Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Perencanaan Solar Cell Rooftop di Gedung Teknologi Informasi Komputer Politeknik Negeri Lhokseumawe Hasannuddin, Teuku; Zulfadli, Teuku; Yassir, Yassir; Syahputra, Rudi
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Litek, March 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v22i1.63

Abstract

Gedung Teknologi Informasi Komputer (TIK) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) merupakan gedung baru yang mulai difungsikan untuk proses belajar mengajar Jurusan Teknologi Informasi Komputer pada awal tahun 2023. Ketinggian gedung TIK PNL tiga lantai  13,5 meter dan luas area atap 1800 m2. Untuk saat ini gedung TIK belum memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sehingga untuk kebutuhan energi listrik gedung tersebut dilayani melalui trafo 20 kV/380V yang terpasang didepan gedung tersebut. Penelitian ini merupakan perencanaan PLTS di TIK PNL yang bertujuan untuk menyuplai energi listrik menngantikan sumber energi listrik dari PLN. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi beban listrik maksimum yang terpasang pada gedung TIK PNL Identifikasi beban listrik dibagi dalam tiga katagori yaitu beban sistem penerangan, kotak kontak dan sistem pendingin. Data beban llistrik maksimum tersebut digunakan untuk menghitung jumlah dan spesifikasi teknis dari solar cell dengan memasukkan variabel luas area atap dari gedung TIK. Hasil yang diperoleh dari hitungan tersebut memasukkan variabel data radiasi sinar matahari sehingga diperoleh hasil keluaran daya maksimum dari PLTS sebesar 300 kW dengan radiasi matahari 809 watt/m2 dan luas area yang digunakan 1135 m2.
UNJUK KERJA MOTOR LISTRIK TIGA PHASE SEBAGAI PENGGERAK POMPA SENTRIFUGAL Zulfadli, Teuku; Nazaruddin, Nazaruddin; Abd, Misswar; Muliadi, Muliadi; Rajai, Afdhalul; Mahalla, Mahalla; Maimun, Maimun
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v11i1.11804

Abstract

PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, sebagai perusahaan penyedia air minum, memiliki beberapa unit motor listrik sebagai penggerak utama yang terhubung langsung dengan pompa sentrifugal di bagian distribusi untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Namun, dalam operasionalnya, sistem distribusi air sering mengalami gangguan, baik pada motor listrik maupun pompa. Gangguan pada motor listrik umumnya disebabkan oleh hilangnya arus dan tegangan listrik. Jika motor listrik tidak berfungsi, pompa pun gagal menyalurkan air bersih, yang dapat menghambat layanan kepada masyarakat. Untuk mencegah kegagalan distribusi air bersih, diperlukan solusi guna menjaga kinerja motor listrik tetap optimal dan efisien. Oleh karena itu, kajian terhadap unjuk kerja motor listrik harus dilakukan secara rutin. Dalam penelitian ini, penulis melakukan evaluasi terhadap motor listrik dengan menganalisis kinerjanya motor dan pompa pada  perusahaan PDAM tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi dan perhitungan langsung terhadap unjuk kerja motor listrik serta pompa sentrifugal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa daya aktif motor listrik tiga phase mencapai 39.968,5 kW, daya hidrolis pompa sebesar 23.520 kW dan efisiensi pompa sebesar 55%.
Grey Wolf Optimization-Based Global MPPT for Solar-Assisted Hybrid Energy Systems in Oil and Gas Production Facilities Zulfadli, Teuku; Muliadi; Yassir; Zamzami; Salahuddin
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 49 No 1 (2026)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.v49i1.2056

