Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PKM Budidaya Cacing Sutra (Tubifek Sp.) di Lahan Pekarangan Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Fatmawati Fatmawati; Untung Bijaksana; Muhammad Hudan Almuhasibi; Siti Qomariah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i2.6169

Abstract

AbstractSilkworm (Tubifex sp). is a good natural food for ornamental fish. Silkworms contain about 57% protein and 13% fat. Silkworms are natural food for fish seeds that are highly nutritious. The problem is not knowing how to cultivate silkworms and the available land has not been utilized. The solutions offered are the use of yards for silkworm cultivation, methods of counseling activities and demonstration of silkworm cultivation, evaluation of knowledge and skills before and after the activity is carried out. The results of the evaluation were analyzed by means of a two-party t-test according to Sudjana (1992). The results of the analysis show that the average value of the knowledge and skill of the target audience for all questions asked before the activity and after the activity is carried out is significantly different. The average value of the knowledge level of the target audience for all questions asked before the activity was 7.3 and increased to 34.7 after the activity was carried out. Average value of the skill, the target audience for all questions asked before the activity was 7.1 and increased to 35.1 after the activity was carried out. The   pilot activity has installed as many as two silkworm racks, so that partners can optimize their yards into productive land.  Key word : silkworm; counselling; knowledge; skill
Pengenalan Dan Bimtek Penggunaan Alat-Alat Kualitas Air Di Balai Benih Ikan Gunung Manau Kepada Siswa SMK PP Paringin Putri, Nur Amalia; Irawan, Abdul Halli; Rapiqi, Hapip; Fudaeli, M; Iriansyah, Iriansyah; Aisyah, Siti; Bijaksana, Untung
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 8 (2024): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/9p2hc614

Abstract

Balai Benih Ikan Gunung Manau adalah balai yang menyediakan dan mendistribusikan benih ikan yang berkualitas untuk budidaya dengan ukuran benih yang bervariasi secara kontinyu. Hal tersebut yang mendorong pihak SMK PP Paringin untuk melakukan Praktik lapangan di Balai Benih Ikan Gunung Manau agar menambah wawasan dan pengetahuan di bidang perikanan. Benih ikan yang berkualitas tentunya didukung dari kualitas air yang baik sehingga perlu alat-alat kualitas air seperti pH meter yaitu alat untuk mengukur pH sekaligus suhu air, Total Dissolved Solids (TDS) adalah sebuah indikator untuk mengukur jumlah padatan atau partikel terlarut didalam air. Maka dari itu, mempelajari alat kualitas air untuk budidaya ikan sangatlah penting agar didapat informasi baik tidaknya suatu perairan(kolam) untuk mengurangi resiko mortalitas pada benih ikan. Metode pelaksanaan berupa pengenalan dan bimbingan teknis. Sasaran adalah siswa SMK PP Paringin yang melakukan kunjungan praktek lapangan. Tahapan pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pengenalan alat-alat kualitas air dan peragaan cara menggunakan alat dengan mengambil sample air di kolam.  Berdasarkan kegiatan pengenalan dan bimbingan teknis penggunaan alat-alat kualitas air yang telah dilakukan kepada siswa SMK PP Paringin telah tersampaikan nya informasi, pengetahuan, dan bimbingan teknis tentang alat-alat kualitas air, fungsi, cara penggunaannya dan pentingnya mempelajari alat kualitas air untuk budidaya.
Silvofishery Bandeng dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Lahan Mangrove Fatmawati Fatmawati; Siswanto Siswanto; Siti Aisiah; Ririen Kartika Rini; Aswin Aswin; Untung Bijaksana; Indira Fitriliyani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6638

Abstract

Usaha tambak tidak berproduksi serta penebangan mangrove yang terus berlangsung di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar tanpa penanaman kembali berdampak pada ekonomi mitra dan menipisnya simpanan blue karbon. Solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan tambak sistem silvofishery untuk budidaya ikan bandeng. Namun permasalahan yang dihadapi adalah mitra tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola tambak sistem silvofishery. Metode pelaksanaan adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan serta demonstrasi percontohan budidaya bandeng sistem silvofihery. Hasil kegiatan penyuluhan dan demonstrasi dapat dilaksanakan dengan baik berkat partisipasi aktif dari mitra. Berdasarkan hasil evaluasi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra sesudah kegiatan dilaksanakan. Mitra dapat mengoptimalkan tambak yang dimiliki dengan sistem silvofishery menjadi lebih produktif, dengan diberikan bantuan demonstrasi 1 unit tambak dengan perbaikan pematang dan pelataran tambak, sarana produksi berupa mangrove, nener bandeng, pupuk, pakan dan peralatan panen untuk praktik langsung budidaya tambak sistem silvofishery. Hasil analisis SWOT menyatakan strategi yang diambil untuk keberlanjutan usaha tambak silvofishery adalah peran pemerintah, perbaikan infrastruktur, optimalisasi ruang budidaya, penyuluhan dan pemanfaatan multi manfaat (silvofishery dan ekowisata).
ANALISIS PERAN, PERSEPSI MASYARAKAT DAN STRATEGI PENGUATAN DESA DALAM AKSI MITIGASI DAN ADAPTASI TERHADAP PERUBAHAN IKLIM HIDROMETEOROLOGI DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Damayanti, Tryana; Mahreda, Emmy Sri; Bijaksana, Untung; Rusmayadi, Gusti
EnviroScienteae Vol 22, No 1 (2026): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 22 NOMOR 1, FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v22i1.24666

