Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN PHBS DI SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA KELAS 3 SD Arina Aulia Salsabila; Handy Lala; Budi Suharno
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i2.3355

Abstract

Latar Belakang: PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) adalah suatu program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah sejak 1996, Akan tetapi sampai tahun 2018 angka penerapan PHBS di Indonesia hanya mencapai 39,1% angka ini masih kurang dari yang diharapkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu sebesar 65%. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan PHBS di sekolah terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas 3 di SDN Bakalan Krajan 2 Kota Malang Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Pre-experiment dan rancangan penelitian One Group Pre-test Post-test. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas 3A dengan jumlah 30 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3A di SDN Bakalan Krajan 2 berjumlah 30 orang siswa. Dan teknik Sampling pada penelitian ini yaitu Probability Sampling dengan Total Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3A di SDN Bakalan Krajan 2 berjumlah 30 orang siswa. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan sebelum dilakukan edukasi 30 responden rata-rata mendapatkan nilai 53 dengan kategori kurang, dan pengetahuan sesudah edukasi rata-rata 80 dengan kategori baik. Hasil analisis yaitu dengan signifikasi <0,001 < 0,05. Keseimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu dengan edukasi tentang PHBS di Sekolah.
PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI RW 3 KALIREJO, KABAT, BANYUWANGI PUTRI AYU GALUH WULANDARI; HANDY LALA; SUGIANTO HADI
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i1.2644

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 membuat kegiatan menjadi terbatas karena adanya kebijakan pemerintah yang berdampak di semua kegiatan. Pemerintah membutuhkan peran seluruh masyarakat, dan ibu memiliki peran sentral dalam pencegahan Subjek dan Metode: Penelitian menggunakan fenomenologi dengan triangulasi data yang dilaksanakan bulan Oktober 2020. Empat Belas Responden Ibu Rumah Tangga di RW 3 Perumahan Pakis Kalirejo Permai, Banyuwangi dengan instrumen utama peneliti sendiri dan pendukung panduan wawancara, alat perekam, serta dokumentasi Hasil: Peran ibu memberikan pengertian melalui komunikasi setiap saat untuk meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Protokol Kesehatan (PROKES), dukungan kebiasaan hidup baru dibutuhkan sarana dan prasarana, peran lainnya yaitu pemilihan bahan dan pengelolahan makanan yang sehat dengan cara memilih bahan dari kesegaran, kandungan, tekstur, bentuk dan aroma serta pengelolahan bahan makanan agar terjaga manfaat dicuci terlebih dahulu, saat dihidangan makanan perlu ditutup Keseimpulan: Penerapan PROKES didukung peningkatan imun dengan pemilihan bahan, proses pengolahan dan penyajian makanan perlu diperhatikan, setelah melakukan kegiatan diluar rumah segera membersihkan diri dan mengganti pakaian. Ibu juga memiliki peran dalam peningkatan komunikasi dan pendidikan secara terus menerus Kata kunci: Peran Ibu Rumah Tangga, Pencegahan Covid-19, Komunikasi
EFEKTIVITAS METODE PEER EDUCATOR TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN DINOYO KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Pudji Suryani; Handy Lala
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v7i1.2392

Abstract

Latar Belakang: Stunting menggambarkan adanya masalah gizi kronis, dipengaruhi dari kondisi ibu/calon ibu, masa janin, dan masa bayi/balita, termasuk penyakit yang diderita selama masa balita. Upaya intervensi gizi spesifik difokuskan pada kelompok 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan Anak 0-23 bulan, karena penanggulangan stunting yang paling efektif dilakukan pada 1.000 HPK. Peningkatan pengetahuan kader melalui peer educator merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan stunting. Subjek dan Metode: Metode yang digunakan pre dan post test, dengan jumlah sampel kader sejumlah 30 orang dari Kelurahan Dinoyo Kota Malang dan sasaran ibu hamil dan ibu menyusui sejumlah 30 orang. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling, yaitu kader yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dari 7 RW. Adapaun variabel independent adalah metode peer educator dan variabel dependen adalah peningkatan pengetahuan kader dalam pencehgahan stunting. Hasil: Hasil menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata (mean) pengetahuan kader sebelum intervensi, yaitu 69,77 dan sesudah intervensi, yaitu 89,97. berdasarkan uji Wilcoxon sebesar <0,001 artinya setelah diberikan intervensi, terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang pencegahan stunting secara signifikan sebelum dengan sesudah diberikan intervensi. Adanya peningkatan rata-rata (mean) pengetahuan kelompok sasaran sebelum peer educator yaitu 70,67 dan sesudah peer educator yaitu 76,10. untuk pengetahuan berdasarkan uji Wilcoxon sebesar 0,016. artinya setelah diberikan peer educator terdapat peningkatan pengetahuan kelompok sasaran tentang pencegahan stunting secara signifikan sebelum dan sesudah diberikan peer educator. Keseimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan kelompok sasaran sebelum peer educator atau dengan kata lain peer educator efektif meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting.
BLUE PRINT PENGEMBANGAN LAYANAN INFORMASI KESEHATAN Puguh Yudho Trisnanto; Handy Lala
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i1.436

