Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Tenaga Surya Dan Iot Untuk Menjaga Kualitas Air Dalam Budidaya Ikan Berbasis Web Paulo F De J. Martins; Gigih Priyandoko; Mohammad Mukhsim; Sumartono Ali Putra
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6107

Abstract

Water turbidity is a critical factor affecting fish growth and health in aquaculture, thus requiring an efficient and automated water quality monitoring system. This study developed an Internet of Things -based system powered by solar energy to monitor and control water quality in real-time. The system uses an ESP32 microcontroller integrated with turbidity, pH, and temperature sensors, as well as water level control, automatic feeder, and an INA219 power monitoring module. Sensor data is transmitted via Wi-Fi to a Firebase-based web dashboard. When turbidity exceeds 25 NTU or pH falls outside the 6.5–8.5 range, the system automatically activates a solenoid valve to discharge dirty water, runs a pump to refill clean water, and injects a pH balancing solution, while sending notifications to the user. Test results show an average response time of 2–3 seconds, with sensor accuracy of ±0.2 for pH, ±0.5°C for temperature, and ±5 NTU for turbidity. The system demonstrates high energy efficiency, consuming approximately 12.6 Watts, with solar panel voltage maintained between 12.9–13.5 Volts, and battery capacity stable at 87–95%. Data transmission is stable, with synchronization to the server occurring in less than 1 second. With reliable performance, quick responsiveness, and energy efficiency, this system proves to be effective in supporting sustainable fish farming, especially in areas with limited access to conventional electricity.
SISTEM IRIGASI TETES IoT BERTENAGA SURYA PADA TANAMAN BAYAM Calvin Rintisya Ramadhan; Gigih Priyandoko; Muhammad Uhda Subhan
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan sistem irigasi pertanian terhadap listrik konvensional (PLN) mendorong kebutuhan sumber energi alternatif yang lebih hemat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem irigasi tetes serta fertigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) bertenaga panel surya pada budidaya tanaman bayam (Amaranthus spp.) di media polibag. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor suhu dan kelembapan udara (DHT22), sensor suhu tanah (DS18B20), sensor kelembapan tanah, serta sensor tegangan, arus, dan daya (INA219), dengan monitoring melalui Telegram Bot API dan ThingSpeak. Pengujian lapangan dilakukan secara paralel selama 7 hari pada dua skema sumber energi, yaitu panel surya dan listrik PLN. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sensor bekerja dengan error rata-rata di bawah 2%, transmisi data ke ThingSpeak stabil tanpa packet loss, dan kontrol aktuator melalui Telegram responsif. Panel surya menghasilkan daya rata-rata 25,53 W, sedangkan sistem PLN mengonsumsi energi 111,90 Wh per hari atau 3,35 kWh per bulan. Sistem panel surya terbukti tidak membutuhkan biaya operasional bulanan, sedangkan sistem PLN membutuhkan estimasi biaya sekitar Rp 4.839,74 per bulan. Panel surya direkomendasikan untuk lahan pertanian off-grid, sementara listrik PLN unggul dalam stabilitas pasokan daya 24 jam penuh.
MONITORING DAN CONTROLLING DO (DISSOLVED OXGEN) AIR LIMBAH BERBASIS MIKROKONTROLER ESP32 VIA IoT Firmansyah Kurniawan; Gigih Priyandoko; Mohammad Mukhsim
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran oleh air limbah industri menutut pemantauan parameter kulitas air pada lingkungan sekitar, khususnya Dissolved Oxygen (DO) agar sesuai dengan baku mutu lingkungan yang berlaku. Namun, pemantauan dan pengendalian DO secara manual di lapangan sering kali menyebabkan nilai kadar oksigen dalam air yang tidak stabil, memakan waktu, dan rentan human eror. Penelitian ini bertujuan untuk merancang system monitoring dan controlling kadar DO air limbah secara real-time berbasis mikrokontroler ESP32 melaui Intrnet of Things (IoT). Sistem mengintegrasikan sensor DO analog DFRobot, modul MOSFET IRF520 sebagai pengendali aerator, LCD 16x2, RTC DS3231, dan platform cloud Blynk. Logika kendali otomatis mengatur kecepatan PWM aerator: maksimal (100%) jika DO dibawah baku mutu (4-5 mg/L) dan minimal (40%) jika DO telah mencapai standar. Pengujian selama empat hari menunjukkan system otomatis menghasilkan rata-rata DO yang stabil (4,35-4,77 mg/L) dibandingkan metode manual yang fluktuatif (3,57-4,93 mg/L). Sistem terbukti efektif mencegah pembuangan limbah tidak layak dan meminimalisir kesalahan operator.
