Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MANAJEMEN LALU LINTAS DI KAWASAN PASAR BITINGAN KABUPATEN KUDUS yesina intan pratiwi; anik kustirini
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.584 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2008

Abstract

Kemacetan lalu-lintas di kota-kota besar di Indonesia selain disebabkan oleh tidak seimbangnya jumlah kendaraan dan kapasitas jalan yang ada, juga disebabkan oleh manajemen lalu-lintas yang kurang baik, serta disebabkan oleh penataan tata ruang kota yang kurang baik. Oleh karena itu tidak terkecuali kemacetan yang ditimbulkan di kawasan pasar Bitingan Kabupaten Kudus. Terjadi kemacetan di karenakan jumlah kendaraan yang melebihi ruas kapasitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai tingkat kemacetan pada kawasan pasar Bitingan Kabupaten Kudus. Dalam hal ini metode penelitian menggunakan analisis data seperti survey data eksisting untuk mengetahui tingkat kemacetan pada pasar Bitingan Kabupaten Kudus tersebut. Oleh karena itu maka di analisis tingkat pertumbuhan lalu lintas yang terjadi saat ini. Rata – rata kemacetan yang ditimbulkan oleh MC lebih besar dibandingkan dengan LV atau HV. Hal ini disebabkan ruas jalan major merupakan jalan menuju pusat perekonomian, pusat perkantoran dan perbelanjaan. Maka dalam hal ini perlu manajemen lalu lintas yang tepat dan efektif.
Pemilihan Moda Transportasi Saat Pandemi Covid-19 dengan Metode Promethee (Studi Kasus : Ruas Jalan Pemuda Kota Semarang) Galih Widyarini; Wardana Galih Pamungkas; Yesina Intan Pratiwi
Teknika Vol. 17 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.765 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v17i1.4666

Abstract

Kejadian Pandemi Covid-19 di Indonesia memunculkan banyak perubahan baik di bidang ekonomi, sosial, politik dan sistem transportasi. Salah satunya adalah pembatasan kegiatan yang dilakukan pemerintah guna menghentikan sebaran virus Covid-19. Penyebaran Covid-19 yang relatif cepat menjadi alasan masyarakat khususnya di Kota Semarang lebih selektif dalam memilih moda transportasi. Tujuan dilakukan penelitian adalah guna mengetahui jenis moda transportasi darat yang dipilih oleh masyarakat saat pandemi Covid-19. Metode pengumpulan data dengan menyebar kuesioner ke pelaku perjalanan di ruas Jalan Pemuda Kota Semarang. Data tersebut terbatas pada jenis moda transportasi darat tertentu, yaitu transportasi umum (a1), transportasi online (a2) dan kendaraan pribadi (a3). Analisis data dilakukan dengan Metode Promethee. Batasan kriteria yang menjadi penentu pemilihan moda transportasi darat berupa kenyamanan, waktu perjalanan dan biaya perjalanan. Nilai net flow (NF) merupakan hasil akhir perhitungan data dari Metode Promethee dengan a1 sebesar -1,333; a2 sebesar -2,667 dan a3 sebesar 4. Hasil NF tersebut diurutkan untuk pilihan pertama dengan NF yang terbesar adalah kendaraan pribadi, transportasi umum, dan transportasi online.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL KAWASAN PEREKONOMIAN PASAR BEKA SIMONGAN SEMARANG Wardana Galih Pamungkas; Galih Widyarini; Yesina Intan Pratiwi
Teknika Vol. 18 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v18i1.6258

