Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Media Informasi Berbasis Website Dengan Pendekatan Design thinking Untuk Penyebaran Konten Informasi dan Promosi Label Rekaman Musik Independen Warkop Musik Resmadi, Idhar; Bastari, Rendy Pandita
Visualita Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2482.308 KB) | DOI: 10.34010/visualita.v10i02.6230

Abstract

The dissemination and promotion are very important for an independent music records label business. However, with the change in consumer behaviour, conventional ways of disseminating information through radio, television, or magazine/newspaper advertisements are no longer relevant and too much expensive. The use of social media and websites are potential efforts to be developed. But, the dissemination of information and promotion through social media are very limited to algorithms and technological capabilities. The importance of website could be very an effective medium for records label players. Website can create many varieties content informations and product campaigns. Moreover, with changes in consumer behaviour in consuming recorded music, there is a need for an ideal means of information and promotion to consumers. Through a design thinking approach, this design will focus on the needs of the end-user through the stages of empathy, define, ideation, prototype, and test. This series of processes are the stages that will be carried out in designing this website. Making this website can be an access to information and promotion for independent record labels, which so far have had various limitations. With the presence of this website, it is also expected to encourage information dissemination, access to promotions and marketing, as well as user data needs that can encourage the creation of various economic opportunities.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Nilai Cagar Budaya Berbasis Wisata Tematik Google Maps di Purwakarta Ratri Wulandari; Vika Haristianti; Idhar Resmadi; Djoko Murdowo; Annisa Aditsania; Aida Andrianawati; Rendy Pandita B; Wibisono Tegar GP; Aniq Atiqi R; Siti Saadah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.609 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4018

Abstract

Pada era Hindia Belanda, Kabupaten Purwakarta adalah ibukota Karesidenan Karawang, sehingga di Kabupaten Purwakarta terdapat kawasan pusat kota dengan alun-alun dan kelengkapan infrastruktur lainnya. Kelebihan ini belum disadari sebagai potensi oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Padahal, pemahaman terhadap potensi cagar budaya akan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) daerah. Dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan dua solusi yaitu, memberikan ilmu dan metode untuk peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi cagar budaya daerah dan pengembangan peta wisata tematik berbasis Google Maps. Di dalamnya terdapat kegiatan terkait inventarisasi dan dokumentasi bangunan cagar budaya, termasuk pengetahuan teknologi untuk membangun media literasi cagar budaya. Metode yang digunakan melalui survey lapangan dan wawancara, penyusunan proposal, dan pencarian alternative solusi. Pada pelaksanaan kegiatan, metode yang digunakan adalah transfer pengetahuan melalui kegiatan workshop Adapun luaran kegiatan berupa infografis, peta tematik cagar budaya, dan website. Serta transfer pengetahuan dan metode kepada staf DISPORAPARBUD, dan masyarakat pecinta warisan budaya di bawah binaan DISPORAPARBUD Kabupaten.
Pica Magz/Pica Fest: Creative Economy In Bali Subculture Bastari, Rendy Pandita; Resmadi, Idhar; Utama, Jiwa
Komunitas Vol 14, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v14i1.36334

