Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

KAJIAN PEMBANGUNAN SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PERUMAHAN NURHAPNI; HANI BURHANUDIN
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 11 No. 1 (2011)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, UPT Publikasi Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jpwk.v11i1.248

Abstract

Development will basically change the natural conditions, the establishment of residential land will make a watertight result in disruption of the hydrological balance. Increased run off due to the closing of the land by residential buildings should be designed so that the flow will not quickly disappear but could still be converted into ground water reserves. Filosopfi Green Building build inpirasi how housing can be designed environmentally friendly. Channeling rain water (drainage) environmentally sound residential area enabled it pursued a number of run-off water (run off) the dialirkannya. Pavement drains, yard, road construction and water seeped infiltration wells with RTH is a reliable means to realize an environmentally friendly housing.Hydrologic analysis is required as a basis for converting rainwater that falls in a residential area into a run-off discharge is generated. By obtaining subsequent runoff discharge channel hydraulic analysis was performed to evaluate the use of construction of water channels that qualify are eligible to do. Hydrologic analysis is also needed to calculate the number of facilities required infiltration wells. Meanwhile, to calculate RTH needs and building water passes used standards that can be applied to the residential areas.
PENENTUAN LOKASI DAN JUMLAH LUBANG RESAPAN BIOPORI DI KAWASAN DAS CIKAPUNDUNG BAGIAN TENGAH RIA SARAH SANITYA; HANI BURHANUDIN
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 13 No. 1 (2013)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, UPT Publikasi Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jpwk.v13i1.260

Abstract

Semakin banyaknya lahan terbangun dan kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) maka akan mengakibatkan berkurangnya kawasan resapan air bagi masyarakat Bandung. untuk peresapan air ke dalam tanah diperlukan pemanfaatan lubang resapan biopori (LRB) sebagai media konservasi air tanah juga sebagai suatu upaya pelestarian air tanah dan penanganan genangan air di kawasan perkotaan. Metode pendekatan yang digunakan yaitu metode dengan teknik analisis kualitatif untuk mengidentifikasi Lubang Resapan Biopori (LRB) eksisting, serta analisis kuantitatif untuk mengidentifikasi kebutuhan Lubang Resapan Biopori yang ideal dan untuk penentuan lokasi Lubang Resapan Biopori (LRB) yang tepat.
Mengenali Isu Strategis Pengembangan Kawasan Desa Wisata Edukasi Kopi Rasagalor, Kabupaten Bandung Widagdo, Rama Arianto; Weishaguna; Burhanudin, Hani; Saraswati; Asyiawati, Yulia; Barwanto, Lutfhi Ahmad; Pratama, Aldy; Ferbiyandani, Mochamad Rifky; Nurhasanah, Halimah; Serdani, Sherly Defannya
Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangu
Publisher : P4W IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jp2wd.2024.8.1.11-29

Abstract

Determining the correct strategic issues when developing an area is crucial so that the solution can effectively be implemented to the existing dynamics. Unfortunately, determining strategic issues is often disregarded or not taken seriously during the planning process. A Similar mistake of not defining strategic issues appropriately looms over the development of Mekarmanik Village, which is based on the Rasagalor Coffee Educational Tourism Concept. This research aims to understand the development dynamics happening in Mekarmanik Village so that the correct issue could be determined. By using data and information gathered from literature studies, focus group discussions, and field observations two types of analysis were done to correctly determine strategic issues that fit with the existing condition of Mekarmanik Village, namely case study, content analysis, and descriptive analysis. The result shows that the strategic issues of developing Mekarmanik Village as a tourism village are specific education, tourism concept exploration, and physical infrastructure improvement.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SITEPLAN PUSAT KAWASAN WISATA DESA BAROS Fardani, Irland; Damayanti, Very; Syaodih, Ernady; Burhanudin, Hani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.6382

