Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Lateralisasi

Campur Kode dalam Proses Belajar Mengajar Guru Bahasa Indonesia dan SiswaKelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Seluma Mahdijaya Mahdijaya; Hasmi Suyuthi; Melisa Oktarina
Lateralisasi Vol. 7 No. 2 (2019): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i2.549

Abstract

ABSTRAK                 Permasalahan penelitian ini yaitu bagaimanakah bentuk dan faktor penyebab  campur kode yang terjadi dalam proses belajar mengajar guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Seluma? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam proses belajar mengajar guru bahasa Indonesia dan sisiwa kelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Seluma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian ini adalah ujaran-ujaran yang mengandung campur kode yang diucapkan oleh guru bahasa Indonesia dan siswa SMK Negeri 1 Seluma yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar di dalam ruang kelas XI Administrasi Perkantoran. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa SMK Negeri 1 Seluma yang sedang melakukan proses belajar mengajar di dalam ruangan kelas XI Administrasi Perkantoran. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan data adalah teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis data adalah 1) pengumpulan data campur kode, 2) pengidentifikasian data campur kode,3) pengkategorian data campur kode, dan 4) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk campur kode yang terjadi dalam komunikasi guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Seluma berupa kata dan frase yang berasal dari unsur bahasa Serawai dan bahasa Inggris. Faktor penyebab terjadinya campur kode dalam komunikasi guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Seluma sebagai berikut: 1) keinginan penutur untuk menunjukkan keakraban dengan lawan bicara, 2) perubahantopik pembicaraan, 3) keinginan penutur menunjukkan identitas dirinya yang lebih memahami persoalan tertentu, dan4) faktor ketidaksengajaan penutur karena kebiasaan menggunakan bahasa tersebut dalam percakapan sehari-hari.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL MODERN (PTM) KOTA BENGKULU Mahdijaya - Mahdijaya; Hasmi Suyuthi; Relika Imelda
Lateralisasi Vol. 8 No. 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.807

Abstract

Abstrak Masalah penelitian ini adalah terjadinya alih kode dan campur kode dalam interaksi jual beli di PTM Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrispikanjenis alihkode dan campur kode dalam interaksi jual belidiPTM KotaBengkulu. Ini merupakan penelitiankualitatifdenganmetode deskriptif yang dilaksanakandiPTMKotaBengkulu.Penelitiandilakukanpada bulan Januari 2020, Penentuan informan sebagai sumber data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling.Teknikpengumpulandata dilakukanmelaluisimakbebaslibatcakap (SBLC), teknik rekam, danteknikcatat.Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode yang ditemukan terdiri atas dua jenis, yaitu alih kode permanen dengan 6 percakapan dan alih kode sementara dengan 14 percakapan, sedangkan untuk campur kode ditemukan tiga jenis campur kode, yaitu campur kode kata, frasa, dan klausa. Campur kode kata ditemukan dalam 12 percakapan, campur kode frasa dalam 10 percakapan, dan jenis campur kode klausa dalam 8 percakapan.Saran yang dapat diajukan bagi penelitidanpemerhatimasalahbahasabahwa permasalahan alih kode dan campur kode dapat menjadi referensiuntuk dilakukan penelitian lanjutan. Kata Kunci:  Alih kode, campur kode, interaksi jual beli
TINDAK TUTUR PERLOKUSI BAHASA MELAYU BENGKULU DI KELURAHAN PASAR BENGKULU Faisal Aidul Putra, Kevin; Hasmi Suyuthi
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7605

Abstract

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi, melalui bahasa manusia dapat saling berhubungan (berkomunikasi) saling berbagi pengalaman, saling belajar dari yang lain, dan meningkatkan kemampuan intelektual. Di dalam komunikasi, dapat diasumsikan bahwa seseorang penutur mengartikulasi tuturan dengan maksud untuk menginformasikan sesuatu . Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa saja jenis tindak tutur perlokusi Bahasa Melayu Bengkulu di Kelurahan Pasar Bengkulu. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan apa saja jenis tindak tutur perlokusi Bahasa Melayu Bengkulu di Kelurahan Pasar Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dalam penelitian ini kata sapaan yang digunakan penutur bahasa Rejang dan sumber data adalah informan. Dengan penelitian ini peneliti mengumpulkan data, menganalisis data serta mengumpulkan hasil analisis tentang jenis tindak tutur perlokusi Bahasa Melayu Bengkulu di Kelurahan Pasar Bengkulu secara lengkap dan rinci. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan rekam. Hasil penelitian yang diperoleh 1) Tindak tutur perlokusi bahasa Melayu Bengkulu di Kelurahan Pasar Bengkulu meliputi tindak tutur perlokusi refresentatif, direktif, ekspresif, komisif dan deklarasi, 2) Banyak nya tuturan yang dituturkan oleh warga Pasar Bengkulu berjumlah 9 tuturan tindak tutur perlokusi representatif, 11 tindak tutur perlokusi direktif, 11 tindak tutur perlokusi ekspresif, 10 tindak tutur perlokusi komisif, dan 9 tindak tutur perlokusi deklarasi.
IMPLIKATUR TEGUR SAPA DALAM BAHASA PEKAL DI KECAMATAN IPUH KABUPATEN MUKOMUKO Metalia, Agnes; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8561

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implikatur Tegur Sapa dalam Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Tujuan penelitian ini, yaitu: untuk mendeskripsikan Implikatur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko misalnya data diambil di Desa Sibak. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang impliktaur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten MukoMuko. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa. Data dalam penelitian ini berupa tegur sapa bahasa pekal dalam masyarakat, di desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 41 data dari dua jenis implikatur yaitu implikatur percakapan terdapat 5 data dan implikatur konvesional terdapat 36 data.
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA SERAWAI ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DI DESA DARAT SAWAH KECAMATAN SEGINIM BENGKULU SELATAN Milla Mustika; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8590

Abstract

Masalah dalama penelitia ini adalah jenis tindak tutur direktif apa saja yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan.bertujuan, yaitu: untuk Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang tindak tutur direktif bahasa serawai antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur direktif.. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 49 data dari 6 jenis tindak tutur direktif menyuruh 11 data, permintaan 9 data, ajakan 6 data, nasihat 6 data, kritikan 7 data dan larangan 10 data.