Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Kontak Serumah dengan Kejadian TB Paru di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Fithria Ulyani; Apriza Apriza; Erlinawati Erlinawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.241

Abstract

Infeksi umumnya menyebabkan anoreksia dan peningkatan kebutuhan metabolik sel oleh inflamasi yang berdampak bukan hanya sekedar penurunan berat badan tetapi juga akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang memberi perlindungan terhadap penyakit infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kontak serumah dengan kejadian TB Paru di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini adalah masyarakat umur 35-45 tahun di Desa Tarai Bangun yang berjumlah 578 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 149 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat TB Paru berada pada kategori mengalami TB Paru sebanyak 81 responden dan kontak serumah berada pada kategori berisiko sebanyak 81 responden. Sedangkan pada analisa bivariat didapat hasil bahwa ada hubungan kontak serumah dengan kejadian TB Paru di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang tahun 2023. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu masukan teori dan menambah hasil informasi ilmiah yang berhubungan dengan TB Paru terutama pada masyarakat Desa Tarai Bangun.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.I Dengan Pemberian Aromaterapi Essensial Oil Rose Untuk Menurunkan Nyeri Pada Penderita Kanker Serviks Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nursyahfitri Nursyahfitri; Apriza Apriza; Azlina Azlina
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.30

Abstract

Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim. Kanker serviks menunjukkan adanya sel-sel abnormal yang terbentuk oleh sel-sel jaringan yang tumbuh terus menerus dan tidak terbatas pada bagian leher rahim. Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang telah berumur, tetapi bukti statistik menunjukkan bahwa kanker serviks dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20 sampai 30 tahun. Insiden kanker serviks diperkirakan telah terjadi pada 570.000 wanita diseluruh dunia dan sekitar 311.000 wanita meninggal akibat penyakit tersebut. Telah terbukti sebanyak 70% penyebab dari kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang merangsang perubahan perilaku sel epitel serviks. Salah satu penyakit yang diderita pada wanita adalah penyakit kanker serviks yang ditandai dengan nyeri disekitaran pinggang, daerah vagina dan perut bagian bawah terasa seperti tertusuk-tusuk, merasa gelisah, badan terasa lemah, pusing, dan sulit tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan pemberian aromaterapi essensial oil rose pada asuhan keperawatan Ny. I dengan kanker serviks. Implementasi dilakukan selama 3 hari, pada tanggal 01–03 Juni 2023. Skala nyeri dikaji secara komprehensif (P,Q,R,S,T). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri hingga hari ketiga didapatkan skala nyeri 3. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian aromaterapi essensial oil rose terhadap penurunan skala nyeri. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi penderita yang mengalami kanker serviks sebagai bahan perawatan non farmakologi yang lebih aplikatif.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. l Dengan Kanker Serviks Dalam Menurunkan Nyeri Menggunakan Teknik Relaksasi Guided Imagery Dan Aromaterapi Lavender Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nurhasanah Nurhasanah; Apriza Apriza; Sarina Dewi
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.31

Abstract

Kanker merupakan suatu penyakit kronis yang menyebabkan sel-sel dalam tubuh berubah dan tumbuh di luar kendali. Kanker serviks merupakan jenis kanker yang menyerang pada organ leher rahim. Gejala yang paling sering menyertai kanker serviks adalah nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada pasien kanker serviks yang mengalami nyeri dengan intervensi keperawatan melakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan 1 responden dengan fokus melakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 04 - 06 April 2023 pada awal pengkajian didapatkan skala nyeri pasien 5 ( sedang) dan setelah dilakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender pada hari ke-3 didapatkan skala nyeri turun menjadi skala 3 (ringan). Intervensi teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender ini efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks. Diharapkan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan nyeri pada pasien kanker serviks.
Asuhan keperawatan pada Tn.S dengan pemberian Teknik Terapi Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Nyeri Dada dengan Diagnosa Congestive heart failure di ruangan mawar RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Alfan Zikry; Apriza Apriza; Neneng Fitria Ningsih
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.93

