Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA MACROMEDIA FLASH8 DALAM PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QURAN DI KELAS X MM SMK AL HIDAYAH WONOREJO PASURUAN Abdul Khobir Al-Muqtafa; Muhammada

Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v1i1.1358

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran Baca Tulis Al-Quran diperlukan berbagai strategi maupun media untuk meningkatkan belajar siswa dan mengurarangi rasa bosan siswa dalam proses belajar mengajar, dengan media menggunakan media yang menarik dan menyenangkan siswa akan lebih termotivasi dan semangat dalam belajar. Maka dari itu peneliti memberikan judul Penggunaan Media Macromedia Flash8 dalam Pembelajaran Baca Tulis dengan fokus penelitian sebagai berikut : 1). Bagaimana penggunaan Penggunaan Media Macromedia Flash8 2). Bagaimana respon dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah terhadap Penggunaan Media Macromedia Flash8 Dalam pembelaaran BTQ? 3). Bagaimana kelebihan dan kekurangan Penggunaan Media Macromedia Flash8 dalam Pembelajaran Baca Tuli al-quran ? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media Macromedia Flash8 dalam pembelajaran Baca Tulis Al-Quran di Kelas X MM SMK Al-Hidayah Wonorejo Pasuruan Dalam penelitian ini menggunakan penelitian Studi kasus. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penggunaan media Macromedia mampu mningkatkan hasil proses belajar siswa hal ini dapat dilihat dari respon dan hasil belajar siswa .Nilai respon siswa rata-rata 77%, dan hasil belajar siswa rata-rata 78,8%. Hal tersebut menunjukkan bahwa respon dan hasil nilai belajar siswa menggunakan media macromedia Flash8 lebih baik.
PEMBENTUKAN KARAKTER IDIOLOGI MODERAT DI PESANTREN NGALAH PURWOSARI PASURUAN Nafilatul Fitriyah; Muhammada

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.469 KB) | DOI: 10.35891/amb.v4i2.1555

Abstract

Every human being must have different characters. From these different characters can also make a difference that can lead to division. However, if the character differences can be harmonized with the formation of characters that are continuous and are continuous. Because of the formation of characters that are only half-done, it will make someone not only misunderstood but understand wrong. Based on the results of the data obtained stating the character of the santri can be formed with several attitudes to make it towards moderate character. As with applying the attitude of love of God, and all its creation, honesty / trust, respect and courtesy, tolerance, please help and mutual cooperation / cooperation, fairness, the spirit of nationalism, love of peace. The attitude is applied in the daily activities of the santri, the weekly activities of the santri, the monthly activities of the santri, the annual activities of the santri and activities that are incidental.
IMPLEMENTASI MEDIA VIDEO PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMK DARUT TAQWA SENGONAGUNG PURWOSARI Shoimatul Hikmah; Wiwin Fachrudin Yusuf; M. Anang Sholikhudin; Muhammada Muhammada
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 13 No. 2 (2023): TARBIYA ISLAMIA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v13i2.2808

Abstract

The study of Video Media Implementation in Islamic Education Learning at SMK DarutTaqwa Sengonagung Purwosari was motivated by the existence of several problems encountered in the field, namely the conventional learning system, which only uses the lecture method, making students feel bored when receiving lessons and the classroom atmosphere becomes inactive, especially in the subject of Islamic cultural history (PAI). The formulation of the problems in this study are: 1) How is the implementation of video media in PAI learning at SMK Darut Taqwa Sengonagung Purwosari? 2) What are the advantages and disadvantages of video media implementation at SMK Darut Taqwa Sengonagung Purwosari? The approach in this research uses qualitative methods, data sources obtained include: observation, interviews, and documentation. This research was conducted in class XII TKJ 2 of SMK Darut Taqwa Sengonagung Purwosari. The results of this study are 1) the implementation of video media in PAI learning shows that learning using methods and learning media is quite flexible. 2) The advantages of implementing video media in learning some students stated that the implementation of video media can make them understand when receiving learning material, while the weakness is the implementation of video media teachers need time and careful preparation, so it takes a lot of time, So it can be concluded that the application of video media in the learning process has no difficulties for both teachers and students
Implementasi Metode Pembelajaran Field Trip dalam Menanamkan Pendidikan Akhlakul Karimah Pada Siswa Raudhatul Atfal di ar-Rohmany Nur Imama Jamil; Muhammada; Ahmad Ma’ruf; M. Anang Sholikhudin
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 31 No 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.553