Abstract

Pemerintah Kabupaten Bandung berencana untuk mengembangkan 100 desa wisata dengan sasaran mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Target pengembangan 100 desa wisata tersebut, pada tahun 2022 telah ditetapkan 50 desa rintisan, desa wisata dengan kekuatan kearifan lokal salah satunya adalah Desa Baros. Salah satu permasalahan Desa Baros dalam pengembangan pariwisata adalah belum adanya sebuah ikon pariwisata, yang menjadi pusat pariwisata di Desa Baros. Tujuan dari program PKM adalah penyediaan siteplan pada Pusat Kawasan Wisata Desa Baros. Pada Perancangan siteplan digunakan metode perencanaan partisipatif, yaitu dengan cara melakukan pendekatan dan pendampaingan kepada masyarakat, untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat terlaibat secara langsung dalam proses penyusunan siteplan pusat kawasan pariwisata. Pada Tangal Perencanaan 7 Juni 2023, dilakukan kegiatan focus group discussion (FGD) yang dihadiri oleh 13 orang yang merupakan perwakilan masyarakat dan dilanjutkan dengan wawanca ra mendalam yang melibatkan kepala desa, sekertaris desa, ketua RW, dan tokoh masyarakat. Hasil dari kegiatan perencanaan partisipatif memperlihatkan adanya kebutuhan sebuah siteplan pusat kawasan wisata Desa Baros yang terdiri dari area kolam renang, wisata ATV, camping ground, dan pusat ekonomi.
Penyusunan Masterplan Desa Wisata Halal Kutawaringin Berbasis Masyarakat Widagdo, Rama Arianto; Fardani, Irland; Damayanti, Verry; Syaodih, Ernady; Burhanudin, Hani; Ayudia, Jasmin Putri; Mauludin, Alldy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i3.6827

Abstract

Desa Kutawaringin merupakan satu dari 50 desa rintisan di Kabupaten Bandung yang ditetapkan sebagai desa wisata dengan kekuatan kearifan lokal pada Tahun 2022. Seiring dengan pengembangannya, hingga saat ini Desa Kutawaringin belum memiliki masterplan pengembangan yang dapat mengarahkan pengembangan yang komprehensif dan terpadu dari berbagai aspek terkait. Masterplan perlu disiapkan sebaik mungkin dan sesuai dengan aspirasi masyarakat agar dokumen yang dihasilkan dapat menjadi arah pembangunan terbaik bagi masyarakat desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan Desa Wisata Halal melalui kegiatan sosialisasi dan dari sisi ketersediaan pedoman yang komprehensif berupa Masterplan Desa Wisata Halal. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Community Based Tourism Development. Data dan informasi yang dikumpulkan melalui observasi lapangan dan focus group discussion lalu diolah menggunakan analisis isi dan analisis spasial. Kegiatan pengabdian ini berhasil menghasilkan suatu desain pengembangan kawasan wisata halal yang menampung aspirasi masyarakat desa dengan baik. Integrasi pendapat dan aspirasi masyarakat lokal menjadi hal yang substansial untuk memastikan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
Material Flow and Economic Analysis of Wantilan Recycling Center Promoting Circular Economy Principles Satori, Mohamad; Hindersah, Hilwati; Burhanudin, Hani; Januarita, Ratna; Purnamasari, Pupung; Hernawati, Riza; Patricia, Vinda Maharani; Miftahadi, Machmuddin Fitra
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i3.722-733

