Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BEBAN KERJA PADA SUB URUSAN PENDIDIKAN SARJANA KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG Sedarmayanti, Sedarmayanti; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v11i2.46

Abstract

Pada masa pilot project Program Based Learning (PBL), agen perubahan melakukan transformasi terhadaporganisasi Sub Urusan Pendidikan Sarjana Kedokteran, baik perubahan struktur organisasi maupun tugas pokok danfungsi secara menyeluruh. Masalah dalam penelitian ini adalah: Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, padaawalnya bersifat departemental yaitu segala penyelenggaraan kegiatan mulai dari kuliah, Ujian Tengah Semester(UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), sampai ujian sidang skripsi diselenggarakan oleh departemen. Namun setelahterjadi perubahan semua hal tersebut menjadi terpusat di Unit Kerja Sub Urusan Pendidikan Sarjana Kedokteran.Dengan demikian, beban kerja Unit Kerja Sub Urusan Pendidikan Sarjana Kedokteran menjadi bertambah sehinggapegawai menanggung semua kelebihan beban kerja.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitaif. Adapun teknik pengumpulan datadilakukan dengan observasi dan wawancara kepada 10 responden di Sub Urusan Pendidikan Sarjana Kedokteran FKUNPAD. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan perhitungan analisis beban kerja dalam Peraturan Menteri DalamNegeri Nomor 12 Tahun 2008 yang selanjutnya dideskripsikan dan diuraikan secara kualitatif dan disesuaikan denganhasil wawancara.Hasil penelitian menunjukkan hal sebagai berikut: 1.Jumlah kebutuhan pegawai berdasarkan analisis beban kerjaadalah 4 orang, 2. Efektivitas dan efisiensi jabatan bagian administrasi pada Sub Urusan Pendidikan Sarjana KedokteranFakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dalam kategori A (Sangat Baik), 3. Efektivitas dan efisiensi unit kerjabagian administrasi pada Sub Urusan Pendidikan Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjarandalam kategori A (Sangat Baik), 4.Berdasarkan hasil observasi di lapangan, peneliti menyimpulkan bahwa, baik padaJabatan maupun pada Unit Kerja Sub Urusan Pendidikan Sarjana dapat melaksanakan pekerjaan secara efektif karenadengan jumlah pegawai yang ada, mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik, namun tidak efisien karena banyakmelakukan penyelesaian pekerjaan di luar jam kerja. Hal tersebut dilakukan demi kelancaran penyelenggaraan kegiatanakademik (perkuliahan, ujian dan wisuda).
STRATEGI PENGUATAN ETIKA DAN INTEGRITAS BIROKRASI DALAM RANGKA PENCEGAHAN KORUPSI GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN Hj. Sedarmayanti, Hj. Sedarmayanti
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 9, No 3 (2012): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v9i3.311

Abstract

Bureucracy ethics and integrity become the public issue recently. This article copes to analyze reflectively about ethics and bureaucracy integrity problems with various perspective. Recognition, understanding, and implementation of the ethics infrastructure in bureaucratic life, become an important part of the effort of prevention corruption in order to enhance service quality. The availability of guideline, handling system and apparatus management correctly also becomes one of the ethics and bureaucracy integrity reinforcement strategies. Those things are not separated from the purpose of bureaucratic reform that government claimed.
EVALUASI TALENT MANAJEMEN SYSTEM PT POS INDONESIA (PERSERO) Sedarmayanti, Sedarmayanti; Risman, Herdi; Soliha, Fikriatus
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 16, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v16i1.166

