Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pernyataan Pemindahan Hak Milik eko efendi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.763 KB)

Abstract

EFEKTIFITAS KIJING AIR TAWAR ( Pilsbryoconcha exilis ) SEBAGAI BIOFILTER DALAM SISTEM RESIRKULASI TERHADAP LAJU PENYERAPAN AMONIAK DAN PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) Sandy Putra; Agus Arianto; Eko Efendi; Qadar Hasani; Herman Yulianto
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.491 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan kijing air tawar (Pilsbryoconcha exilis) terhadap perbaikan kualitas air dan laju pertumbuhan lele sangkuriang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Penelitian menggunakan perbedaan jumlah hewan kijing air tawar yaitu 100, 150,  200 ekor/ keranjang berukuran 0,6 m3 dan perlakuan kontrol yaitu tanpa menggunakan perlakuan sistem resirkulasi dan tanpa penambahan kijing air tawar. Parameter utama dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ikan dan konsentrasi amoniak, dengan parameter pendukung antara lain yakni suhu, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kijing air tawar berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan 200 individu dengan berat 19.71 gr dan tingkat kelangsung hidup tertinggi terdapat perlakuan 200 individu (80.14 %). Hasil penelitian juga menunjukan bahwa penambahan kijing air tawar dengan jumlah yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap penurunan amoniak. Berdasarkan hasil uji Beda Nyata Terkecil (BNT) perlakuan dengan penambahan kijing air tawar sebanyak 200 ekor/ keranjang berukuran 0,6 m3merupakan perlakuan terbaik dalam penurunan amoniak pada sistem resirkulasi.
kover depan Eko Efendi
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Kapasitas Kelompok Rentan Bencana (KRB) Melalui Program Sekolah Siaga Bencana (SSB) Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Desa Trimulyo Kabupaten Pesawaran Moh Muhaemin; Henky Mayaguezz; Anma Hari Kusuma; Oktora Susanti; Siti Hudaidah; eko Efendi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.5847

Abstract

Bencana di kawasan pesisir dapat terjadi kapan saja dengan skala bencana dan cenderung berdampak besar bagi masyarakat terutama kelompok rentan. Amanat UU No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana menyatakan bahwa kelompok rentan merupakan kelompok masyarakat berisiko tinggi, karena berada dalam situasi dan kondisi yang kurang memiliki kemampuan mempersiapkan diri dalam menghadapi risiko bencana atau ancaman bencana,  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam upaya meningkatkan kemampuan mengidentifikasi peluang bencana di sekitarnya dan meningkatkan keterampilan penanganan diri untuk mengurangi resiko kebencaan yang diderita. Peningkatan kapasitas kelompok mayarakat rentan dilakukan dengan mengadakan kegiatan penyuluhan tatap muka, dan kegiatan simulasi bencana kepada sejumlah siswa sekolah dasar (SD) dan masyarakat desa setempat. Pemilihan kelompok rentan tersebut didasarkan pada kondisi demografi masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian mendapatkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan kelompok masyarakat rentan dalam mengidentifikasi dan menangani jenis dan resiko kebencanaan di daerahnya.
PROSES PENGOLAHAN IKAN TERI (Stolephorus sp.)DAN PEMANFAATAN LIMBAHNYA SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN IKAN DALAM MENDUKUNG KONSEP ZERO WASTE Mahrus Ali; Eko Efendi; Nuning Mahmudah Noor
Jurnal Perikanan Unram Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v8i1.78

Abstract

Pasaran island is well known as a center of anchovy producer in the province of Lampung, Indonesia. The total of catched fish is to 57.6 tons per month so Pasaran island was classified as fisheries cluster producing anchovies in the province of Lampung. The processing units from fishing, curing, drying, processing to marketing steps was conducted by small and medium enterprises (SME’s) from local community. They producedvarious products such as dried anchovies, packaged vacum anchovies, snack, and raw material for feed of nila and catfish from anchovies waste. Theseintegrated processing system not only increasing the added values of anchovies in Pasaran islandbut also applying zero waste concept in the processing anchovies. Thus impacted on increasing SME’s and local community incomes.
PENERAPAN TEKNOLOGI CORAL NURSERY DALAM RESTORASI TERUMBU KARANG: KOLABORASI AKADEMISI DAN MASYARAKAT PESISIR UNTUK KONSERVASI BERKELANJUTAN Muhamad Gilang Arindra Putra; Almira Fardani Lahay; Eko Efendi
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9775

