Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan perdagangan internasional terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia pada tahun 2025. Perdagangan internasional berperan penting dalam meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mendorong aliran investasi asing. Namun, kebijakan yang diterapkan seperti tarif, kuota, perjanjian dagang, dan proteksi sektor strategis memiliki implikasi yang kompleks terhadap perekonomian. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan World Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan perdagangan bebas melalui perjanjian multilateral memberikan dampak positif pada peningkatan ekspor, pertumbuhan PDB, dan penyerapan tenaga kerja. Namun, proteksi berlebihan dapat menghambat efisiensi industri dan mengurangi daya saing global. Disarankan adanya kebijakan perdagangan yang seimbang antara liberalisasi dan perlindungan sektor prioritas untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.