Abstract

This study analyzes the role and perceptions of communities, as well as village strengthening strategies, in mitigating and adapting to hydrometeorological climate change in three villages in Banjar Regency: Rampah, Pengaron, and Munggu Raya. The methods used included observation, interviews, participatory mapping, a Likert scale, and a SWOT analysis. The results indicate that the three villages face major obstacles in the form of low participation in policy planning, weak institutions, minimal flood management regulations, and limited budgets. However, they have significant opportunities through government support, village funds, and a culture of mutual cooperation. Community roles and perceptions are categorized as moderately influential, with an average index of 47.93, indicating strong involvement in technical aspects but still weak in strategic aspects. The SWOT analysis places all villages in Quadrant I (S-O Strategy), recommending aggressive strategies such as community capacity building, institutional strengthening, environmental conservation, and integration of climate adaptation into village development planning.
Education on Making Local Fish Spawning Stimulants for the Pokdakan Karya Maju in Karya Tani Village: Edukasi Pembuatan Bahan Perangsang Pemijahan Ikan Lokal Untuk Pokdakan Karya Maju Desa Karya Tani Akhmad Murjani; Siswanto Siswanto; Untung Bijaksana; Indira Fitriliyani; Muhammad Adriani; Ermalia Herawati
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 9 No. 1 (2025): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokdakan Karya Maju is one of the fish farming groups located in Karya Tani Village, Barambai District, Barito Kuala Regency. The problem faced by Pokdakan is that they have not been able to produce their own seeds. This is because the spawning process requires special and specific skills and knowledge. Pokdakan must always buy seeds from the Seedling Center for the sustainability of their business. This is certainly risky for the sustainability of the business if they fail to get fish seeds. This community service activity (PkM) aims to educate Pokdakan about making local fish spawning materials from the pituitary gland. The approach method used is socialization and demonstration, question and answer which is then carried out to evaluate the knowledge and skills of the target audience with a t-test. The results of the pretest and posttest evaluations showed an increase in the knowledge and skills of the target audience from an average of 19% to 80.57%. The results of the t-test showed that thit (1.982) > ttab (1.734) which means that the change was significant.
Dosmestikasi Ikan Gabus, Channa Striata Blkr, Upaya Optimalisasi Perairan Rawa di Provinsi Kalimantan Selatan Untung Bijaksana
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Research Center for Suboptimal Lands (PUR-PLSO), Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33230/JLSO.1.1.2012.12

Abstract

Bijaksana, U. 2012. Snakehead Domestication, Channa Striata Blkr, Swamp Water Optimization Efforts in South Kalimantan Province. J. Lahan Suboptimal 1(1):92-101.This research aimed at domesticating snakehead in order to fulfill the consumption without relying on catch. This research was conducted in the Wet Laboratory of the Department of Aquaculture Faculty of Fisheries Banjarbaru from September to October 2006. Snakeheads caught in "beje 'were selected according to weight and size and then kept in concrete tanks. A total of 32 pairs were placed in the experimental tanks.Feed was served as much as 4% of bodyweight/day for 4 times/day. Observations were made at the beginning and end of the experiment which included concentration of E2, egg diameter, IGS, IHS and fecundity. The results obtained were as the followings: water enhancement was associated with the development of the IGS with r2 = 0.92 which was greater than that of the decrease in water with r2=0.55.Greater reduction in water was associated with IHS with r2=0.96 which was greater then that of raising the water with  r2 only 0.74. Increase of water associated with the concentration of estradiol-17 beta with r2=0.82 was greater than that of the decrease of water which was was only 0.55.The decline and rise of water were aasociated with the diameter of each egg with the r2=0.93 and 0.96. Enhancement of water associated with agreater effect on fecundity with the r2=0.74 while decreasing water with the r2=0.36. Several indicators of snakehead reproduction obtained from the experiment were found to be similar with those naturally occured. It was concluded that the snakehead’s gonad could be grown to reach maturity level in the container as a domestication process.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wirausaha Muda melalui Bimbingan Teknis Pengadaan Induk Siap Pijah Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) di Banjarbaru Siswanto Siswanto; Akhmad Murjani; Untung Bijaksana; Muhammad Adriani; Indira Fitriliyani; Ermalia Herawati; Nathania Adzra Rusnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1261

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wirausaha Muda di Kota Banjarbaru dalam pengadaan dan seleksi induk ikan gurami yang siap dipijahkan. Komoditas ikan gurami (Osphronemus gouramy) memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengembangan usaha budidayanya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan pembudidaya dalam menentukan induk yang matang gonad sehingga ketersediaan benih belum optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi teknologi, praktik langsung seleksi induk jantan dan betina yang matang gonad, serta pendampingan dan evaluasi. Evaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji-t untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan seleksi induk ikan gurami, dimana tingkat pemahaman peserta meningkat dari sekitar 50% sebelum kegiatan menjadi 90% setelah pelaksanaan bimbingan teknis. Dengan meningkatnya kapasitas teknis tersebut, kelompok mitra diharapkan mampu melakukan pemijahan secara mandiri sehingga dapat meningkatkan produksi benih, mendukung keberlanjutan usaha budidaya, serta meningkatkan pendapatan kelompok.