Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Sintesis Dan Karakterisasi Kertas Berbahan Dasar Kulit Pisang Kepok Dan Kulit Durian Pasaribu, Adella Ayu Putri; Daulay, Abdul Halim; Husnah, Miftahul
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v8i1.19480

Abstract

Research has been carried out which aims to find out whether paper can be produced from kepok banana peels and durian peels, as well as knowing the characteristics of the paper produced and the optimum variations. The materials used for Kepok banana peels and durian peels are waste from Kepok banana peels and durian peels that are no longer used. Variations in the composition of Kepok banana peel and durian peel used include 30:70 (sample A), 50:50 (sample B), 70:30 (sample C). The characteristics of this research are grammage test, tensile resistance test, tensile strength test, water content test, and (SEM) test. The research results showed that the grammage test results for sample A were 56.66 g/m², sample B was 53.33 g/m², sample C was 50.33 g/m². The tensile resistance test value for sample A is 2.218MPa, sample B is 0.247MPa, sample C is 1.074 MPa. The tensile strength test value for sample A was 0.37%, sample B was 0.29%, and sample C was 0.35%. The water content test value for sample A was 5.1%, sample B was 1.5%, and sample C was 4.3%. The optimum characteristics found in sample A are variations in mixing kepok banana peel and durian peel 30:70.
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS TEBU DAN SERBUK KAYU AKASIA DALAM PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL Fazira, Era; Sirait, Ratni; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i2.9813

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan (i) Untuk mengetahui apakah limbah ampas tebu dan serbuk kayu akasia dengan berbagai jenis perekat epoxy dapat digunakan untuk menghasilkan partikel papan, (ii) Untuk mengetahui karakteristik papan partikel yang paling optimal dari bahan baku papan. limbah ampas tebu dan serbuk kayu akasia dengan perekat. perekat resin epoksi (iii) Untuk mengetahui struktur mikro permukaan pencampuran ampas tebu dan serbuk kayu akasia dengan perekat resin epoksi. Sampel yang digunakan terdiri dari ampas tebu dan serbuk kayu akasia dengan perekat resin epoxy dengan variasi antara lain: sampel A (5%:50%:45%), sampel B (10%:45%:45%), dan sampel C (15%). :40%:45). Partikel papan dicetak dan dipres dengan hot press 15 kg/cm² selama 20 menit pada suhu 130⁰C, dengan waktu pengeringan 7 hari. Karakterisasi papan partikel paling optimal dihasilkan pada sampel A dengan komposisi 5%:50%:45% dengan nilai densitas 0,69 g/cm³, nilai kadar udara 6,13%, nilai muai ketebalan 10,16%, nilai a nilai kekerasan patah 83,147 kgf/cm², dan nilai kuat lentur 8,905,43 kgf/cm2 yang memenuhi SNI standar 03-2103-2006. Struktur mikro sampel A mempunyai rentang ukuran diameter 21,669-43,7307 μm dengan rata-rata 53,7904 μm dan standar deviasi 28,4680. Sampel B memiliki rentang ukuran diameter 10,685-23,786 μm dengan rata-rata 32,3074 μm dan simpangan baku 23,7145, sampel C memiliki rentang ukuran diameter 8,466-19,6889 μm dengan rata-rata 22,1565 μm dan standar deviasi sebesar 12.6417.
PENURUNAN KADAR BOD DAN COD PADA PENJERNIHAN LIMBAH AIR TAHU BERBASIS GRAPHENE OXIDE TONGKOL JAGUNG Umairoh, Ninda; Jumiati, Ety; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i2.9750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui apakah oksida graphene dari tongkol jagungbahan dapat disintesis menggunakan metode Liquid Phase Exfoliation, (ii) untuktentukan variasi waktu dan massa oksida grafen tongkol jagung yang mempengaruhipemurnian limbah cair tahu dengan metode perendaman, (iii) untuk mengetahuiVariasi waktu dan massa oksida grafen tongkol jagung yang optimaldalam pemurnian limbah tahu dengan metode perendaman. Pembuatan oksida graphenaBahan dikarbonisasi pada suhu 350° selama 28 menit dan diaktifkan dengan 60% HNO3.Sintesis oksida graphene dengan karakterisasi XRD dan FTIR. FTIRKarakterisasi menunjukkan adanya ikatan CH, C=C, dan CO yangkarakteristik utama oksida graphene. Limbah cair tahu tertinggihasil konservasi pada perlakuan selama 20 jam dengan massa 1,5 g, dalam BODpada parameter diperoleh nilai sebesar 226 dengan 88,22% dan nilai COD padaparameter memperoleh nilai 264 dengan efisiensi 90%.
The Effect of Variations in Cocoa Shell Carbon on the Characteristics of Environmentally Friendly Stamp Ink Sari, sinta widya; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
Jurnal Phi: Kurnal Pendidikan Fisika & Terapan Vol 11 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v11i1.20137

