Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAN SENAM HIPERTENSI DAN TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK LANSIA DI POSYANDU LANSIA BANGKINANG Apriza Apriza; Lita lita; Sasmi Khairunnisa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61177

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan degeneratif utama pada kelompok lanjut usia (lansia) di Bangkinang, Kabupaten Kampar, yang memerlukan penanganan komplementer berkelanjutan. Selama ini, pengelolaan hipertensi masih bertumpu pada pendekatan farmakologis, sementara metode nonfarmakologis seperti aktivitas fisik terstruktur dan manajemen stres belum optimal diterapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai bahaya hipertensi serta melatih keterampilan praktis dalam melaksanakan Senam Hipertensi dan Teknik Relaksasi Otot Progresif secara mandiri. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Pemberdayaan Berkelanjutan (Sustainable Empowerment Approach) melalui siklus EDP (Edukasi, Demonstrasi, dan Pendampingan) yang melibatkan 15 lansia penderita hipertensi serta kader posyandu di Posyandu Lansia Tunas Harapan Bangkinang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada ranah kognitif dan keterampilan mitra. Pemahaman lansia tentang kontrol tekanan darah nonfarmakologis meningkat tajam, dan 14 gerakan inti relaksasi otot progresif serta gerakan senam mampu dipraktikkan dengan benar. Hasil pengukuran klinis juga menunjukkan kecenderungan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik pada peserta setelah intervensi rutin. Pembentukan kader Posyandu sebagai pilar penggerak berhasil menjamin keberlanjutan program ini sebagai rutinitas kesehatan mandiri di Posyandu Lansia Bangkinang. Kesimpulan: Integrasi Senam Hipertensi dan PMR efektif meningkatkan kemandirian kontrol tensi nonfarmakologis, memperbaiki derajat kesehatan harian, serta tata nilai gaya hidup aktif lansia di Bangkinang.
Pengaruh Kombinasi Terapi Slow Deep Breathing dan Hydrotherapy terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Kuok Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuok Rika Zulianty Batu Bara; Apriza Apriza; Ridha Hidayat
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 3 (2026): September: Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v4i3.2394

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease and a leading cause of morbidity and mortality worldwide. A combination of slow deep breathing and hydrotherapy is a non-pharmacological complementary therapy that may help lower blood pressure in hypertensive patients. This study aimed to determine the effect of the combined therapies on blood pressure among hypertensive patients in Kuok Village, within the working area of Kuok Community Health Center (UPT Puskesmas Kuok). A quantitative quasi-experimental design with a one-group pretest-postest approach was employed. The study population consisted of 158 hypertensive patients, with a sample of 34 respondents selected through purposive sampling. The combined intervention was administered ten days, and data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed that mean systolic blood pressure decreased from 146.91 mmHg to 130.97 mmHg, while mean diastolic blood pressure decreased from 92.42 mmHg to 83.15 mmHg after the intervention. Statistical analysis revealed a significant effect on both systolic and diastolic blood pressure reduction (p=0.000). It is concluded that the combination of slow deep breathing and hydrotherapy is effective in lowering blood pressure in hypertensive patients and can serve as a complementary therapy alongside medical treatment.