Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EKSPLORASI TEKNIK LEKAPAN PADA BUSANA PESTA DENGAN SUMBER IDE RUMAH BOLON DAN BUNGA ANGGREK TIEN Dita Bella; Winwin Wiana
Jurnal Da Moda Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Da Moda Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v3i2.214

Abstract

Indonesia is known as a country with abundant wealth, including the wealth of traditional houses and flora. Traditional houses and flora are part of the natural wealth and culture of Indonesia, including a system of tools and living equipment and technology. The traditional house of Bolon is a work of cultural heritage that still exists today, as a residence for kings and has a philosophy and noble meaning contained in every corner of the building. Tien orchid (Cymbidium hartinahianium) is an endemic plant of North Sumatera,which lives in groups and was first discovered in 1976. As a source of archipelago ideas from the North Sumatera region, the traditional house of Bolon and the Tien Orchid flower can represent a symbol of the natural and cultural wealth of the people of North Sumatera, is one of the largest provinces in Indonesia. The curved design of the party dress that will be made is inspired by the shape of Bolon traditional house and Tien Orchid flower. The materials used for the curls are Ulos Sadum woven cloth, embroidery threand, pearls, and organza ribbon flowers. The method used is Project Based Learning (PBL). The result of this exploration study are aimed at preserving Indonesia’s natural and cultural wealth which is starting to become extinct and forgetten, through making a amatching and beautiful party dress. Key words: Lekapan technique, Rumah Bolon, Tien Orchid
MODIFIKASI KALASIRIS KAHMUNRAH PADA BUSANA KREASI NIGHT AT THE MUSEUM Najwa Aisha Arielia; Winwin Wiana
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol 12, No 1 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v12i1.42371

