Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Baby Spa dan Baby Massage Terhadap Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan di Praktek Mandiri Bidan Kabupaten Rejang Lebong Indah Fitri Andini; Eva Susanti
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.929

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan Bayi di Indosesia berdasarkan data World Health Organization(WHO) Tahun 2019 terdapat 13%- 18% anak balita di Indonesia mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi tersebut. Berat badan bayi merupakan salah satu pertumbuhan bayi yang harus dipantau dan distimulasi agar sesuai dengan umur bayi tersebut. bentuk stimulasi yang dapat dilakukan seperti Baby Spa. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Baby SPA (Intervensi) dan Baby Massage (Kontrol) Terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan. Desain penelitian ini menggunakan desain Quasie Experimen design dengan rancangan two grup pretest-posttest desain with control grub. Pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 42 bayi, 21 bayi kelompok intervensi dan 21 bayi kelompok kontrol. Data dianalisa menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Paired sample T-test dan uji T-test Independent. Hasil penelitian ini diketahui bahwa rata rata berat badan bayi usia 3-6 bulan pada kelompok intervensi didapatkan selisih peningkatan sebesar 540,48 gram dan kelompok kontrol rata-rata peningkatan sebesar 206,48 gram. Hasil uji Paired Sample T-test p-value 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh pemberian Baby spa maupun Baby Massage terhadap berat badan bayi usia 3-6 Bulan hasil uji independent T-test p-value 0,022 < 0,05 artinya ada perbedaan signifikan antara Baby Spa dengan Baby Massage terhadap Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan, dimana pemberian Baby Spa lebih baik dibandingkan dengan Baby Massage. Saran diharapkan bidan dapat menjadikan Baby Spa sebagai strategi promosi kesehatan yang tepat untuk meningkatkan berat badan bayi.
Effectiveness of Warm Water Immersion Combination of Rose and Lavender Aromatherapy on Anxiety and Pain Scale of Laboring Mother in Independent Midwifery Practice Eva Susanti; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11236

Abstract

Labor is a physiological event that occurs in the life cycle of women, in this process contractions occur which cause discomfort in the form of anxiety and pain and are correlated with each other during labor. Objective: This study was conducted to determine the effectiveness of warm water immersion on anxiety and childbirth pain scale in Independent Midwifery Practice. Methods: This study included quantitative research with quasi-experimental research with pre and post test design of control group. The sample consisted normal laboring mothers with a simple random sampling method involving 35 people in each group. Data collection employed questionnaires and observation sheets. The research was conducted from January to October 2024. Results: Based on the results of statistical tests on the research group, the results of the posttest value of fetal heart rate, contraction duration, anxiety, and pain scale obtained p-value <0.05. Conclusion: There is an effectiveness of warm water immersion with a combination of rose and lavender aromatherapy on anxiety and childbirth pain scale.
Pengaruh Penggunaan Birthing Ball Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Mawar Terhadap Kecemasan Kala I Fase Aktif Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Curup Timur Putri Rahmadani; Eva Susanti; Indah Fitri Andini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58519

Abstract

Kecemasan adalah perasaan takut yang didukung oleh situasi yang dapat menurunkan kemampuan wanita dalam mengatasi rasa sakit dalam persalinan. Kecemasan dalam persalinan dapat meningkatkan keteganggan otot yang dapat menyebabkan ibu cepat merasa lelah sehingga persalinan akan berlangsung lama. Upaya dalam mengatasi kecemasan pada saat persalinan menggunakan tindakan farmakologi dan nonfarmakologi, Tindakan nonfarmakologi salah satunya dengan birth ball dan aromaterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen design dengan menggunakan rancangan two grup pretest – posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin kala I fase aktif, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 38 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner untuk karakteristik responden dan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil penelitian berdasarkan uji wilcoxon test didapatkan nilai p value > 0.05 yang artinya tidak ada perbedaan penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif dan mobilisasi terhadap kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif pada kelompok kontrol. Sedangkan pada uji Mann Whitney test didapatkan nilai p-value >0.05 yang artinya tidak ada pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan metode lainnya dalam mengatasi kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif. Kata Kunci: Persalinan, Kecemasan, Birth Ball, Aromaterapi
Optimalisasi Peran Kader Dalam Upaya Pencegahan Balita Stunting melalui Pijat Tuina di Desa Kampung Delima Kabupaten Rejang Lebong Yenni Puspita; Eva Susanti; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25893

