Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Program Pelayanan Cetak Dokumen Langsung di Desa Rokan Koto Ruang Kabupaten Rokan Hulu: Sebuah Pendekatan Efektivitas Wahyuni, Putri; Sihidi, Iradhad; Romadhan, Ach. Apriyanto
Journal of Administration, Governance, and Political Issues Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jagpi.v2i2.4864

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Pick Up the Ball program through the PECEL DESA innovation in Rokan Hulu Regency and to assess its impact on increasing ownership of population administration documents. The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through interviews and documentation. Data analysis followed the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the PECEL DESA program in Rokan Koto Ruang Village, Rokan Hulu Regency, has been effective in improving population administration services. Effectiveness is assessed using Riant Nugroho’s principles of accuracy: program, implementation, and target. In terms of program accuracy, PECEL DESA facilitated access for residents living far from the regency capital by simplifying the process of obtaining documents and reducing service time. Regarding implementation, the program was carried out in line with established Standard Operating Procedures (SOPs). In terms of target accuracy, the number of electronic ID card (e-KTP) holders increased significantly, reaching 98.12% of the village population. The study concludes that the PECEL DESA program is an effective innovation in strengthening village-level population administration services and can serve as a model for similar initiatives in other regions.
Women's Representation in Policy Making at the Local Level in Indonesia Romadhan, Ach. Apriyanto; Sihidi, Iradhad Taqwa; Hardini, Hevi Kurnia; Ermylina, Eva
Journal Public Policy Vol 11, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v11i4.13066

Abstract

This study aims to examines the substantive political representation of women in the Malang City Regional Representative Council (DPRD) during the policy-making process of the Draft Regional Regulation (Ranperda) on the 2022–2042 Regional Spatial Plan (RTRW). Using a qualitative research design with a literature review and document analysis covering DPRD minutes, the draft Ranperda, and faction structure, this study explores how gender, educational attainment, and institutional hierarchy shape the substantive participation of female legislators. The findings reveal that although women's descriptive representation in the Malang City DPRD has increased to 26.66%, their involvement in strategic decision-making remains limited. Male legislators continue to dominate influential positions such as faction chairperson, advisor, spokesperson, and membership in Special Committees (Pansus), leaving women largely confined to administrative or peripheral roles. Despite showing a higher attendance rate (93%) compared to men (83%), the substantive contribution of female legislators is significantly lower (41.67% vs. 75.76%). Educational background enhances engagement among female legislators, yet gendered structures and cultural norms continue to constrain their influence. This study concludes that women’s representation in Malang’s DPRD remains paradoxical, as educational advantages enhance engagement but structural and cultural barriers continue to limit their substantive policy influence.This study aims to examines the substantive political representation of women in the Malang City Regional Representative Council (DPRD) during the policy-making process of the Draft Regional Regulation (Ranperda) on the 2022–2042 Regional Spatial Plan (RTRW). Using a qualitative research design with a literature review and document analysis covering DPRD minutes, the draft Ranperda, and faction structure, this study explores how gender, educational attainment, and institutional hierarchy shape the substantive participation of female legislators. The findings reveal that although women's descriptive representation in the Malang City DPRD has increased to 26.66%, their involvement in strategic decision-making remains limited. Male legislators continue to dominate influential positions such as faction chairperson, advisor, spokesperson, and membership in Special Committees (Pansus), leaving women largely confined to administrative or peripheral roles. Despite showing a higher attendance rate (93%) compared to men (83%), the substantive contribution of female legislators is significantly lower (41.67% vs. 75.76%). Educational background enhances engagement among female legislators, yet gendered structures and cultural norms continue to constrain their influence. This study concludes that women’s representation in Malang’s DPRD remains paradoxical, as educational advantages enhance engagement but structural and cultural barriers continue to limit their substantive policy influence.
Peningkatan Literasi Melalui Pendampingan Penulisan Cerpen untuk Mengurangi Kenakalan Remaja pada Forum Anak Desa Sumbergondo (FOCS), Kota Batu Romadhan, Achmad Apriyanto; Rosyida, Hamdan Nafiatur; Prinanda, Devita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.4645

