Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN REMAJA DALAM SITUASI GAWAT DARURAT: EDUKASI INTERAKTIF BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI WILAYAH PUSKESMAS PUTAT JAYA Imam, Nurul; Siagian, Martha Lowrani; Artini, Budi; Nancye, Pandeirot M
Jurnal Booth Dharma Medika Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/pengabmas.v6i1.690

Abstract

Pendahuluan: Situasi gawat darurat seperti henti napas atau henti jantung dapat terjadi secara tiba-tiba dan memerlukan penanganan segera. Sayangnya, pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) masih rendah, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Puskesmas Putat Jaya, Surabaya. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam merespons keadaan darurat. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi interaktif dengan desain pre-eksperimental one group pre-post test. Sebanyak 40 remaja usia 10–24 tahun dilibatkan sebagai responden. Intervensi dilakukan melalui pelatihan BHD berbasis lokakarya, yang mencakup ceramah, demonstrasi, simulasi peran, dan diskusi kelompok. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan BHD berdasarkan standar American Heart Association. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan setelah intervensi, yang dibuktikan melalui analisis statistik dengan p-value < 0,05. Selain itu, lebih dari separuh responden mampu melakukan keterampilan BHD dengan benar. Meski demikian, masih terdapat sebagian responden yang melakukan keterampilan secara kurang tepat atau tidak melakukan sama sekali, yang menandakan perlunya pelatihan berkelanjutan. Kesimpulan: Intervensi edukatif interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait BHD. Pendekatan ini dapat dijadikan strategi edukatif yang berkelanjutan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi gawat darurat, khususnya pada kelompok usia remaja.
PENGARUH SAFEZONE (GAME SIMULASI INTERAKTIF) UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN REMAJA TERHADAP GEMPA BUMI DI SURABAYA Imam, Nurul; Lataima, Nurmawati S; Tjahjono, Hendro Djoko; Artini, Budi
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v14i1.692

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan gempa bumi, termasuk wilayah Surabaya yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi. Rendahnya kesiapsiagaan remaja terhadap bencana menjadi tantangan serius dalam mitigasi risiko gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan SafeZone, sebuah game simulasi interaktif, dalam meningkatkan kesiapsiagaan remaja terhadap gempa bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 60 remaja di Surabaya yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa kuesioner kesiapsiagaan bencana dengan lima aspek utama, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,876). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata skor kesiapsiagaan dari 56,8 (kategori sedang) menjadi 81,4 (kategori tinggi) setelah penggunaan game SafeZone. Seluruh aspek kesiapsiagaan mengalami peningkatan, khususnya pada aspek pengetahuan dan tindakan saat gempa. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa media interaktif seperti game simulasi dapat menjadi alternatif edukasi kebencanaan yang efektif untuk remaja. Disarankan agar instansi pendidikan mulai mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan pelajar.