Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Penerapan Penggunaan Paving Block Geopolimer Abu Sawit Dengan Tambahan Ordinary Portland Cement (OPC) dan Portland Composite Cement (PCC) di Lahan Gambut yang Berbasis Eco-Green Syarif, Harriad Akbar; Danang Saputra; Khairul Fahmi
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1429

Abstract

Penumpukan material Abu Sawit/Palm Oil Fuel Ash merupakan permasalahan di industri pabrik kelapa sawit yang akan berdampak mencemarkan kelestarian lingkungan dikarenakan abu sawit termasuk limbah. Tapi dalam dunia konstruksi, abu sawit dapat digunakan dalam konstruksi perkerasan jalan raya dalam bentuk paving block. Penelitian ini dilakukan bertujuan menganalisis penerapan penggunaan paving block geopolimer abu sawit dengan variasi penambahan Ordinary Portland Cement (OPC) dan Portland Composite Cement (PCC) di lahan gambut berbasis Eco-Green. Penelitian diawali dengan menguji karateristik material campuran paving block seperti abu sawit, semen, dan pasir. Variasi pengujian sampel terdiri dari 20%, 25%, 30% OPC dan PCC dari komposisi campuran abu sawit. Jenis pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan dan mikrostrukstur FTIR dengan umur pengujian 28 hari. Dari hasil yang didapat, kuat tekan variasi OPC 25% memiliki kuat tekan tertinggi 23,82 MPa dari variasi OPC lainnya, sedangkan untuk variasi PCC 30% menghasilkan kuat tekan tertinggi 25,81 MPa dari variasi PCC lainnya. Dari sampel serpihan kuat tekan diuji mikrostruktur FTIR untuk mendapatkan ikatan kimia yang terjadi akibat penambahan variasi OPC dan PCC. Dari data hasil pengujian mikrostruktur FTIR terlihat adanya senyawa Natrium Karbonat, Kalsium Karbonat dan Ziolite yang merupakan reaksi geopolimer antara OPC dan PCC. Reaksi tersebut membentuk ikatan antar butiran sehingga menghasilkan pasta semen pada campuran paving block geopolimer abu sawit. Sedangkan ditinjau dari Konsep Eco-Green, paving block geopolimer lebih murah dibandingkan dengan paving block konvensional semen dan menghasilkan mutu yang sama (Mutu B).
Analisis Pengujian Sorptivity Pada Mortar Geopolimer Abu Sawit Dengan Substitusi Portland Composite Cement Syarif, Harriad Akbar; Antonius; Prabowo Setiyawan
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 02, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v16i2.2497