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung merupakan suatu kondisi dimana jantung tidak dapat memompa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi ketika jantung mengalami kerusakan dan kelemahan pada ototnya, sehingga tidak mampu memompa darah dengan cukup kuat atau dalam volume yang cukup untuk tubuh. Pada pasien Tn.S keluhan utama yang disebabkan nyeri adalah nafasnya terasa sesak, badan terasa lemah, nafsu makan berkurang, dan pasien mengatakan nyeri yang dirasakan hilang timbul dan bertambah berat saat beraktifitas. Dari masalah tersebut intervensi yang tepat untuk mengurangi nyeri pada pasien Tn.S adalah terapi relaksasi nafas dalam. Tujuan Karya ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan memberikan terapi relaksasi napas dalam. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dalam mengkaji, menganalis data, dan mendiagnosa pasien penderita Congestive Heart Failure dengan sampel satu responden, dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 27-30 Mei 2024. Hasil asuhan  keperawatan ini didapatkan adanya penurunan nyeri dari skala 5 menjadi skala 2. Hal ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi napas dalam mampu menurunkan nyeri dada pada pasien gagal jantung kongestif. Diharapkan pasien dapat mengaplikasikan terapi relaksasi napas dalam dan minum obat secara rutin dengan harapan skala nyeri dada hilang.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.M Dengan Dispepsia Di Wisma Anggrek UPT PSTW Husnul Khatimah Pekanbaru Tahun 2024 Della Puspita; Apriza Apriza
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.104

Abstract

Dispepsia berhubungan dengan keluhan makan, yang dikaitkan dengan gangguan saluran cerna bagian atas. Dispepsia fungsional adalah penyakit metabolik yang digambarkan oleh beberapa gejala seperti nyeri epigastrik/abdomen, rasa penuh pada bagian epigastrik/abdomen, dan rasa penuh saat makan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengkajian hingga evaluasi dari tindakan yang dilakukan sesuai dengan diagnosa yang diangkat. Penelitian ini dilakukan pada Ny. M berusia 71 tahun dengan dispepsia di UPT PSTW Husnul Khatimah Pekanbaru. Penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 25-28 Juni 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik. Pada saat pengkajian klien merasakan sakit dibagian perut dan nyeri di ulu hati, mual saat menelan makanan. Sehingga peneliti mengangkat diagnosa utama nyeri kronis berhubungan dengan agen pencendra fisiologis. Intervensi yang diberikan yaitu mengidentifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri, dan mengidentifikasi skala nyeri. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny. M dengan dispepsia dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi dan tindakan dihentikan.  Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan dyspepsia.
Gambaran Karakteristik Rheumatoid Arthritis Pada Lansia Di Desa Kampar UPT Puskesmas Kampa Kabupaten Kampar Provinsi Riau Tahun 2023 Musrianti Musrianti; Apriza Apriza; Erlinawati Erlinawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.109

