Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Petani: Penerapan Multi Cropping dan Smart Farming di Dusun Cihieum, Desa Sukanagalih Cianjur, Jawa Barat Noriko, Nita; Effendi, Yunus; Pambudi, Arief; Arniaty, Andi; Armelia, Adela; Mandjusri, Alma
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i1.3211

Abstract

Biaya  produksi yang tinggi dibandingkan dengan penjualan merupakan masalah yang dihadapi petani dusun Cihieum Kampung Cibeureum, desa Sukanagalih. Penyebabnya adalah biaya sewa lahan, kebutuhan pupuk, pestisida, ketersediaan air dan upah tenaga kerja untuk pengolahan lahan. Solusi dalam menghadapi permasalahan ini adalah menerapkan, multi cropping, smart farming, konservasi tanah dan air serta penggunaan traktor tangan. Tujuan yang akan dicapai adalah mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil pertanian. Metode yang dilakukan untuk menjalankan solusi tersebut adalah mengadakan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat(PKM) untuk petani mitra melalui sosialisasi dan workshop. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani untuk melaksanakan multi cropping dan smart farming, konservasi tanah dan air serta penggunaan traktor tangan. Penerapkan multi cropping dan smart farming, konservasi tanah dan air serta traktor tangan dapat menekan biaya produksi hingga 30% dan hasil pertanian pada satu areal terdiri atas 2 komoditi seperti Capsicum annuum (cabai merah) dan Phaseolus vulgaris (buncis). Hasil produksi C. annuum dapat meningkat 30% dan P. vulgaris 100%. Peningkatan keuntungan bududaya cabai merah  dapat mencapai 91%.
Analisis Business Model Canvas (BMC) Budidaya Pelet Maggot Black Soldier Fly (BSF) Maksum, Asep; Jumianto, Syafitri; Effendi, Yunus
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3446

Abstract

Sampah organik adalah segala macam kotoran yang berasal dari sisa makhluk hidup yang mudah terurai secara alami dan bisa dikelola secara maksimal melalui inovasi green economy dengan tetap memperhatikan lingkungan yang memanfaatkan larva Maggot Black Soldier Fly (BSF). Yayasan Jam’iyyatul Mubtadi Cibayawak (JMC) merupakan yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan. Masalah yang timbul selama ini banyaknya sampah organik dari kegiatan santri dan masyarakat sekitar yang belum memanfaatkan sampah organik secara optimal. Pengolahan sampah organik dikemas dalam sebuah Business Model Canvas (BMC) yang memberikan secara detail potensi ekonomi budidaya pelet maggot di pesantren dengan menggambarkan sembilan blok model BMC. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan memperoleh data melalui wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan dari BMC yang dibuat bahwa budidaya pelet maggot BSF ini layak dilakukan karena mempunyai value proposition sebagai pengganti pakan ikan air tawar dengan komposisi nilai kandungan protein tinggi dengan harga yang murah. Secara nilai ekonomi, pembudidayaan pelet maggot BSF akan meningkatkan ekonomi pesantren dengan memperoleh laba usaha dengan margin kontribusi sebesar 48% untuk siklus produksi selama 30 hari.Kata Kunci - Budidaya Maggot; Business Model Canvas; Ekonomi Pesantren; Green Economy
Optimization of RNA Extraction Method of Banana Leaf Using Li Buffer and GENEzol Reagent Kusumaningtyas, Ida Ayu Mas Amelia; Pambudi, Arief; Effendi, Yunus
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v10i2.2092