Abstract

 Berdasarkan hasil pengamatan awal, ditemui permasalahan yaitu belum dilakukan internalisasi kepada karyawan di level pusat, regional maupun pelaksana teknis informasi tentang Talent Management. Talent management terbatas pada karyawan struktural level pusat. Belum terlihat program yang jelas bagi best telent. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi, mempelajari proses dan menjabarkan pelaksanaan Talent Management System yang dilakukan PT Pos Indonesia (Persero). Menganalisis hambatan serta memberikan solusi dalam menghadapi hambatan tersebut. Metoda penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan Talent Management System di PT Pos Indonesia belum sesuai dengan yang ditetapkan dalam Keputusan Direksi. Pelaksanaannya masih parsial serta kurangnya dukungan dari sumber daya yang ada. Kondisi ini mengakibatkan PT Pos Indonesia (Persero) kesulitan dalam melakukan suksesi kepemimpinan. Belum singkronnya Keputusan Direksi tentang Talent Management System dengan Keputusan Direksi tentang pola karir dan sistem kompensasi mengakibatkan hambatan tersendiri dalam Talent Management System. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka penulis menyarankan kepada Divisi HRS untuk dapat merumuskan Keputusan Direksi tentang pola karir dan kompensasi berbasis kinerja yang sejalan dengan Keputusan Direksi tentang Talent Management System, Divisi Pengelolaan Karir dan Assesment untuk melaksanaan Penilaian Prestasi Kerja I bagi seluruh karyawan sebagai screening awal penjaringan para talent dan Pembentukan Komite Talent.
ANALISIS ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUPANG Sedarmayanti, Sedarmayanti; Kurhayadi, Kurhayadi; Satrio, Gemma Duke
Jurnal Ilmiah Administrasi Bisnis dan Inovasi Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS DR SOETOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.72 KB) | DOI: 10.25139/jai.v3i1.1955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh organizational citizenship behavior dan motivasi terhadap kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang. Populasi pada penelitian ini adalah pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang, dengan jumlah sampel sebanyak 93 orang. Untuk menjawab perumusan, tujuan dan hipotesis penelitian maka analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan bantuan program spss.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis deskriptif didapatkan hasil bahwa organizational citizenship behavior yang dimiliki oleh kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang berada pada katagori baik, motivasi kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang berada pada katagori tinggi dan kinerja yang dimiliki oleh kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang berada pada katagori tinggi.Hasil penelitian dan pengujian hipotesis yang dilakukan menunjukan bahwa organizational citizenship behavior dan motivasi berpengaruh positif, atau searah simultan terhadap kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang, yaitu sebesar 51,3%. Sedangkan 48,7% ternyata dipengaruhi oleh faktor lain di luar lingkup penelitian ini. Secara parsial, organizational citizenship behavior dan motivasi berpengaruh positif, atau searah terhadap kinerja kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang, yaitu sebesar 28,9% untuk organizational citizenship behavior sedangkan motivasi sebesar 22,4%.Kata kunci: Organizational Citizenship Behavior, Motivasi, Kinerja.
PENGARUH KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP EFEKTIVITAS PENATAUSAHAAN BARANG PERSEDIAAN DI PUSAT SAINS DAN TEKNOLOGI NUKLIR TERAPAN – BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (PSTNT-BATAN) BANDUNG Sedarmayanti, Sedarmayanti; Elianie, Ertis Lita
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v12i2.83

Abstract

Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan ? Badan Tenaga Nuklir Nasional (PSTNT-BATAN) Bandung merupakan salah satu Satuan Kerja di BATAN, wajib menyelenggarakan penatausahaan barang persediaan,sebagai pelaksana penyelenggaraan tugas dan fungsi BATAN. Dalam rangka menjamin tertib penggunaan, pengguna barang harus melakukan penatausahaan barang persediaan meliputi: pembukuan, inventarisasi dan pelaporan atas semua barang persediaan yang diperoleh BATAN dan/atau satuan kerja di BATAN untuk ditetapkan status penggunaannya.   Masalah dalam penelitian ini adalah bahwa kondisi saat ini penatausahaan barang persediaan di PSTNT-BATAN Bandung masih kurang optimal, sehingga mengakibatkan penatausahaan barang persediaan masih belum efektif. Dimensi dan indikator dalam penelitian ini adalah:Kompetensi, terdiri dari: a. Pengetahuan, b. Keterampilan, c. Sikap.Efektivitas, terdiri dari: a. Ketetapan waktu, b. Kualitas Kerja, c. Kualitas kerja. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah responden dalam penelitian ini yang dijadikan populasi sebanyak 148 orang, namun mengingat jumlah populasi cukup besar, maka penulis mengambil sampel berjumlah 60 responden, dan untuk teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan wawancara. Sedangkan  untuk teknik pengolahan data, penulis menggunakan pentransformasian data ordinal ke interval kemudian melalukan uji validitas serta reliabilitas, menganalisis secara deskriptif, dan melakukan uji signifikan dengan uji t. Hasil analisis pengaruh kompetensi pegawai terhadap efektivitas penatausahaan barang persediaan di PSTNT-BATAN Bandung, menunjukkan bahwa kondisi kompetensi pegawai di PSTNT-BATAN Bandung yang ditinjau dari pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan sikap (attitude) adalah sudah cukup baik. Sedangkan hasil dari analisis efektivitas penatausahaan barang persediaan ditinjau dari ketepatan waktu, kuantitas kerja dan kualitas kerja menunjukkan hasil yang cukup baik.Saran penulis mengenai kompetensi pegawai adalah perlu terus ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan, workshop, coaching atau hal lain yang sifatnya merupakan peningkatan pengetahuan berkaitan dengan penatausahaan barang persediaan, sedangkan untuk efektivitas penatauasahaan barang persediaan harus ditingkatkan dalam ketepatan waktu pelaporan sehingga dalam pelaporan penatausahaan barang persediaan menjadi lebih efektif dan efisien.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI GUGUS SATU DESA NEGLAWANGI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG Sedarmayanti, Sedarmayanti; Safer, Guke Yolan
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 13, No 3 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v13i3.100

