Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengaruh Motivasi Dan Beban Kerja Terhadap Ketepatan Pelaksanaan Triage di IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong Isma Yuniar; Eko Yulistiawan; Barkah Waladani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.688 KB)

Abstract

Latar Belakang: Dalam pelaksanaan triage jika terjadikesalahan atau ketidaksesuaian dapat berakibatmemperburuk kondisi pasien bahkan kematian.Kemampuan perawat dalam melakukan triage sangatberpengaruh terhadap tingkat keberhasilan pertolonganpada saat pasien mengalami kegawat daruratan. Ketepatanperawat dalam melaksanakan triage juga dipengaruhi olehberbagai faktor antara lain motivasi dan beban kerja.Tujuan : Mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhiketepatan pelaksanaan triage di IGD PKUMuhammadiyah Gombong. Metode: Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptifkorelatif dan pendekatan cross sectional. dan jumlah sampelsebesar 13 perawat IGD. Hasil: Ada pengaruh motivasiperawat dengan ketepatan pelaksanaan triage denganp=0.027 (p<0,05). Ada pengaruh beban kerja denganketepatan pelaksanaan triage dengan p= 0.001(p<0,05).Kesimpulan: Faktor- faktor yang mempengaruhiketepatan pelaksanaan triage di IGD PKU MuhammadiyahGombong antara motivasi dan beban kerja. Rekomendasi:Pihak Rumah Sakit hendaknya melakukan perbaikan kinerjaperawat dan meningkatkan motivasi perawat denganmemberikan seminar atau pelatihan.
Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Post Operasi Craniotomi dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Ruang Intensif Care Unit (ICU) Sulasmi, S; Yuniar, Isma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Pada 3 pasien yang mengalami tindakan operasi craniotomy setelah dilakukan suction dengan tekanan 100 mmHg mengalami perubahan saturasi oksigen. Tindakan post Craniotomy adalah setelah dilakukannya operasi pembukaan tulang tengkorak untuk mengangkat tumor, mengurangi TIK, mengeluarkan bekuan darah atau menghentikan perdarahan, yang mengakibatkan penurunan kesadaran dan ketidakmampuan mengeluarkan secret di jalan nafas secara mandiri. Bersihan jalan nafas adalah ketidakmampuan membersihkan sekresi dan obstruksi dari saluran nafas, sehingga diperlukan tindakan suction dengan tekanan terendah 100 mmHg dalam 10 detik dengan memperhatikan adanya perubahan SPO2. Nilai saturasi oksigen 100 mmHg mengalami penurunan saturasi oksigen 2%. Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas yang diberikan pada klien pada pasien post operasi Craniotomy di ruang Intensive Care Unit Prof.Dr.Margono Soekardjo Purwokerto. Metode: Asuhan keperawatan pada 3 responden, suction tekanan 100 mmHg dalam 10 detik, pulse oximeter (SPO2) Hasil: Berdasarkan hasil observasi pada 3 pasien setelah dilakukan suction saturasi oksigen mengalami peningkatan, Tn.A SPO2 sebelum dilakukan suction 92% setelah suction menjadi 93%. Tn.R sebelum dilakukan suction 92% setelah dilakukan suction 93%. Tn.T sebelum dilakukan suction 89% setelah dilakukan suction 90%. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen mengalami peningkatan sebelum dilakukan tindakan keperawatan dan setelah dilakukan tindakan keperawatan. Rekomendasi: Melakukan tindakan suction sesuai SOP dengan tekanan 100 mmHg dalam 10 detik.