Abstract

Masalah yang terjadi dinegara kita saat ini sebenarnya tidak lepas dari persoalan perilaku akhlakul akrimah pada setiap siswa. Terlepas dari ajaran ilmu agama, jika pendidikan anak menyimpang dari akidah Islam dan tidak terkait dengan Allah, tidak diragukan lagi anak akan memperoleh nilai-nilai negatif. Bahkan, didorong oleh nafsu dan bisikan setan, dia akan mengikuti keinginannya. Pendidikan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dan menentukan bagi perkembangan siswa dimasa depan, sebab pendidikan siswa merupakan filosofi bagi dasar kepribadian mereka. perlu untuk mengajarkan mereka untuk melakukan yang terbaik dan berharap bahwa mereka akan memiliki sifat terpuji di masa depan dan dapat menghindari perilaku tercela. Selain proses pembelajaran yang berlangsung di lembaga pendidikan yang mencakup semua proses perkembangan fisik. Mengajarkan sikap siswa dan memberikan bimbingan atau petunjuk dengan Kesabaran diperlukan untuk pembentukan sikap. keteladanan, pembiasaan, dan Implementasi pendidikan akhlakul karimah yang merupakan proses yang panjang dan berkesinambungan. Dan semestinya pendidikan akhlak termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu diperlukan pendidikan sejak dini, khususnya Pendidikan akhlak agar mereka terbiasa berperilaku baik dan mengikuti perintah Allah yang sesuai ajaran al-Qur’an dan Hadist. Tanggung jawab berat yang haris dipikul oleh dunia pendidikan akhirnya memunculkan tuntutan bagi lembaga pendidikan untuk meweujudkan cita-cita untuk membekali peserta didik dengan pendidikan akhlak. Oleh karena itu tulisan ini memberikan wawasan tentang bagaimana cara menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlakul karimah melalui pembelajaran metode field trip di ar-Rohmany
Implementasi Pembiasaan Sholat Dhuhur Berjamaah Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Fauziyah, Lana; Muhammada; Ma'ruf, Ahmad; Solikhudin, Anang
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.602

Abstract

Sebuah pembiasaan yang baik sangatlah perlu dilakukan dalam membangun karakter religious. Pembiasaan yang baik dapat dilakukan melalui kegiatan program tambahan yang ada di sekolah. Pembiasaan program yang dilakukan diharapkan dapat menjadi bekal siswa pada masa berikutnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan shalat dhuhur berjamaah di SMK Darut Taqwa Purwosari. (2) untuk mendeskripsikan karakter religius yang terbentuk melalui program shalat dhuhur berjamaah. (3) untuk mengetahui hambatan dan solusi yang dilakukan madarasah dalam membiasakan program shalat dhuhur berjamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan study kasus. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pembiasaan shalat dhuhur berjamaah yang ada di SMK Darut Taqwa ini agar siswa ketika pulang sekolah tidak kepiran lagi dengan shalat dhuhur berjamaah karena sudah dikerjakjan di sekolah, dan membiasakan siswa agar shalat berjamaah. (2) semenjak adanya shalat dhuhur berjamaah siswa dapat menumbuhkan karaker yaitu karakter religius yang mana bisa mengerti pada saat bergantian berwudhu, baris dengan rapi ketika shalat, tidak bergurai sendiri. (3) mengenai hambatan shalat dhuhur berjamaah yang ada di SMK Darut Taqwa yaitu: (a) terlambat datang karena masih ada yang ke toko nggk langsung ke masjid diberi hukuman push up (b) menertibkan siswa perempuan yang sedang datang bulan atau haid suruh menulis surat-surat pendek (c) faktor longkungan rumah, wali kelas kerjasama dengan orang tua agar dirumah tetap terbiasa dengan shalat dhuhur berjamaah.
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MICROSOFT TEAMS DI SMKN 1 PURWOSARI Ramadhani, Alfina Rachma; Muhammada, Muhammada; Ma’ruf, Ahmad
AT-TA'DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 16, No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tadib.v16i1.3007

Abstract

This research discusses the innovation of using Microsoft Teams as a learning medium in Islamic Religious Education at SMKN 1 Purwosari. The development of technology forces teachers to be more creative in teaching, taking advantage of the various applications and learning media available. Microsoft Teams, an online learning platform, was chosen for its ability to facilitate collaboration and interaction between teachers and students. This study uses a qualitative approach with a descriptive method involving observation, interviews, and documentation to collect data from teachers, students, principals, and IT staff at SMKN 1 Purwosari. The study results show that implementing Microsoft Teams has increased student engagement and motivation, made it easier for teachers to deliver materials, and improved student learning outcomes. However, challenges such as internet access problems and the need for technical training for teachers have also been identified. The study concludes that despite the obstacles, using Microsoft Teams effectively improves the quality of Islamic Religious Education learning and provides practical recommendations for developing educational technology in schools
Persepsi Masyarakat Terhadap Pendidikan Agama Islam Di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Pasuruan Faizatul Qolbiyah; Muhammada; Ahmad Ma’ruf; Achmad Yusuf
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.1352