Abstract

Partial shading in photovoltaic (PV) modules produces multiple power peaks that reduce system efficiency if the global maximum power point is not properly tracked. This condition commonly occurs in oil and gas production facilities due to shadows from industrial structures, requiring MPPT methods with reliable global tracking capability. This study evaluates the Grey Wolf Optimization (GWO) algorithm for global MPPT under eight partial shading scenarios (12.5%–100%) using MATLAB/Simulink simulation. The results show that GWO successfully tracks the global maximum power point under single-, double-, and triple-peak conditions. Under 12.5% shading, the system produces 277.0 W with an efficiency of 99.78%; under 25% shading, it produces 266.7 W with an efficiency of 99.85%; and under 37.5% shading, it produces 204.2 W with an efficiency of 99.90%. Across all scenarios, the algorithm achieves efficiencies above 99% with an average efficiency of 99.61%, which is higher than the 97.20% reported in previous studies. This efficiency improvement of approximately 2–4% increases the contribution of solar energy in PV–diesel hybrid systems and potentially reduces fuel consumption while improving power supply reliability for critical loads in oil and gas production facilities. Unlike conventional metaheuristic approaches such as PSO-MPPT, Flower Pollination Algorithm (FPA), and Differential Evolution (DE), which are sensitive to parameter tuning or prone to premature convergence, the proposed GWO implementation employs a hierarchical three-agent update mechanism (α, β, δ) that enhances global exploration capability across complex multi-peak P–V characteristics. This distinguishes the present study from prior GWO-based MPPT work that relied solely on the alpha agent for position update.
Pengaruh Komposisi Campuran Bahan Perekat Kanji Terhadap Kualitas Briket Cangkang Kelapa Kafrawi, Muhammad; Abd, Misswar; Zulfadli, Teuku; Kamarullah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitem.v1i1.312

Abstract

Upaya mengatasi krisis bahan bakar saat ini telah banyak di kembangkan bahan bakar padat berupa briket dari berbagai macam jenis biomasa. Perumusan masalah ini untuk memenuhi keinginan masyarakat agar sampah dapat dikelola menjadi material baku pembuatan briket sehingga menjadi sumber pendapatan masyarakat. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hasil kualitas briket dari komposisi campuran  bahan  perekat kanji dengan cangkang kelapa. Proses pembuatan briket meliputi lima tahap yaitu  pengeringan bahan baku, pembuatan arang, pencampuran arang kelapa dengan perekat, pengepresan dan penjemuran hasil cetak briket . Metode percobaan melalui berbagai variasi perlakuan perekat kanji yaitu 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 6,25% dan 7% dengan air ditambahkan  900 ml pada temperatur 70 0C sampai membentuk gelatinisasi. Hasil pengujian terbaik di perlakuan 6,25% dengan komposisi campuran perekat tepung kanji dan serbuk batok kelapa  yaitu 0,25:4. Campuran komposisi untuk daya perekat tepung kanji serta air pada komposisi campuran yaitu  0,25:0,9 dengan pengepresan pada kekuatan tekan 6 kg/cm2. 
Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Dengan Melakukan Perbaikan Engin Melalui Metode Tsts (Two Stay Two Stray) Pada Siswa Kelas Xi Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor SMKN 1 Darul Kamal Yusuf, Muhammad; Zulfadli, Teuku; Abd, Misswar
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan keaktifan dan hasil belajar melakukan perbaikan engine berikut komponen-komponennya melalui metode tsts (two stay two stray) pada siswa kelas xi jurusan teknik bisnis sepeda motor  SMKN 1 darul kamal  Tahun Pelajaran 2022/2023. PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses penerapan metode tsts (two stay two stray) dalam upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dan mengetahui apakah penerapan metode tsts (two stay two stray) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran melakukan perbaikan engine berikut komponen-komponennya. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian  Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Negeri 1 Darul Kamal yang berjumlah 23 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan proses keaktifan dan hasil yang diperoleh dari metode tsts pada pelajaran melakukan perbaikan engine berikut komponen-komponennya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi dan teknik tes. Teknik analisis data pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diterapkan metode tsts (two stay two stray) keaktifan dan hasil belajar siswa pada pelajaran melakukan perbaikan engine berikut komponen-komponennya meningkat sehingga hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Hasil keaktifan pratindakan/pre-tes adalah 44% dan setelah dilakukan tindakan pada siklus I 49%, pada siklus II 67%, dan pada siklus III 78%. Presentase jumlah hasil belajar siswa yang nilainya mengalami kenaikan pada siklus I 73%, Pada siklus II 77%, dan pada siklus III 87%. Respon siswa terhadap metode tsts (two stay two stray) sangat baik. Terlihat presentas tiap-tiap aspek dengan kualifikasi sangat tinggi
Sistem Pengolahan Limbah Kayu Untuk Membuat Jam Bandul Dengan Mengunakan Metode Hand Lay Up Afif, Almay; Zulfadli, Teuku; Abd, Misswar; Kamarullah; Yusuf, Muhammad
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi orang yang menyukai jam dinding, mungkin akan tertarik pada jam dinding yang memiliki bentuk yang artistik dan menarik di toko jam, salah satu contohnya yaitu jam bandul. Jam dinding yang memiliki bentuk artistik dapat disebut sebagai alat yang memiliki sifat multifungsi, karena selain memiliki fungsi sebagai petunjuk waktu, juga dapat dialih fungsi sebagai hiasan interior yang indah di rumah. Jam bandul juga sebagai pilihan karna selain design yang artistik, jam bandul juga sudah jarang kita jumpai saat ini. Pendulum, suara yang indah, pegas maupun rantai ini yang menjadikannya tujuan pengayaan interior rumah hingga saat ini, tidak hanya bagi kolektor benda antik. Jam pendulum atau bandul bekerja dengan memanfaatkan gaya gravitasi atau pegas karena tidak menggunakan tenaga baterai. Tujuan pembuatan produk jam bandul dari bahan kayu adalah agar mengetahui pengolahan limbah kayu untuk membuat jam bandul dengan menggunakan metode hand lay up. Rasio yang didapat dari perbandingan roda gigi A/pinion b (60/10) adalah 6, rasio roda gigi B/pinion c (64/8) adalah 8, dan rasio roda gigi C/ pinion d (60/10) adalah 6. Karena roda gigi C adalah roda gigi yang akan berputar sesuai putaran jarum menit dan dengan rasio roda gigi C/pinion d adalah 6 akan membuat roda gigi D berputar sebanyak 6 putaran permenit atau 360 putaran perjam, dengan rasio roda gigi B/pinion c adalah 8 akan membuat roda gigi B berputar sebanyak 0,125 putaran permenit atau 7,5 putaran perjam, dengan rasio roda gigi A/pinion b adalah 6 akan membuat roda gigi A berputar sebanyak 0,021 putaran permenit atau 1,25 putaran perjam jika dihitung dari roda C.
Kajian Eksperimental Karakteristik Biogas Dari Kulit Coklat Dan Kotoran Sapi Rahmadi, Eddy; Abd, Misswar; Zulfadli, Teuku; Mulkan, Andi; Kamarullah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/10.55616