Abstract

Jumlah penderita Rheumatoid arthritis pada lansia mengalami peningkatan. Saat ini penderita lansia tidak kurang dari 1,3 juta dengan perhitungan berdasarkan prevalensi rheumatoid arhtritis di dunia. 0,5-1% adalah penduduk Indonesia. Di Kabupaten Kampar, kasus rheumatoid arhtritis tahun 2022 yaitu sebanyak 7.956 orang (5,2%), dimana angka kejadian rheumatoid arthritis tertinggi berada di UPT Puskesmas Kampa yaitu 1.276 orang (20,5%). Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan pada tanggal 1-3 Desember 2023 adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik rheumatoid arthritis pada lansia di Desa Kampa UPT Puskesmas Kampa. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah lansia penderita rheumatoid arthritis berjumlah 59 orang. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode total sampling yaitu semua populasi sebanyak 59 orang. Pengolahan data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia penderita rheumatoid arthritis berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 37 orang (62,7%), dan yang berjenis kelamin laki-laki 22 orang (37,3%), dan yang memiliki riwayat keluarga dengan rheumatoid arthritis 25 orang (42,4%) dan yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan rheumatoid arthritis sebanyak 34 orang (57,6%), dan responden yang mempunyai kebiasaan merokok 18 orang (30,5%) dan yang tidak memiliki kebiasaan merokok 41 orang (69%). Dengan adanya hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik faktor penyebab rheumatoid arthritis jenis kelamin, riwayat keluarga, dan perokok merupakan hal yang harus diperhatikan oleh UPT Puskesmas Kampa untuk membantu penanganan rheumatoid arthritis agar penyakit ini bisa dihindari dan tidak lagi diderita oleh kelompok lansia dengan mengadakan penyuluhan mengenai rheumatoid arthritis dan penanganannya.
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Sirih Cina Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Arthritis Di Desa Kampar UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023 Wirdatul Jannah; Apriza Apriza; Alini Alini
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.111

Abstract

Asam urat atau biasa disebut gout arthritis adalah penyakit metabolik yang diakibatkan oleh senyawa asam urat yang berlebih dalam tubuh, kekurangan ekskresi atau peningkatan asupan purin yang sering terjadi pada persendian jari kaki dan tangan. Salah satu pengobatan non-farmakologi pada gout arthritis adalah rebusan yang mengandung senyawa flavanoid dan saponin yang bersifat antioksidan untuk mencegah produksi asam urat dan berperan menurunkan kadar asam urat dengan meningkatkan aktivitas urikinase. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun sirih cina terhadap kadar asam urat pada penderita gout arthritis di desa Kampar UPT  Puskesmas Kampa Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental, dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita gout arthritis di Desa Kampar dengan populasi sebanyak 127 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 17 orang berdasarkan kriteria inklusi. Data asam urat dikumpulkan lewat pengukuran menggunakan easy touch GCU dan lembaran checklist. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata kadar asam urat sebelum pemberian rebusan daun sirih cina adalah 8.61 mg/dl, dan rata-rata kadar asam urat setelah pemberian rebusan daun sirih cina 6.447 mg/dl, dengan selisih rata-rata sebanyak 2.1588. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh pemberian rebusan daun sirih cina terhadap kadar asam urat pada penderita gout arthritis di Desa Kampar UPT Puskesmas Kampa  dengan P-value 0.000 (≤0,05). Diharapkan kepada responden untuk selalu mengontrol kadar asam urat dan memanfaatkan pengobatan herbal rebusan daun sirih cina untuk menurunkan kadar asam urat.
Gambaran Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Cahya Fitri Rahma Zulsasmi; Apriza Apriza; Dewi Anggraini Harahap
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.201

Abstract

Anemia pada ibu hamil memiliki dampak kesehatan yaitu meningkatkan risiko bayi dengan berat lahir rendah, keguguran, kelahiran prematur dan kematian pada ibu dan bayi baru lahir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengana metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester 1-3 yang berkunjung di Puskesmas Tambang tahun 2024 yang berjumlah 337 responden dengan menggunakan metode consecutive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran pertanyaan identitas kepada responden dan pengukuran anemia menggunakan hemoglobin meter. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat 266 (78,9%) responden yang tidak mengalami anemia dan 35 (10,4%) responden yang mengalami anemia sedang, 32 (9,5%) responden yang mengalami anemia ringan dan 4 (1,2%) responden yang mengalami anemia berat. Sebagian besar responden berusia tidak beresiko yaitu dalam rentang 20-35 tahun, sebagian besar responden berpendidikan terakhir pada tingkat SD-SMP, sebagian besar responden memiliki pendapatan keluarga kurang dari UMK, sebagian besar responden memiliki jarak kehamilan yang beresiko yaitu < 2 tahun, sebagian besar responden memiliki paritas tidak beresiko yaitu melahirkan 1-3 anak, sebagian besar responden melakukan kunjungan ANC yang tidak lengkap, sebagian besar responden tidak mengalami anemia. Diharapkan kepada ibu hamil agar melakukan kunjungan ANC seperti aturan yang berlaku untuk mengontrol kadar Hb untuk mencegah terjadinya anemia.
Perbandingan Efektivitas Smoothie Semangka-Jambu Biji dan Smoothie Semangka-Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Kabupaten Kampar: Studi Quasi Eksperimen Apriza Apriza; Wahyudi Widada; Aris Setyawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61109