Abstract

Cocoa plants produce cocoa fruit that can be used to make chocolate. There is 75% cocoa shell waste, from 25% cocoa beans. The cellulose content of cocoa shells ranges from 23-54%. This study aims to utilize cocoa shells as carbon for making environmentally friendly stamp ink. The variations of cocoa shell carbon used are 30 grams, 35 grams, 40 grams and 45 grams. The making of stamp ink is done by cocoa shell carbon , then the carbon is ground and vacuumed with a 100 mesh sieve. The carbon powder is added with 15 ml of polyethyelene glycol, 35 ml of alcohol and 50 ml of distilled water in each variation. The characteristic of stamp ink include density, viscosity, drying time, rubbing resistence, pH and color pihment. The best result are in the 30 gram variation with a density value of 1,015 g/cm³, viscosity of 2,50 poise, drying time of 8 seconds, the ink rubbing resistance does not fade. A ph of 8.5 is alkaline and produces black pigments.
Pendidikan Islam di Era Global dengan Menjaga Nilai, Merangkul Perubahan Miftahul Husnah; Misra Misra
Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jmpai.v3i3.1127

Abstract

Globalization as an unavoidable global phenomenon has brought significant impacts in various sectors of life, including education. In the context of Islamic education, globalization offers opportunities to access information and exchange knowledge more widely, as well as encourage the development of innovative educational technology. However, the flow of globalization also contains challenges in the form of the entry of foreign cultural influences that can threaten the sustainability of local values, including Islamic values. Therefore, Islamic education in the global era is required to maintain the integrity of the fundamental values ​​of Islam, while being able to adapt to the development of the times. This article examines how Islamic education can respond to global changes without losing its essence, with a critical, selective, and constructive approach. This study aims to provide insight into strategies that can be taken to ensure that Islamic education remains relevant and firmly rooted in Islamic values.
PENGARUH pH TERHADAP TURBIDITI NIRA ENCER DAN SUHU IMBIBISI TERHADAP HASIL EKSTRAKSI NIRA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN GULA KRISTAL PUTIH Silalahi, Homsiah Mayang Sari; Hafiza, Nurul; Tiara, Finky Manda; Saputri, Rani; Husnah, Miftahul; Ong, Russell
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i2.8133

Abstract

Gula pasir merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi rumah tangga dan masyarakat terutama dalam hal pangan. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk menghasilkan gula pasir yang baik adalah dengan melakukan proses ekstraksi nira. Parameter penentuan mutu gula berdasarkan SNI 3140.3:2010 adalah kekeruhan. Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai kekeruhan nira encer adalah pH. Semakin tinggi nilai pH maka semakin rendah nilai kekeruhan getah encer. Metode penelitian yang digunakan dalam proses ekstraksi nira adalah dengan menggunakan metode eksperimen langsung. Nilai kekeruhan terendah pada shift 1 pada pH 6,98 sebesar 91 NTU, pada shift 2 pada pH 6,85 sebesar 94 NTU, pada shift 3 pada pH 7,30 sebesar 94 NTU. Hasil dari proses ekstraksi nira ini berupa nilai %Brix, %Pol, dan HK. Semakin tinggi suhu imbibisi maka diperoleh nilai %Brix, %Pol, dan HK tertinggi dengan nilai %Brix 13,64%, %Pol 10,04%, dan HK 73,61 tertinggi pada mill I pada suhu 95°C. Hasil ekstraksi getah tertinggi dapat digunakan dalam pembuatan Gula Kristal Putih (GKP).
PREPARASI KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA MENGGUNAKAN GABUNGAN AKTIVASI KIMIA DAN FISIKA Sari, Sindi Puspita; Husnah, Miftahul; Sirait, Ratni
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i2.8046

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh luas permukaan dan sifat fisik batok kelapa yang dibuang terhadap aktivator gelombang mikro dan NaOH. Tungku digunakan untuk mengarbonisasi bahan selama dua jam pada suhu 600 oC. Kimia fisika (D), fisika kimia (800 watt selama 20 menit), aktivasi kimia (A) menggunakan NaOH 20%, dan fisika (C) menggunakan microwave. Analisa yang dilakukan meliputi pengujian luas permukaan, kadar abu, kadar karbon, kadar air, dan kadar evaporasi dengan menggunakan metode UV-Vis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivator yang digunakan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap sifat karbon aktif berbahan tempurung kelapa. Dengan konsentrasi udara 3,19%, aktivasi A menghasilkan karbon aktif dengan sifat paling besar. kadar penguapan 9,05%, kadar abu 5,64%, kadar karbon 85,31%, dan daya serap iodium 1047,16 mg/g. Analisis luas permukaan menunjukkan bahwa variasi aktivator mempengaruhi luas permukaan karbon aktif dengan nilai 14,240 m2/g, 14,233 m2/g, 14,219 m2/g dan 14,195 m2/g.
KARAKTERISTIK KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA DAN BENTONIT SEBAGAI ADSORBEN PADA KUALITAS CPO (CRUDE PALM OIL) selvia, niki; Husnah, Miftahul; Daulay, Abdul Halim
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.9030