Abstract

Blue Print Pengembangan Lanyanan Informasi Kesehatan, merupakan bentuk cetak biru Pengembangan Layanan Informasi Kesehatan bagi organisasi RT.12.RW.02 Kelurahan Tunjungsekar Kota Malang. Cetak biru ini terdiri dari modul layanan kesehatan dari Inspirasi warga dan kebutuhan Layanan Informasi Kesehatan Warga di Masa Pandemi Covid-19 yang dibantu oleh Tenaga Kesehatan dari warga RT.12 RW.02 dalam Penyusunan Cetak biru Pengembangan Layanan Informasi Kesehatan. Tujuan Blue Print Pengembangan Lanyanan Informasi Kesehatan. Membantu program layanan informasi kesehatan Dinkes Kota Malang, yang bekerjasama dengan Puskesmas Mojolanggu sebagai Fasiliatas Pelayanan Kesehatan Tingkat 1, dengan cetak biru dari RT.12 RW.02 dapat membantu Pengembangan Program Layanan Kesehatan di Tingkat Kota Malang sesuai dengan program pemerintah, serta melibatkan Inspirasi masyarakat di Tingkat RT untuk memberikan monitoring program kesehatan pemerintah Kota Malang. Metode yang digunakan Metode DFD dimana Input, Proses, dan ouput yang dihasilkan. Di kontrol arus data informasi kesehatan yang digunakan oleh warga dan program kesehatan pemerintah pada umumnya. Metode ini juga mengurangsi informasi kesehatan yang tidak akurat dalam bentuk laporan hasil layanan informasi kesehatan yang digunakan. Kesimpulan hasil cetak biru ini mempercepat analisa Swot Kelemahan dan kekuatan Cetak biru Pengembangan Layanan Informasi Kesehatan, sehingga menghasilkan Aplikasi Kesehatan yang memiliki nilai guna manfaat dan nilai guna kebijakan program kesehatan pemerintah di Prosinsi Jawa Timur.
PROMOSI KESEHATAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS ) DI SD AL- IRSYAD KOTA BATU Rahmadina, Sylvia Alda; Lala, Handy; Halis, Farida
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v12i2.3978

Abstract

School children are one of the groups most vulnerable to health problems due to environmental factors and unfavorable lifestyles. This condition must be anticipated immediately by increasing a healthy lifestyle through PHBS. One of the efforts in health promotion to increase knowledge is to conduct health education regarding clean and healthy living behavior, especially in schools. The aim of this study was to determine the effect of health promotion on elementary school children in increasing knowledge of clean and healthy living behavior (PHBS) at Al-Irsyad Elementary School, Batu City. In this study the research method used was quantitative research using a Pre-Experimental Design or Pre-Experimental Design with the One Group Pretest Posttest Design approach. The sampling technique in this study was purposive sampling with inclusion and exclusion criteria. In this study, there were 34 children of grade 4 as samples. Based on the results of the study, it was shown that prior to being given health promotion they had sufficient knowledge with a percentage of 44.12% and less knowledge with a percentage of 55.88%, and after being given health promotion the respondents had good knowledge with a percentage of 100%. There is an effect of health promotion on increasing students' knowledge, based on the results of statistical tests showing 0.000 < 0.05, the hypothesis is accepted. The conclusion is that there is an effect of health promotion on knowledge of elementary school children regarding PHBS in grade IV students at Al-Irsyad Elementary School, Batu City.
Gambaran Pengetahuan PHBS Siswa Kelas IV di SDN Wonomulyo 1 Kecamatan Poncokusumo Wati, Annisha Rahma; Suharno, Budi; Lala, Handy
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v13i1.4145

Abstract

Abstract Elementary school-age children are an age group that is vulnerable and susceptible to health problems, the more prominent problem is clean and healthy living behavior. PHBS (Clean and Healthy Living Behavior) is an effort to provide learning experiences to create conditions for individuals, families, groups and communities. The purpose of this study was to describe knowledge about clean and healthy living behavior for elementary school students. This research method is a quantitative method with a descriptive design that describes the description of the elementary school children's knowledge of how to live a clean and healthy life. Determination of the sample using purposive sampling with the number of respondents 30 grade 4 elementary school students. The results of the study showed that almost all respondents had good knowledge of 90% and a small proportion had sufficient knowledge of 10%. The conclusion is that almost all respondents never received information related to PHBS knowledge, but there were still some respondents who received information regarding PHBS with sources of information through teachers and the internet. Knowledge of SD Wonomulyo 1 students about Clean and Healthy Behavior (PHBS) after being educated using media print in the form of a leaflet that is in the good category, based on the results of statistical tests showing an overview of the knowledge of elementary school children about clean and healthy living behaviors. Keywords: School Children; Knowledge; Clean and Healthy Living Behavior (PHBS)
Pengaruh edukasi Emo-Demo terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat usia produktif mengenai pencegahan hipertensi Yulia, Istighfarisya Kharisma; Jupriyono, Jupriyono; Lala, Handy
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1210