Co-Authors Abu Bakar, Afarulrazi Bin Adya Hermawati Agatha Korina Intaningtyas Anggarin Anggarin Agus Tugas Sujianto Ahmad Desma Syahputra Ahmad Rusli Wahyu Setiawan Alfrida Demetria Luruk Alvin Dio Nugraha Ananda Setia Wardana Andreas, Alfrino Ardiansyah Setiawan Arifin, Muhamad Arifin Prastyono Arnaz Asa Sholeh Aviv Yuniar Rahman Biaz Surya Prakasa bin Abdullah, Khairul Annuar Bisa, Fransiskus Budaya, Gilang Anggit Calvin Rintisya Ramadhan Choi Kah Wei Dedi Usman Effendy Dedi Usman Effendy, ST. MT Dedy Usman Effendi Dedy Usman Effendy Dettha Restya Utami Diana, Nor Farisha Diky Siswanto Diky Siswanto Siswanto Effendi, Dedy Usman Efistein Naga Elko Prayoga Elroy, Sebastian Jody Eska Riski Naufal Fachrudin Hunaini Fajarianto, Otto Faqih Rofii Farid Yanuar Fauzi, Riza Ferena Ayu Novita Puspitarini Fikri Dio Zakaria Firman Nurdiyansyah Firmansyah Kurniawan Fitrian Imaduddin Frida Dwi Anggraeni Gatot Soebiyakto Ghaniy Raharja Giant Jeremia Isa Grace Januaria Taolin Dirma Hadisujoto, Ignatius Budi Hermawan Suprayogi Hunaini, Fachrudin Husein Romadhoni Ignatius Budi Hadisujoto Irani, Andryas Doni Istiadi Istiadi Istiadi Ivana Tri Mulyani Boboy Kurniawan, Tedi Kushendarsyah Saptaji Laily Ainur Rofiqoh Lilik Hardiana Louis Ola Koten M.S. Hendriyawan Achmad Ming, Tan Yee Moh. Uhida Subhan Mohamad Mukhsim Mohammad Mukhsim Mohammad Mukhsim Mohammad Mukhsim Mohd Rahim, Mohd Shafry Mohd Soffie, Saffirna Mokhammad Saddam Yusuf Muchamad Lukman Fauzi Muhamad Rusydi Roslan Muhammad Ilman Nur Sasongko Muhammad Ilman Nur Sasongko Muhammad Uhda Subhan Mukhsim, Mohammad Muktiyanto, Robby Nada Zuhriyah Naga, Efistein Nanda Budiarta Sabela Nanda, Nanda Bagus Setiawan Naufal, Eska Riski Naufal, Eska Rizqi Octaviani Mustikawaty Paulo F De J. Martins Ponciano Hipolito Pradana, Muhammad Rangga Adi Purbo Suwandono Purbo Suwandono Rangga Pahlevi Putra Rayana Jaka Surya Reihan Nur Ramdhan Riska Suryanti Putri Riska Tea Ayu Cindy Mavia Sabar Setiawidayat Sabar Setiawidayat, Sabar Saefatu, Fredwin Saffirna Mohd Soffie Salimin, Suriana Setiawati, Santa Setyawan Widyarto Sholeh, Arnaz Asa Sigit Tri Wicaksono Sitti Wuryan Romdania Sumartono Ali Putra Suryasa, I Nyoman Tan Siew Fun Tan Siew Fun Tedi Kurniawan Tsabitah Rahmawati Ubaidillah Wahju Wulandari Wahyu Mulyo Utomo Wahyu Siti Ulam Sari Wawang Aditya Dwi Laksana Wei, Choi Kah Widjonarko . Yuni Agung Nugroho Zakaria, Risman