Abstract

High quality extracted RNA from plant tissues is used in downstream transcriptomic application that needs high quantity for multiple analysis. Attaining high quality and high yield for banana plant tissue is a challenge with its high number of secondary metabolites becoming contaminants, effecting the purity of RNA extracted. A procedure to extract banana plant RNA with high quality and quantity in this study is developed to be simple, robust, affordable and accessible using basic lab equipment and materials. This study optimizes RNA extraction from the leaf of juvenile Pisang Susu (Musa spp.) using a combination of Li buffer (modified CTAB) and GENEzol reagent. Treatment differs in the use of β-mercaptoethanol and the duration of sample precipitation with isopropanol. NucleoSpin RNA Plant extraction kit was made as comparison. Measurement of RNA quantity used quantus fluorometer, and quality measured by spectrophotometer. Results showed that the addition of β-mercaptoethanol in Li buffer is vital with samples left to precipitate overnight providing best results. The total RNA obtained had a higher yield compared to the commercial kit with 108 – 211 ng/µl and 0.35 – 0.37 ng/µl respectively. Light absorbance A260/280 indicating sample purity between method has similar RNA quality of 0.917 – 1.084 and 0.843 – 1.026. This study proved that modification of CTAB buffer using Li buffer for RNA extraction resulted in better quality and quantity of RNA compared to the commercial RNA extraction kit.Keywords – Banana, Optimization, RNA Extraction.
Enhancing Environmental Sustainability of Airports in Indonesia through Green Technology: Strategies for Pollution Reduction and Climate Change Adaptation Rohimah, Siti Mimah; Effendi, Yunus
EXSACT-A Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v2i1.4277

Abstract

Climate change and pollution generated by the transportation sector, particularly airports, present major challenges in achieving environmental sustainability. This article discusses the application of green technology at Indonesian airports as a strategy to reduce pollution and adapt to climate change. The main focus of this study is to identify various environmentally friendly technologies that can be implemented at airports, such as the use of renewable energy, efficient waste management, and energy-efficient building design. Additionally, this article explores the policies and challenges faced in the implementation of green technology at Indonesian airports. The findings show that implementing green technology can significantly reduce airport carbon footprints, improve operational efficiency, and reduce negative environmental impacts. Therefore, the development and application of green technology at Indonesian airports is a crucial step in supporting climate change mitigation and achieving environmental sustainability in the air transportation sector.Keywords – Environmental Sustainability, Indonesian Airports, Green Technology, Pollution Reduction, Climate Change Adaptation, Renewable Energy, Waste Management, Energy Efficiency
Pengenalan Smart Farming Dan Pembuatan Pupuk Organik di Kampung Cibeureum, Desa Sukanagalih, Cianjur, Jawa Barat Ang, Benson; Noriko, Nita; Maulana, Aisyah Fajri; Fajar, Mahesa Putra; Pua Meno, Muhamad Zikrillah; Varomdhona, Siti; Haris Atsal, Muhammad Amar; Shalsabila, Nayla Fatihah; Vaerani, Nazwa Aiska; Sastradinata, Raydinal Adam Kusdinar; Syifanindira, Satri Vierly; Rismayanti, Rismayanti; Ishmah, Fahradhita Sri; Indrini, Tri; Fachrudin, Muhammad Iqbal Raihan; Mulyanto, Rizky Nuur Berlianni; Effendi, Yunus
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6174

Abstract

Geografi kampung Cibeureum, Desa Sukanagalih Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat menunjukkan 60% areal perbukitan yang rawan terhadap erosi. Kemiringan areal perbukitan yang mencapai 45°masih banyak dimanfaatkan sebagai lahan pertanian karena keterbatasan areal datar. Kurangnya pengetahuan mengenai konsep pertanian yang berkelanjutan membuat petani menggunakan pupuk dalam dosis dan volume yang tinggi untuk menggantikan kehilangan nutrien pada tanah akibat erosi. Hal ini menyebabkan ongkos produksi pertanian meningkat, sehingga keuntungan penjualanan sayuran tidak sebanding dengan beban kerja petani. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa pengenalan teknik smart farming. Kegiatan ini bertujuan agar para petani memahami pentingnya mendeteksi kondisi lingkungan dan tanah dalam budidaya pertanian. Selain itu, petani juga diharapkan mampu mengoperasikan sensor untuk menentukan jenis tanaman yang sesuai serta menghitung dosis dan volume pupuk yang diperlukan. Petani juga didorong untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri guna mengurangi biaya pembelian pupuk. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktik di lapangan yang diikuti oleh 10 orang petani dari kelompok tani Kampung Cibeureum. Materi pelatihan yang diberikan adalah mengenai pengenalan teknik pendeteksian kondisi lingkungan dan prosedur pembuatan pupuk organik. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat menunjukkan bahwa para petanimulai memahami pentingnya pendeteksian kondisi lingkungan dan tanah sebelum menjalankan usaha pertanian. Selain itu, petani juga berhasil memahami cara mengoptimalkan produktivitas tanaman hortikulturamenggunakan pupuk organik. Hal ini dibuktikan dengan 10 orang petani yang mampu mengoperasikan sensor untuk memastikan jenis tanaman beserta dengan dosis dan volume pupuk yang diperlukan serta mampu membuat pupuk organik secara mandiri untuk mengurangi biaya pembelian pupuk
Kajian Awal Potensi Penyerapan Karbon oleh Hutan Kota Cipayung dan Munjul di Jakarta Timur Tambunan, Renaldi Bahri; Effendi, Yunus; Wasitaatmadja, Fokky Fuad
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10, No 3 (2025): InPress
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v10i3.4683