Abstract

Persimpangan adalah bagian dari ruas jalan dimana arus dari berbagai arah atau jurusan bertemu. Itulah sebabnya di persimpangan terjadi konflik antara arus dari jurusan yang berlawanan dan saling memotong, sehingga mengakibatkan terjadinya kemacetan di sepanjang lengan simpang. Salah satu contoh permasalahan lalu lintas yang terjadi pada simpang tak bersinyal kawasan perekonomian Pasar Beka Simongan, Semarang adalah sering terjadinya konflik lalu lintas yang memiliki resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas juga berdampak pada pergerakan kendaraan saat melalui simpang tersebut. Permasalahan ini muncul terutama pada saat jam sibuk pagi hari, dimana aktivitas perekonomian serta aktivitas harian masyarakat seperti bekerja dan sekolah sangat tinggi. Volume kendaraan yang tinggi mengakibatkan kemacetan yang mengganggu aksesibilitas kendaraan yang melalui simpang tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kinerja simpang tak bersinyal pada kawasan perekonomian Pasar Beka Simongan Semarang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2014) sebagai pemutakhiran dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997).
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS JL. RAYA MR. MOCH. ICHSAN, KOTA SEMARANG (DEPAN PINTU KELUAR MASUK RS. PERMATA MEDIKA): Indonesia syifafauziah ara putri; Reza Juliansa Prastica; Mudjiastuti Handajani; Yesina Intan Pratiwi
J-ENSITEC Vol. 9 No. 01 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.68 KB) | DOI: 10.31949/jensitec.v9i01.3017

Abstract

Semarang is one of the metropolitan. Traffic on Jl. Raya Mr Moch. Ichsan in front of the Permata Medika hospital, which is fairly crowded, is due to the influence of the hospital's activities. Many activities are seen at the entrance and exit of the hospital, including crossing. The purpose of this study was to analyze traffic performance, determine the factors that hinder traffic flow, determine the volume, travel time, and vehicle delay time due to u-turns at the median opening in front of the hospital entrance. Medical Gems. Traffic volume data collection was carried out for 3 days, namely weekdays, short days. and holidays using the 2014 PKJI method (referring to the reference to the 1997 MKJI basic rules). The results of the observations obtained are that the total current is 6201 cur/hour with the side resistance weight being at a moderate level. By following the 2014 PKJI guidelines, we get the adjustment values ​​for Free Flow Speed ​​(VB) = 61 km/hour and Capacity (C) = 7128 skr/hour. With a value of DJ = 0.869 cur/hour, it is at LOS level E which according to PKJI 2014 (referring to the reference to the 1997 MKJI basic rules) the level of road service is above the average for the maximum service level, namely levels A to D with a degree of saturation value of 0.00 - 0.84. Strict action from the relevant officers is needed by controlling existing traffic signs such as parking is prohibited in order to maximize the function of the existing road capacity.
Pengaruh Limbah Plastik Jenis PET/PETE (Polyethylene Terephthalate) Terhadap Kuat Tekan Beton Fc 10 MPa Etika Herdiarti; Galih Widyarini; Yesina Intan Pratiwi
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 2 (2023): Next Issue on, September 2023
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v5i2.300

Abstract

Plastik sangat dibutuhkan perananya dalam kehidupan sehari-hari seperti bahan kemasan produk, perabotan rumah tangga dan sebagainya. Seiring bertambahnya waktu, plastik tersebut menjadi sampah plastik yang jumlahnya meningkat setiap tahun. Hal tersebut dapat merusak lingkungan dan perlu adanya penanganan yang tepat. Salah satunya dengan pemanfaatan sampah plastik menjadi tepat guna. Sampah plastik yang paling banyak terdapat adalah jenis PET/PETE yang sering digunakan untuk kemasan produk. Karakteristik plastik ini tidak tembus air dan gas, serta bewarna bening/transparan akan tetapi tidak mudah terurai di dalam tanah. Jenis plastik PET/PETE dapat digunakan dalam bahan campuran beton sebagai pengganti sebagian agregat kasar dengan proporsi 10%, 20% dan 30%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kuat tekan beton terhadap penggantian sebagian agregat kasar dengan plastik jenis PET/PETE (Polyethylene Terephthalate) pada beton mutu fc’ 10 MPa dan mengetahui tren kuat tekan beton campuran plastik biji plastik PET/PETE pada beton mutu fc’ 10 MPa. Metode yang digunakan dengan menguji kuat tekan beton di usia 7, 14 dan 28 hari. Hasil yang didapatkan adalah hasil kuat tekan beton melebihi fc’10 MPa dengan adanya peningkatan tren kuat tekan beton dari usia 7 hari, 14 hari dan 28 hari.
Analisis Tarikan Dan Bangkitan Aktivitas Masyarakat Terhadap Konsep Pembangunan Kota Satelit Di Kota Semarang Andi Rulis Pribadi; Bayu Aji Wicaksono; Wardana Galih Pamungkas; Yesina Intan Pratiwi
JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil) Vol 8 No 2 (2023): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v8i2.1018

