Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

RANCANGAN SISTEM MANAJEMEN MUTU PERUSAHAAN MELALUI PENDEKATAN ISO 9001:2008 UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING “PT ARMADA PEMBANGUNAN” ABU BAKAR; YANTI HELIANTY; YOANITA YUNIATI
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 12, No 1 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.986 KB)

Abstract

Sistem manajemen mutu merupakan suatu system yang diperlukan untuk memastikan mutudari suatu layanan atau produk yang dihasilkan oleh suatu organisasi. PT Armada Pembangunan merupakan suatu perusahaan industri kecil pembuat dan penjual tangki air polietilena yang juga harus menerapkan system manajemen mutu. Hal ini perlu dilakukan oleh perusahaan dalam rangka peningkatan mutu produk serta memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah diterbitkan dalam Peraturan Menteri Perindustrian, termasuk bagi produk tangki air polietilena wajib SNI. Setiap perusahaan wajib mencantumkan logo SNI dalam produk yang dihasilkannya, setelah memperoleh sertifikat produk dari lembaga yang berwenang memberikan sertifikat. Untuk mendapatkan sertifikat SNI untuk tangki air, salah satu persyaratannya adalah perusahaan telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 sebagai jaminan bahwa produk telah diproduksi melalui proses yang terkendali sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Rancangan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 dituangkan dalam dokumen yang disebut manual sistem manajemen mutu. Dalam manual sistem manajemen mutu tersebut akan berisi: manual mutu, prosedur mutu, instruksi kerja, dan dokumen-dokumen serta formulir-formulir yang mendukung.
PENINGKATAN LAYANAN B4T BANDUNG BERDASARKAN USULAN PENINGKATAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX DAN KANO MODEL Intan Purnama Sari; Yoanita Yuniati
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1b (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1b.2087

Abstract

Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) merupakan instansi yang bergerak di bidang jasa teknik. Perusahaan dituntut mampu memberikan kualitas pelayanan yang terbaik. Data menunjukkan nilai kinerja karyawan tahun 2016 yang rendah, data riset kepuasan pelanggan menghasilkan nilai dibawah rata-rata, dan karyawan mengeluh tentang pemenuhan hak-hak karyawan terkait kebijakan perusahaan. Kinerja karyawan dalam memberian pelayanan dan kepuasan pelanggan memiliki hubungan dengan kepuasan kerja karyawan. Dalam upaya meningkatkan kinerjanya, perusahaan harus meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan usulan peningkatan kepuasan kerja karyawan yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kinerja karyawan dan instansi dalam memberikan layanan jasa teknik. Konsep utama yang digunakan untuk pengukuran kepuasan kerja karyawan B4T adalah teori Herzberg. Pengukuran kepuasan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan level staff dengan masa kerja minimal 1 tahun. Identifikasi prioritas atribut kepuasan kerja yang harus ditingkatkan didasarkan pada integrasi metode importance performance matrix (IPM) dan kano model, dan hasil integrasi menunjukkan bahwa atribut kesesuaian kenaikan gaji, keadilan pembagian beban jam kerja, dan kesamaan perlakuan tindakan indisipliner, adalah atribut yang menjadi prioritas peningkatan kepuasan kerja. Usulan peningkatan kepuasan antara lain terkait dengan pelaksanaan sosialisasi SOP kenaikan pangkat, pelatihan pekerjaan pengujian, pembuatan standar instruksi kerja pengujian, sosialisasi matriks tingkat hukuman disiplin, evaluasi kinerja dan disiplin. 
EVALUASI PERSEPSI PENGGUNA INTERNAL WEBSITE ITENAS BERDASARKAN WEBQUAL 4.0 Yoanita Yuniati; Oktaviana Oktaviana
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 1b (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i1b.2088

Abstract

Website merupakan salah satu sarana yang digunakan perusahaan atau organisasi dalam penyampaian informasi bagi pihak yang berkepentingan. Itenas sebagai salah satu perguruan tinggi swasta juga memiliki website dengan domain www.itenas.ac.id. Website sebuah institusi merupakan sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan civitas kampus, sehingga setiap institusi, termasuk Itenas, perlu melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas website secara berkala. Penentuan atribut prioritas perbaikan perlu dilakukan agar upaya institusi menjadi optimal dalam peningkatan kualitas websitenya. Untuk itu dilakukan evaluasi pengukuran terhadap persepsi tingkat kepuasan dan kepentingan yang didasarkan pada dimensi WebQual 4.0 menggunakan alat ukur kuesioner terhadap responden dosen dan mahasiswa sebagai pengguna internal. Penentuan prioritas atribut yang perlu ditingkatkan didasarkan pada metode Importance Performance Matrix (IPM). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 atribut yang harus diperbaiki, dan atribut yang dengan prioritas tertinggi adalah ketepatan waktu informasi, tampilan website, penggambaran website perguruan tinggi teknik dan desain, dan kedetailan informasi. Usulan perbaikan website Itenas antara lain peningkatan kapasitas teknologi, pembaharuan desain website, dan evaluasi jadwal update informasi secara berkala. 
Kesuksesan Knowledge Transfer Di Laboratorium Perguruan Tinggi Melalui Pengelompokkan Rekan Kerja Menggunakan Agent-Based Modeling And Simulation Fadillah Ramadhan; Afrin Fauzya Rizana; R Rispianda; Yoanita Yuniati
Jurnal Teknik Industri Vol. 19 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol19.No2.205-219