Abstract

Fashion creations are clothes made as a result of someone's creativity or inspiration from materials that are not normally used. Fashion creations can be inspired by various things, such as Kalasiris from fantasy movies. This study aims to engineer the Kalasiris used by the character Kah3munrah in the film Night at the Museum: Battle of the Smithsonian into a fashion creation suitable for a fantasy costume party. The method used in making fashion creations is the Double Diamond method. This method has five stages: find, define, develop, and deliver. The discovery stage begins with exploring sources of ideas through watching films and making mood boards. Priorities and target markets are determined through a defined process. In the development process, designs will be created and modified according to fantasy costume party events. Fashion creations are completed after receiving input from experts in the delivery process. The results of this study are fashion creations product that have been modified from Kahmunrah's Kalasiris. The results showed that Kalasiris can be used for fantasy costume parties by modifying some parts of Kalasiris while maintaining its characteristics.Keywords: kalasiris, fashion creations, night, museum. AbstrakBusana kreasi merupakan busana yang dibuat sebagai hasil daya cipta atau inspirasi seseorang dari bahan-bahan yang tidak lazim digunakan. Pembuatan busana kreasi dapat terinspirasi dari berbagai hal, termasuk busana Kalasiris yang ada pada film fantasi. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa Kalasiris yang digunakan oleh tokoh Kahmunrah dalam Film Night at the Museum: Battle of the Smithsonian, menjadi busana kreasi yang sesuai dengan kesempatan pesta kostum. Metode yang digunakan dalam pembuatan busana kreasi adalah metode Double Diamond. Metode ini memiliki lima tahapan, yaitu: discover, define, develop, dan deliver. Tahap discover dimulai dengan penggalian sumber ide melalui pengamatan film dan pembuatan moodboard. Prioritas dan target market ditentukan melalui tahap define. Pada tahap ketiga atau develop, desain kemudian dibuat, dikembangkan, dan dimodifikasi sesuai dengan kesempatan pesta kostum fantasi. Busana kreasi diselesaikan setelah mendapat masukan dari ahli pada tahap deliver. Karya yang dihasilkan berupa produk busana kreasi yang telah dimodifikasi dari Kalasiris milik Kahmunrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa busana prasejarah seperti Kalasiris dapat digunakan dalam kesempatan pesta kostum fantasi dengan cara memodifikasi beberapa bagian dan tetap mempertahankan ciri khasnya.Kata Kunci: kalasiris, busana kreasi, night, museum. Authors:Najwa Aisha Arielia : Universitas Pendidikan IndonesiaWinwin Wiana : Universitas Pendidikan Indonesia References:Chia, P., & Fitryona, N. (2022). Analisis Karya Seni Lukis Yasrul Sami. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 598-605. https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.39582Darmawan, H., Pramayoza, D., & Yusril, Y. (2020). Makna Budaya Minangkabau Dalam Film Salisiah Adaik. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9(1), 138-144. https://doi.org/10.24114/gr.v9i1.18359Dewi, S. N. (2018). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Melalui Penggunaan Metode Discovery Pada Anak Usia 4-5 Tahun di Taman Kanak-Kanak Kartika Fajar Baru Lampung Selatan. Disertasi tidak diterbitkan. Bandar Lampung: UIN Raden Intan Lampung.Faizah, N. K. (2018). Strategi Pemasaran Produk Pakaian dengan Sistem Online dan Offline di Toko Bibishop Grosir Nganjuk (Studi Komparasi). Skripsi tidak diterbitkan. Kediri. Universitas Nusantara PGRI Kediri.Indarti, I. (2020). Metode Proses Desain dalam Penciptaan Produk Fashion dan Tekstil. BAJU: Journal of Fashion & Textile Design Unesa, 1(2), 128-137. https://doi.org/10.26740/baju.v1n2.p128-137Kembaren, Y. A., Kartono, G., & Mesra, M. (2020). Analisis Karya Poster Berdasarkan Unity, Layout, Tipografi, dan Warna. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9(1), 121-126. https://doi.org/10.24114/gr.v9i1.18187Mentari, A. (2017). The Change of Bridal Hair Accessories of Great Aceh Brides. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 2(4), 1-9.Miswar, M., Rian, R., Muler, Y., & Rajudin, R. (2022). Studi Warna dan Gaya Pada Karya Yazid. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 370-378. https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.38384Oktaviani, D. D. (2019). Konsep Fantasi dalam Film. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 15(2), 125-136. https://doi.org/10.24821/rekam.v15i2.3356 Pratista, H. (2017). Buku Memahami Film Edisi 2. Yogyakarta: Montase Press.Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.Rissman, R. (2015). History of Fashion. Mankato: ABDO.Riyanto, A. A., & Zulbahri, L. (2009). Modul Dasar Busana. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.Saputra, H., Loravianti, S. R., & Ediwar, E. (2018) Titik Merah: Karya Seni yang Terinspirasi dari Sebuah Film the Flu yang Divisualkan ke dalam Wujud Karya Tari. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 7(2), 187-191. https://doi.org/10.24114/gr.v7i2.11057Seragih, Y. G., & Azis, A. C. K. (2021). Tinjauan Hasil Gambar Ilustrasi Kartun dengan Objek Binatang. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, 23(2), 302-318.Sianturi, D. E., & Purba, R. (2014). Hubungan Pengetahuan Desain Busana dengan Hasil Menggambar Busana Kreasi Pada Siswa SMK Negeri 8 Medan. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 16(2). https://doi.org/10.24114/jptk.v16i2.4634
Inovasi Wisata Edukasi Ciletuh Unesco Global Geopark Melalui Produk Hanjeli E- Dye Cucu Ruhidawati; Winwin Wiana; Katiah Katiah; Pipin Tresna; Feny Puspitasari
ABMAS Vol 23, No 1 (2023): Jurnal Abmas, Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i1.52915