Abstract

Tarikan dan bangkitan lalu lintas yang terjadi pada tata guna lahan kawasan kota satelit di Kota Semarang merupakan salah satu permasalahan yang bisa menyebabkan terjadinya sebuah kemacetan dari operasional kawasan tersebut. Faktor-faktor seperti ini tidak dapat dihindari dalam kasus pembangunan perkotaan, menjadi tantangan bagi pemerintah kota. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis model dan mengetahui faktor yang mempengaruhi tarikan dan bangkitan aktivitas masyarakat terhadap pembangunan kota satelit. Metode yang digunakan yaitu dengan menganalisis hasil tarikan dan bangkitan dengan metode analisis regresi linier berganda. Tarikan pergerakan kendaraan menuju kawasan kota satelit tertinggi terjadi pada sore hari dengan jumlah 122.120 kend/jam dan bangkitan pergerakan kendaraan menuju kawasan kota satelit tertinggi terjadi pada sore hari dengan jumlah 121.616 kend/jam. Hasil penelitian diketahui faktor yang memiliki nilai tertinggi terhadap model tarikan dan bangkitan perjalanan adalah faktor tujuan perjalanan ke kawasan kota satelit dengan Y = 33,714+ (-0,005X1)+ 0,005X2. Nilai R2 sebesar 0,233 (23,3%).
Edukasi Penggunaan Moda Transportasi yang Aman Bagi Pelajar SMK Purnama 01 Semarang Yesina Intan Pratiwi; Wardana Galih Pamungkas; Son Haji
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol. 3 No. 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jpk.v3i1.10413

Abstract

This community service activity aims to educate students of SMK Purnama 01 Semarang about safe transportation options, focusing on reducing the risk of traffic accidents involving students. The main issue is the high number of accidents involving students using private vehicles and their limited understanding of traffic safety. The objective of this activity is to raise students' awareness of the importance of choosing safe transportation modes and applying the principles of "safety riding." The methodology employed includes field surveys, discussions with activity partners, and training on driving safety. This training covers the use of personal protective equipment and understanding traffic regulations. As a result, the activity led to an increase in students' knowledge of traffic safety, particularly regarding the use of helmets and seat belts, as well as the application of safe driving principles. Additionally, the activity raised students' awareness of accident risks and how to respond to them. The enthusiasm of the students in participating in the training and discussions indicates that this educational approach is effective in enhancing their understanding. In conclusion, this service has positively impacted the transportation safety of SMK Purnama 01 Semarang students and highlights the importance of integrating transportation safety education into the school curriculum to ensure safer travel for students on the road.
Pengaruh Pelapukan Lapisan Batuan Terhadap Stabilitas Lereng Adolf Situmorang; Kusrin Kusrin; Ngudi Hari Christa; Yesina Intan Pratiwi; Galih Widyarini; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.707