Abstract

Persepsi merupakan suatu proses yang dipelajari melalui interaksi dari lingkungan sekitar. Persepsi   diberikan seseorang bisa menjadi tanggapan positif dan negatif. Tanggapan positif yang berarti tanggapan yang baik berupa rasa senang sehingga dalam memberikan respon dan selanjutnya akan menampakkan kecenderungan untuk berbuat. Latar belakang penelitian ini yakni pendidikan merupakan hak dari setiap anak yang seharusnya diberikan oleh orang tua terhadap anaknya dalam keluarga terutama pendidikan Agama Islam. Akan tetapi realitanya hal tersebut tidak dapat diberikan karena kesibukan orang tua dalam bekerja untuk mencukupi kebutuhan dalam rumah tangga, selain itu masyarakat juga memiliki minat rendah pada lembaga pendidikan yang berbasis Agama dan juga kurangnya pengetahuan masyarakat tentang lembaga pendidikan yang berbasis Agama.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pendidikan Agama Islam di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan latar Masyarakat muslim Desa Karangjati Kecamatan Pandaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian ujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pemahaman Masyarakat tentang Agama Islam di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan terbilang cukup baik. Mereka memiliki pandangan bahwasannya Agama Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah saja melainkan juga untuk kehidupan bermasyarakat. 2) Tanggapan Masyarakat Desa Karangjati Kecamatan Pandaan tentang pendidikan Agama Islam, pendidikan Agama Islam akan menghasilakan anak-anak yang berakhlak baik berpengetahuan Islami serta pendidikan ini merupakan tanggungjawab bersama. 3) Peran dalam pelaksanaan pendidikan Agama Islam berjalan dengan baik, hal ini telihat dari kegiatan masyarakat yang ikut dalam kegiatan keagamaan dan anak-anak yang ikut kegiatan TPQ dan Madrasah Dniyah setiap hari.
Implementation of the Tartila Method in Improving Ability Read the Koran at TPQ al-Mubarok Sukodermo Purwosari Pasuruan Hasanah, Uswatun; Muhammada, Muhammada; Ma’ruf, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Ju-Pendi), December 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/ju-pendi.v2i01.175

Abstract

This tartila method is a method that reads the Qur'an with a direct focus on the practice of reading. The tartila Method Guide consists of 4 parts, the first level starts from the simple level, step by step to the perfect level. In the process of implementing al-Qur’an learning, TPQ al-Mubarok decided to use the tartila method based on the fact that this method is compatible with the development and abilities of children and the spirit of Ahlussunnah Wal Jamaah. Learning the Qur'an through the tartila method is a way of learning the Qur'an through the letter function or sound-based approach, namely by learning to read the Arabic letters directly on the sykal. As well as using the production method from reading letters to words, from sentences to reading verses. And the goal is to produce students who have the ability to recite the Qur'an well and recite tajwid. that learning the Qur'an using the tartila method effectively improves the quality of students' reading of the Qur'an in TPQ al-Mubarok.
The Strategies of Islamic Religious Education (PAI) Teachers in Instilling Noble Character (Akhlak al-Karimah) Among Senior High School (SLTA) Generation Z Students at SMA Darut Taqwa Sengonagung Purwosari Fitri Handayani, Siti Aisah; Muhammada, Muhammada
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v5i1.23513

Abstract

This study aims to describe the strategies employed by Islamic Religious Education (PAI) teachers in instilling noble character (akhlak al-karimah) in Generation Z students at SMA Darut Taqwa Sengonagung Purwosari. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving PAI teachers and students. The results indicate that teachers implement several strategies, including role modeling (uswah hasanah), habituation, advice and motivation (mau'izhah hasanah), integration of moral values into various subjects, and the use of digital media. Supporting factors for the success of these strategies include a religious and conducive school environment, support from the school principal and parents, as well as students’ openness to modern approaches. However, several obstacles were also identified, such as the negative influence of social media, inconsistent student behavior outside of school, and a lack of supervision from the family environment. This study highlights that instilling akhlak al-karimah in Generation Z requires a contextual, adaptive approach rooted in Islamic values to address the challenges of the digital era.
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar PAI di SMKMiftahul Ulum Azmi, Tasya Nabila Nur; Hadi, Muhammad Nur; Muhammada, Muhammada; Yusuf, Wiwin Fachrudin
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JPI 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v1i1.6

Abstract

Motivation to learn is a must for every educator, amid moral degradation it is necessary to improve the quality of students, especially in PAI subjects. The large number of acts of youth violence, rape to narcotics problems need to be addressed so as not to damage the nation's generation, one of which can be done through increasing motivation to study religion. The purpose of this research is to develop a simple, systematic, meaningful Islamic religious education learning model that can be used by teachers as a good learning tool so that it can be used. The approach used in this research is qualitative. This study uses descriptive qualitative research, specifically to describe, explain and verify the phenomenon under study. Data collection techniques used to collect data are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques in this study used data reduction, presentation, and conclusion. Data reduction is sorting by selecting the main things, and focusing on the important things. Data representation is a structured set of information that provides a conclusion and who takes action. Concluding is an effort to draw conclusions continuously carried out by researchers in the field. Based on the results of the study it can be concluded that the motivation for Islamic religious education at SMK Miftahul Ulum Tanjung Arum Sukorejo has increased. We can see this when the method applied by the teacher in learning can make students enthusiastic about participating in learning. For students to be motivated, several things must be done, namely: explaining the objectives, and the benefits of learning, and choosing media, and learning materials that students need. Choose different presentations according to students' abilities and give students lots of opportunities to try and get involved.