna menyiapkan data agar dapat diolah menjadi informasi yang terjadi per satuan waktu. Sebaran stasiun pencatat curah hujan pada suatu tempat melibatkan fungsi untuk mewakili wilayah pengamatan dalam melakukan input data curah hujan secara efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis ataupun mengevaluasi terhadap efektivitasnya yang dikaitkan dengan arahan penambahan ataupun pengurangan jumlah stasiun yang ada di wilayah pengamatan, sehingga lebih efektif dan efisien dalam pengelolaannya. Melihat variasi lokasi eksisting dari stasiun curah hujan untuk dikaji berdasarkan korelasi dari hasil pengukuran antar stasiun. Berdasarkan hal tersebut, kemudian hasil dianalisis menggunakan parameter yang telah ditentukan, sehingga diharapkan dapat menghasilkan suatu gagasan menyangkut pengambilan keputusan sementara, menggunakan tinjauan hasil dari pencatatan yang ada selama kurun waktu 10 tahun. Berdasarkan angka koefisien korelasi yang diperoleh menyatakan tidak adanya hubungan antar stasiun sehingga perlu direkomendasikan penambahan stasiun dengan mempertimbangkan faktor lain sebagai dasarnya sehingga dapat mewakili wilayah dalam memperoleh data yang akurat. Walaupun topografi relatif sama namun belum menjamin adanya kesamaan kuantitas curah hujan dari wilayah yang diwakili ini.