Abstract

Urban forests hold potential as carbon sinks while also providing vital ecosystem services. This study aims to analyze the carbon sequestration potential of Cipayung and Munjul Urban Forests in East Jakarta and to offer policy recommendations for the Jakarta Provincial Government. Field measurements were conducted using Diameter at Breast Height (DBH) data, which were collected through stratified random plot sampling. Biomass was estimated using the IPCC (2006) allometric equation, combined with species-specific wood density values. The results show that Cipayung Urban Forest sequesters approximately 111.52 tons CO₂ eq, while Munjul Urban Forest sequesters 42.10 tons CO₂ eq. These differences are influenced by vegetation structure and species composition. Ecologically, urban forests contribute to local greenhouse gas reduction while supporting adaptation to extreme weather, including reducing urban temperature and improving water absorption capacity. Policy implications include the need for the Jakarta Provincial Government to strengthen urban forest protection regulations, integrate urban forests into spatial planning, and enhance participatory community-based management. The limitation of this study lies in its coverage, which was restricted to only two urban forests; therefore, future studies should expand to other urban green areas across Jakarta.Keywords - Carbon Sequestration, Jakarta, Urban Forest.
Strategi Efisiensi Konsumsi Listrik di RS Pertamina Panorama Balikpapan dengan Metode Fuzzy Logic Romilado, Fither; Effendi, Yunus; Astharini, Dwi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v10i3.4781

Abstract

Hospitals play a vital role in providing promotive, preventive, curative, and rehabilitative healthcare services. The highest electricity consumption in hospitals comes from lighting and air conditioning systems, thus requiring the implementation of an energy efficiency culture and appropriate technology selection to achieve environmentally friendly (green hospital) operations. This study aims to analyze the potential of applying energy efficiency culture and technology selection as well as to recommend strategies for reducing operational costs and developing energy-saving SOPs as part of green hospital practices. The fuzzy logic approach was applied to measure the level of energy efficiency at Pertamina Panorama Hospital Balikpapan, considering technological, electrical, mechanical and operational cost indicators. Data were collected from questionnaires distributed to 70 hospital staff to evaluate how energy-saving culture and technology choices support green hospital implementation. The results show that the adoption of technologies such as BMS, Smart Energy, Smart Material, Smart Water, Smart Waste, IEQ and Resilience & Safety reduced maintenance costs by 10–20%, despite an initial investment increase of 5–15%. The centroid fuzzy logic analysis yielded a crisp value of 84.7%, indicating efficient electricity consumption. The synergy between efficiency culture, modern technology, and cost strategies makes hospitals more energy-efficient, environmentally friendly and sustainable.Keywords - Efisiensi Energi, Fuzzy Logic, Green Building, Green Hospital.
Evaluasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mandiri Prodi Biologi Universitas Al Azhar Indonesia: Studi Kasus Respon Mahasiswa Wijihastuti, Risa Swandari; Perdana, Analekta Tiara; Pambudi, Arief; Alamsyah, Firman; Puspitasari, Riris Lindiawati; Effendi, Yunus; Fauzia, Nurul; Dianita, Adinda Citra
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v3i2.1030