Abstract

Indonesia menempati ranking 10 terbawah secara global dalam hal literasi, yang mengindikasikan bahwa minat baca, tulis, dan berpikir masyarakat cukup rendah, terutama pada generasi muda. Tentunya hal ini akan mengancam persaingan secara global, dan menjadi hambatan terbesar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Salah satu penyebabnya adalah ketidaktahuan untuk meningkatkan minat tersebut, serta disibukkannya generasi muda oleh kegiatan negatif atau kurang bermanfaat lainnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi baca dan tulis pada Forum Anak Desa Sumbergondo (FOCS), untuk meminimalisir kenakalan remaja, dan mempersiapkan untuk menjadikan sumber daya manusia yang dapat bersaing secara global. Bentuk kegiatan berupa sosialisasi pentingnya literasi dan panduan teknis menulis cerpen, yang dilanjutkan pendampingan penulisan cerpen dalam kelompok kecil. Hasil yang diperoleh adalah luaran kompilasi cerpen anggota FOCS yang dibukukan dan diterbitkan oleh penerbit lokal. Selanjutnya adalah munculnya kesadaran pentingnya literasi, serta memunculkan semangat dan rasa percaya diri anggota FOCS untuk membaca dan menulis, yang menjadi kapital untuk bersaing secara global di masa depan. 
Pendidikan Politik Pada Pemilih Pemula Di Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (PIK-R) Kelurahan Dadaprejo, Kota Batu Romadhan, Achmad Apriyanto; Prinanda, Devita; Rosyida, Hamdan Nafiatur
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5524

Abstract

Kota Batu memiliki potensi pemilih pemula yang tinggi, sehingga pemerintah menargetkan adanya partisipasi pada pemilih pemula pada pemilihan yang akan datang. Meskipun demikian, tidak semua pemilih pemula mendapatkan sosialisasi go to school dari Komisi Pemilihan Umum Kota Batu, hal ini dikarenakan sekitar 24% penduduk pada kelompok umur 6-18 tahun tidak mendapat akses Pendidikan formal, yang berimplikasi pada kesadaran akan hak sebagai pemilih menjadi permasalahan besar bagi pemilih pemula. Masalah muncul ketika pemilih pemula rentan dipolitisasi dan dimobilisasi oleh money politic. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi politik bagi pemilih pemula di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yang juga bertindak sebagai mitra pengabdian. Tujuan program ini adalah untuk membentuk wawasan dan karakter pemilih pemula dalam berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemilu. Metode pendekatan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian di masyarakat. Hasil yang diperoleh adalah pemahaman mitra mengenai gambaran detail pemilu, fungsi, dan model partisipasi dari pemilu, hak dan kewajiban pemilih, hingga cara memilih calon presiden (capres) yang objektif. Selain itu, mitra juga diberikan edukasi untuk berpikir kritis terhadap informasi pemilu, serta kampanye dari capres baik secara daring dan luring. 
Pancasila Internalization Model in Overcoming Radicalism Within the Bureaucracy Wibowo, Henry Hilmawan; Romadhan, Ach. Apriyanto
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2023): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v6i2.3268

Abstract

Pancasila holds a pivotal role in the establishment of the Republic of Indonesia, but its maintenance has faced challenges through historical events like the G30S/PKI incident and the TII DI event. These instances serve as benchmarks illustrating the potential changes that could occur if Pancasila's significance is not upheld by society. In the modern era, recurrent radicalism poses a threat to Indonesia's unity. This study aims to propose an internalization model for Pancasila values that garners acceptance across all societal segments, fostering adherence to these values. Employing a qualitative descriptive approach through literature review, including various journals, and utilizing relevant applications and websites, the study underscores that radicalism often contradicts Pancasila principles and human rights, encompassing terrorism and ideological extremism. Effective countermeasures necessitate collaborative endeavors involving governmental bodies, citizens, and institutions. Recognizing the need for bureaucratic reform, the study suggests the integration of Pancasila values to align ethical conduct with national principles. The P4 Pancasila program demonstrates intricate bureaucratic dynamics, highlighting the equilibrium between authority and unintended outcomes. The study identifies the inculcation of Pancasila values from a young age as instrumental in nurturing a generation dedicated to national ideals, proficient in mitigating radicalism, and advancing ethical governance.
Vaksin dan Sentimen Publik: Sebuah Analisis Sihidi, Iradhad Taqwa; Romadhan, Achmad Apriyanto; Fitrah, Dedik; Mariano, Mariano
Journal of Political Issues Vol 3 No 2 (2022): Journal of Political Issues (August - January)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v3i2.72

