Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PHYSICAL QUALITY TEST AND HEDONIC TEST OF PAPER SOAP PREPARATIONS FROM ETHANOL EXTRACT OF KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.) LEAVES WITH VARIATIONS IN GLYCERINE CONCENTRATION Rofiatin, Isna Atifah; Yuliastuti, Definingsih; Pratiwi, Pramita Yuli
Jurnal Jamu Kusuma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL JAMU KUSUMA
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnaljamukusuma.v5i1.129

Abstract

Soap is a cosmetic product that can kill bacteria that cause skin infections. Soap preparations can be innovated into paper hand-washing soap that is practical, hygienic, and effective in killing bacteria. A plasticizer, namely glycerin, influences the texture of paper soap. Glycerin in the formulation of paper hand-washing soap can weaken the hardness of the preparation and provide flexibility, resulting in thin soap-like paper. This research aimed to determine the effect of glycerin concentration on the physical and hedonic quality tests of paper hand-washing soap preparations. This research uses an experimental approach with a pre-experimental one-shot case study design. The results of the physical quality test of kenikir leaf ethanol extract paper soap with variations in glycerin concentration in the organoleptic test had a light yellow color, a grape fragrance, a stiff solid shape, elastic, and very elastic and homogeneous. The addition of variations in glycerin concentration affects the results of the physical quality assessment of water content and hedonic tests for texture. However, it does not affect the results of physical quality tests, pH, foam height, and hedonic tests for color and aroma of the preparation.
EFFECTIVENESS TEST OF INHIBITORY POWER OF LIME PEEL EXTRACT (Citrus aurantifolia) LIQUID SOAP AGAINST Staphylococcus epidermidis Sari, Dessy Ratna; Yuliastuti, Definingsih; Amnesti, Firtania Philia
Jurnal Jamu Kusuma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL JAMU KUSUMA
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnaljamukusuma.v5i1.133

Abstract

Lime peel (Citrus aurantifolia) is a horticultural waste whose utilization has not been optimal and contributes 50-65% of the residue of the total weight so that if lime peel is not utilized it can cause environmental pollution. Lime peel contains saponins, flavonoids, alkaloids, tannins, and essential oils that have inhibitory properties so that they can be utilized as a form of liquid soap preparation from lime peel extract. This study aims to determine the effectiveness of the inhibitory power of liquid soap preparations from lime peel extract (Citrus aurantifolia) containing essential oils as active substances against Staphylococcus epidermidis bacteria. This study used an experimental research method with a disc diffusion technique method that determined the inhibition zone. Liquid soap with lime peel essential oil 6% had effective inhibitory power against Staphylococcus epidermidis with an average diameter of the inhibition zone of 10.21 mm which is included in the strong category. The positive control and basic control resulted in an inhibition zone formed of 14.42 mm and 7,33 mm respectively. The effectiveness of strong inhibition was because essential oils contain phenol compounds that had hydrophobic properties by splitting the fat layer on the mitochondrial cell membrane and bacteria which causes cells to become damaged and results in extensive leakage in bacterial cells so that bacteria die. Data analysis using bivariate analysis with One Way Anova test showed that essential oils did not have a significant effect on the growth of Staphylococcus epidermidis bacteria compared to basic control.
Identifikasi Dexamethason dalam Jamu Pegal Linu yang Beredar di Cilacap dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Chamidah, Siti; Yuliastuti, Definingsih; Ramadhan, Muhamad Fauzi
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i1.176

Abstract

Jamu pegal linu banyak diminati oleh masyarakat kota Cilacap. Produsen jamu banyak yang menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) ke dalam jamu untuk meraih keuntungan. Dexamethasone merupakan salah satu contoh obat kortikosteroid yang sering ditambahkan pada jamu pegal linu. Efek samping dari dexamethasone dapat menyebabkan moon face, penimbunan cairan, gangguan pertumbuhan, dan pengeroposan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan dexamethasone dalam jamu pegal linu yang beredar di Cilacap. Metode yang digunakan eksperimental menggunakan uji kromatografi lapis tipis (KLT). Sampel diambil dari toko jamu di Cilacap sejumlah 10 sampel jamu pegal linu dengan merk yang berbeda. Metode KLT menggunakan kloroform:aseton dengan perbandingan 4:1 sebagai fase gerak dan plat KLT silika gel GF254 sebagai fase diam. Hasil penelitian menunjukan bahwa Rf dexamethasone 0,31 dan Rf sepuluh sampel jamu pegal linu 0,21, 0,37, 0,38, 0,81, dan 0,85. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa tidak terdapat sampel jamu pegal linu yang diduga positif mengandung dexamethasone.
Penyuluhan Cara Penggunaan Obat Kardiovaskuler Saat Berpuasa di Desa Jarum, Klaten Yuliastuti, Definingsih; Dessy Ratna Sari; Indrawati Kurnia Setyani
Jurnal Dimas Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i2.110