Abstract

Ekosistem terumbu karang di Indonesia mengalami tekanan serius akibat pemanasan global, aktivitas wisata bahari, dan pencemaran laut. Desa Pulau Pahawang, Lampung, kondisi terumbu karang diduga menurun akibat tingginya kunjungan wisata tanpa pengelolaan ramah lingkungan, padahal ekosistem ini berperan penting bagi keseimbangan lingkungan dan ekonomi pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi masyarakat dalam penyediaan fragmen karang lokal sebagai sumber bibit transplantasi serta mentransfer teknologi coral nursery sistem gantung untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan karang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pra-kondisi berupa koordinasi dan perizinan, pelaksanaan berupa ceramah, diskusi, dan praktik pembuatan floating nursery dengan bahan lokal (pipa PVC, tali nilon, dan pelampung), serta evaluasi melalui tingkat kehidupan karang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap teknik coral nursery, tujuan restorasi, dan peran masyarakat dalam konservasi. Masyarakat menunjukkan kemampuan untuk mereplikasi teknologi secara mandiri dalam mendukung program konservasi berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir terkait penerapan coral nursery sistem gantung, memperkuat kolaborasi akademisi dan masyarakat, serta mendorong konservasi terumbu karang dan pengembangan ekowisata yang berkelanjutan di Pulau Pahawang
Transplantasi Terumbu Karang Dusun Kalangan Desa Pulau Pahawang : Penguatan Peran Masyarakat Dalam Konservasi dan Rehabilitasi Terumbu Karang Almira Fardani; Muhamad Gilang Arindra Putra; Eko Efendi; Muhammad Kholiqul Amiin
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9885

Abstract

Pulau pahawang memiliki bentangan pantai berpasir putih, hamparan vegetasi mangrove serta perairan yang jernih yang didukung dengan ekosistem terumbu karang yang indah sebagai wisata bawah air, snorkling, diving dan fotografi bawah air, dimana kegiatan wisatawan menjadi penyebab kerusakan pada ekosistem terumbu karang sebesar sebesar 47,09% dengan jenis kerusakan : 13 goresan coral massive (CM), 5 goresan coral encrusting (CE), 12 luka CM, 6 luka CE, 13 hancur pada coral branching (CB) dan 6 patahan CB. Diperlukan adanya upaya perbaikan terumbu karang yang rusak serta edukasi kepada masyarakat untuk dapat melestarikan ekosistem terumbu karang di Desa Pulau Pahawang. Upaya tersebut dapat diimplementasikan dalam kegiatan pengabdian unggulan dengan tahapan yang terdiri dari survei, koordinasi, sosialisasi & edukasi, diskusi dan monitoring/pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat Dusun Kalangan yang terdiri dari Kepala Desa dan aparat Desa Pulau Pahawang, serta masyarakat yang berprofesi sebagai pemandu wisata. Pengabdian diawali dengan pemberian pretest, penyampaian materi, diskusi, penempelan bibit pada rangka dan pemasangan rangka transplantasi di bawah laut. Dari hasil posttest yang disampaikan oleh tim pengabdian menujukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat Dusun Kalangan terkait pemahaman manfaat fungsi terumbu karang, definisi dan peranan terumbu karang hingga pemilihan jenis bibit dalam transplantasi terumbu karang. Sebanyak 3 rangka spider web dipasang di wilayah konservasi terumbu karang. Kegiatan pengabdian mendapatkan respon yang positif dari masyarakat Dusun Kalangan terutama yang berprofesi sebagai pemandu wisata, serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Dusun Kalangan terkiat konservasi terumbu karang di Desa Pulau Pahawang.