Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jpm

SANTRI DIGITAL BERINOVASI DALAM BERWIRAUSAHA di DESA BENJOT CUGENANG CIANJUR JAWA BARAT (Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Al-Karim Benjot) Irfan Sophan; Rani Sri Wahyuni; Finny Redjeki; Herlina Herlina; Sony Ayi Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santri Digital merupakan istilah yang menggambarkan santri yang tidak hanya mengutamakan pendidikan agama, tetapi juga aktif dalam mempelajari, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi digital untuk kepentingan pribadi, pendidikan, dan kemajuan masyarakat. Dengan implementasi program Santri Digital Desa Benjot Cugenang Cianjur, diharapkan akan tercipta sebuah komunitas yang terampil dan terdidik dalam pemanfaatan teknologi digital. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan, serta kemajuan desa Benjot Cugenang Cianjur secara keseluruhan.
Membangun Kepedulian Dan Ketahanan Masyarakat Desa Pasca Banjir Bandang Cisolok Sukabumi Sri Mulyeni; Finny Redjeki; Helmi Qodrat Ichtiat; Arfiani Yulianti Fiyul; Hady Sofyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i1.176

Abstract

Banjir bandang yang melanda Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat. Pasca bencana, masyarakat tidak hanya menghadapi kerusakan fisik dan kehilangan mata pencaharian, tetapi juga mengalami penurunan ketahanan sosial dan melemahnya kepedulian kolektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun kepedulian dan ketahanan masyarakat desa pasca banjir bandang melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode kegiatan PKM meliputi tahap perencanaan melalui observasi lapangan dan koordinasi dengan pemerintah desa, tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, edukasi kebencanaan, diskusi kelompok terfokus, serta pendampingan masyarakat, dan tahap evaluasi melalui refleksi bersama serta pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya solidaritas dan gotong royong, serta meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Kegiatan ini juga memperkuat modal sosial dan komunikasi antarwarga dalam menghadapi kondisi pascabencana. Secara keseluruhan, program PKM terbukti efektif dalam mendorong pemulihan sosial dan penguatan ketahanan masyarakat Desa Cisolok. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan adaptif dalam mendukung masyarakat desa yang terdampak bencana alam.