Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Formulasi Pakan Ikan Berbasis Bioslurry dan Pengaplikasiannya di Masyarakat Petani Ikan Lalu Mariawan Alfarizi; Baiq Repika Nurul Furqan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.183

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang makin pesat dan beralihnya konsumsi protein masyarakat dari daging ke ikan menyebabkan permintaan di bidang perikanan meningkat sehingga menuntut untuk digalakkan nya perikanan budidaya, khsusus nya sektor budidaya ikan air tawar. Hal ini menjadikan sektor tersebut memiliki kontribusi nyata dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam usaha masyarakat di bidang budidaya ikan air tawar, penggunaan pakan merupakan hal yang sangat mendasar untuk perkembangbiakan dan kecepatan waktu panen. Namun petani ikan merasa tercekik dengan tinggi nya harga pakan. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan pembuatan pakan ekonomis berbasis limbah biogas (Bioslurry). Pentingnya Bioslurry sebagai bahan dasar pembuatan pakan ikan ini didasarkan pada kandungan protein yang cukup tinggi sehingga mampu membentuk daging ikan menjadi lebih berkualitas. Telah dilakukan pembuatan pakan ikan berbasis bioslurry. Adapun pembuatan 1 kg pakan ikan terdapat campuran bioslurry 40% (400 gram), tepung ikan rucah 30% (300 gram), dedak halus 25% (250 gram), dan tepung tapioka 5% (50 gram). Pakan ikan yang sudah jadi di uji kandungan nya di laboratorium dengan hasil sebagai berikut: kadar air sebesar 44,95 %, protein sebesar 29,106%, dan kadar serat sebesar 3,131%. Hal ini menunjukkan bahwa nutrisi pakan sesuai dengan yang ikan butuhkan yakni protein sekitar 27-30% dan serat sekitar 2-4%. Pakan ikan yang sudah bagus formulasinya dijadikan acuan untuk sosialisasi dan simulasi ke masyarakat.
Sosialisasi Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL) Untuk Peningkatan Pengetahuan Remaja Pra Nikah Tentang Kesehatan Reproduksi Haikal Fikri; Mahadir Muhammad; Zuliana Rahma Yanti; Widia Khaeratun Huzro; Muhammad Iswandi Halqi; Hilmiati Hilmiati; Yusnaini Elinda; Ega Oktaviantika; Wita Megasari; Yazman Yazid; Sapwan Sapwan; Mahram Afrianti; Muhammad Iskandar Haris; Baiq Repika Nurul Furqan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.480

Abstract

Pernikahan usia anak dapat mengakibatkan masalah kesehatan reproduksi pada wanita, kesehatan fisik, psikologis, dan psikososial. Proporsi perempuan umur 20-24 tahun yang berstatus kawin atau berstatus hidup bersama sebelum umur 18 tahun di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 16,23% jika mengacu pada angka nasional sebesar 8,06 % maka Provinsi Nusa Tenggara Barat masih di atas angka nasional. Sehingga angka perkawinan anak di Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan tertinggi secara nasional. Minimnya pengetahuan dan kurangnya pemahaman perempuan tentang dampak keputusan yang diambil untuk melakukan pernikahan usia anak. Tujuan dilakukan sosialisasi adalah untuk memberikan wawasan tambahan terkait kesehatan remaja untuk meminalisis kejadian gangguan kesehatan reproduksi untuk kesiapan berkeluarga serta mencegah terjadinya pernikahan usia anak. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan remaja Desa Batu Mekar dan Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat berjumlah 55 orang berlokasi di Kantor Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Metode yang dilakukan dengan ceramah terkait materi kesehatan reproduksi remaja dan praktek pemanfaatan aplikasi ELSIMIL. Dalam kegiatan sosialisasi dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dengan hasil didapatkan ada peningkatan sejumlah 100% sesudah dilakukan sosialisasi.
Sinergisitas Gula Cair dari Nira Tebu dan Teh Daun Binahong sebagai Upaya Preventif Mengatasi Diabetes Melitus Baiq Repika Nurul Furqan; B Fitria Maharani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v2i1.184

Abstract

Kandidat yang dapat meningkatkan upaya preventif dalam menurunkan resiko diabetes adalah terkait pola konsumsi gula di masyarakat, dimana kebanyakan dari kita yang masih tinggi konsumsi gula kristal putih sedangkan penelitian menunjukkan kandungan kromuim gula kristal putih sangat rendah, hal ini berpengaruh terhadap kinerja insulin dalam metabolisme kadar glukosa darah (seperti yang telah dijelaskan pada paragfar diatas). Kandidat yang mampu menggantikan gula kristal adalah sediaan gula cair sebagai anti diabetes dari nira tebu. Dimana nira tebu yang belum diolah mengandung kadar kromium(III) yang lebih tinggi yakni sebesar 0,475 ppm dibanding gula kristal putih sebesar 0,013 ppm sehingga berpotensi menjadi sediaan gula anti diabetes (Wijayanti, dkk., 2019). Oleh karena itu, perlu dilakukan Sinergisitas Gula Cair dari Nira Tebu dan Teh Daun Binahong sebagai Upaya Preventif Mengatasi Diabetes Melitus. Diharapkan melalui konsumsi rutin teh daun binahong yang dikombinasikan dengan gula cair dari nira tebu mampu meningkatkan kinerja insulin dan menurunkan kadar gula dalam darah sehingga metabolisme karbohdrat, protein, lemak dan molekul-molekul dalam tubuh dapat kembali normal.