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Nyeri Post Operasi Fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong Yuniar, Isma; Marlis, Ima Muhimatul; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kejadian fratur karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia cukup tinggi. Salah satu manifestasi klinik paling menonjol pada penderita fraktur adalah nyeri. Nyeri yang dirasakan pasca operasi disebabkan karena terjadinya manipulasi jaringan dan organ. Dukungan keluarga mampu memberikan kesejahteraan psikologis dan kemampuan penyesuaian diri melalui perasaan. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga terhadap tingkat nyeri post operasi fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik korelasional. Responden pada penelitian ini adalah pasien post operasi fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong yang berusia 20-60 tahun, hari rawat kedua setelah operasi fraktur sebanyak 54 responden. Hasil: penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga dengan kategori sedang (48,1%) dan tingkat nyeri pada pasien post operasi fraktur juga dalam kategori sedang (51,9%), sehingga didapatkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat nyeri pada pasien post operasi fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong dengan nilai p=0,000. Kesimpulan: dukungan keluarga mempunyai peran dalam mengurangi tingkat nyeri, sehingga perawat perlu bekerja sama dengan keluarga untuk meningkatkan dukungan keluarga bagi pasien post operasi fraktur.
Pengaruh Motivasi Dan Beban Kerja Terhadap Ketepatan Pelaksanaan Triage di IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong Yuniar, Isma; Yulistiawan, Eko; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dalam pelaksanaan triage jika terjadikesalahan atau ketidaksesuaian dapat berakibatmemperburuk kondisi pasien bahkan kematian.Kemampuan perawat dalam melakukan triage sangatberpengaruh terhadap tingkat keberhasilan pertolonganpada saat pasien mengalami kegawat daruratan. Ketepatanperawat dalam melaksanakan triage juga dipengaruhi olehberbagai faktor antara lain motivasi dan beban kerja.Tujuan : Mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhiketepatan pelaksanaan triage di IGD PKUMuhammadiyah Gombong. Metode: Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptifkorelatif dan pendekatan cross sectional. dan jumlah sampelsebesar 13 perawat IGD. Hasil: Ada pengaruh motivasiperawat dengan ketepatan pelaksanaan triage denganp=0.027 (p<0,05). Ada pengaruh beban kerja denganketepatan pelaksanaan triage dengan p= 0.001(p<0,05).Kesimpulan: Faktor- faktor yang mempengaruhiketepatan pelaksanaan triage di IGD PKU MuhammadiyahGombong antara motivasi dan beban kerja. Rekomendasi:Pihak Rumah Sakit hendaknya melakukan perbaikan kinerjaperawat dan meningkatkan motivasi perawat denganmemberikan seminar atau pelatihan.
SOSIALISASI GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI DESA TANURAKSAN Yuniar, Isma; Purwati, Ery; Iswati, Ning
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data pada Profil Kesehatan Kabupaten Kebumen menyebutkan bahwa penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, stroke, kanker, diabetes melitus, menduduki tiga penyakit tertinggi. Penyakit tidak menular ini merupakaan 63% penyebab kematian di seluruh dunia dengan membunuh 36 juta jiwa per tahun (WHO, 2010). Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES RI) untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, serta sadar akan pentingnya kesehatan. Pemerintah juga meluncurkan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Pencegahan penyakit dan promosi kesehatan merupakan upaya esensial di saat masih tingginya kejadian penyakit menular juga diiringi dengan semakin meningkatnya masalah penyakit tidak menular. Oleh sebab itu, untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang baru dicanangkan oleh pemerintah, perlu dilakukan mobilisasi masyarakat dalam membiasakan hidup sehat sesuai dengan tujuan program GERMAS. Desa Tanuraksan yang berada di wilayah Puskesmas Kebumen III merupakan salah satu desa yang masih memiliki PHBS yang belum optimal, fasilitas sanitasi yan masih minim (Depkes Kebumen, 2016), disamping itu juga belum tersosialisasinya GERMAS pada masyarakat. Tim Pengabdian Masyarakat Stikes Muhammadiyah Gombong melakukan Sosialisasi GERMAS untuk mengatasi masalah yang ditemukan dengan beberapak kegiatan yaitu penyuluhan tentang personal higienen-cuci tangan, nutrisi seimbang, latihan senam SKJ dan pemeriksaan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melalui penyuluhan, diskusi bersama dalam kelompok serta praktek langsung terkait pemeriksaan kesehatan. Setelah dilakukan kegiatan ini didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan masyarakat desa tanuraksan tentang GERMAS khususnya tentang kebersihan diri, cuci tangan, nutris seimbang dan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, karena didapatkan data dari hasil pemeriksaam, sekitar 10% masyarakat beresiko terkena penyakit. Setelah kegiatan tersebut diharapkan masyarkat dapat mengimplementasikan GERMAS dalam kehidupan sehariharinya, yang dapat meningkatkan kualitas hidupnya.