Abstract

Inovasi mengandung makna perubahan, inovasi sangat berguna di segala bidang kehidupan, oleh karena itu memahami beberapa hal terkait inovasi memang diperlukan. Inovasi diperlukan untuk mempertahankan produk, baik jasa maupun barang agar terus diminati oleh pelanggan atau konsumen. Desa wisata merupakan desa yang memiliki potensi yang dapat menggerakkan orang orang untuk berkunjung dengan tujuan berwisata. Pada desa wisata membutuhkan inovasi dengan memanfaatkan potensi lokal yang diunggulkan. Pengembangan kawasan desa wisata Ciletuh, sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi alam hanjeli desa sekitar Ciletuh Unesco Global Geopark, merupakan strategi mengenalkan potensi alam yang melimpah dan dapat diolah menjadi ciri khas desa wisata Ciletuh. Hanjeli merupakan produk unggulan Desa Wisata Waluran Mandiri tetapi belum dimanfaatkan dengan optimal sebagai produk kreatif di bidang lain selain pangan. Berdasarkan hal tersebut metodologi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika prodi Pendidikan tata busana di dalam memecahkan permasalan adalah menggunakan Actioan researchAction Research dari pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan sasaran antara kader PKK dan sasaran langsung masyarakat/ perempuan muda sebanyak 20 orang di Desa Waluran di Kawasan Desa Wisata Ciletuh. Hasil dari Action adalah terdapatnya produk selain makanan dan strategi untuk mengexplorasi potensi hanjeli dengan diterapkan teknik ecoprint-tie dye yang menghasilkan motif tekstil yang menarik, ramah lingkungan dan merupakan tren fesyen yang sangat digemari masyarakat, terutama generasi muda/pengunjung desa wisata Ciletuh.
INOVASI MODEL GODET GAUN CRUELLA DENGAN HIASAN TILE BORDIR DAN PAYET MUTIARA Rosya Wianda Maryam; Mila Karmila; Winwin Wiana
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 10, No 3 (2023): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v10i3.42696

Abstract

Film Fantasi adalah film yang bertemakan ajaib, sihir, negeri dongeng, serta imajinasi yang menjadikan film lebih menarik. Film fantasi banyak digemari karena menghadirkan unsur sihir dan imajinatif. Salah satu film fantasi yang berhubungan dengan sihir dan imajinatif adalah film Cruella. Cruella merupakan tokoh yang memiliki kepribadian ganda dimana nama tersebut adalah sisi jahatnya sedangkan nama aslinya adalah Estella. Cruella  merupakan seorang wanita dewasa yang memiliki cita-cita sebagai seorang perancang busana dan bekerja disebuah perusahaan butik tempat Cruella membuat beragam busana. Busana yang dibuat Cruella sangat unik dan eksentrik dilihat dari aspek desain dan warna busana yang merah. Penulis akan mencoba membuat inovasi pada model gaun yang digunakan Cruella dalam acara pesta dengan model duyung menjadi model godet yang memiliki ciri khas tambahan kain berbentuk segitiga yang memberi kesan secara visual lebih bervolume dan memberi kesan mewah pada tampilan busana secara keseluruhan Tujuan dari penelitian ini adalah menginovasi busana Cruella model godet dengan hiasan tile bordir dan payet mutiara sehingga menghasilkan busana yang lebih glamour dan eksklusif  sesuai dengan gaun busana pesta malam. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE, sehingga tercapainya tujuan penelitian menggunakan tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi.  Hasil dari penelitian ini adalah menginovasi busana Cruella menjadi model godet.
MODIFIKASI GAYA BUSANA CLEOPATRA PADA BUSANA PESTA MODEL STRAPLESS Nusaibah, Aisyah; Wiana, Winwin
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 11, No 2 (2024): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v11i2.58784