Abstract

One of aspect that contributes to improving organizations performance is knowledge transfer effectiveness. On the other hand, knowledge transfer is a dynamic interaction between people, process, and environment so that activity related to knowledge transfer categorized as a complex and adaptive process. The use of agent-based modeling and simulation approach is very appropriate in modeling knowledge transfer due to its ability to deal with the dynamic, complex, and adaptive process. Moreover, the agent-based approach has the ability in describing the interaction between the social agent that possess particular behavior. The purposes of this study are to identify the factors that influence the success of knowledge transfer in the university laboratory. In addition, the results show that agent-based modeling and simulation approach can determine the best scenario that can increase the success of knowledge transfer based on grouping of colleagues.
USULAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BERDASARKAN METODE MUNDEL DAN APC DI PT. RAFFSYA MEDIA Abu Bakar; Onguela Suprianto; Yoanita Yuniati
Journal of Industrial Engineering Management Vol 2, No 2 (2017): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 2 No. 2
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.782 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v2i2.147

Abstract

Persaingan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya agar tetap bertahan. PT Raffsya Media adalah perusahaan clothing yang memproduksi kaos sablon, jaket dan sweater. Perusahaan saat ini mengalami penurunan keuntungan yang diduga disebabkan karena kurang baiknya pemanfaatan sumber daya dalam proses produksi dan banyaknya produk cacat yang dihasilkan. PT. Raffsya Media ingin menentukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan keuntungan. Salah satu cara untuk meningkatkan keuntungan yaitu dilakukan suatu upaya sistematis melalui pengukuran produktivitas. Penelitian ditujukan untuk menghasilkan usulan peningkatan produktivitas, sehingga diharapkan kenaikan produktivitas akan diikuti dengan kenaikan keuntungan. Perhitungan indeks produktivitas dilakukan dengan metode Mundel dan American Productivity Center (APC). Input penelitian terdiri dari biaya material, tenaga kerja, energi, dan modal dalam periode Januari-Desember 2016. Hasil perhitungan berupa capaian: indeks produktivitas, indeks profitabilitas, dan indeks perbaikan harga, masing-masing terhadap perioda dasar. Kriteria penetapan fokus pada perbaikan input yang memiliki: nilai indeks rata-rata produktivitas yang kurang dari 100%, nilai indeks produktivitas yang pernah mencapai kurang dari 50%, dan nilai selisih terbesar antara capaian terhadap target indeks produktivitas. Input dari nilai indeks rata-rata produktivitas yang kurang dari 100% yaitu material (98.85%) dan energi (95.11%). Input nilai indeks produktivitas yang pernah mencapai kurang dari 50% yaitu modal (46.19%). Input dengan selisih indeks produktivitas terbesar antara capaian dengan target perusahaan yaitu: material kain katun combed (- 359.18%), material kain lacoste (-274.19 %), material kain baby terry (-266.01%), energi (-298.72%), dan modal (-486.27%). Input-input yang menjadi fokus perbaikan tersebut kemudian dianalisis dan diusulkan 8 alternatif usulan. Berdasarkan pendekatan metode Pareto Priority Index (PPI) ditentukan 7 usulan prioritas yang akan diterapkan perusahaan yaitu: melakukan pelatihan karyawan baru, penggunaan lampu Lighting Emitting Diode (LED), pemindahan stasiun kerja jahit dan potong ke lantai dua, pembuatan akun sosial media, pembuatan tanda pengingat hemat listrik, pemasangan sensor Passive Infra Red (PIR), dan penyusunan buku panduan proses penyablonan. 
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS DAN FASILITASI UJI TEKAN BATU BATA MERAH DI KAMPUNG DURUNG KIDUL, BOJONG, NAGREG JAWA BARAT Intan Rahmatillah; Yoanita Yuniati; Yuniar Yuniar; Andrean Maulana; Sely Putri
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v3i1.1061

Abstract

Redbrick craftsmen can be found in various regions in West Java, one of which is in the area of ​​Kampung Durung Kidul Bojong Nagreg. The skills of craftsmen making bricks in the area are passed down from generation to generation. The process of making red bricks is carried out simply by utilizing the clay in the surrounding environment which is mixed then molded and burned using husks. The results of observations and interviews identified that the understanding of the craftsmen to improve the quality and understanding of the importance of brick products by SNI standards was still lacking. Based on this, in this activity, counseling was carried out on the SNI standard for red bricks and facilitated the craftsmen to test the red brick products, especially with the test of pressure tests. The test results showed that the compressive strength of 45 samples ranged from 6.75 - 14.616 N / mm2, with the quality category according to the SNI 15-2094-2000 standard being class II and class III. This shows that the craftsmen in Bojong Village need to be helped to improve the quality of their brick products. Community service activities provide a plan for improving the quality of the red bricks that craftsmen need to do.
ANALISA DAYA BELI MASYARAKAT TERHADAP TARIF AIR BERSIH (PDAM) KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN CONTINGENT VALUATION METHOD (CVM) Muhamad Akmaludin; Yuniati Yuniati
Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 25 No. 1 (2019)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/j.tl.2019.25.1.3