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PEMBERIAN DUKUNGAN EMOSIONAL PERAWAT DI RUANG INSTALASI RAWAT INTENSIF (IRI) RSUD dr SOEDIRMAN KEBUMEN Mulyaningsih, Nur; Yuniar, Isma; Setyaningsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi, sikap caring dan empati tetap diberlakukan walaupun pasien dalam kondisi kritis. Bagi keluarga, komunikasi memberikan keluarga kesempatan untuk memilih terkait dengan perawatan pasien. Patient Center Care (PCC) adalah metode baru yang memposisikan pasien sebagai center dari pelayanan kesehatan di RS. PCC untuk membina hubungan timbal balik antara penyedia layanan dan pasien sehingga akan mengurangi konflik selama ini yang timbul akibat sedikitnya komunikasi dan informasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan pemberian dukungan emosional perawat di ruang Instalasi Rawat Intensif (IRI) RSUD dr Soedirman Kebumen Metode Penelitian: Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian perawat di ruang IRI sejumlah 43 responden, dengan teknik total sampling. Instrument penelitian menggunakan 10 pertanyaan pengetahuan dan 34 pertanyaan dukungan emosional. Hasil penelitian: Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Hasil karakteristik responden perawat IRI lebih banyak perempuan 28 (65,1%), pendidikan terakhir S1 Keperawatan/Ners 28 (65,1%), lama kerja ?5 tahun 25 (58,1%), umur 36 – 45 tahun 24 (55,8%), status pernikahan 39 (90,7%). Hasil pengetahuan perawat menunjukkan bahwa sebagian besar cukup tentang PFCC 22 (51,2%), dan dukungan emosional pada kategori cukup 40 (93,0%). Kesimpulan: Penelitian ini dijadikan dasar untuk pengetahuan dan dukungan emosional dalam dimensi patient family centered care yang sebagian besar masuk kategori cukup. Rekomendasi: Untuk peneliti selanjutnya yang memiliki tema berhubungan dengan penelitian ini diharapkan ada observasi ke perawat mengenai PFCC.
Pengetahuan Masyarakat Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Yuniar, Isma; Chabibah, Anis; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit akibat virus corona saat ini jadi permasalahan kesehatan dunia yang menjadi sorotan. Badan Kesehatan Dunia atau WHO sudah menetapkan Coronavirus Disease-19 menjadi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia, untuk itu diperlukan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku penerapan protokol kesehatan agar covid-19 tidak semakin meluas. Protokol kesehatan dapat dilakukan dengan benar dan tepat apabila masyarakat memahami bagaimana penyebaran virus Covid-19 terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Desa Karangrau Kecamatan Banyumas. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan metode cross sectional, sejumlah 361 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan 35% menerapkan protokol kesehatan dengan kategori baik, sebanyak 45% kategori sedang dan 20% dengan kategori kurang. Dari hasil penelitian ini disarankan membuat kebijakan terkait penerapan protokol kesehatan di wilayah lingkungan setempat, dan meningkatkan program kerja untuk peningkatan dan penerapan protokol kesehatan
Basic Training Of Child Pharmacists At SDN 1 Sesaot In The Use Of Appropriate Drugs Early On In West Lombok Wahyuningsih, Riska; Fitriyati, Laeli; Yuniar, Isma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Training is the systematic process of changing one's behavior in a direction to improve one's knowledge and skills. Little pharmacist or commonly abbreviated as Apocil is a social agenda that is a real action to educate the public, especially children in terms of introduction to pharmacy. Drugs are all single ingredients or mixtures that are used by all beings to the inside and outside , in order to prevent , alleviate , and cure diseases. The purpose of the implementation of this activity is to introduce the profession of pharmacist is part of health workers in the community. the results of 85% of the students know and understand about the pharmacist young and Remedies of a matter that is given before and after the exposure of the material that is given.
