Claim Missing Document
Check
Articles

Prevalence of Prediabetes in Adolescents Nuzula, Firdawsyi; Oktaviana, Maulida; Abbas, Hasriwiani Habo
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 4 (October 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.1369

Abstract

Prediabetes is closely associated with an increased risk of adult-onset diabetes, and the risk is even greater when it occurs in adolescence. Prediabetes is increasing globally across all age groups, including children and adolescents, increasing significantly with age and is particularly common in adolescents with obesity, inactivity, and unhealthy lifestyles. Prevention of cases in children includes lifestyle programs, reducing weight, changing diet, and increasing physical activity. The purpose of the study was to analyze the prevalence of prediabetes in adolescents. This research is a quantitative method, observational research with a cross-sectional design; the research population is first-year students of the Russian College of Health Sciences, and the sampling technique is a total sampling of 115 respondents. The variables studied were diet, physical activity, stress, fast food, and prediabetes. The results showed the value of genetic influence with prediabetes p value = 0.002, BMI with no influence with prediabetes p value = 0.158, no influence of physical activity with prediabetes p value = 0.310, no influence of diet with p-value = 0.863, no influence of stress with prediabetes in adolescents p value = 0.580. There is no influence of active/passive smoking habits with prediabetes p value = 0.653. Genetic and environmental factors among ethnic groups can contribute to increasing the risk of prediabetes or type 2 diabetes and early hypertension. Conclusion: The results showed that only one genetic variable influenced prediabetes in adolescents.
Implementasi Mental Health Maintenance Sebagai Upaya Pencegahan Toxic Relationship Pada RemajaImplementasi Mental Health Maintenance Sebagai Upaya Pencegahan Toxic Relationship Pada Remaja Oktaviana, Maulida Nurfazriah; Nuzula, Firdawsyi
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.2144

Abstract

Remaja usia rentan, mereka banyak menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidupnya bersama teman sebayanya dan sebaliknya hubungan dengan orang tua dan keluarga akan berkurang secara drastic. Perubahan perilaku pada remaja merupakan salah satu dampak dari pengaruh teman sebaya, peranan teman sebaya dalam proses perkembangan dan interaksi sosial serta cara pandang remaja. Proses pengendalian diri, kemandirian dan pengendalian emosi pada remaja belum optimal. Keadaan ini yang dapat membuat remaja sering terjebak dalam toxic relationship. Tujuan meningkatkan pengetahuan Mental Health pada Remaja dan meningkatkan pengetahuan pencegahan Toxic Relationship pada Remaja. Sasaran kelompok remaja yang rentan terhadap gangguan mental health yang disebabkan dari teman yang tidak sehat. Metode melihat permasalahan yang dihadapi oleh mitra maka langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan sasaran kegiatan ini maka diadakan pendidikan kesehatan peningkatan pengetahuan tentang Mental Health pada Remaja, dan pencegahan Toxic Relationship pada Remaja. Kesimpulan diharapkan memperbaiki interkasi pertemanan yang sehat sehingga mencegah konflik yang mempengaruhi kesehatan mental remaja yang buruk yang mengarah ke perilaku toxic remaja relationship.