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi utama yang dialami anak. Stunting pada anak balita dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan.Kebutuhan gizi balita tidak akan terpenuhi jika balita mengalami masalah kesulitan makan. Kesulitan makan ini pada anak salah satunya dipengaruhi oleh kehilangan nafsu makan. upaya yang dapat secara langsung mengatasi masalah gangguan pertumbuhan ini yang bersifat savety dan meminimalkan dampak dari tehnik pijat bayi, yakni pijat Tui Na. Pijat Tuina, sebagai salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok, dikenal memiliki manfaat dalam meningkatkan kesehatan dan perkembangan anak, termasuk meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki fungsi pencernaan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan dan mengoptimalkan peran kader kesehatan di masyarakat dalam pencegahan stunting dengan memberikan pelatihan dan pengetahuan mengenai teknik Pijat Tuina yang efektif. Metode:Kegiatan ini melibatkan pelatihan kader kesehatan melalui workshop yang mencakup teori dan praktek Pijat Tuina. Selain itu, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kemampuan kader dalam menerapkan Pijat Tuina serta dampaknya terhadap anak-anak yang menerima terapi pijatTuina Sasaran Kegiatan adalah kader kesehatan di Desa kampung delimaKabupaten Rejang Lebong. Hasil:Kader yang telah dilatih menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan Pijat Tuina. Kader jugamampu mensosialisasikan manfaat Pijat Tuina kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua balita yang berisiko stunting. Anak-anak yang mendapatkan intervensi Pijat Tuina menunjukkan peningkatan dalam nafsu makan dan statusgizi yang lebih baik. Kesimpulan:Pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan stunting melalui Pijat Tuina. Kader yang terlatih dapat menjadi agen perubahan di masyarakat dalam mendukung kesehatan anak dan mencegah stunting secara berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi Peran Kader 1, Pijat Tuina 2, dst. ABSTRACT Stunting is a major nutritional issue affecting children. Stunting in toddlers can impact their growth anddevelopment. A child's nutritional needs will not be met if they experience eating difficulties, one of which is often influenced by a loss of appetite. One direct method to address this growth disorder, which is safe and minimizes risks,is through baby massage techniques, specifically Tui Na massage. Tui Na massage, as part of traditional Chinese medicine, is known to provide benefits in improving children's health and development, including enhancing appetite and improving digestive function. The goal of this community service project is to empower and optimize the role of health cadres in preventing stunting by providing them with training and knowledge on effective Tui Na massagetechniques. Methodology: This activity involves training health cadres through workshops that include both theoreticaland practical sessions on Tui Na massage. Additionally, monitoring and evaluation are conducted to assess the cadres'ability to apply Tui Na massage and its impact on the children who receive this therapy. The target audience of thisactivity is health cadres in Kampung Delima Village, Rejang Lebong Regency. Results: The trained cadres demonstratedan increase in knowledge and skills in performing Tui Na massage. They were also able to disseminate the benefits of Tui Na massage to the community, especially to parents of toddlers at risk of stunting. Children who received the Tui Na massage intervention showed improvements in appetite and better nutritional status. Conclusion: This community service successfully enhanced the capacity of health cadres in stunting prevention through Tui Na massage. The trained cadres can become agents of change in the community, supporting children's health andpreventing stunting in a sustainable manner. Keywords: Virtual Reality, Labor Pain, Primigravida.