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu program yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Program tersebut terdiri dari 8 kegiatan yang dapat mengasah kompetensi hard skills maupun soft skills mahasiswa. Beberapa kegiatan Program MBKM telah dilakukan di Program Studi Biologi Universitas Al-Azhar Indonesia (Prodi Biologi UAI), yaitu program pertukaran pelajar, program asistensi mengajar dan program magang bersertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hasil evaluasi respons mahasiswa terhadap Program MBKM mandiri Prodi Biologi UAI. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan survey untuk mengetahui respons dari mahasiswa baik yang belum dan sudah melaksanakan Program MBKM. Hasil evaluasi respons mahasiswa menunjukan bahwa mahasiswa Prodi Biologi UAI sering mendengar istilah MBKM dan mengetahui bahwa Prodi Biologi UAI menyelenggarakan Program MBKM. Sebagian mahasiswa Prodi Biologi UAI yang belum mengikuti Program MBKM sangat berminat untuk bergabung, dan mahasiswa yang telah mengikuti Program MBKM merasa sangat puas dan ingin mengikuti program lainnya.Kata Kunci – MBKM, Prodi Biologi Universita Alzhar Indonesia, Respon
ADAPTASI INOVASI DAN PERFORMA AKUN TIKTOK “KAMPUNG TANI CIBEUREUM” DALAM MEMBANGUN KESADARAN PRODUK PERTANIAN Mandjusri, Alma; Noriko, Nita; Effendi, Yunus
Journal Media Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v4i2.1839

Abstract

Penelitian ini menganalisis performa akun TikTok "Kampung Tani Cibeureum" dalam meningkatkan kesadaran terhadap produk pertanian Kampung Cibeureum. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan eksperimental, penelitian ini melibatkan pelatihan kepada para petani, baik petani senior maupun petani muda (Gen Z), dalam pembuatan konten video di platform TikTok. Data yang digunakan diperoleh dari analisis lima konten unggulan akun TikTok "Kampung Tani Cibeureum" selama periode 24 Juni hingga 22 Agustus, mencakup metrik seperti jumlah penonton, pemirsa baru, sumber lalu lintas, dan insight audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi sumber lalu lintas berasal dari pencarian sebesar 79,7%, yang menunjukkan relevansi konten dengan kata kunci yang dicari pengguna. Selain itu, 89% audiens terdiri dari pria, menunjukkan perlunya strategi konten yang lebih inklusif untuk menarik penonton wanita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan TikTok oleh petani Kampung Tani Cibeureum efektif dalam menarik perhatian audiens baru, namun memerlukan strategi retensi yang lebih baik untuk membangun audiens yang loyal. Penelitian ini juga menekankan pentingnya optimasi kata kunci dan pelatihan berkelanjutan bagi petani untuk memaksimalkan potensi platform media sosial.
Silicon Enhances Banana Resistance to Fusarium oxysporum f.sp. cubense through Ethylene Signaling Modulation and Root Tissue Protection Pambudi, Arief; Effendi, Yunus; Sudirman, Lisdar I; Miftahudin
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 33 No. 2 (2026): March 2026
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4308/hjb.33.2.360-370

Abstract

Fusarium oxysporum f.sp. cubense Tropical Race 4 (Foc TR4) is an agent of banana's vascular wilt that severely hampers production. It has been indicated that silicon (Si) might play a role in plant defense, but the banana–Foc pathosystem mechanism needs to be investigated. This study aimed to assess the impact of Si supplementation on banana plant responses to Foc infection, particularly using a completely randomized design arranged in four treatments: Control, Foc, Si, and Si*Foc. The transcript levels of the ethylene-receptor (EIN1, EIN3), ethylene-response factor (ERF1, ERF2), and the defense marker PR4 were quantified using qRT-PCR. Phenotypic observation, corm lesion severity, and root anatomy were also evaluated. Results indicated that early ethylene signaling (EIN1, EIN3) was down-regulated, and ERF2 was up-regulated in the presence of Si during Foc infection. Foc-infected plants treated with Si displayed smaller lesion areas, greater root structural stability, and less aerenchyma formation. Plant growth reduction caused by Foc was also relieved by Si, showing increased root-to-shoot biomass ratios and modified leaf shape. Multivariate analysis validated differences in physiological and transcriptional patterns in Si*Foc plants. These results indicate that Si improves banana resistance to Foc by regulating ethylene-mediated defense, tissue integrity, and stress resistance.