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan Kinerja. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan mengetahui ? Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Di Gugus Satu Desa Neglawangi Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung?.penelitian ini memfokuskan pada motivasi kerja. Motivasi tersebut meliputi tanggung jawab guru, pengambilan keputusan, tujuan, program kerja, umpan balik, dan implementasi program kerja.                 Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Yaitu teknik penentuan sampel bila semua populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah responden sebanyak 40 orang dari semua guru yang berada di wilayah Gugus Satu Desa Neglawangi Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perhitungan statistic dan analisis korelasi pearson.   Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Motivasi berkaitan dengan Kinerja. Penelitian ini menunjukan bahwa motivasi memiliki korelasi terhadap kinerja guru di gugus satu desa neglawangi sebesar 0,861.                Dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa pengaruh Motivasi terhadap Kinerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa Motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus satu Desa Neglawangi Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Hal tersebut ditunjukan dengan uji signifikan t hitung= 10.421 > t tabel = 1.684 dengan nilai signifikasi = 0% < 5% bila dilihat pada satandar coefficient(beta) sebesar 0.861 = 86.10% yang artinya motivasi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP, KOMITMEN ORGANISASIONAL, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (STUDI PADA RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG) Sedarmayanti, Sedarmayanti; Kuswanto, Lindawati
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 12, No 3 (2015): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v12i3.56

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) memiliki peranan bagi Rumah Sakit ImmanuelBandung untuk dapat memperbaiki sisi customer experience dan meningkatkan brand equity mengingatpelayanan dan sikap tenaga medis dan non medis menentukan baik buruknya mutu pelayanan rumahsakit. Berkenaan dengan hal tersebut, maka penelitian ini mencoba mengidentifikasi variabel yangmempengaruhi organizational citizenship behavior (OCB) di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Hasilpenelitian menunjukan bahwa: (1) Servant leadership berpengaruh signifikan terhadap organizationalcitizenship behavior (OCB). (2) Komitmen organisasional berpengaruh signifikan terhadap organizationalcitizenship behavior (OCB). (3) Kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap organizationalcitizenship behavior (OCB). (4) Servant leadership, komitmen organisasional dan kepuasan kerjaberpengaruh signifikan terhadap organizational citizenship behavior (OCB). Adapun variabel yangmemiliki pengaruh yang dominan adalah servant leadership.
ANALISIS MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v10i1.248

Abstract

In an organization can not be separated from the human resources available, in addition to other resources. The achievement of an organization's vision, mission certainly not terlepasa of performance generated by existing employees.Therefore, in this case the district Regional Employment Board Malinau a formal organization in the District Government Malinau. Regional Employment Board Malinau certainly has the vision, mission and goals of the organization that must be understood by every employee. For fulfilling their visi, the mission must be supported with a strong work motivation of each employee. Starting from this, the thesis takes the title of "ANALYSIS OF MOTIVATION ON EMPLOYEES WORKING REGIONAL EMPLOYMENT AGENCY OF MALINAU PROVINCIAL EAST BORNEO". The purpose of this study was to determine the analyze of employee motivation at Regional Employment Board Malinau East Borneo Province. Apart from that, this study uses the concept of motivation from Victor Vroom is often known as expectancy theory (Expectancy Theory), in which the theory has major dimensions, namely: Expectancy, Instrumentality, and Valence. In terms of statistics, the motivation for this theory when stated in mathematical form is M = E x I x V, where the highest value is 1 and the lowest is -1. Based on this research, that each of the dimensions described in the description; 1. Expectancy, As has been stated that there are 6 items Expectancy dimensionalrepresentations, with the frequency of respondents' answers to the dimensions of expectancy is at 218 with a percentage score is 0.80 Thus, the dimension Expectancy respondents fall into the category of very high. 2. Instrumentality, For Instrumentality dimension statement contained 5 items, the frequency of respondents' answers to the dimensions Intrumentality total score is equal to 151.75, with a percentage score is 0.67. Thus, the responses to the dimensionsIntrumentalitas included in the high category. 3.Valence, Based on the total scores for the dimensions of Valence was the score at 76 with 0.35 percent Thus, the responses to the dimensions of value are included in the high category. Based on the analysis of the data for each dimension of the motivation variable, it is because this study refers to the theory of Victor Vroom where that motivation (M) = E x I x V, then M = 0.80 x 0.67 x 0.35 = 0.19 , if the results are interpreted in table interpretation, in the category of employee motivation enough. Where the dimensions of employee motivation are the highest and lowest Expectancy dimensions are the dimensions of Valence. Apart from that, quantitative data is supported by qualitative data in the form of interviews conducted by the researchers of the informants stated that employeemotivation Regional Employment Board Malinau generally far enough.
Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Customer Care yang Menerapkan Work from Home Di Bidang Kesehatan Carlita, Irene Melati; Rahmanidal, Arshad; Sedarmayanti, Sedarmayanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.184 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i4.2177