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik CPO sebelum dan sesudah pemurnian menggunakan karbon aktif tempurung kelapa dan bentonit. Parameter yang diuji adalah bau, warna, kadar air, asam lemak bebas, kadar kotoran. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini karakteristik CPO sebelum dilakukan diperoleh bau normal, warna jingga kemerahan, kadar air 0,30%, asam lemak bebas 0,3582%, kadar pengotor 0,45%, sudah sesuai standar. pengotor 0,45%, sudah sesuai standar SNI. Untuk karakteristik CPO setelah dilakukan pemurnian uji kadar air diperoleh hasil parameter uji bau normal, uji warna jingga kemerahan, uji kadar air 0,14%-0,17%, uji asam lemak bebas 0,2552%-0,2556%, uji kadar kotoran 0,10%-0,15%. Hasil ini telah memenuhi standar SNI.
ANALISIS KARAKTERISTIK PAPAN PARTIKEL SERAT PINANG DAN SERBUK JATI DENGAN PEREKAT UREA FORMALDEHIDA Afliza, Isti; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.8928

Abstract

Papan partikel merupakan produk ramah lingkungan karena bahan utamanya didaur ulang. Papan partikel sering kali dibuat dari limbah kehutanan, pertanian, penghijauan, dan rumah tangga. Sampel yang digunakan terdiri dari serat pinang dan serbuk jati dengan bahan pengikat urea-formaldehida, dengan komposisi: Sampel A (20%:40%:40%), Sampel B (30%:30:%:30%), Sampel B (30%:30:%:30%), Sampel C (40%). %:20%:40%) dan sampel D (50%:10%:40%). Papan partikel dicetak dan dipres menggunakan hot press pada suhu 120°C selama 15 menit dan waktu pengeringan 14 hari. Ukuran cetakannya adalah 10×10×1cm3, 5×5×1cm3, dan 20×5×1cm3. Karakterisasi papan partikel paling optimum dihasilkan pada sampel B dengan komposisi 30%:30%:40% dengan nilai densitas 0,40 – 0,44 g/cm2, kadar air 8,9 – 12,7%, muai tebal 10,4 – 12,9%, kuat lentur 2779,93-6090,39 kgf/cm2, dan kuat patah 84,151-56,810 kgf/cm2. memproduksi papan partikel sesuai SNI 03-2105-2006
PENURUNAN ALB, BILANGAN PEROKSIDA DAN Β-KAROTEN MENGGUNAKAN KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA Fadhilah, Elsa; Daulay, Abdul Halim; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.9168

Abstract

CPO (Crude Palm Oil) adalah sejenis minyak yang diekstraksi dari buah kelapa sawit, yang digunakan dalam produksi minyak, margarin, dan produk lainnya sebagai sumber bahan bakar alternatif. Prosesnya melibatkan beberapa permasalahan, antara lain kualitas minyak, keberadaan asam lemak bebas (FFA), bilangan peroksida, dan keberadaan β-karoten. Penelitian ini bertujuan (i) untuk mengetahui kualitas CPO sebelum proses pemurnian menggunakan karbon aktif tempurung kelapa. (ii) Untuk mengetahui kualitas CPO setelah proses pemurnian menggunakan karbon aktif tempurung kelapa. (iii) Menentukan waktu adsorpsi optimum yang menurunkan kadar Asam Lemak Bebas (FFA), Bilangan Peroksida, dan β-Karoten CPO. Pada penelitian ini dilakukan proses pemurnian pada CPO menggunakan karbon aktif tempurung kelapa dengan variasi waktu adsorpsi 150, 180, dan 210 menit. Kemudian dilanjutkan pengujian FFA, bilangan peroksida dan β-Karoten CPO sebelum dan sesudah pemurnian. Berdasarkan hasil penelitian, waktu adsorpsi optimum untuk menurunkan kadar Asam Lemak Bebas (FFA), Bilangan Peroksida, dan β-Karoten pada CPO adalah pada waktu 180 menit (sampel B). Yang menghasilkan nilai masing-masing sebesar 0,3558%, 5,9875 mek O2/kg, dan 7,9096 ppm.