Abstract

Biogas merupakan salah satu jenis energi yang diproduksi melalui fermentasi anaerobik didalam suatu ruangan pencerna (digester). Biogas dalam penelitian ini menggunakan bahan campuran antara kulit coklat, dan air dengan perbandingan 2:1 dan campuran kulit coklat. kotoran sapi, dan air dengan perbandingan 2:1:1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa komposist kandungan gasbio dari hasil fermentasi. Alat penelitian untuk mengetahui komposisi gasbio dari hasil fermentasi adalah Gas Chromatography dengan merek Shimadzu tipe C-R62. Lokasi penelitian dilakukan di Laboratorium Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala. Pengambilan sampel biogas dilakukan secara empat (4) tahap, yaitu; pada hari ke-8, ke-15, ke-30, dan ke-45. Dari hasil analisa kandungan biogas, dapat disimpulkan bahwa untuk campuran bahan antara kulit coklat dan air dengan perbandingan 2:1, yaitu ; gas nilai kandungan gas metana (CH4) tertinggi diperoleh pada hari ke-45 dengan 60%, sedangkan untuk nilai karbon dioksida (C02) tertinggi pada hari ke-8 dengan nilai kamdungan gas 66%. Untuk campuran kulit coklat, kotoran sapi, dan air dengan perbandingan 2:1:1, yaitu ; gas metana (CH4) tertinggi diperoleh pada hari ke-30 dengan nilai kandungan gas 63%, sedangkan untuk nilai karbon dioksida (C02) tertinggi pada hari ke-8 dengan nilai kandungan gas 68%.
Kaji Efisiensi Pemanfaatan Energi Bahan Bakar Untuk Kasus Perebusan Air Teuku Zulfadli, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 1 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v1i1.153