Abstract

.Bali's creative economy in 2020 shows that 26.26% was dominated by music, 12.64% from performing arts, 8.29% from culinary, and 52.81% from other sub-sectors. By looking at the data, there are one sub-sector  that is not quite as significant as the others and that is fashion. One subculture actor who is quite active in the local fashion industry is Pica, subdivided by Picamagz and Pica Fest. They are quite constant in holding subcultural events such as music shows and fashion festival. This proves that local fashion industry can give contribution and can also be supported by other industry. The purpose of this study is to analyze the social creative field of Picamagz and Pica Fest. The method used for this study is qualitative descriptive with the validation from interviews and observation. The result of this study shows that that the field of expression, production, dissemination and appreciation filled with active actors who holds their respective role.
Workshop Perancangan Storytelling Untuk Pemanfaatan Konten Media Sosial Pada Komunitas Radio Depan Rumah Idhar Resmadi; Rendy Pandita Bastari
Journal of Social Work and Empowerment Vol 2 No 1 (2022): Journal of Social Work and Empowerment - September 2022
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk memberikan knowledge transfer kepada Komunitas Radio Depan Rumah dalam memanfaatkan media sosial. Solusi yang ditawarkan berupa workshop dan konten video dan audio podcast tentang teknik storytelling untuk perancangan konten media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dengan observasi masalah yang dihadapi oleh masyarakat/mitra sasar, analisa masalah, persiapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini berupa kegiatan workshop dan konten audio podcast untuk memanfaatkan media sosial sesuai dengan kebutuhan dan masalah dari masyarakat sasar/mitra komunitas. Perancangan konten dilakukan melalui proses pelaksanaan kegiatan workshop, perekaman kegiatan workshop, editing audio dan video kegiatan workshop, dan menyebarkan konten rekaman audio podcast dan video di Spotify dan Youtube. Solusi yang ditawarkan merupakan berupa workshop daring via platform googlemeets dan konten audio podcast dan video yang bisa dinikmati masyarakat luas. Implikasi dan manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu mendorong pelaku komunitas kreatif untuk memanfaatkan media sosial secara efektif melalui pendekatan storytelling. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyosialisasikan kemampuan literasi media kepada komunitas kreatif di Kota Bandung dalam memanfaatkan platform media sosial yang baik dan benar sebagai bagian dari pemberdayaan sosial.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Nilai Cagar Budaya Berbasis Wisata Tematik Google Maps di Purwakarta Ratri Wulandari; Vika Haristianti; Idhar Resmadi; Djoko Murdowo; Annisa Aditsania; Aida Andrianawati; Rendy Pandita B; Wibisono Tegar GP; Aniq Atiqi R; Siti Saadah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4018

Abstract

Pada era Hindia Belanda, Kabupaten Purwakarta adalah ibukota Karesidenan Karawang, sehingga di Kabupaten Purwakarta terdapat kawasan pusat kota dengan alun-alun dan kelengkapan infrastruktur lainnya. Kelebihan ini belum disadari sebagai potensi oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Padahal, pemahaman terhadap potensi cagar budaya akan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) daerah. Dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan dua solusi yaitu, memberikan ilmu dan metode untuk peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi cagar budaya daerah dan pengembangan peta wisata tematik berbasis Google Maps. Di dalamnya terdapat kegiatan terkait inventarisasi dan dokumentasi bangunan cagar budaya, termasuk pengetahuan teknologi untuk membangun media literasi cagar budaya. Metode yang digunakan melalui survey lapangan dan wawancara, penyusunan proposal, dan pencarian alternative solusi. Pada pelaksanaan kegiatan, metode yang digunakan adalah transfer pengetahuan melalui kegiatan workshop Adapun luaran kegiatan berupa infografis, peta tematik cagar budaya, dan website. Serta transfer pengetahuan dan metode kepada staf DISPORAPARBUD, dan masyarakat pecinta warisan budaya di bawah binaan DISPORAPARBUD Kabupaten.
NILAI-NILAI SUBKULTUR DALAM MEREK MATERNAL DISASTER Rendy Pandita Bastari; Idhar Resmadi; Wahyu Lukito
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Bahasa Rupa April 2021
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v4i2.670

Abstract

Subculture is a movement against the mainstream that is manifested through music, fashion and lifestyle. One of the supporting element of the manifestation of a subculture is the existence of products from certain brands that have authenticity. The authenticity of a brand can be formed through the interaction of a brand with its community. A brand is not constructed by itself, but it must be built with various actions towards a community with its own ecosystem so as to give rise to consumer attitudes and habits towards a brand's product. Previous studies have shown that general consumers with subcultural actors show different attitudes towards a product from a certain brand. Another study shows that brands imitate the behavior patterns of a subculture and make it their target market to sell products. This study aims to take another approach, namely a sociological approach, by conducting a case study of a brand that is associative with a subcultural movement, one of which is Maternal Disaster. The method used in this study was an unstructured interview with the owner of the Maternal Disaster brand, visual samples analysis and an analysis based on the sociological theory of Pierre Bourdieu. The result of this research is a recommendation, brands that want to start moving in the subculture must prioritize the values ​​that are upheld by the subculture movement. In addition, interaction with the community must be built through the support of activities in the subculture.
Visual Asset Punk Surrealistic Independent Music Label: Warkop Musik Bandung Aulia, Rahmiati; Bastari, Rendy Pandita; Resmadi, Idhar
GESTALT : JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol. 6 No. 2 (2024): Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Arsitektur dan Desain Jalan Raya Rungkut Madya, Gn.Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/gestalt.v6i2.220