Abstract

Penelitian ini membahas tentang mortar geopolimer dengan abu sawit sebagai bahan pengikat. Larutan alkali aktivator yang digunakan untuk proses pengaktifan unsur Silika dan Alumina yang terdiri dari larutan larutan Na2SiO3 2,3 Mol (Be 52) dan NaOH 14M. Perencanaan campuran mortar geopolimer abu sawit mengunakan semen (Portland Composite Cement/PCC) sebagai bahan substitusi 10%, 20%, 30% berat terhadap berat abu sawit yang berguna untuk mempercepat proses ikatan polimerisasi. Untuk itu dilakukan pengujian sorptivity pada 28 hari dengan benda uji yang digunakan berbentuk kubus 5x5x5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan alkali dengan nilai rasio Na2SiO3 dan NaOH sebesar 2 dan rasio alkali aktivator dan abu sawit sebesar 1,6 mengasilkan workability yang baik untuk adukan mortar. Sehingga perencanaan campuran ini digunakan untuk membuat sampel mortar dengan proses perawatan menggunakan suhu ruang, Pengujian sorptivity mortar geopolimer abu sawit tergolong sorptivity baik karena <0,2 mm/min0,5 pada variasi semen 30% pada umur 28 hari. Hasil ini menyimpulkan bahwasanya material mortar geopolimer abu sawit memiliki kemampuan yang baik untuk menyerap dan mengalirkan air melalui pengisapan kapiler yang berhubungan dengan meningkatnya kuat tekan pada mortar.
Evaluasi Kualitas Proyek Semenisasi di Kecamatan Kepenuhan Berdasarkan Persepsi Masyarakat Mahyudin; Harriad Akbar Syarif; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas proyek semenisasi di Kecamatan Kepenuhan berdasarkan persepsi masyarakat selama pelaksanaan proyek. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 30 responden. Data kuesioner dianalisis dengan menggunakan analisis statistik produk momen dan Cronbach Alfa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas proyek semenisasi ditinjau dari aspek kualitas material konstruksi yaitu A1 = material yang digunakan pada proyek semenisasi terlihat berkualitas baik (nilai indeks = 3,067); pada aspek ketepatan waktu pelaksanaan yaitu B1 = Proyek semenisasi selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan (nilai indeks = 2,766); pada aspek pengawasan dan transparansi yaitu C1 = Terdapat pengawasan teknis dari pihak berwenang selama proyek berlangsung (nilai indeks = 2,733); aspek kepuasan dan dampak sosial yaitu D1 = Jalan hasil semenisasi mempermudah aktivitas harian masyarakat (nilai indeks = 2,933).
Pengaruh Jenis Tanah Terhadap Penurunan Timbunan Pada Opprit Jembatan Gantung Sei. Batang Kumu Pada Ruas Jalan Desa Payung Sekaki – Bangun Jaya Riswandi; Harriad Akbar Syarif; Alfi Rahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tanah sebagai material timbunan baik untuk badan jalan, bendungan atau tanggul maupun oprit jembatan tidak dapat dihindari dan merupakan pilihan yang harus digunakan dalam penelitian ini penulis menganalisa berapa besar pengaruh penurunan tanah timbunan berdasarkan jenis material timbunan dengan memperhitungkan analisis data tanah dan perubahan angka pori pada setiap pembebanan diatasnya. Hal ini sangat penting karena dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan gantung Sei. Batang Kumu menggunakan dua jenis material timbunan yang berbeda. Dimana material tanah timbunan di daerah Kabupaten Rokan Hulu khususnya Kecamatan Tambusai Utara memiliki perbedaan visual yaitu pada warna material timbunan sehingga menarik untuk mengetahui pengaruh penurunan dengan perubahan nilai angka pori material tersebut, secara analitis penulis melakukan pengujian di laboratorium dengan menggunakan Triaxial Compression Test (ASTM D 2850). Kemudian diketahui berdasarkan pengujian kedua jenis tanah lempung berpasir tersebut memiliki nilai penurunan yang berbeda. Nilai angka pori pada kedua jenis tanah lempung diketahui memiliki nilai penurunan rata-rata angka pori tanah pada oprit jembatan I penurunan material tanah timbunan yang terjadi selama 60’’ sebesar 0,001 cm, dan material tanah timbunan pada oprit jembatan II diketahui penurunan rata- rata angka pori tanah yang terjadi selama 60’’ sebesar 0,006 cm. Penurunan tanah lempung berpasir yang berwarna kecoklatan lebih mampu menahan beban dibandingkan tanah lempung berpasir yang berwarna keputihan. Hasil penurunan material tanah kedua tanah timbunan tersebut terjadi karena pengaruh perbedaan nilai berat volume tanah timbunan.
Analisis Mutu Beton Plat Injak (OPRIT) Jembatan Sei Bukit Juragan Pada Ruas Jalan Kota Lama - Muara Dilam Tri Yanto; Harriad Akbar Syarif; Alfi Rahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3972

Abstract

Beton adalah suatu material yang secara harfiah merupakan bentuk dasar dari kehidupan sosial modern. Hampir pada setiap aspek kegiatan sehari-hari kita bergantung pada beton baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya jalan dan jembatan yang kita lewati strukturnya terbuat dari beton. Pada tahun anggaran 2024 Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan Sei. Bukit Juragan pada ruas jalan Kota Lama – Muara Dilam yang dilaksanakan oleh CV. Serdang Indah, dimana pembangunan tersebut melaksanakan pekerjaan plat injak pada oprit jembatan. Berdasarkan kontrak pekerjaaan yang disepakati plat injak jembatan menggunakan mutu beton fc’ 20 Mpa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ke kesesuaian hasil pekerjaan beton dengan job mix design yang telah dibuat dan disepakati dalam kontrak. Kemudian diketahui berdasarkan Kuat tekan beton pada sampel I dengan umur beton 33 hari diperoleh nilai sebesar 55,55 Mpa, Kuat tekan beton pada sampel II dengan umur beton 33 diperoleh nilai sebesar 49,55 Mpa, Kuat tekan beton pada sampel III dengan umur beton 28 diperoleh nilai sebesar 30,88 Mpa dan Kuat tekan beton pada sampel IV dengan umur beton 28 diperoleh nilai sebesar 28,00 Mpa. Hasil pengujian dibandingkan dengan kuat tekan yang direncanakan atau ditargetkan. Jika hasil pengujian lebih tinggi dari target, ini menunjukkan bahwa beton memenuhi persyaratan dan bahkan mungkin memiliki kelebihan kekuatan
Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Puskesmas Kecamatan Bangun Purba Zainal Abidinsyah; Arifal Hidayat; Harriad Akbar Syarif
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3973

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada proyek pembangunan Puskesmas di Kecamatan Bangun Purba, Rokan Hulu, sesuai Permen PUPR No. 10 Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 10 responden. Kemudian data kuesioner yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja pada proyek pembangunan Puskesmas Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu didapatkan hasil persentase sebesar = 81%, artinya masuk dalam kategori “sedang”. Tahapan yang paling dominan pada evaluasi penerapan SMKK yaitu Tahapan pra-konstruksi sebesar = (83%), dan tahapan pelaksanaan konstruksi sebesar = (79%).