Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH AKIVATOR MICROWAVE PADA KARBON AKTIF KULIT KAKAO PADA PEMURNIAN MINYAK GORENG BEKAS Ramadhani, Shati Suci; Husnah, Miftahul; Masthura, Masthura
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.8757

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu minyak pangan yang sangat berfungsi untuk kelangsungan hidup. Penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang dapat menimbulkan senyawa seperti aldehida dan keton yang dapat menimbulkan risiko yang tidak baik bagi kesehatan.  Penelitian ini menggunakan karbon aktif cangkang kakao dengan aktivasi fisik menggunakan microwave dengan variasi waktu 4 menit, 6 menit dan 8 menit.  Karbon aktif sebanyak 20 g digunakan bersama dengan 100 g minyak jelantah.  Hasil terbaik pada penelitian ini diperoleh pada waktu 8 menit dengan hasil uji bau dan rasa normal, warna dalam kondisi baik, kadar air 0,009%, bilangan peroksida 9,97 mekO2/kg dan asam lemak bebas 0,002%.
Uji Mekanik Beton Polimer Berbahan Batu Apung dan Serbuk Cangkang Kelapa Sawit Siagian, Fhamela Jousroh Natama; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.140-145.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji mekanik beton polimer untuk mengetahui campuran terbaik dalam beton polimer menggunakan bahan batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit sebagai variabel bebas dengan variasi komposisi 20%:0%, 16%:4%, dan 14%:6%. Kemudian variabel tetap yaitu komposisi pasir 60% dan epoksi sebagai perekat 20%. Sampel dibentuk dalam cetakan yang terbuat dari baja berbentuk balok (10x2x1 cm) kemudian ditekan dengan hotpress  pada suhu 90°C selama 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi yang optimum adalah batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit dengan perbandingan 20%:0%, pasir 60%, dan epoksi sebagai perekat 20% dengan kuat tekan 14,44 MPa, kuat tarik 0,85 MPa, dan kuat lentur 7,35 MPa.
Pengaruh Penambahan Bulu Ayam dan Serbuk Kayu Terhadap Uji Fisis Papan Partikel Aruan, Ririn sagita; Jumiati, Ety; Husnah, Miftahul
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.646-650.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis papan partikel yang terbuat dari bahan serbuk kayu dan limbah bulu ayam. Variasi komposisi bulu ayam, serbuk kayu dan perekat resin epoxy berturut-turut yaitu : sampel A(5%:50%:45%), B(10%:45%:45%), dan C(15%:40%:45%). Parameter uji fisis meliputi kerapatan, kadar air dan pengembangan tebal. Hasil uji fisis papan partikel berbahan bulu ayam, serbuk kayu dan perekat resin epoxy yang optimal terdapat pada sampel C dengan nilai kerapatan 0,60 g/cm3, kadar air 7,85%, dan pengembangan tebal 10,4%. Pada penelitian ini sampel telah sesuai SNI 03-2105-2006 dan papan partikel ini masuk pada penggunaan umum (struktural).
Penurunan laju korosi logam aluminium, besi dan baja menggunakan inhibitor ekstrak daun jambu biji Lubis, Mutiah; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v14i2.25333

Abstract

.
PENGUJIAN TARIK PADA BAJA TULANGAN BETON POLOS DAN SIRIP BERDASARKAN SNI 2052:2017 Safina, Nurul; Husnah, Miftahul; Lubis, Ridwan Yusuf
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 8 No 1 (2025): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v8i1.4940

Abstract

Teknologi konstruksi perlu mengikuti perkembangan zaman, terutama di industri konstruksi Indonesia yang berkembang pesat, yang menuntut desain yang aman, terjangkau, dan mudah dirawat. Baja tulangan beton merupakan bahan bangunan yang dapat digunakan untuk membangun jembatan, rumah, gedung dan berbagai peralatan rumah tangga. Uji tarik adalah salah satu cara untuk menentukan sifat mekanik logam. Dalam penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku baja tulangan beton polos dan baja tulangan beton sirip selama uji tarik beton sehingga dapat ditentukan perilaku dan kuat gesek beton untuk menahan beban tarik baja tersebut. agar baja tersebut memenuhi SNI dan materialnya siap untuk diproduksi massal dan dapat didistribusikan ke masyarakat Indonesia. Hasil penelitian pada spesimen BjTP P8 diperoleh beban maksimum yaitu sebesar 825 N/mm2. Beban ulur yang dihasilkan sebesar 725 N/mm2. Pada spesimen BjTS S19 diperoleh beban maksimum yaitu sebesar 15.475 N/mm2. Beban ulur yang dihasilkan yaitu sebesar 15.575 N/mm2. Hasil pengujian menunjukkan baja tulangan beton sirip memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dibandingkan baja tulangan beton polos, dikarenakan desain sirip menyebabkan pendistribusian beban yang lebih merata.