Abstract

Warkop Musik supports the independent music movement as an independent Bandung record label. However, there are challenges faced in the form of a lack of merchandise diversification, which results in limited market reach. Previous research shows that merchandise can improve SME business performance through various public channels and online platforms. Public procurement has an important role in accessing markets and increasing the growth of Small and Medium Enterprises (SMEs). Heskett's design method is used to link industrial design with economics. The research data collection process includes literature study, observation and interviews. The design process starts from sketching, finalizing and evaluating visual assets. The visual style applied is a surreal, cartoon-style illustration. The results of the research show that a diversification strategy through merchandise with a design approach can expand Warkop Musik's market reach and improve its business performance.
PERANCANGAN BRANDING UMKM BILAL MEKAR SNACK DI GORONTALO MELALUI DESAIN KEMASAN PRODUK Sukma, Lintang Mahesa Prana; Gumilar, Ganjar; Resmadi, Idhar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, melalui situs website UKMINDONESIA.ID, terdapat 85,585-unit UMKM di Provinsi Gorontalo yang terdaftar pada platform Online Single Submission - Risk Based Approach (OSS RBA). UMKM Bilal Mekar Snack, salah satu usaha dari Gorontalo, berfokus pada produksi makanan ringan khas daerah dengan bahan utama hasil olahan ikan. Berdasarkan data hasil dari wawancara dan observasi, ditemukan bahwa UMKM Bilal Mekar Snack belum secara maksimal dalam memanfaatkan potensi branding yang dimiliki. Masalah utamanya meliputi desain visual yang generik dan tidak memiliki ciri khas yang mudah diingat, kurangnya penggunaan nama merek produk pada kemasan, serta perubahan desain kemasan yang tidak konsisten. Selain itu, pemanfaatan media promosi, baik online maupun offline, juga belum maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan berbagai metode riset, seperti observasi, wawancara, studi pustaka, kuesioner, analisis matriks perbandingan, dan analisis SWOT. Dengan pendekatan psikologi desain, penelitian ini menghasilkan identitas baru untuk UMKM Bilal Mekar Snack, termasuk logo UMKM, nama merek, desain kemasan, dan berbagai media promosi seperti poster, banner, konten media sosial, website profil, dan elemen e-commerce. Kata kunci: branding, desain kemasan, UMKM, psikologi desain, perikanan
PERANCANGAN DESIGN PACKAGING AYAM GEPUK PAK GEMBUS UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI KOTA BANDUNG Atikah, Tsaqifa; Gumilar, Ganjar; Resmadi, Idhar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu perangkat daerah Pemerintah Kota Bandung adalah UMKM Kota Bandung, yang memiliki peran fungsional untuk menangani kegiatan pembinaan di sektor koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah. Kabupaten Bandung menawarkan peluang terbaik untuk mendukung perluasan ekonomi kreatif daerah. Mengikuti tren zaman, industri fesyen Kabupaten Bandung berkembang pesat. Namun, beberapa UMKM di Bandung belum memperhatikan desain kemasan yang masih menggunakan "styrofoam", kurangnya kreasi, tidak ramah lingkungan dan kurang menarik bagi konsumen. Hal ini membuat produk UMKM tidak berkembang dan sulit untuk bersaing dengan produk yang sama; Selain itu, sulitnya