Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kepengurusan Koperasi melalui Workshop Digitalisasi Pembukuan di Desa Turi, Bojonegoro Guruh Putro Dirgantoro; Nurman Ramadhan
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari (2026)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v2i1.55

Abstract

Koperasi memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi desa, namun tata kelola keuangan koperasi masih menghadapi tantangan, terutama dalam pencatatan pembukuan yang masih manual. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, melalui workshop penguatan sistem pembukuan dan digitalisasi berbasis Microsoft Excel. Kegiatan dilakukan dengan metode pelatihan interaktif dan pendampingan langsung, melibatkan pengurus inti koperasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi pembukuan, pencatatan arus kas, serta penggunaan template digital sederhana. Kendala utama berupa keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pemahaman teknis peserta, khususnya pada anggota yang berusia lanjut. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas koperasi, serta menjadi langkah awal menuju transformasi digital lembaga ekonomi desa.
Sosialisasi literasi digital cakap dan bijak menggunakan dompet elektronik di SMK Sunan Bejagung Tuban Andik Adi Suryanto; Amaludin Arifia; Alfian Nurlifa; Asfan Muqtadir; Fitroh Amaluddin; Aris Wijayanti; Andy Haryoko; Suprapto Suprapto; Miftahul Ulum; Nurul Hidayah; Layla Ayu Mustika Putri; Dhoni Prasetya; Syahrul Andrian Setia Budi; Rachmalia Vinda Kusuma; Miftahul Munir; Saeful Mizan; Yosia Dian Purnama Windrayadi; Mardi Widodo; Tabhita Sri Hartati Wulandari; Guruh Putro Dirgantoro
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38805

Abstract

Abstrak Perkembangan transaksi keuangan digital di kalangan pelajar menuntut peningkatan literasi keamanan finansial digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas XII SMK Sunan Bejagung Tuban terkait penggunaan dompet elektronik secara aman, pencegahan kejahatan siber, serta verifikasi legalitas layanan keuangan digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, simulasi praktik keamanan akun, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan angket respon. Kegiatan melibatkan 68 siswa dan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan dari kategori kurang menjadi sangat baik setelah kegiatan. Respon peserta juga sangat positif sehingga kegiatan dinilai efektif meningkatkan literasi keamanan finansial digital. Secara kuantitatif, hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan kategori pemahaman sangat baik dari 1,7% (pretest) menjadi 82,8% (posttest), serta penurunan kategori kurang dari 66,8% menjadi 0%, yang dihitung berdasarkan persentase jumlah responden pada tiap skala penilaian instrumen pretest dan posttest (N=68). Kata kunci: literasi digital; dompet elektronik; keamanan siber; pelajar SMK; pengabdian masyarakat. AbstractThe rapid growth of digital financial transactions among students has increased the need for stronger digital financial security literacy. This community service program aimed to enhance the understanding of Grade 12 students at SMK Sunan Bejagung Tuban regarding the safe use of electronic wallets (e-wallets), cybercrime prevention, and verification of the legitimacy of digital financial services. The program employed educational sessions, hands-on simulations of account security practices, interactive discussions, and evaluations using pretests, posttests, and participant response questionnaires. A total of 68 students participated in the program. The findings demonstrated a substantial improvement in participants’ understanding, shifting from a poor level before the program to a very good level after its completion. Participants also provided highly positive responses, indicating that the program was effective in strengthening digital financial security literacy. Quantitatively, descriptive analysis showed that the proportion of participants in the very good understanding category increased from 1.7% in the pretest to 82.8% in the posttest, while the proportion in the poor category decreased from 66.8% to 0%. These percentages were calculated based on the number of respondents within each rating category of the pretest and posttest instruments (N = 68). Keywords: digital literacy; electronic wallets; cybersecurity; vocational high school students; community service.