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Terapi nonfarmakologis menggunakan kombinasi buah yang kaya kalium dan senyawa bioaktif, seperti semangka, jambu biji, dan alpukat, berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas smoothie semangka–jambu biji dan smoothie semangka–alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Kabupaten Kampar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment menggunakan rancangan two-group pretest–posttest. Populasi penelitian berjumlah 161 penderita hipertensi. Sampel sebanyak 50 responden ditentukan menggunakan aplikasi G*Power versi 3.1.9.7 dan dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 25 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Intervensi diberikan selama 7 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Mann–Whitney, dan N-Gain Score dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Kedua kelompok mengalami penurunan tekanan darah setelah intervensi berdasarkan uji Wilcoxon Signed-Rank Test (p < 0,001). Kelompok smoothie semangka–jambu biji mengalami penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 22,80 mmHg, sedangkan kelompok smoothie semangka–alpukat sebesar 24,28 mmHg. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan terdapat perbedaan efektivitas penurunan tekanan darah sistolik antara kedua kelompok (p=0,027). Nilai N-Gain Score kelompok smoothie semangka–alpukat (0,69) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok smoothie semangka–jambu biji (0,63), yang menunjukkan efektivitas penurunan tekanan darah yang lebih baik. Kesimpulan: Konsumsi smoothie semangka-alpukat secara signifikan lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi dibandingkan dengan smoothie semangka-jambu biji. Kata Kunci: Hipertensi, Smoothie, Semangka, Jambu Biji, Alpukat, Tekanan darah Background: Hypertension is a non-communicable disease and a leading cause of morbidity and mortality worldwide. Non-pharmacological therapy utilizing a combination of fruits rich in potassium and bioactive compounds—such as watermelon, guava, and avocado—has the potential to help lower blood pressure. Objective: To compare the effectiveness of watermelon-guava smoothies versus watermelon-avocado smoothies in reducing blood pressure among hypertensive patients in Kampar Regency. Methods: This was a quantitative study employing a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest approach. The study population consisted of 161 hypertensive patients. A sample of 50 respondents was determined using G*Power software (version 3.1.9.7) and divided into two groups of 25 respondents each. Simple random sampling was used for participant selection. The intervention was administered over seven consecutive days. Data analysis involved the Wilcoxon test, Mann-Whitney test, and N-Gain Score calculation, with a significance level of p<0.05. Results: Both groups experienced a reduction in blood pressure following the intervention, as indicated by the Wilcoxon Signed-Rank Test (p<0.001). The watermelon–guava smoothie group showed a mean reduction in systolic blood pressure of 22.80 mmHg, while the watermelon–avocado smoothie group showed a reduction of 24.28 mmHg. Mann–Whitney test results revealed a difference in the effectiveness of systolic blood pressure reduction between the two groups (p=0.027). The N-Gain score for the watermelon–avocado smoothie group (0.69) was higher than that of the watermelon–guava smoothie group (0.63), indicating greater effectiveness in lowering blood pressure. Conclusion: Consuming watermelon-avocado smoothies is significantly more effective at lowering blood pressure in hypertensive patients compared to watermelon-guava smoothies. Keywords: Hypertension, Smoothie, Watermelon, Guava, Avocado, Blood pressure