menemukan kemasan ayam bumbu pedas yang secara fungsional maksimal, ramah lingkungan dan berkualitas baik. Bagi UMKM khususnya, aspek desain pada kemasan berperan penting dalam branding dan penjualan. Implementasi ide branding melalui kemasan akan menjadi tantangan tanpa kualitas dan desain ahli. Fitur desain membantu menghasilkan kesan yang berbeda bagi calon pelanggan barang, yang pada akhirnya akan menghasilkan pembelian. Namun kurangnya pengetahuan menyebabkan para pelaku UMKM ini mengabaikan kemasan barangnya. Dengan demikian, desain ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan Desain Kemasan Ayam Gepuk Pak Gembus yang efisien, ramah lingkungan, dan menarik perhatian pelanggan untuk meningkatkan penjualan. Memasukkan komponen pengetahuan batik lokal ke dalamnya dengan daya tarik, khas, dan fungsional yang dibangun untuk dimanfaatkan paling baik untuk makanan berbumbu. Kata kunci: branding, desain kemasan, UMKM.
PERANCANGAN FONT DESIGN DENGAN MENGADAPTASI LAYAR KAPAL PINISI SEBAGAI INSPIRASI DESAIN BERBASIS KEBUDAYAAN MARITIM INDONESIA Fernandes, Lydia Isaura; Gumilar, Ganjar; Resmadi, Idhar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warisan Budaya Tak Benda, kapal Pinisi telah berlayar di Tana Beru, Bira, dan Batulicin di Kabupaten Bulukumba. Pinisi memiliki nilai sosial dan budaya kerja sama yang tinngi, gotong royong, keindahan, dan penghargaan terhadap lingkungan. Kapal Pinisi telah menjadi simbol kebudayaan maritim Indonesia yang masih ada hingga saat ini. Dengan menggunakan desain font yang mengambil bentuk layar kapal Pinisi atau ukiran dengan motif Makassar sebagai inspirasi, desain font tersebut dapat mencerminkan kekayaan budaya maritim Indonesia yang ada di Makassar. Tipografi Latin akan membantu mencerminkan budaya Makassar. Kata kunci: Kapal Pinisi Makassar, tipografi, budaya maritim, desain budaya lokal.
Co-Authors Agung Kurniawan, Guntur Ahdiya, Zhafira Nur Al Fariz, Mohammad Salman Alviantoro, Bernardinus Orlando Bima Amirah Tsabita, Ukhti Andrianawati, Aida Aniq Atiqi R Annisa Aditsania Asep Kadarisman Asep Mulyana Astiti Ramdani Elmanisa Atikah, Tsaqifa Budiman, Irza Bunga Secaria, Khanna Daska, Afifah Tsurayya Dewilina, Muthia Djoko Murdowo Elizabeth Adhika Bramarsikanya Elmanisa, Astiti Emeraldo Ramadhan Harahap Fadhillah, Najwa Syahira Fadilla, Putri Fajar, Hazkal Fauzi, Rafid Fernandes, Lydia Isaura Ganjar Gumilar Gema Aria Prahara Hawa, Yesa Nurul Izzah, Nadiyah Zamratul Jauza, Zalfa Aethra Jiwa Utama Ligar Muthmainah Lingga Agung Lukito, Wahyu Luqman Rusdan Nugraha Magfira, Andi Seha Maulana, Adhito Azza Nabiila Rizq Syahvita Nasution, Syafira Innaya Nisa Eka Nastiti Nur Cahyani, Alfira Nur Syalsabila, Trisna Olivine Alifaprilina Supriadi Prasputri, Restia Ayulina Putri Arisa, Tiara Putri Azzahra, Shabrina Putri Safira, Anisa Qarirah, Fithri Rahma Haliza Rahmiati Aulia Ramadhan, Muhamad Randy Pandita Bastari Ratri Wulandari Rendy Pandita Rendy Pandita B Rendy Pandita Bastari Rizky Adji, Mohammad Saad, Velitha Gustina Permatasari Salsabila Pane, Amelia Siti Saadah Solehat Turyana, Nafisa Agnia Sonny Yuliar Sri Destriani Sri Soedewi Sukma, Lintang Mahesa Prana Supriadi, Alifaprilina Syarip Hidayat Tamburian, Gabrielle Stephany Tazqiyatul Khalda Putri Misbach Togar Mulya Radja Vika Haristianti Virani, Mutiara Waworuntu, Marchsya Zevanya Wibisono Tegar GP Zain, Alifa Nisrina