Abstract

Abstrak Longsor merupakan suatu proses perpindahan massa batuan atau tanah akibat pengaruh gravitasi sebagai respon terhadap aktivitas alam yang menyebabkan kerusakan morfologi permukaan lereng, dan longsor yang terjadi di Wonogiri kemungkinan karena pelapukan lapisan batuan akibat curah hujan yang sering terjadi di aera tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan pengambilan sampel batuan, pengukuran dan pengumpulan data sekunder. Klasifikasi batuan menggunakan parameter RQD, RMR dan Q-system untuk mengetahui karakteristik batuan. Hasil dari klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa lapisan batuan di lokasi longsor masuk dalam kategori sedang hingga sangat rentan mengalami pelapukan. Dengan mempertimbangkan siklus curah hujan dan jumlah hujan dalam hari yang dihitung dalam satu tahun diketahui ada pengurangan kekuatan batuan berdasarkan penelitian terdahulu. Hasil analisa metode element hingga menunjukkan terjadi pengurangan kekuatan batuan berdasarkan parameter geser yang berakibat pada stablititas lereng batuan tersebut, dan pada tahun ke-10 diindikasikan nilai Safety Factor (SF) <1,3. Kata kunci: Kuat geser, siklus basah-kering, batuan  Abstract Landslide is a process of mass transfer of rock or soil due to the influence of gravity in response to natural activities that cause damage to the surface morphology of the slopes, and the landslide that occurred in Wonogiri was probably due to weathering of rock layers due to frequent rainfall in the area. This research was conducted with the stages of taking rock samples, measuring and collecting secondary data. Rock classification uses RQD, RMR and Q-system parameters to determine rock characteristics. The results of the classification indicate that the rock layers at the landslide location are in the moderate to very vulnerable category to weathering. By considering the rainfall cycle and the amount of rain in days calculated in one year, it is known that there is a reduction in rock strength based on previous research. The results of the finite element method analysis showed that there was a reduction in rock strength based on shear parameters which resulted in the stability of the rock slopes, and 10th year indicated the value of Safety Factor (SF) <1.3. Keywords: Landslide, wet-dry cycle, rock 
ANALISIS HAMBATAN SAMPING PADA RUAS JALAN DI DEPAN STASIUN PONCOL KOTA SEMARANG (Studi Kasus Masa Pandemi Covid-19) Galih Widyarini; Yesina Intan Pratiwi
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020): November (2020)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v16i2.2997

Abstract

Kemacetan masih menjadi salah satu persoalan transportasi di kota Semarang, terutama di beberapa ruas jalan yang merupakan daerah aktivitas perekonomian seperti pada ruas jalan di depan Stasiun Poncol. Tingginya tingkat kemacetan di jalan tersebut disebabkan oleh kapasitas jalan dan volume kendaraan yang tidak seimbang, persimpangan antara pintu masuk dan keluar stasiun serta adanya faktor hambatan samping yang menambah kemacetan di ruas jalan tersebut. Banyaknya taksi online dan taksi konvensional yang berhenti serta parkir di bahu jalan depan Stasiun Poncol juga menambah kemacetan pada lokasi tersebut. Akan tetapi, pada masa Pandemi Covid-19 ini mengalami penurunan sementara jumlah volume kendaraan akibat adanya peraturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar kelas hambatan samping yang terjadi pada ruas jalan Stasiun Poncol Kota Semarang pada masa Pandemi Covid-19. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei kemudian dianalisis berdasarkan MKJI 1997. Hasil yang didapat menunjukan besar kelas hambatan samping pada ruas jalan di depan Stasiun Poncol adalah rendah selama masa pandemic covid-19.
Pendampingan Pembuatan Sumur Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Di Dusun Kenongo, Desa Lemahireng, Kabupaten Semarang Yesina Intan Pratiwi; Son Haji; Dhamang Budi Cahyono; Ali Mahrus
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.6391

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok manusia yang paling penting. Air memegang peranan penting bagi kehidupan manusia karena dapat digunakan oleh manusia untuk keperluan sehari-hari seperti minum, mandi, cuci, dan kakus. Menurut Permenkes No.32 Tahun 2017 mempersyaratkan bahwa air yang dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari hendaknya memenuhi syarat kesehatan. Bambang , mengungkapkan syarat air minum harus aman, artinya bebas dari mikroba patogen dan zat yang berbahaya, terutama oleh kontaminasi mikroba yang berbahaya seperti bakteri koliform. Air bersih seharusnya tidak mengandung mikroorganisme patogen apapun, akan tetapi masih banyak air bersih yang tercemar mikroorganisme berbahaya, sehingga air bersih sampai saat ini masih menjadi kendala terbesar dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan seringkali menjadi sumber atau perantara berbagai penyakit. Dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bawah Besi tidak memenuhi syarat dengan hasil yang sangat tinggi. Sumur artesis yang memiliki kandungan zat mineral berlebihan sebaiknya perlu penanganan lebih lanjut.