Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Konsep Diri Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Semeseter 8 Program Studi S1 Keperwatan STIKes Karsa Husada Garut Andhika Lungguh Perceka; N Ai Erlinawati; Herlin Rusyani
Jurnal Medika Cendikia Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v8i2.170

Abstract

Human beings as people of learning become an integral part between education and individuals when studying. Education is the mechanism of all-time learning in which a person resides. In order to create conducive learning environment conditions, so that students are able to improve their competence so that they have self-control, spirituality values, ethics and commendable behavior and skills needed by students themselves and the wider community. The direction of this study is to know the relationship of self-concept with the academic achievement of undergraduate nursing students in the 8th semester of Karsa Husada Garut institute. Study method uses descriptive analytics using cross sectional techniques. This study took a population of 70 people and 70 samples were obtain using total sampling techniques. Information obtained using the Q&A instrument that has been provided, through the documentation in Kes Karsa Husada Garut. The validity test used using the correlation "Pearson Moment Product". This study can be concluded, namely: The proportion of students of level IV S1 nursing shows that the majority have a positive self-concept category mostly have a category of good academic achievement. So that the results of the study prove there is a relationship between self-concept and academic achievement of undergraduate nursing students semester eight of Karsa Husada Garut Instute in 2020.
ANTI-CHOLESTEROL ACTIVITY TEST OF N-HEXANE, METHANOL AND ETHANOL EXTRACTS ETHANOL EXTRACT OF LEMON PEEL WITH UV-VIS SPECTROPHOOMETRY METHOD Mila Mila; Titin Supriatin; N. Ai Erlinawati
Jurnal Medika Cendikia Vol 10 No 1 (2023): Journal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v10i1.217

Abstract

Cholestrol is a fatty substance that is in and produced by the liver and is needed by the body.However, if cholesterol in the blood is too high it can cause blockages in blood vessels that can trigger various other types of more serious diseases such as heart disease, stroke and high blood pressure (inflammation of the pancreas organ), diabetes mellitus, thyrod disorders, etc. Lemon peel can reduce cholesterol levels in the body. Because lemon peel contains flavonoid polyphenols, which are very active in lowering cholesterol. The purpose of this study was to determine the anti-cholesterol activity and determine the EC50 value of N-Hexane partition, methanol and ethanol extracts of lemon peel (Citrus limon) invitro. This type of research is descriptive quantitative analysis method using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 665.0 nm with a concentration series of test samples 150 ppm, 300 ppm, 450 ppm, 600 ppm, 750 ppm. The research data showed that the level of cholesterol reduction was directly proportional to the increase in concentration in the sample. The EC50 value of n-hexane partition was 7.6 ppm, methanol partition was 108.53 ppm and ethanol extract was 194.9231 ppm. Conclusion among the three partitions, n-hexane extract is the most effective to reduce cholesterol.
PATOGENITAS BAKTERI HIDROLITIK YANG DI ISOLASI DARI LIMBAH CAIR BIOMEDIS DI RSUD DR. SLAMET Mamay Mamay; N. Ai Erlinawati; Zahara Farhan; Rina Herlina; Ranti Nurwantika; Elsa Zalfa Agustin
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v14i2.2433

Abstract

Bakteri patogen rendah sampai non patogen merupakan kriteria bakteri sebagai agen bioremediasi limbah cair biomedis. Bakteri indigen menghasilkan enzim pendegradasi komponen yang terkandung limbah biomedis cair seperti karbohidrat, protein dan lemak. Bakteri yang memetabolisme zat-zat organik dapat mengurangi berkembang biaknya mikroorganisme patogen. Selain itu, bioremediasi dengan bakteri indigen dengan bakteri patogenitas rendah dapat mengurangi bahaya kontaminasi dan infeksi dari mikroorganisme patogen. Tujuan penelitian ini mengetahui patogenitas bakteri hidrolitik yang diisolasi dari limbah cair biomedis di RSUD dr. Slamet Garut. Penelitian bersifat deskriptif menggunakan sampel limbah cair biomedis dari RSUD dr. Slamet Garut. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling pada penampungan, inlet dan outlet.  Isolasi bakteri protease dan lipase dengan media skrining susu skim agar dan rhodamin agar. Pengujian  patogenitas bakteri dengan menumbuhkan bakteri pada agar mac conkey, agar darah dan agar coklat. Pada media skrining  terisolasi bakteri penghasil protease sebanyak 89 koloni dan lipase sebanyak 76 koloni. Uji patogenitas menunjukan bakteri penghasil protease dengan patogenitas rendah 21,3%, sedang 27%, tinggi 36%, sangat tinggi 4,5%, ekstra tinggi 11,2%  dan bakteri penghasil lipase dengan patogenitas rendah 20%, sedang 45%, tinggi 30%, sangat tinggi 4% dan ekstra tinggi 1%. Dari penelitian diperoleh bakteri penghasil protease dan lipase dengan sebagian kecil memiliki patogenitas rendah sebagai kandidat agen bioremediasi.
Gambaran Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Mencit (Mus Musculus) Yang Diberi Minuman Kemasan Tinggi Gula Meti Rizki Utari; Astari Nurisani; Sugiah; Iwan Wahyudi; Muhammad Hadi Sulhan; Gina Nafsa Mutmaina; Mamay; Lia Mar’atiningsih; N. Ai Erlinawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7118

Abstract

Minuman ringan merupakan minuman olahan nonalkohol yang umumnya mengandung gula sederhana dan diduga berhubungan dengan peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP) sebagai penanda inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada mencit (Mus musculus) yang diberi minuman kemasan tinggi gula. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain posttest only control group yang menggunakan 24 ekor mencit berumur 3–4 bulan dengan berat badan 20–30 gram. Hewan uji dibagi ke dalam empat kelompok, terdiri atas satu kelompok kontrol yang diberikan aquadest dan tiga kelompok perlakuan yang masing-masing diberikan minuman kemasan tinggi gula dengan dosis 0,13 ml, 0,26 ml, dan 0,39 ml per hari selama 10 hari. Pada hari ke-11 dilakukan pengambilan serum dan pemeriksaan kadar CRP secara kualitatif menggunakan reagen kit CRP dengan pengamatan adanya atau tidak adanya aglutinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel pada keempat kelompok memiliki kadar CRP dalam batas normal, yang ditandai dengan tidak ditemukannya aglutinasi, sehingga seluruh mencit (100%) dikategorikan normal. Tidak ditemukan perbedaan gambaran kadar CRP antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Disimpulkan bahwa pemberian minuman kemasan tinggi gula dengan dosis 0,13–0,39 ml per hari selama 10 hari pada mencit Mus musculus tidak menyebabkan peningkatan kadar CRP yang dapat terdeteksi secara kualitatif.