Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pemasaran untuk Penguatan Urban Farming di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati Rekno Sulandjari; Dina Damayanti; Heru Sri Wulan; Leonardo Budi Hasiholan; Angel Maynanda Ayu Gracia Fani
Public Service and Governance Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Juli: Public Service and Governance Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/psgj.v6i2.3017

Abstract

In the digital era, marketing communication must dynamically adapt to technological developments and shifts in consumer behavior. Social media, interactive content, and data-driven marketing have become essential components of modern strategies. Social media platforms not only serve promotional purposes but also enable direct engagement, feedback collection, and the strengthening of emotional connections with consumers. Visual content such as videos and photos of urban farming activities help expand outreach and raise public awareness. This study aims to analyze the marketing communication strategies that strengthen urban farming programs in Mangunsari Village, Salatiga City, using a qualitative approach. The findings reveal that urban farming actors actively utilize multiple communication platforms—both written and digital—to promote their initiatives. Key strategies include publishing features on digital platforms such as Kompasiana.com and optimizing social media to showcase cultivation and harvest activities. Furthermore, the support from local administrative officials plays a vital role in enhancing marketing communication efforts. Policy guidance and facilitation of interactions with external stakeholders create broader networking opportunities. This success story illustrates that a synergy between creative communication strategies and institutional support can effectively promote urban farming as a community-based solution for improving local welfare through the use of local wisdom.
SOSIALISASI WISATA LITERASI PADA PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA CEMPOKO KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Sulandjari, Rekno; Zulaidah , Agustien; Hasiholan, Leonardo Budi; Ulfa, Firda Nisafera; Paramita, Patricia Dhiana; Wulan, Heru Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27397

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi dengan pengembangan desa wisata oleh pemerintah Desa Cempoko Kecamatan Gunungpati Semarang yang masih belum optimal. Berdasarkan latar belakang pengabdian kepada masyarakat, maka kegiatan ini mencoba memberikan penguatan berupa sosialisasi wisata literasi yang sedang beroperasi di Desa Cempoko di antaranya adalah wisata perkebunan jambu kristal, pasar buah durian hasil kebun warga Desa Cempoko, Pemancingan Ngrembel, dan Pemancingan Sikopek. Wisata literasi dapat menjadi alternatif mengisi liburan yang produkif, berkualitas, mencerdaskan dan berbiaya cukup murah. Selain juga dari sisi pengelola tujuan wisata bisa menaikkan kesejahteraan masyarakat setempat, jika dikaitkan dengan tujuan wisata literasi itu sendiri. Wisata literasi merupakan sebuah wisata dimana orang yang berlibur mengisi waktunya dengan membaca dan menulis. Membaca di sini dapat diartikan membaca buku, jurnal, majalah, surat kabar, atau juga dapat diartikan pergi ke suatu tempat untuk mencari informasi, berkunjung, atau “membaca” fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat untuk kemudian dijadikan sebagai bahan tulisan. Sedangkan menulis, dapat dilakukan bukan hanya di sebuah ruangan, tetapi dimanapun sepanjang nyaman digunakan untuk menulis. Selain mengisi waktu dengan kejenuhan harian yang dialami dengan membaca atau menulis, ada orang yang memang secara fokus mengisi waktunya dengan membaca dan menulis di rumah atau di sebuah tempat tertentu. Targetnya adalah selesai liburan ada sekian banyak buku yang dibaca atau sekian banyak tulisan yang berhasil ditulis. Dalam konteks wisata literasi, orang tua dapat saja membawa anaknya untuk berkunjung ke arena pemancingan, taman atau kebun bahkan pasar, yang kesemua peluang tersebut ada di Desa Cempoko. Berdasarkan implementasi kegiatan pengabdian maka rekomendasi yang bisa disampaikan adalah sebagai berikut : 1). Pengembangan desa wisata oleh pemerintah Desa Cempoko Kecamatan Gunungpati Semarang bisa dimaksimalkan lebih baik dengan dukungan pemerintah desa dalam memberikan stimuli perhatian dalam bentuk regulasi yang menguntungkan lebih besar lagi bagi pengelolanya serta ikut mempromosikan desa wisata yang ada di Desa Cempoko 2.) Pemerintah desa lebih banyak lagi dalam melibatkan masyarakat dalam merencanakan dan mengembangkan desa wisata sehingga keberadaan desa wisata di Desa Cempoko akan memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 3) Adanya kendala dalam pengembangan desa wisata oleh pemerintah Desa yang antara lain dikarenakan kurangnya anggaran sehingga pengelola desa wisata di masing-masing obyek wisata masih memanfaatkan dana pribadi. Oleh karenanya perlu adanya support nyata dari pemerintah desa maupun kota dalam pengembangan desa wisata ke arah yang lebih signifikan.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI BISNIS PADA HASIL SELADA (LACTUCA SATIVA L) DENGAN METODE HIDROPONIK SISTEM AIR DAN SEKAM DI DESA SUMURREJO KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Sulandjari, Rekno; Hasiholan, Leonardo Budi; Wulan, Heru Sri; Ulfa, Firda Nisafera; Paramita, Patricia Dhiana; Oktarina, Sintya; Yudhianto, Reskya Herru Putra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39830