Abstract

Bahan bakar merupakan unsur utama dalam proses pembakaran, tanpa bahan bakar kita tidakdapat melalukan proses pembakaran, misalnya pada proses perebusan air. Masyarakat sekarang ini,menggunakan tungku pembakaran yang terbuka, hal tersebut akan membuat banyak energi panasterbuang sehingga dapat mengeluarkan biaya yang besar bagi masyarakat. Semakin banyak air yangdirebus maka semakin lama waktu yang dibutuhkan dan semakin banyak pula bahan bakar yangdigunakan dalam proses perebusan.. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari sistem pembakaranuntuk pemanasan air yang optimal. Manfaat dari penelitian ini agar dapat diaplikasikan untukmasyarakat sebagai solusi penerapan teknologi tepat guna dan supaya sistem pembakaran yangoptimal serta efisiensi tinggi akan mendapatkan keuntungan lebih tinggi bagi masyarakat. Adapunmetode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan drum bekas dengan 3 (A, B, C) lubangruang bakar dan 3 variasi pintu (A1, A2, A3), (B1, B2, B3) dan (C1, C2, C3) disetiap lubang ruangbakar tersebut. Bahan bakar yang digunakan ada 2 jenis yaitu menggunakan bahan bakar gas dankayu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada proses perebusan dengan menggunakan bahan bakargas, semakin tertutup lubang ruang bakar maka semakin cepat proses mendidihnya atau mencapaitemperatur jenuh. Sedangkan dengan menggunakan bahan bakar kayu berbanding terbalik denganmenggunakan bahan bakar gas, semakin tertutup lubang ruang bakar maka semakin lama mencapaitemperatur jenuh
Studi Kelayakan Sumber Energi Hibrid Sebagai Penggerak Pompa Di Area Pertanian Di Desa Blang Krueng Zacki Rahmad Sebyang, Teuku Zulfadli, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 1 No. 2 (2020): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v1i2.166

Abstract

Desa Blang Krueng merupakan daerah agraris yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Namun kesulitan yang di hadapi petani adalah pada saat musim tanam para petani harus bersusah payah memenuhi kebutuhan air pada tanaman mereka supaya hasil panennya tidak gagal. Solusi yang tepat untuk permasalahan ini adalah dengan menggunakan teknologi berbasis energi baru terbarukan yaitu Energi Hibrid untuk melakukan studi kelayakan daerah tersebut perlu adanya peneletian atau pengukuran intensitas radiasi matahari dan kecepatan angin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan sumber energi matahari dan sumber energi angin yang dipadukan menjadi sumber energi hibrid untuk menggerakkan pompa pada sistem pengairan di Desa Blang Krueng Kabupaten Aceh Besar. Metode pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan mengukur intensitas radiasi matahari, kecepatan angin dan menganalisis kebutuhan daya yang diperlukan untuk menggerakkan pompa. Dari hasil analisis intensitas radiasi matahari rata-rata terendah dalam tiga bulan adalah 568.13 watt dengan lama penyinaran selama 10 jam dalam satu hari dan temperatur rata-rata 32,07 oC. Untuk kecepatan angin rata-rata selama tiga bulan adalah 2,99 m/s.
Analisis Potensi Energi Angin Sebagai Sumber Energi Listrik Untuk Menggerakkan Pompa Air Di Areal Persawahan Desa Blang Krueng Kecamatan Baitussalam Mukhrijal, Teuku Zulfadli, Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 2 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v2i1.167

Abstract

Perkembangan taraf hidup manusia yang semakin meningkat tiap tahunnya membuat permintaanakan kebutuhan energi menjadi hal yang penting. Dengan bergantung kepada sumber energi fosilyang hanya akan bertahan selama beberapa puluh tahun dan menghasilkan polusi yangberbahaya bagi atmosfer bumi. Di Indonesia, kecepatan angin berkisar 2 m/s hingga 6 m/s.Dengan karakteristik kecepatan seperti itu, Indonesia dinilai sangat cocok untuk menggunakanpembangkit listrik tenaga angin skala kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiberapa besar potensi energi angin untuk menggerakkan pompa air di areal pertanian, Manfaatdari penelitian ini diharapkan para petani bisa merasakan sistem pengairan yang lebih baikdengan menggunakan teknologi turbin angin untuk menghasilkan listrik. Dalam penelitian iniprosedur penelitian yang dilakukan adalah pengukuran kecepatan angin dengan menggunakanalat ukur anemometer, pengukuran dilakukan mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB, dengan intervalwaktu 30 menit, pengukuran dilakukan pada saat cuaca cerah agar dapat hasil yang optimal.hasil pengukuran akan direhab dalam bentuk tabel di Microsoft Exel. Dari hasil analisiskecepatan angin rata-rata perbulan pada Bulan April, Mei dan Juni 2019 adalah 2.94 m/s,3.11 m/s, 2.91 m/s, dan hasil rata-rata pertiga bulan adalah 2.99 m/s dengan temperatur ratarata 32,07oC. Dengan mengasumsikan diameter baling-baling 3 meter dan kecepatanangin rata-rata 2.99 m/s, maka energi angin yang dihasilkan adalah sekitar 108,5 Wattnilai kecepatan angin ini dapat dikatagorikan untuk penggunaan turbin angin kecepatan rendah(low speed wind turbine) yang beroperasi pada kecepatann 1,7 – 10 m/s.