Abstract

Waste is increasingly recognized not just as an environmental challenge but also as an economic opportunity, particularly in developing countries like Indonesia where it can help alleviate employment shortages. This study explores the dual role of waste as both a tradable commodity driven by industrial demands for raw materials, including primary substances, additives, and Refuse Derived Fuel (RDF), and as a means of reducing environmental impact. This phenomenon is important and interesting because it can have a positive impact both in terms of reducing waste, saving natural resources, and as an economic opportunity for society. This study aims to examine the potential of waste that can be utilized as a resource on the one hand and reduce the potential for pollution on the other. The study used the Material Flow Analysis (MFA) method with the Circular Economy principle and used an action research approach to redesign the waste processing system. The results of this study indicate that the current system only manages 34% of the total waste generation and only 4% can be reused with sales of IDR 97.9 million per year. With the development of a new system, the waste managed is 60% with the economic potential generated of 1.08 billion per year.
PEMBERDAYAAN PKK DESA ERETAN KULON DALAM MEMANFAATKAN BARANG BEKAS MENJADI MEDIA TANAM TAMAN GIZI KELUARGA Rudiansyah Rudiansyah; Setyo Dwi Widyastuti; Dartiwen Dartiwen; Mohamad Satori; Titik Respati; Hani Burhanudin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam untuk taman gizi keluarga, yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan mengurangi jumlah sampah rumah tangga. Minimnya akses terhadap sayuran segar dan tanaman herbal di tingkat rumah tangga, serta kurangnya kesadaran akan manfaat daur ulang, menjadi latar belakang utama program ini. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktek langsung. Ibu-ibu PKK dilatih untuk mengolah barang bekas seperti botol plastik, kaleng, dan ban menjadi pot yang bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan seperti sayuran hijau dan tanaman obat keluarga (TOGA). Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan Ibu-ibu PKK tentang pengelolaan sampah menjadi media taman gizi keluarga, meningkatnya ketrampilan ibu-ibu PKK dalam menanam tanaman pangan di taman gizi keluarga, tersedianya taman gizi keluarga. Program ini berhasil mendorong inisiatif lokal dalam pengelolaan sampah serta meningkatkan akses keluarga terhadap tanaman pangan segar sebagai wujud menciptakan ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Halal Tourism Village Development Concept Fardani, Irland; Damayanti, Verry; Syaodih, Ernady; Burhanudin, Hani; Widagdo, Rama Arianto
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 41, No. 1, (June 2025) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v41i1.5046

Abstract

Kutawaringin Village is the first village to officially become the first economy-based village in Bandung Regency. Kutawiringin village has good potential to be developed, Tourism activities in Kutawaringin village are centered on Cipeer Hill. In the Kutawaringin village there is a problem with the planning of the tourism and there is nothing unique in the tourism. In this study a participatory approach was used or in tourism it is better known as Community Based Tourism Development. The analysis used in this study is the 4A analysis. From the results of the analysis carried out, it was found that the village of Kutawarining wants to add more attraction in their tourism area, mantain the local culture and promote the traditional foods form their local community. All of these additional components are covered by the concept of halal tourism, so tourism in Kutawaringin has unique theme of toursim if it compare with another tourism area.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS SUMBERDAYA SECARA BERKELANJUTAN DI DESA MEKARMANIK, KABUPATEN BANDUNG PRATAMA, ALDY; ASYIAWATI, YULIA; FERBIYANDANI, RIFKY; BURHANUDIN, HANI
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2023): Pesona Pariwisata
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v2i1.7

Abstract

Desa Mekarmanik yang terdapat di Kabupatan Bandung mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi desawisata. Hal ini didukung dengan potensi sumberdaya alam dan lingkungan yang dimiliki oleh desa, diantaranya kawasanhutan, kopi, situs sejarah dan komoditi pertanian lainnya. Sampai saat ini potensi wisata yang terdapat di DesaMekarmanik belum berkembang dengan baik, karena masyarakat belum memahami nilai tambah dari potensisumberdaya yang dimiliki. Tujuan dari kajian ini adalah merumuskan strategi pengembangan Desa Mekarmanik sebagaiDesa Wisata berdasarkan potensi sumberdaya alam. Dari kajian yang dilakukan diperoleh bahwa Desa Mekarmanikmempunyai potensi sumberdaya alam pada sektor pertanian, yang didukung oleh aspek sejarah dari komoditi kopiMekarmanik, dan mayoritas masyarakat bekerja pada sektor pertanian. Permasalahan yang dihadapi Desa Mekarmanikmenjadi Desa Wisata adalah aksesibilitas menuju dan di dalam kawasan, ketersediaan sarana dan prasarana yangmendukung untuk pengembangan atraksi wisata, serta pemahaman masyarakat dalam pengembangan kawasan untukatraksi wisata. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan Desa Mekarmanik menjadi Desa Wisata berbasispada potensi sumberdaya adalah melakukan pembekalan pelatihan tentang teknik pengelolaan sumberdaya alam,meningkatkan produktivitas produksi, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah sumberdaya alam danmengelola kawasan, meningkatkan sarana dan prasarana wisata untuk mendukung pengembangan kawasan. Kata kunci: Desa Wisata, potensi sumberdaya, atraksi wisata, sarana dan prasarana wisata