Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN MEMBUAT JAMU INSTAN KEKINIAN PADA SISWA SMK N 2 BISNIS MANAJEMEN JAYAPURA Rani Dewi Pratiwi; Rusnaeni Rusnaeni; Krisna Dewi; Elsye Gunawan; Nur Fadilah Bakri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1722-1727

Abstract

Pesatnya penularan covid-19 menyebabkan WHO menetapkan status covid-19 menjadi pandemi di seluruh dunia pada tahun 2020. Covid-19 masuk dalam kategori penyakit yang dapat menular dan disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Penularan Covid-19 termasuk sangat cepat sehingga mengharuskan masyarakat untuk tetap siaga dan memastikan daya tahan tubuh tetap terjaga sehinggatidah mudah tertular covid-19, satu cara untuk mempertahankan daya tahan tubuh salah satunya dengan mengkonsumsi minuman tradisional yaitu ramuan dengan kandungan bahan-bahan alami seperti Jahe, Kunyit, temulawak dan lain-lain. Pembuatan ramuan seperti rebusan membutuhkan waktu pembuatan yang tidak cepat, sehingga pemilihan jamu instan merupakan hal yang tepat karena lebih praktis dan mudah. Masyarakat perlu mengetahui pembuatan jamu instan agar mempermudah mengkonsumsi ramuan tradisional dengan membuat sendiri di rumah. Siswa SMK N 2 Bisnis Manajemen Jayapura merupakan remaja aktif yang perlu menjaga daya tahan tubuh, tetapi banyak dari para remaja yang menganggap jamu merupakan minuman yang tidak popular selain rasanya yang kurang enak. Pengabdian ini bertujuan meperkenalkan jamu instan dan melakukan pelatihan membuat jamu instan kepada Siswa SMK N 2 Manajemen Bisnis Jayapura. Hasil pengabdian menunjukkan adanya kenaikan pemahaman siswa tentang bahan dan jamu instan. Sekitar 67,74% siswa ingin membuat jamu instan sendiri di rumah dan sekitar 96,77% siswa ingin membagi ilmu membuat jamu instan ke orang lain.   
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG BEYOND USE DATE (BUD) OBAT MELALUI EDUKASI DI PUSKESMAS JAYAPURA UTARA Krisna Dewi; Elsye Gunawan; Eva Susanty Simaremare; Irene Sondang Lingga; Andre Anusta Barus; Misyell Gabriella Osbabur; Puput Melati Balalembang; Gloria Sania Warouw; Teguh Budhy Setyatno; Ade Wahyuni Purba
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan obat setelah kemasan primer dibuka, diracik, atau dilarutkan, yang perlu diperhatikan untuk menjamin mutu dan keamanan obat. Kurangnya pemahaman mengenai perbedaan BUD dan Expired Date (ED) berpotensi menyebabkan penggunaan serta penyimpanan obat yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai konsep BUD, perbedaannya dengan ED, batas waktu penggunaan obat setelah kemasan dibuka, cara penyimpanan obat yang benar, serta karakteristik obat yang sudah tidak layak digunakan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 di Puskesmas Jayapura Utara, Kota Jayapura, dengan melibatkan 30 peserta. Metode kegiatan berupa penyuluhan melalui ceramah interaktif dan diskusi yang didukung dengan media leaflet, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki respons yang baik terhadap materi edukasi yang diberikan. Sebanyak 75% peserta menyatakan sangat setuju bahwa materi penyuluhan mudah dipahami dan dapat menambah pengetahuan mengenai penggunaan obat yang aman setelah kemasan dibuka, sedangkan 80% peserta sangat setuju bahwa penyampaian materi oleh penyuluh jelas, menarik, dan mudah diikuti. Kegiatan penyuluhan mengenai BUD dengan dukungan media leaflet dapat menjadi salah satu upaya edukatif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan dan penyimpanan obat secara aman, tepat, dan rasional