Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI MANASIK UMRAH DI KBIH AL-MUJAHIDIN JEPARA DITINJAU DARI LIMA LAYANAN: TANGIBILITY, RESPONSIVENESS, RELIABILITY, EMPATHY, DAN ASSURANCE Febinnaqiyya; Mukaromah, Sabitatul; Laelie Maratus Sholihah; Fitri Wulandari; Riyan Effendi; Fania Mutiara Savitri
Jotika Journal In Management and Entrepreneurship Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jme.v3i2.119

Abstract

Tangibility adalah salah satu dimensi kepuasan pelanggan yang termasuk dalam konsep ServQual, yang mencakup lima dimensi yaitu tangibility, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Tangibility mencakup aset fisik yang dapat dilihat oleh pelanggan, seperti perabotan, kualitas produk, keterampilan karyawan, sarana komunikasi, dan layanan khusus. Reliability dalam layanan merujuk pada kemampuan suatu perusahaan dalam memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, akurat, dan memuaskan. Reliability adalah salah satu dimensi kepuasan pelanggan yang termasuk dalam konsep ServQual, yang mencakup lima dimensi yaitu tangibility, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Lima dimensi kualitas pelayanan yaitu Tangible (Berwujud), Reliability (Kehandalan), Responsiviness (Ketanggapan), Assurance (Jaminan) dan Emphaty (Empati). Dimensi tangible (berwujud) merupakan penampilan fasilitas fisik, peralatan, personal dan media komunikasi dalam pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengevaluasi pelaksanaan bimbingan layanan manasik ibadah umrah yang diberikan beberapa perusahaan travel ibadah umrah di Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mana data diperoleh dari hasil wawancara peneliti sebelumnya dengan topic yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data peroleh dari hasil studi pustaka, mengumpulkan data yang akurat dari berbagai sumber yang relevan dengan studi dalam penelitian. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam evaluasi pelayanan umrah menghasilkan pelayanan yang memuaskan bagi para calon jamaah umrah.
Strategi Manajemen Brand Produk Fashion Lokal Indonesia dalam Menghadapi Persaingan Global di Era Digital Intan Eka Kurnia; Syaidah Ummaya Shahna; Achmad Nasirul Chalif; Fania Mutiara Savitri
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/iso.v10i1.3556

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana manajemen merk berperan penting dalam memperkuat posisi produk fashion lokal Indonesia agar mampu bersaing di tengah dominasi produk impor dan global, terutama melalui strategi komunikasi merek yang terintegrasi dengan digital marketing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen brand pada produk fashion lokal Indonesia dalam menghadapi persaingan global di era digital serta mengidentifikasi strategi komunikasi merek yang efektif melalui digital marketing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian terkait manajemen merek dan pemasaran digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan seleksi literatur yang relevan dengan topik penelitian. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan menginterpretasikan konsep serta temuan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen brand yang efektif melalui pembentukan brand image yang kuat serta konsistensi branding digital dapat meningkatkan daya saing produk fashion lokal di tengah dominasi produk global. Selain itu, strategi komunikasi merek melalui personalisasi konten, interaksi digital, dan pemanfaatan berbagai platform media sosial dapat memperkuat hubungan antara brand dan konsumen. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai budaya, konsistensi komunikasi digital, dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan bagi brand fashion lokal di era digital.