Abstract

Usaha Selada hidroponik memiliki semua manfaat kesehatan yang sama dengan selada yang ditanam di tanah. Selada hidroponik merupakan sumber vitamin K yang baik, yang penting untuk kekuatan tulang. Karena mengandung hingga 95% air, selada hidroponik dapat memberikan efek menghidrasi, dan vitamin A-nya baik untuk mata. Selada merupakan sayur yang paling banyak digemari oleh semua kalangan. Selada biasanya dimakan bersama burger atau sebagai lalapan ayam goreng, ayam bakar, sea food atau sejenisnya. Karena selada sangat digemari, banyak orang mencarinya. Keuntungan menggunakan teknologi hidroponik yaitu tidak mencemari lingkungan. Penggunaan sedikit air karena air dalam instalasi dapat dikembalikan. Serta mudah dalam menanggulangi hama dan penyakit. Menggunakan teknologi hidroponik juga dapat meminimalisir tempat dan jika dipandang, lebih indah. Rasa selada juga dapat mempengaruhi teknologi penanaman. Rasa selada akan lebih manis jika penanaman menggunakan teknologi hidroponik dibandingkan penanaman teknologi tanah. Dari pelaksanaan di lapangan yang dilakukan maka program yang telah dilaksanakan dalam menyelesaikan permasalahan dalam ranah perbaikan gizi keluarga dan peningkatan ekonomi warga desa Sumurrejo khususnya dapat disimpukan bahwa masyarakat desa Sumurrejo sangat memahami akan nilai gizi yang terkandung dalam selada dan antusias dalam menerima sosialisasi budidaya selada melalai metode hidroponik baik dengan menggunkan media arang sekam maupun air yang bernutrisi. Warga juga telah memahami betul cara budidaya selada baik menggunkan arang sekam yang banyak didapati di desa Sumurrejo maupun dari media air yang bernutrisi dengan hasil selada yang bisa dipanen kurang dari 40 hari. Implementasi ilmu para narasumber tim pengabdian pada masyarakat bisa diaplikasikan dengan maksimal sehingga transfer ilmu bisa menunjang program desa yang sudah berjalan selama ini.
The Influence of Independent Commissioners, Public Stock Ownership, Profitability Moderate Between the Influence of Independent Commissioners and Profitability Moderate Between the Influence of Public Stock Ownership Regarding the Disclosure of Intellectu Firmansyah, Firmansyah; Rekno Sulandjari; Leonardo Budi Hasiholan
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 02 (2024): Education and Sosial science, March - May 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i02.3064

Abstract

The purpose of this study is to analyze the influence of independent commissioners and share ownership structure on intellectual capital with profitability as a moderating variable in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The population and sample in this study are all banking companies listed on the Stock Exchange during the 2013-2015 period. The sample is part of the object that represents the population. The number of research samples was carried out by purposive sampling, where the total all there were 184 within a period of 5 years. Data collection was done by using purposive sampling on all annual report data of all banking companies. Analysis of the data using Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) in this case using Moderated Regression Analysis (MRA) as a comparison of the settlers. The results showed that independent commissioners and share ownership structure had a positive and significant effect on intellectual capital. While profitability as a variable is not able to moderate the relationship between independent commissioners and share ownership structure on intellectual capital.
Fasilitasi Pendampingan Kelembagaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Di Kelurahan  Semarang Barat Kota Semarang Damayanti, Dina; Werdiningsih, Rini; Nurkholik, Nurkholik; Sulandjari, Rekno; Ulfa, Firda Nisafera
Annusfy : Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 4 (2025): December 2025, Annusfy
Publisher : Jaanur Elbarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/bsa93b27

Abstract

The community service activities aim to provide institutional facilitation and mentoring through training, managerial development, strengthening organizational structures, and developing business development strategies for cooperatives. The methods used include interactive lectures, Focus Group Discussions (FGDs), Problem-Based Learning, and Annual Member Meeting (RAT) simulations. The results of the activities indicate an increase in the understanding of management and members regarding cooperative governance, business planning, service innovation, and cooperative decision-making mechanisms. This mentoring is expected to be the first step in strengthening the Merah Putih Village Cooperative (KKMP) so that it can develop into a healthy, accountable cooperative that contributes to the welfare of the West Semarang Village community
INOVASI PRODUK DAN DIVERSIFIKASI USAHA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PADA UMKM SENDANG MULYO Wulan, Heru Sri; Minasih, Maria Magdalena; Fatmasari, Dewi; Sulandjari, Rekno; Hasiholan, Leonardo Budi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19507

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, banyak UMKM menghadapi kendala dalam pengembangan usaha, terutama pada aspek inovasi produk dan diversifikasi usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan UMKM Sendang Mulyo melalui strategi inovasi produk dan diversifikasi usaha. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, perencanaan program meliputi pelatihan, pendampingan, serta evaluasi implementasi inovasi produk dan pengembangan lini usaha baru. Waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu semester genap 2025/2026 yaitu tanggal 23-27 Februari 2026. Tempat pelaksanaan pengabdian yaitu pada UMKM Sendang Mulyo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan variasi produk, perbaikan kualitas kemasan, serta bertambahnya segmen pasar yang berdampak pada peningkatan omzet penjualan. Dengan demikian, inovasi produk dan diversifikasi usaha terbukti menjadi strategi efektif dalam memperkuat daya saing dan meningkatkan pendapatan UMKM Sendang Mulyo.