Ade Irma Fitria Ningsih
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Sifat Fisik Sediaan Krim Body Scrub Dari Ekstrak Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Ade Irma Fitria Ningsih; Anggi Juita Sari; Andy Susbandiyah Ifada
JIKF Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v11i1.1668

Abstract

Bayam merah mengandung vitamin C dan flavonoid sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Sifat Fisik Sediaan Krim Body Scrub dari Ekstrak Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Penelitian ini merupakan penelitian pra- eksperimental. Ekstrak daun bayam merah diperoleh dari serbuk bayam merah yang digunakan sebanyak 100 gram dengan pelarut 1000 mL etanol 70% dan mendapatkan hasil ektrak kental sebanyak 45 gram. Dalam penelitian ini menggunakan daun bayam merah yang di buat dengan konsentrasi ( 0,75%, 1% dan 1,25%) dengan melakukan uji sifat fisik seperti uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar dan uji iritasi. Data yang di peroleh di analisis secara deskriftif. Hasil uji organoleptis sediaan krim body scrub ekstrak bayam merah pada formulasi 0,75%, 1%, 1,25% berturut-turut berwarna coklat muda dan coklat tua, tekstur ada partikel kasar scrub, dan untuk bau pada sediaan krim body scrub bayam merah berbau aroma khas bayam merah. Uji homogenitas sediaan krim body scrub ekstrak bayam merah pada formulasi 0,75%, 1%, dan 1,25% homogen atau komponen sediaan tercampur merata. Uji pH sediaan krim body scrub ekstrak bayam merah pada formulasi 0,75%, 1%, 1,25% dengan rerata berturut-turut 7,8, 7,7, dan 7,6 hal ini telah memenuhi standar penelitian yaitu berkisar 4,5-8,0. Uji daya lekat sediaan krim body scrub ekstrak bayam merah pada formulasi 0,75%, 1%, 1,25% berturut-turut dengan rerata 5,21, 6,66 dan 6,38 detik hal ini telah memenuhi standar karena diatas 4 detik. Uji daya sebar sediaan krim body scrub ekstrak bayam merah pada formulasi 0,75%, 1%, 1,25% berturut-turt dengan rerata 5,1 dan 5 cm hal ini telah memenuhi standar yaitu berkisar antara 5-7 cm. Uji iritasi sediaan krim body scrub ekstrak bayam merah pada formulasi 0,76%, 1%, dan 1,25% tidak terjadi iritasi dan gatal atau sesuai standar. Kesimpulan sediaan krim body scrub ekstrak daun bayam merah pada pengujian organoleptis, uji homogenitas, uji pH, daya sebar, uji iritasi dan uji daya lekat pada formulasi 0,75%, 1%, 1,25% telah memenuhi syarat sesuai standar penelitian.
Pengaruh NaCl dan Pelarut Organik Terhadap Sel Darah Merah (SDM) Andy Susbandiyah Ifada; Ade Irma Fitria Ningsih; Musanip Musanip
JIKF Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v11i2.2040

Abstract

Hemolisis yaitu pecahnya sel darah merah dan keluarnya hemoglobin ke plasma. Hemolisis dapat terjadi secara in vitro dan in vivo. Sampel yang hemolisis dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium yang dapat menyebabkan kesalahan diagnosis, terapi dan prevensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan hipertonik atau hipotonik terhadap sel darah merah. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental pada bulan Desember 2023 di Laboratorium Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 14 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada larutan yang hipotonik SDM mengalami hemolisis, pada larutan yang hipertonik SDM mengalami krenasi, dan pada pelarut organik SDM mengalami hemolisis.