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi termasuk penyakit yang sangat berbahaya karena jika  tidak diatasi, penyakit ini dapat menyebabkan  kematian. Penyakit hipertensi kini mulai di keluhkan oleh usia produktif karena masyarakat usia produktif harus mempunyai pengetahuan dan sikap yang positif terhadap pencegahan hipertensi. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap masyarakat usia produktif  mengenai pencegahan hipertensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan metode Emo-Demo.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Pre-Experimental Design dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah masyarakat usia produktif di Desa Ganting Wetan sebanyak 1656. Sampel penelitian ini menggunakan teknik pusposive sampling dan juga dihitung menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel sebanyak 44 responden. Data penelitian diukur sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan kuisioner.Hasil: Setelah diberikan intervensi, didapatkan hasil analisa data Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-values sebesar 0,000 atau p-values < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi menggunakan metode emo-demo terhadap perubahan pengetahuan dan sikap masyarakat usia produktif di Desa Ganting Wetan.
Pengaruh pemberdayaan kader Jumantik terhadap perilaku pencegahan demam berdarah dengue di Karangbesuki Malang Puspitasari, Dyah Ayu; Hadi, Sugianto; Lala, Handy
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1223

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah dengue menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia saat 2023, dengan jumlah kasus ada 57.884 kasus dan 422 kematian yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemberdayaan kader jumantik di Kelurahan Karang Besuki, wilayah Puskesmas Mulyorejo mempengaruhi upaya masyarakat untuk terhindar dari penyakit demam berdarah dengue (DBD).Metode: Penelitian kuantitatif ini yang menggunakan one-group pre-post design dan pendekatan total sampling. Lembar observasi berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Responden penelitian berjumlah 50 orang.Hasil: Hasil penelitian menandakan yaitu pengetahuan (p=0,003), sikap (p=0,004), dan perilaku (p=0,000) saling dipengaruhi, dengan nilai p sejumlah 0,000 ≤ 0,05.Kesimpulan: Hasil penelitian menandakan yaitu pemberdayaan kader jumantik memengaruhi perilaku di Kelurahan Karang Besuki, wilayah operasional penelitian, dalam hal pencegahan demam berdarah dengue.
The Influence of Giant Snakes Ladders Game "UTANG SASA" on the Knowledge and Attitude of Fruit and Vegetables Consumption of Children at Sidorahayu State Elementary School 2, Wagir, Malang Engelberta, Christabel; Handy Lala; Sugianto Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 8: AUGUST 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i8.5466

Abstract

Introduction: The giant ladder snake game is an educational and attractive game that can be used to influence the knowledge and attitudes of schoolchildren in the consumption of fruit and vegetables. Objective: This study aims to analyze the influence of the game Giant Ladder Snake on children in SDN 2 Sidorahayu on knowledge and attitudes about eating fruit and vegetables. Method: The study uses a pre-experimental design of a group pre-test-posttest carried out in February 2024 on 33 SDN 2 Sidorahayu, Wagir students. This education was conducted for two weeks with interventions once a week. The data collected is characteristic data, knowledge, and attitudes measured using a questionnaire. Data analysis is univariate and bivariate. Bivariate analysis using paired t-test or Wilcoxon sign rank test with ?=0,05 Result: The results of the study obtained a difference in knowledge after education with an average score of almost 85,76 compared to before education a small part 40,61. Whereas for the value of attitude, there is a difference in attitudes after giving education with the average score of mostly 65,76 before education mostly 57,82.The obtained probability value p-value 0,000 < 0.05 indicates that H1 accepted means there is an influence of the media game snake giant ladder on the knowledge and attitude of consumption fruit and vegetables at SDN 2 Sidorahayu, Wagir. Conclusion: Consequently, it can be said that the game Giant Ladder Snake has a media influence on students at SDN 2 Sidorahayu, Wagir, on their knowledge and attitudes toward the eating of fruits and vegetables.
PENGARUH EDUKASI 7 LANGKAH CTPS MELALUI VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINDAKANDALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULARCOVID 19 KELAS 3 DI SDN TAPIR Zulfia, Annisa Ayu; Lundy, Fiashriel; Lala, Handy
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v11i2.3490

Abstract

Hands is one of the pathways of disease transmission, so washing hands with soap is the most effective way to kill viruses or bacteria. The purpose of this study is to determine the influence of animated video media on the level of knowledge and action about CTPS before and after being given education in an effort to prevent the COVID 19 disease. The population in this study was 28 grade 3 students, the sample used in this study was grade 3 students who totaled 26 respondents. The sampling technique uses total sampling. Data collection using questionnaires and observation sheets, data analysis using the Wilcoxon test. Wilcoxon's test results showed there was an effect of increasing knowledge and action where p value same with 0.000 less than a 0.005. This shows that the use of animated video media can increase the knowledge and actions of grade 3 students at SDN Tapir. This shows that the use of animated video media can increase the knowledge and actions of grade 3 students at SDN Tapir.The recommendation is that animated videos can be used to improve students CTPS actions as an effort in disease prevention.