Abstract

Pada situasi pandemi saat ini banyak perusahaan di Indonesia yang turut menerapkan kerja jarak jauh untuk mendukung program physical distancing mencegah penyebaran COVID-19. Penelitian ini diolah menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel Lingkungan Fisik (X1) dan Lingkungan Non-Fisik (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada 54 orang customer care di Bidang Kesehatan X. Hipotesis pada penelitian ini menggunakan Uji T dan Uji F untuk melihat pengaruh dua variabel independen terhadap variabel dependen baik secara parsial atapun simultan. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, menunjukkan bahwa kedua variabel ini secara simultan berpengaruh signifikan sebesar 29,6% terhadap Kinerja Karyawan. Hal ini menjelaskan bahwa keadaan yang terdapat di sekitar tempat kerja dan hubungan antara bawahan dengan atasan dan rekan kerja akan mempengaruhi kinerja customer care baik secara langsung ataupun tidak langsung. Secara parsial, lingkungan fisik berpengaruh 27,46% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan lingkungan non-fisik tidak berpengaruh sebesar terhadap kinerja karyawan.
Analisis Kinerja Pamong Belajar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Cimahi R Lufky Muhammad, Sedarmayanti,
Jurnal Ilmiah Administrasi Bisnis dan Inovasi Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS DR SOETOMO SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.116 KB) | DOI: 10.25139/jai.v1i2.813

Abstract

Pamong belajar adalah pendidik dengan tugas utama melakukan kegiatan belajar mengajar, pengkajian program, dan pengembangan model Pendidikan Nonformal Informal (PNFI) pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) /Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) satuan PNFI. Pamong belajar dalam penelitian ini berada di UPTD setingkat kab/ kota, yaitu SKB Kota Cimahi. Masalah dalam penelitian ini adalah kualitas kerja pamong belajar yang masih belum memenuhi standar sesuai dengan yang ditetapkan. Indikator kinerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitas kerja, kehadiran dan ketepatan waktu, inisiatif, kemampuan dan komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, observasi dan wawancara mendalam kepada 18 orang informan. Teknik analisa data yang dipakai adalah teknik naratif analisis, analisis makna teks, analisis perbincangan dan analisis teori ilmiah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pamong belajar hanya mengerjakan kegiatan belajar mengajar saja pada 2 (dua) program regular SKB Kota Cimahi, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Paket C, dari indikator kinerja dapat disimpulkan : 1) Kualitas Kerja : Siswa merasa puas dengan pengajaran yang diberikan; pamong belajar melakukan beberapa cara agar siswanya memahami pelajaran; siswa PAUD dan paket C memiliki sejumlah prestasi; 2) Kehadiran dan ketepatan waktu : pamong belajar sudah mematuhi kehadiran kerja sebagai PNS dan jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) ; pembuatan laporan terkadang terlambat; waktu luang digunakan untuk berdiskusi masalah kegiatan KBM dan kegiatan administratif; 3) Inisiatif : bekerja atas inisiatif sendiri berdasarkan rincian kerja yang sudah diberikan kepala SKB; memberikan visualisasi dalam mengajar; menerapkan model pembelajaran tertentu; pamong belajar berprestasi di sejumlah lomba;4) Kemampuan: menyiapkan penguasaan materi dari berbagai sumber/ media; sudah mampu membuat silabus; metode pengajaran sudah disesuaikan dengan karakteristik warga belajarnya; 5)Komunikasi : menguasai kelas dengan cara komunikasi yang interaktif; komunikasi terjalin baik dengan kepala SKB , Kasubbag TU dan stafnya serta tutor; lebih akrab dan dekat dengan siswa paket C, pun dengan orangtua siswa PAUD dengan dibentuk POM (Persatuan Orangtua Murid).