Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Physics Student Journal

Study of Traffic Noise In Brawijaya University Malang triwinarti, dyah; Wardoyo, Arinto Yudi Ponco
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimed to measure the noise loudness generated by the motor vehicle as well as the influence of vehicles on the noise intensity. The sound intensity of the motor vehicle was measured by using a sound level meter. The results of this study show that the intensity of the noise was in the range of 69.48 dB and 71.67dB.   KEYWORDS: Noise, Traffic, Motor Vehicle
IDENTIFIKASI ZAT ANORGANIK DARI EMISI PARTIKEL PM2,5 YANG DIHASILKAN OLEH EMISI SEPEDA MOTOR Hajar, Umi; Wardoyo, Arinto Yudi Ponco
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PM2,5 merupakan salah satu penyusun emisi kendaraan yang mempunyai dampak merugikan bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan mengetahui konsentrasi zat anorganik dari emisi PM2,5 pada berbagai macam sepeda motor yang menggunakan bahan bakar premium 88. Asap kendaraan sepeda motor ditangkap  dengan kertas filter PM2,5Whatman5 selama 60 menit. Kemudian dianalisis dengan menggunakan XRF (X-ray Fluorescence)Panalytical Minipal 4. Zat anorganik yang teridentifikasi adalah P, Ca, Ti, Sc, Cr, Ba dan Mn. Pada setiap sepeda motor menghasilkan konsentrasi total partikel anorganik yang berbeda – beda denganrange mulai dari 1,12 mg/m3 sampai 33,17 mg/m3. Faktor emisi yang telah dihitungmempunyairange rata-rata mulai dari 0,02 mg/liter sampai 5,11 mg/liter. Nilai emisi faktor tergantung pada jenis sepeda motor.
PENGARUH PAPARAN ASAP KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS PARU MENCIT (Mus musculus) Sativan, Reza; Juswono, Unggul Punjung; Wardoyo, Arinto Yudi Ponco
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab terbesar terjadinya polusi udara adalah asap kendaraan bermotor yang mengandung senyawa atau partikulat berbahaya. Kandungan tersebut dapat masuk dalam tubuh melaui proses respirasi dan membahayakan organ paru. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengukur partikel ultrafine yang terdapat pada asap kendaraan bermotor dan mengetahui bagaimana pengaruh asap kendaraan bermotor terhadap organ paru. Pada asap kendaraan bermotor mengandung partikulat matter berupa partikel ultrafine yang dapat masuk melalui saluran pernafasan dan sampai pada organ paru yang merupakan satu-satunya organ yang berhubungan dengan udara luar. Keberadaan senyawa dan partikulat di dalam tubuh akan membahayakan organ paru yang berperan penting untuk proses respirasi. Pada penelitian ini dilakukan pemberian asap yang berasal dari sepeda motor terhadap mencit sebanyak 3 kali setiap hari selama 10 hari dengan variasi pemberian asap sebanyak 6 perlakuan (0, 30, 60, 90, 120, dan 150 detik). Hasil penelitian ini didapatkan persentase kerusakan alveoli paru mencit mencapi 70% dan total partikel ultrafine mencapai 2,4x1010. Semakin lama pemberian asap, semakin besar total partikel ultrafine, semakin meningkat persentase kerusakan alveoli paru mencit.
PENGARUH PARTIKEL ULTRAFINE DALAM ASAP KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP ORGAN HATI MENCIT (Mus Musculus) BERDASARKAN PENGAMATAN MIKROSKOPIS Maysaroh, Sitti; Juswono, Unggul Punjung; Wardoyo, Arinto Yudi Ponco
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asap kendaraan bermotor menduduki posisi pertama sebagai sumber pencemaran udara. Asap kendaraan bermotor mengandung partikel ultrafine yang berbahaya bagi tubuh khususnya organ hati. Oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh partikel ultrafine yang berasal dari kendaraan bermotor terhadap organ hati. Pada penelitian dilakukan pengasapan terhadap hewan coba menggunakan 2 sepeda motor dengan 6 perlakuan. Pengasapan dilakukan selama 3 kali sehari selama 10 hari berturut-turut. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan semakin banyak partikel ultrafine yang diberikan maka semakin tinggi persentase kerusakan organ hati mencit. Selain itu terbukti jika salah satu kandungan asap kendaraan bermotor yaitu partikel ultrafine dapat merusak organ hati. Partikel ultrafine dapat masuk dalam tubuh melalui proses respirasi. Partikel ultrafine dapat menembus sel epitel paru dan mausk ke dalam peredaran darah yang akhirnya terbawa oleh darah menuju hati. Partikel ultrafine yang masuk dalam tubuh akan menyebabkan stress oksidatif dan peradangan yang pada akhirnya menimbulkan efek kerusakan. Pada penelitian ini persentase kerusakan sel hati akibat pengasapan mencapai 40% pada kendaraan bermotor 1 dan 44% pada kendaraan bermotor 2. Kata kunci : Asap kedaraan bermotor, Partikel ultrafine, Organ Hati.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKUR GAS KARBON MONOKSIDA (CO) MENGGUNAKAN SENSOR MQ-7 BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16A Wardoyo, Arinto Yudi Ponco; Dharmawan, Hari Arief
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan dan  pembuatan alat pengukur konsentrasi  gas CO telah dibuat. Alat ini dapat bekerja dengan baik secara otomatis mencatat konsentrasi gas CO dan hasilnya  dapat ditampilkan pada komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun alat pengukur konsentrasi  gas Karbon Monoksida (CO) menggunakan sensor gas MQ-7 berbasis mikrokontroler ATMega 16A  dengan komuniksasi serial USART dan mengetahui output pengukuran berdasarkan regresi jika  dibandingkan dengan alat ukur standar StarGas 898. Hasil pengukuran dan kalibrasi rancang bangun alat pengukur konsentrasi gas CO terhadap sensor gas  MQ-7 sudah terkalibrasi dengan baik, dimana hubungan antara resistensi sensor gas MQ-7 dengan  konsentrasi gas CO adalah linier. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil uji regresi diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9406 dan menghasilkan persamaan y = -0,0003x + 1,2911 dimana y adalah resistensi sensor dan x adalah  konsentrasi gas CO. Alat ini dapat mengukur konsentrasi gas CO pada  range 30-10.000 ppm.