Abstract

Abstrak: Air adalah elemen penting dalam kehidupan manusia. Air digunakan untuk berbagai keperluan termasuk sebagai sumber air minum, kegiatan domestik, dan pendukung aktivitas manusia lainnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis nilai ekonomi pelayanan air bersih dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai kemauan membayar (WTP) untuk pembayaran jasa pelayananan PDAM Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah Contingent Valuation Metode (CVM). CVM adalah spesifik teknik survei yang menanyakan masyarakat tentang nilai sebuah komoditas yang mereka terima agar sebanding dengan nilai jasa lingkungan yang tidak memiliki nilai pasar. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan responden untuk membayar jasa lingkungan dalam penelitian ini antara lain rata-rata pendapatan rumah tangga, jumlah pengguna air, dan jumlah kebutuhan air. Nilai WTP yang dimaksud dari Penelitian ini adalah nilai yang dianggap oleh responden sebanding untuk jasa lingkungan pelayanan air bersih PDAM Kota Bandung per meter kubik per rumah tangga. Nilai WTP rata-rata responden untuk skenario I adalah Rp5.992/m3/bulan, sedangkan nilai rata-rata WTP skenario II adalah Rp7.534/m3/bulan. Penelitian ini juga menghasilkan nilai ATP dari rata-rata responden adalah Rp3.752. Nilai ATP yang lebih kecil dari nilai WTP menunjukkan bahwa kemauan membayar masyarakat untuk membayar pelayanan PDAM lebih besar daripada kemampuan masyarakat. Dari hasil ini, PDAM Kota Bandung dapat meningkatkan pelayanan dengan melakukan pengembangan sistem penyediaan air minum. Dua alternatif sistem yang direkomendasikan antara lain yaitu alternatif sistem 1 dengan sumber air baku DAS Ciwidey dengan kapasitas 1.800 l/detik sedangkan alternatif sistem 2 yaitu dengan menggunakan sumber air baku dari intake Cikalong berkapasitas 1.400 L/detik. Kata kunci: Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, daya beli masyarakat, contingent valuation method (CVM), kelayakan finansial, Kota Bandung Abstract: Human life depends greatly on water. Water takes part in various purposes in human activities including drinking, domestic use, and other activities. The objective of the research was to have a comprehend analysis about the economic value of clean water services and the driving factors that influence the willingness to pay (WTP) for PDAM of Bandung City services payment. This study used the Contingent Valuation Method (CVM). CVM is a specific survey technique that asks respondent about the comparable value of the public commodity they obtained which does not have market value. Factor which influenced the willingness to pay (WTP) for the clean water services are, the mean household income, water service users, and the water demand. WTP value obtained from this study shows a  value that is considered affordable by the respondent  for clean water services by PDAM Kota Bandung per cubic meter per household. The average WTP value of respondents in first scenario is Rp5,992/m3/month, while the average WTP value of the second scenario is Rp7,534/m3/month. While the average ATP value of respondents is Rp3,752, which is smaller than the value of WTP, it can be said that the willingness to pay the community to pay for PDAM services is greater than its ability. PDAM of Bandung City can improve services by developing a drinking water supply system, there are two alternative systems, namely alternative system 1 with raw water sources originated from Ciwidey watershed with capacity of 1,800 lps while alternative systems 2 with raw water sources of Cikalong intakes have a capacity of 1,400 lps. Keywords: Drinking Water Supply System Development, community's purchasing ability, Contingent Valuation Method (CVM), financial feasibility, Bandung City.
USULAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN MENGGUNAKAN INTEGRASI IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS, KANO, DAN ANALISIS TRIZ DI KAFE NGOFFEE.ID Yuniati, Yoanita; Prasetyo, Sigit
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 10 No 1 (2022): Inaque February 2022
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.836 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v10i1.6812

Abstract

Ngoffee.id is a cafe that is currently facing the problem of service quality. The problems that occur include slow order presentation, inadequate facilities in the parking lot, and health protocols that are not optimal. The research is aimed at producing a design for improving the quality of service. The research was conducted using the integration of the Importance Performance Analysis method with Kano and TRIZ analysis, to obtain quality improvement proposals. The results of distributing questionnaires to 100 respondents obtained an average satisfaction level of 3.15 and an importance level of 2.95 from a scale of 1 to 5. The TRIZ analysis obtained a quality improvement proposal, which consisted of the X13 attribute regarding the speed of cafe service in serving orders, the cafe can provide free snacks and drinks to customers, attribute X3 regarding the availability of adequate parking space with the suggestion that the cafe collaborates with other related to parking areas. Attribute X19 regarding the using masks, and attribute X21 regarding arranging seating positions, for both attributes the proposals generated are to provide masks and adjust seating positions according to health protocol. The proposal is expected to be able to improve the service quality of the Ngoffee.id cafe.