Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran Instrumen Biola Di Yamaha Music School Pontianak Lania Fitriani Banowati; Nurmila Sari Djau; Asfar Muniir
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.2.1117-1126.2022

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran di Yamaha Music School (YMS) memiliki Kualitas yang baik dan berstandar internasional, tidak terkecuali biola.Hal ini kemudian berpengaruh pada kualitas para siswa, dimana kulitas dari siswa YMS memiliki keterampilan yang baik. Berkaitan dengan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk meneliti terkait pembelajaran Biola di YMS Pontianak. Bentuk penelitian ini, yaitu kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan sumber data adalah informan berupa guru, siswa dan pengelola YMS. Pengujian keabsahan menggunakan triangulasi teknik, sumber dan perpanjangan pengamatan, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran biola dilaksanakan oleh YMS dengan waktu 30 menit, dan fasilitas yang sangat menunjang untuk pelaksanaan pembelajaran. Materi pembelajaran mengacu pada kurikulum internasional dari Yamaha Music Foundation Jepang, yang diajarkan dengan menggunakan metode demontrasi, instruksi, dan Latihan bersama di mana guru dan siswa berlatih bersama. Kemudian evaluasi pembelajaranya terdapat 2 jenis evaluasi yaitu evaluasi mikro dan makro. Evluasi mikro adalah dalam proses pembelajaran dikelas, dilakukan pada akhir pertemuan sedangkan evaluasi makro yaitu ujian kenaikan tingkat yang diadakan 6 bulan sekali, untuk menguji siswa yang mampu memainkan materi ujian yang telah dipelajari selama 6 bulan.
Implementasi Nilai- Nilai Sosial Tradisi Amot Samper (Studi kasus pada Masyarakat Desa Menyabo, Kalimantan Barat) Nurmila Sari Djau; Asfar Muniir; Imam Ghozali
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.187-198.2023

Abstract

This study aims at describing the implementation of social values in the Amot Samper Tradition by the community in Menyabo Village, Sanggau Regency. Employing the qualitative descriptive design, sociological studies were used as the scientific approach in this study. The data were gathered using interviews, observation and documentation. The data sources were from resource persons/informants, books, theories, documents related to the social values and traditions of Amot Samper. Data analysis included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research revealed that the social values in the ritual tradition of Amot Samper were: Religion, Family, Cooperation, Mutual Cooperation, Togetherness and Aesthetic Values. Social values in the ritual tradition of Amot Samper were implemented in the daily life of the people of Menyabo Village. This could be seen from the enthusiasm of the community to participate in existing social activities, as well as the harmonious life of the community in Menyabo Village.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi nilai sosial pada Tradisi Amot Samper oleh masyarakat di Desa Menyabo Kab. Sanggau. Jenis penelitian adalah Kualitatif Deskriptif. Pendekatan keilmuan menggunakan kajian sosiologi. Pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun sumber data berasal dari nara sumber/informan, buku, teori, dokumen yang berkaitan dengan nilai sosial dan tradisi Amot Samper. Analisis data meliputi, reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya didapatkan bahwa nilai-nilai sosial yang terkandung dalam Tradisi ritual Amot Samper antara lain: Religius, Kekeluargaan, Kerjasama, Gotong royong, kebersamaan serta nilai Estetika. Nilai sosial dalam tradisi ritual Amot Samper terimplementasi pada kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Menyabo. Hal ini terlihat dari antusias masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan sosial yang ada, serta rukunnya kehidupan masyarakat di Desa Menyabo.
PELATIHAN KETERAMPILAN PENCIPTAAN TARI KREASI UNTUK SISWA SMA DI KOTA PONTIANAK Aline rizky Satrianingsih; Regaria Tindarika; Mega cantik Putri Aditya; Ismunandar; Dwi Oktariani; Imma Fretisari; Nurmila Sari Djau; Imam Ghozali; Zakarias Aria Widyatama Putra; Mastri Dihita Sagala; Egi Putri Grandena; Asfar Muniir; Chiristianly Yerry Silaban; Yudhistira Oscar Olendo
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pelatihan penciptaan tari ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan kreatif peserta didik SMA di Kota Pontianak dalam mencipta karya tari kreasi yang berakar pada budaya lokal. Kegiatan dirancang dengan pendekatan partisipatif berbasis praktik kreatif, yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan program dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan dan koordinasi dengan sekolah mitra, pelatihan dan eksplorasi gerak, penggarapan karya secara kolaboratif, serta pementasan dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 30 siswa dan 2 guru serta mahasiswa sebagai pendamping proses penciptaan para peserta didik dari SMA di Kota Pontianak dan sekitarnya. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan eksplorasi gerak siswa, dari kondisi awal sekitar 30% menjadi 85% setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, seluruh peserta menunjukkan peningkatan keberanian tampil yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam pementasan akhir, serta 90% peserta menyatakan pemahaman yang lebih baik terhadap nilai-nilai budaya lokal sebagai sumber inspirasi penciptaan tari. Luaran kegiatan berupa lima karya tari kreasi tematik, modul pelatihan singkat, dan dokumentasi audiovisual dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran seni tari. Program ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah serta berpotensi dikembangkan sebagai model pembelajaran seni berbasis budaya lokal di tingkat sekolah menengah.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR TEKNIK VOKAL BERBASIS KOMPETENSI BAGI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN Asfar Muniir; Nurmila Sari Djau
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 24 No 1 (2026): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v24i1.10101

Abstract

Ketersediaan buku ajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Teknik Vokal menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan. Penelitian ini mengembangkan buku ajar Teknik Vokal menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall. Proses pengembangan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba luas, dan revisi. Validasi melibatkan dua ahli media dan dua ahli teknik vokal, sedangkan uji coba dilakukan kepada 15 mahasiswa pada kelompok kecil dan 45 mahasiswa pada kelompok besar. Hasil validasi menunjukkan skor 78,84% dari ahli media (cukup valid) dan 88,97% dari ahli teknik vokal (sangat valid). Tingkat kepraktisan mencapai 94,49% pada kelompok kecil dan 90,28% pada kelompok besar. Temuan ini menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan layak digunakan sebagai sumber belajar Teknik Vokal.