Abstract

Ancient Egyptian culture is one of the oldest and most advanced cultures in the world, reflecting advances in areas such as the construction of monuments, knowledge of mathematics, art and architecture, and dress code. Ancient Egyptian clothing reflects the rich culture and long history of Egyptian civilization. Cleopatra, the legendary Queen of Ancient Egypt, was the inspiration for this iconic style of clothing that combines ancient Egyptian elements with a modern touch, creating a graceful and luxurious look using a strapless model. The aim of this research is to hope that by using a strapless model for this clothing, a product can be developed in the form of evening party clothing based on the idea of Cleopatra's clothing from ancient Egypt without leaving behind the characteristics of Cleopatra's clothing. The method used in making party clothing is the work creation method. This method has 4 stages, namely: pre-design, design, realization and presentation. Cleopatra's party attire was completed with a validity test for the general public to demonstrate the appropriateness of the party attire to the general public. This method refers to the relevance of unique and distinctive characteristics in clothing. So the results of this research show that the product produced is appropriate and the clothing produced is good. Keywords: Egypt, party fashion, cleopatra, strepless.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DAN SISWA KEAHLIAN BUSANA DALAM MENDESAIN BUSANA DIGITAL DENGAN IBIS PAINT X di SMK SUKAPURA TASIKMALAYA Ruhidawati, Cucu; Karmila, Mila; Katiah, Katiah; Wiana, Winwin; Sakti, Asri Wibawa
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75894

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari program pendampingan SMK Pusat Keunggulan yang dilaksanakan di SMK Sukapura Tasikmalaya. Guru SMK PK keahlian busana yang berada di Tasikmalaya, dilihat dari sisi pengetahuan dan keterampilan mendesaian busana secara digital masih membutuhkan penguatan dan pengembangan. Kondisi ini merupakan salah satu dasar di dalam pelaksanaan pengabdian oleh dosen Prodi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI. Berdasarkan kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu yang diusulkan ini bertujuan untuk mewujudkan program tindak lanjut dari hasil pendampingan SMK Pusat Keunggulan (PK) keahlian busana  yang dilakukan oleh Dosen  program Prodi  Pendidikan Tata Busana FPTI UPI. Dampak dari program ini diharapkan  meningkatnya kemampuan guru dan siswa keahlian busana di SMK PK Sukapura Tasikmalaya dalam mendesain busana secara digital menggunakan program “ Ibis Paint X. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kaji tindak atau action research, melalui beberapa langkah, diantaranya: 1)Perencanaan, pada tahap ini, tim melakukan persiapan mulai dari penyusunan proposal, mencari data, potensi, permasalahan dan koordinasi dengan SMK PK sasaran program  Dinas terkait dan DUDIKA, 2) Pelaksanaan, Pada tahap pelaksanaan dilakukan Research, Action dan Evaluasi hasil pelatihan / pendampingan sebagai bahan di dalam penyusunan Research dan Action lanjutan untuk mewujudkan SMK PK keahlian busana, 3) Monitoring dilakukan  selama proses pelaksanan pelatihan/pendampingan dan pasca kegiatan selesai. 4) Evaluasi dan 5) Tindak lanjut. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat diamati adanya peningkatan kemampuan mendesain busana secara digital khususnya dengan Ibis Paint X  pada guru dan siswa di SMK Sukapura Tasikmalaya.
AMPHITRITE AS A SOURCE OF IDEAS FOR PARTY DRESS WITH BEADS EMBROIDERY Alexandra, Salma Calista; Wiana, Winwin
Home Economics Journal Vol. 9 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hej.v9i1.82181