Relationship of Nurse Therapeutic Communications to Patient Family Anxiety in Emergency Instalation Room PKU Muhammadiyah Gombong Hospital Fatikhah, Aenalia Ikrima; Yuniar, Isma; Widyasworo, Putra Agina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Communication is an important aspect that must be owned by nurses in carrying out nursing care, nurses who have therapeutic communication skill will not only easily establish a relationship of trust with patients, but also can provide professional satisfaction in services to improve the quality of nursing services and the image of the hospital, therefore therapeutic communication is intended to reduce the concents of the patient’s family because the family feels that interaction with nurses is a moment for varioius infotmation to be able to deal with anxiety.Purpose: Knowing the relationship between nurse therapeutic communications on the level of anxiety of the patient’s family un the emergency room at pku muhammadiyah gombong hospital. Method: This type of research was descriptive correlative research the sample in this study was 132 respondens, the sampel was taken using accidental sampling. Data analysis and bivariate analysis using statistical test spearman rank correlation, using a nurse therapeutic communication, questionnare with 22 question items and anxiety with 20 question item. Research result: The result of the analysis showed that there was a signification relationship between nurse therapeutic. Communication and anxiety level in the emergency room at pku muhammadiyah gombong hospital (p :0.000 : p:0,034) correlation coefficient r:0,185. Conclusion: There is a relationship between nurse therapeutic communication and the level of anxiety pf the patient’s family in the emergency room at pku muhammadiyah gombong hospital. Recommendation: PKU Muhammadiyah Hospital is pround to hold an inhouse training on therapeutic communication in patients for employees, especially nurses. For the next researcher can research in another nursing room.
Pengaruh Media Pembelajaran Komik Siaga Bencana (Kosiba) dan Kesiapsiagaan Bencana Banjir pada Siswa Mi Muhammadiyah Mujur Lor Utami, Fina Dwi; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Yuniar, Isma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia yang disebabkan karena faktor alam dan non alam. Melalui edukasi kebencanaan menggunakan media Komik Siaga Bencana di sekolah siswa dapat memahami tentang pengetahuan dan tindakan apa saja yang harus dilakukan saat terjadi bencana pada siswa usia 10-12 tahun. Tujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Komik Siaga Bencana (KOSIBA) terhadap Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Bencana Banjir pada Siswa MI Muhammadiyah Mujur Lor. Penelitian ini menggunakan design penelitian quasy eksperiment one group pre-test – post-test design. Jumlah sampel sebanyak 45 responden, dengan treatment intervensi diberikan edukasi menggunakan media komik siaga bencana (KOSIBA) dengan waktu 60 menit. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Sebagian besar siswa yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 24 siswa dengan rata-rata peningkatan sebesar 14.52, Sedangkan siswa yang mengalami peningkatan kesiapsiagaan bencana banjir sebanyak 30 siswa dengan rata-rata peningkatan sebesar 19.83. Dengan demikian terdapat pengaruh sebelum dan sesudah diedukasi dengan nilai signifikansi 0.004 atau p < 0.05 dan kesiapsiagaan tentang bencana banjir dengan hasil nilai signifikansi 0.000 atau p < 0.05. Terdapat pengaruh Media Komik Siaga Bencana (KOSIBA) terhadap pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana banjir pada siswa MI Muhammadiyah Mujur Lor. Peneliti selanjutnya dapat menggunakan KOSIBAsebagai referensi dalam mengembangkan bentuk-bentuk media pembelajaran lain tentang kesiapsiagaan bencana.