Abstract

Kajian ini membahas perihal sentimen publik atas kebijakan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Sentimen publik yang terbentuk dikaji melalui informasi yang tersaji di media sosial Twitter dimana terlihat pembelahan yang jelas. Respon publik terbagi menjadi dua yaitu mendukung pelaksanaan program vaksinasi dan menolak vaksinasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data utama yang diperoleh melalui Twitter. Sumber data yang diperoleh menjadi alat analisis untuk melihat persepsi publik yang terbentuk antara lain berbasis pada kata kunci tolak vaksin, emotions in text, sentiment valence, dan frequency kata yang dominan. Sumber kajian lain didasarkan pada jurnal penelitian terdahulu yang membahas seputar vaksinasi dan Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen publik yang terbentuk berkaitan dengan pelaksanaan vaksinasi cenderung positif atau mendukung untuk dijalankan program vaksinasi. Kesimpulan diperoleh melalui dominasi data yang dianalisis dengan kecenderungan utama mendukung arah kebijakan pemerintah. Sentimen positif tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah dan publik yang mengharapkan normalisasi kehidupan pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini berkontribusi menunjukan media sosial sebagai sarana demokrasi karena terjadi partisipasi publik dalam implementasi kebijakan. Adapun keterbatasan penelitian ini karena durasi pengambilan data yang sangat singkat yakni 12 November -12 Desember 2020 karena keterbatasan limit data kebijakan API twitter, sehingga agar lebih komprehensif dalam merekam sentimen publik perlu memperpanjang waktu penambangan data dan juga menggunakan Social Network Analysis ( SNA) agar peta aktornya lebih terlihat.
The Challenges of Intergovernmental Organizations in Combating Transnational Crime: An Indonesian Perspective Muhammad, Rifki; Roziqin, Ali; Susilo, Denny; Romadhan, Ach. Apriyanto
Cakrawala Vol. 18 No. 2: Desember 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v18i2.733

Abstract

Human trafficking is a pressing global issue, especially in the Southeast Asian region, where Indonesia plays a role as a country of origin, transit and destination. This study aims to identify the cooperation between the Indonesian Police and ASEANAPOL using descriptive qualitative research methods. This research also highlights the role of ASEANAPOL through 4 strategies of handling Indonesian Police in collaboration with ASEANAPOL which include capacity building through training (ATCM), international meetings (AMMTC and SOMTC), electronic-based real-time information exchange (System e-ADS), and strengthening cross-border investigation mechanisms through the Joint Coordination System (JCS) with border guarding and dispatching personnel such as Attache POLRI (ATPOL) and POLRI Technical Staff (STAFNISPOL). While this research focuses on preventive responses to human trafficking, there are limitations that need to be considered, including aspects of prevention and prosecution involving victim identification and protection. Future research is recommended to explore all aspects, including prevention and prosecution measures, to develop ASEANAPOL’s organisational framework in addressing transnational crimes.
Pelatihan Penulisan Opini pada Siswa Kelas XII SMAN 2 Kota Batu Romadhan, Achmad Apriyanto; Nurjaman, asep; Sihidi, Iradhad Taqwa
JPkM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus (On Process)
Publisher : Konsultan Surya Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70214/pw9vv715

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Penulisan Opini bagi siswa kelas XII SMA Negeri 2 Kota Batu. Kegiatan ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam menulis opini secara kritis, logis, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui proses pembelajaran yang sistematis, mulai dari tahap eksplorasi ide, penyusunan draf, hingga penyuntingan tulisan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, praktik menulis, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam menyusun opini yang berstruktur, argumentatif, dan berwawasan sosial. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempublikasikan gagasannya melalui media massa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk budaya literasi kritis di kalangan pelajar dan menumbuhkan keberanian mereka untuk menyampaikan pendapat secara akademis dan konstruktif.