Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA BALEREJO KABUPATEN MADIUN Priyoto Ns; Dian Anisia Widyaningrum
Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan, Volume XIII, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.789 KB)

Abstract

Peningkatan prevalensi penyakit Diabetes Melitus tipe 2 pada negara maju maupun negara berkembang sehingga menjadi masalah kesehatan atau penyakit global pada masyarakat.Oleh karena itu Diabetes Melitus tipe 2 dapat dicegah dengan olahraga rutin, hidup sehat dan teratur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di Posyandu Mawar Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 30 lansia penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Posyandu Mawar Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Sampel dalam penelitian ini adalah semua lansia yang menderita diabetes mellitus tipe 2 di Posyandu Mawar Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun sebanyak 30 lansia. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah diberikan senam kaki. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon dengan α 0,05. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat perubahan pada kadar gula darah sebelum dan sesudah diberikan senam kaki dengan mean sebelum diberikan senam kaki adalah 182,80 mg/dl sedangkan mean sesudah diberikan senam kaki adalah 143,13 mg/dl. Hasil analisa Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi P value = 0,000 < α = 0,05 artinya ada pengaruh senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2 Desa Balerejo Kabupaten Madiun. Dari hasil penelitian senam kaki dapat mempengaruhi penurunan kadar gula darah, selain itu usia responden juga dapat mempengaruhi seberapa sering melakukan aktifitas fisik olahraga seperti senam setiap minggu
EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN HALUSINASI Dian Anisia Widyaningrum; Tri Wulandari
Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan, Volume XII, Nomor 2, Juli 2019
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.569 KB)

Abstract

Hasil analisis dari WHO, sekitar 450 juta orang menderita gangguan jiwa termasuk skizofrenia. Dimana tanda gejalanya adalah halusinasi dan waham. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa, dimana klien tidak mampu berkomunikasi, memecahkan masalah, merawat dirinya sendiri, sikap curiga dan bermusuhan. Keluarga berperan penting dalam mendukung merawat pasien dengan halusinasi dalam mencegah kekambuhan dan mempercepat proses penyembuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga dalam merawat pasien halusinasi. Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan rancangan one group pre-post test design. Sampel penelitian berjumlah 18 keluarga, dengan teknik sampling Proportional stratified random sampling dan alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Statistik Wilcoxon. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon diperoleh value = = 0.000. Karena nilai value < 0.05 maka Ha diterima, berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga dalam merawat pasien halusinasi di Wilayah kerja Puskesmas Geger Kabupaten Madiun. Diharapkan keluarga tidak hanya memiliki pengetahuan tentang perawatan halusinasi tapi juga mampu mengaplikasikannya dan petugas kesehatan memberikan dukungan dan tetap mendampingi keluarga untuk merawat pasien halusinasi
EFEKTIFITAS STREACHING WILLIAM TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEBONSARI KABUPATEN MADIUN Ns Priyoto; Dian Anisia Widyaningrum
Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan, Volume XII, Nomor 2, Juli 2019
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.062 KB)

Abstract

Peningkatan prevalensi penyakit Diabetes Melitus pada negara maju maupun negara berkembang menjadi masalah kesehatan atau penyakit global pada masyarakat. Oleh karena itu Diabetes Melitus dapat dicegah dengan olahraga rutin, hidup sehat dan teratur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Streaching Williams terhadap perubahan kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus di Posyandu Mawar Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 30 lansia penderita Diabetes Melitus di Posyandu Mawar Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Sampel dalam penelitian ini adalah semua lansia yang menderita diabetes mellitus di Posyandu Mawar Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun sebanyak 30 lansia. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling.Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah diberikan Streaching Williams. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon dengan α : 0,05. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat perubahan pada kadar gula darah sebelum dan sesudah diberikan Streaching Williams dengan mean sebelum diberikan Streaching Williams adalah 182,80 mg/dl sedangkan mean sesudah diberikan Streaching Williams adalah 143,13 mg/dl. Hasil analisa Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi P value = 0,000 < α = 0,05 artinya ada pengaruh Streaching Williams terhadap perubahan kadar gula darah penderita diabetes mellitus di Desa Balerejo Kabupaten Madiun. Dari hasil penelitian Streaching Williams dapat mempengaruhi penurunan kadar gula darah, selain itu usia responden juga dapat mempengaruhi seberapa sering melakukan aktifitas fisik olahraga seperti senam setiap minggu
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) Dian Anisia Widyaningrum; Dwi Intan Permata Sari
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Keperawatan, Volume XI, Nomor 1, Januari 2018
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.78 KB)

Abstract

Remaja putri yang mengalami premenstrual syndrome biasanya akan menimbulkan gejala salah satunya kecemasan. Kecemasan yang dialami akan mengganguremaja dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Untuk mengurangi kecemasan dibutuhkan suatu cara salah satunya menggunakan teknik relaksasi otot progresif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap perubahan tingkat kecemasan menghadapi premenstrual syndrome (PMS) pada siswi kelas 7 di SMPN 1 Bendo Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan desain Pra-Eksperimen, dengan menggunakan pendekatan One Group Pra-Post test design.Sampel penelitian ini adalah siswi yang mengalami kecemasan menghadapi premenstrual syndrome (PMS) sebanyak 15 responden yang diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling, uji yang digunakan yaitu Uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan sebelum dilakukan intervensi paling banyak dalam kategori cemas sedang yaitu 60,0% sedangkan sesudah dilakukan intervensi paling banyak dalam kategori cemas ringan yaitu 53,3%. Berdasarkan dari hasil uji statistik didapatkan ρ value 0,001< 0,05, ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap perubahan tingkat kecemasan menghadapi premenstrual syndrome (PMS) pada siswi kelas 7 di SMPN 1 Bendo Kabupaten Magetan. Dari hasil penelitian ini diharapkan pemberian teknik relaksasi otot progresif dapat dijadikan sebagai salah satu cara alternatif untuk mengurangi tingkat kecemasan pada siswi saat menghadapi premenstrual syndrome (PMS)
PENGARUH NYERI SENDI TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA PENDERITA OSTEOARTRITIS Dian Anisia Widyaningrum; Faqih Nafiul Umam
Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan, Volume XIII, Nomor 2, Juli 2020
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.599 KB)

Abstract

Semakin bertambahnya usia, maka fungsi fisiologis juga akan mengalami penurunan akibat proses penuaan sehingga penyakit tidak menular banyak muncul pada lansia seperti penyakit sendi. Osteoartritis adalah penyakit degeneratif pada persendian terbanyak yang diderita lansia. Osteoartritis merupakan salah satu penyebab utama kegagalan fungsi yang mengganggu kualitas tidur dan mengurangi kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nyeri sendi terhadap kualitas tidur dan kualitas hidup lansia penderita osteoartritis. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 40 orang lansia yang di ambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara nyeri sendi dengan kualitas tidur dan kualitas hidup lansia penderita osteatritis (p < 0,05). Diharapkan perawat untuk tidak hanya menangani gejala dari osteartritis yaitu nyeri sendinya, tapi juga mengatasi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan mengambil pendekatan holistik saat merawat lansia