Abstract

Terdapat banyak kasus penderita penyakit kardiovaskuler di Kabupaten Klaten. Penderita penyakit kardiovaskuler perlu mengkonsumsi obat-obatan dan cenderung rutin. Dibulan Ramadhan, masyarakat banyak yang belum mengetahui bagaimana cara penggunaan obat saat berpuasa. Pengetahuan tentang cara penggunaan obat yang benar terutama saat berpuasa sangat diperlukan untuk menjaga keberhasilan terapi pengobatan. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara penggunaan obat yang benar terutama bagi penderita penyakit kardiovaskuler saat berpuasa di Desa Jarum, Kabupaten Klaten. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan tanya jawab dengan masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan meminta masyarakat untuk mengisi kuesioner tentang evaluasi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar dan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat yang sebelum diberikan penyuluhan sebesar 66,95% (kategori cukup) menjadi 100% (kategori baik).
Pengaruh Lama Waktu Perendaman Terhadap Mutu Fisik Gelatin Ceker Ayam (Gallus Domesticus) Sari, Dessy Ratna; Yuliastuti, Definingsih
JAFP (Jurnal Akademi Farmasi Prayoga) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Akademi Farmasi Prayoga
Publisher : Akademi Farmasi Prayoga Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56350/jafp.v11i1.110

Abstract

Abstrak Ceker ayam mengandung kolagen dalam jumlah yang relatif tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan gelatin yang bersifat halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu perendaman terhadap mutu fisik gelatin yang dihasilkan dari ceker ayam broiler (Gallus domesticus). Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan dua variasi waktu perendaman, yaitu 4 hari (F1) dan 8 hari (F2). Proses perendaman dilakukan menggunakan larutan NaOH 0,2% dan asam sitrat 5%. Parameter yang diamati meliputi karakteristik organoleptis, pH, kadar air, kadar abu, serta uji protein menggunakan reagen ninhidrin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Independent Sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin yang dihasilkan berbentuk serbuk dengan warna kuning kekuningan dan memiliki aroma khas gelatin. Nilai pH gelatin pada perlakuan F1 dan F2 berturut-turut sebesar 4,603 ± 0,006 dan 4,730 ± 0,030. Kadar air gelatin pada F1 sebesar 7,83 ± 0,086%, sedangkan pada F2 sebesar 9,71 ± 0,451%. Sementara itu kadar abu gelatin pada F1 sebesar 1,85 ± 0,155% dan pada F2 sebesar 2,15 ± 0,047%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa lama waktu perendaman memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter mutu fisik gelatin (p < 0,05). Seluruh parameter yang diperoleh masih berada dalam kisaran standar mutu gelatin berdasarkan SNI 01-3735-1995. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perendaman selama 4 hari menghasilkan gelatin dengan mutu fisik yang lebih baik dibandingkan perendaman selama 8 hari.
Edukasi Hipertensi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Di Desa Ngalas, Klaten Selatan Habibah, Nur; Rahmadani, Najma Meutya; Agustina, Praditya Ayu; Nugraheni, Clarissa Maheswari Setyo Laily; Yuliastuti, Definingsih; Subadra, Oemeria Shitta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v7i1.266

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Desa Ngalas, Klaten Selatan, dengan risiko tinggi pada kelompok usia produktif dan rendahnya partisipasi dalam kegiatan skrining. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya pencegahan hipertensi. Tahapan kegiatan terdiri koordinasi, pre-test, edukasi, post-test, serta demonstrasi pembuatan minuman herbal berbahan jahe, kunyit, dan serai kepada 22 khalayak sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta mencapai kategori pengetahuan baik dengan perbedaan skor pre-test dan post-test yang bermakna. Dengan demikian, edukasi hipertensi berbasis TOGA berpotensi mendukung upaya pencegahan hipertensi di tingkat keluarga dan memerlukan pendampingan berkelanjutan.