Abstract

This study examines the creation of a party dress inspired by Amphitrite, a sea goddess from Greek mythology, with the potential to be a valuable source of ideas for making a party dress with beads and embroidery garniture. The main objective of this research is to create an aesthetically pleasing party dress with a cultural value that could elevate the elegance of the dress. The Double Diamond model method is used to conduct further studies. In the Discover stage, information on Amphitrite was gathered from various sources and synthesized into a mood board. During the Define stage, three design concepts were developed, with one selected for further refinement based on its alignment with Amphitrite's mythological persona. The development stage visualizes the chosen design, incorporating flowing fabrics to reflect ocean waves and intricate details. The Deliver stage focused on elevating the value of the dress, with the beading embroidery technique added to enhance its connection to ancient history within the dress. The final product is a figure-hugging party dress with a hidden tale of Amphitrite through the trident as a bedazzled garniture that adorned the front of the dress. Future research may explore other mythological figures or integrate advanced techniques to deepen the fashion narrative.
Exploration of The Kizkumu Legend Through The Lens of Party Dress With Automatic Method Ardani, Wanda Marshia; Wiana, Winwin; Astuti, Astuti
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 14 No. 1 (2025): Gorga: Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v14i1.64797

Abstract

The demand for designers’ creative exploration of ideas aligns with the challenges of transforming traditional fashion into contemporary designs. To achieve this, it is crucial to strike a balance between preserving tradition and embracing modernity. Therefore, the primary objective of this research is to gather data on how to utilize oral tradition, particularly the Legend of Kizkumu, as a source of inspiration for creating party dresses using the ATUMICS method. The ATUMICS method serves as a guiding framework to systematically organize the source of ideas for each design element, encompassing both the micro and macro levels. These levels include artifacts, techniques, utilities, materials, icons, concepts, and shapes. The research culminates in the creation of a party dress inspired by the Kizkumu Legend, which retains its traditional elements such as icons, concepts, shapes, and utilities. The design process commenced with brainstorming sessions to identify the unique aspects of the Kizkumu legend related to Kizkumu beach and its symbolic representation as a statue. This exploration culminated in the realization of a party dress that encapsulates the essence of the Kizkumu Legend through each design element.
Modifikasi Kostum Karakter Odille Dalam Balet Swan Lake Untuk Busana Pesta Malam Model Kamisol Amalia, Husna; Wiana, Winwin
Action Research Literate Vol. 8 No. 5 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i5.344

Abstract

Swan lake merupakan cerita rakyat yang berasal dari Rusia yang kemudian diangkat menjadi plot dalam pementasan balet. Swan lake menceritakan tentang kisah putri Odette yang dikutuk menjadi angsa oleh penyihir jahat. Salah satu karakter dalam cerita ini adalah Odille. Odille merupakan putri dari penyihir jahat yang disihir menyerupai Odette untuk mengelabui pangeran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi busana yang dikenakan oleh Odille dalam pementasan balet sebagai inspirasi busana pesta malam model kamisol. Penelitian ini memggunakan metode pentembangan ADDIE. Berdasarkan hasil uji validasi produk busana pesta malam dengan sumber ide karakter Odille dalam Balet Swan Lake memiliki kualifikasi baik dengan tingkat pencapaian 80%. Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa proses terbentuknya modifikasi gaun karakter Odille dalam balet swan lake untuk busana pesta malam model kamisol mengguanakan langkah-langkah pengembangan model ADDIE dimana langkah-langkah tersebut terdiri dari analisis (analiysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation).
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pelatihan Tata Rias untuk Personal Branding Mahasiswa Sakti, Asri Wibawa; Wiana, Winwin; Ruhidawati, Cucu; Karmila, Mila
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7326

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan memperkuat personal branding mahasiswa melalui pelatihan keterampilan perawatan wajah dan tata rias. Kegiatan ini penting karena banyak mahasiswa belum memiliki kesadaran dan kemampuan dalam mengelola penampilan profesional yang mendukung kesiapan kerja. Mitra kegiatan adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang membutuhkan peningkatan kompetensi non-akademik guna menunjang performa akademik dan profesional. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode andragogi dan experiential learning melalui ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan instruktur ahli. Peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap pembelajaran agar mampu mengintegrasikan teori dan praktik secara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan teknis, serta kepercayaan diri peserta. Program ini memberikan dampak positif terhadap kesadaran pentingnya perawatan diri dan citra profesional, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberdayakan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja dengan lebih siap, percaya diri, dan berdaya saing.