This Author published in this journals
All Journal JUPE
Frans Nurseto
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERORANGAN DAN KELOMPOK TERHADAP GERAK RENANG GAYA DADA Okvian Eri Anggradinta; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan gerak dasar renang gaya dada melalui model pembelajaran perorangan (individual teaching) dan kelompok (group teaching) terhadap gerak renang gaya dada. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti, pelatih, dan guru penjaskes dalam mengembangkan model pembelajaran bagi siswa-siswi sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII-D yang berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah: Rata-rata keterampilan gerak dasar renang gaya dada melalui model pembelajaran perorangan meningkat sebesar 36,900, demikian pula rata-rata keterampilan gerak dasar renang gaya dada dengan model pembelajaran kelompok meningkat sebesar 28,300. Hasil analisis uji beda ternyata keterampilan gerak dasar renang gaya dada menggunakan model pembelajaran perorangan lebih meningkat signifikan dari pada model kelompok maupun kontrol (tanpa perlakuan).Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan gerak dasar renang gaya dada menggunakan model pembelajaran perorangan (individual teaching) lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran kelompok (group teaching) pada siswa kelas VIII-D SMP Negeri 8 Bandar Lampung.
LATIHAN RELAKSASI PROGRESIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP MEREDANYA KECEMASAN LONCAT INDAH GAYA PAKU Arisandi Arga Saputra; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan relaksasi progressive muscle relaxation terhadap meredanya kecemasan saat melakukan loncat indah gaya paku pada siswi kelas XI IPA SMA Negeri 1 Way Lima tahun pelajaran 2013/2014.Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya loncat indah.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa denyut nadi saat istirahat rata-rata 78,75 kali per menit dan tekanan darah diperoleh 111,67/76,25 mengalami peningkatan saat subyek menaiki papan loncat indah setinggi lima meter denyut nadi menjadi 121,67 per menit dan tekanan darah menjadi 129,67/106,875. Dengan t-hitung sebesar -11,61 dan t-table 2,069 artinya bahwa kecemasan berpengaruh terhadap meningkatnya denyut nadi dan tekanan darah. Selanjutnya data yang tiga setelah relaksasi diperoleh denyut nadi 85,83 dan tekanan darah 116,04/85,42, ini mengalami penurunan yang signifikan yaitu t-hitung 10,43 dan t-table 2,069 artinya bahwa relaksasi yang diberikan dapat menurunkan denyut nadi dan tekanan. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima yaitu latihan relaksasi Progresive Muscle Relaxation berpengaruh terhadap meredanya kecemasan, dibuktikan dengan meredanya denyut nadi dan tekanan darah.
HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENENDANG KE ARAH GAWANG Randi Tirta Saputra; Ade Jubaedi; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship of the leg power and agility to speed towards goal kick. The method used was descriptive correlational. The samples used were 18 boys class 1 class XI IPS with a population of 18 students. Sampling was using total sampling technique. Data analysis was using product moment correlation. The results showed that leg power has a correlation coefficient of 0.798 with a contribution of 63.7% and agility have a correlation coefficient of 0.623 with a contribution of 38.8%, it can be concluded that power the legs to make greater contributions to speed kick toward the goal. Recommendations from these results that the motion to obtain success in doing kick towards the goal, need to pay attention to elements of the physical condition, especially power leg.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 18 siswa putra kelas kelas xi ips 1 dengan jumlah populasi 18 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,798 dengan kontribusi sebesar 63,7% dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,623 dengan kontribusi sebesar 38,8%, dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh keberhasilan gerak dalam melakukan tendangan ke arah gawang, perlu memperhatikan unsur kondisi fisik terutama power tungkai.Kata kunci: hubungan, kelincahan, menendang ke arah gawang, power tungkai, shooting.
HUBUNGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI DENGAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SEPAKBOLA Yudha Purnama Putra; Frans Nurseto; Surisman Surisman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of the level of confidence and motivation with basic motor skills of football in junior high school students' extracurricular 8 Bandar Lampung. The research method used was descriptive correlational. The sample used is a student extracurricular N 8 junior football in Bandar Lampung, amounting to 30 students. The analysis showed that the level of confidence had a significant association with the basic motor skills of football at 0.687. Correlation coefficient with the motivation of the basic motor skills of football at 0.419. While the correlation coefficient confidence and motivation with the basic skills of soccer motion for 0.774. It means confidence and motivation to have a relationship 'stronger' with basic movement skills of football at junior high school students' extracurricular 8 Bandar Lampung.Kata kunci : deskriptif korelasional, percaya diri, motivasi, sepakbola  
Kontribusi Power Tungkai Dan Kecepatan Reaksi Terhadap Tendangan Mae Gery Pada Atlet Karate Putri Dian Fitra Wanda; Frans Nurseto; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the contribution between power limbs to the results of the mae gery kick on the independent jaya star athlete Tanjung Bintang. The type of research used is descriptive correlational with a sample of 30 female athletes. data collection techniques using tests and measurements. The results of the study and analysis showed that the average results of the measurement of female athlete's limb strength were 2.19, reaction speed of 59.73, the ability to shoot the mae gery 0.267. The results of the study concluded that the limb power contributed to the mae gery kick of 14.60% in female karate athletes in the independent Jaya star Tanjung Bintang. Reaction Speed gives contribution to mae gery kicks in the amount of 18.7% in female karate athletes independent jaya star Tanjung Bintang.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kontribusi antara power tungkai terhadap hasil tendangan mae gery pada atlet putri bintang jaya mandiri tanjung bintang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel sebanyak 30 atlet putri. teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Hasil penelitian dan analisis menunjukkan rata-rata hasil pengukuran power tungkai atlet putri adalah 2,19, kecepatan reaksi 59,73, kemampuan tendangan mae gery 0,267. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi terhadap tendangan mae gery sebesar 14,60% pada atlet karate putri bintang jaya mandiri Tanjung Bintang. Kecepatan Reaksi memberikan komtribusi terhadap tendangan mae gery sebesar 18,7% pada atlet karate putri bintang jaya mandiri Tanjung Bintang. kata kunci : karate, kontribusi power tungkai, kecepatan reaksi, tendangan mae gery
PENGARUH VARIASI ALAT BANTU TERHADAP MOTIVASI DAN KETERAMPILAN GERAK DASAR ROLL BELAKANG Ikhwan Prayogi; Herman Tarigan; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how large an increase in motivation and backward roll basic movement skills and motivation is there any relationship with increasing skill behind the roll after roll back treated using a variety of learning aids for 16 sessions. The method used is an experimental. The samples used were 40 students who were divided into two groups. Initial tests conducted on the first week of February 2013, and then continued with the treatment in the experimental group during the 6 weeks. This is indicated by an increase in the average value of the results from 60.1 to 70.5 versa student motivation can be improved with the use of varied tools, visible from the difference in the value of motivation in the experimental class and the control class where experimental class scored an average of 74 , 7 whereas 62.5 kotrol class with the conclusion that there is a significant effect using a variety of learning tools to roll back penigkatan basic skills, learning using a variety of tools can affect student motivation, and no significant association with an increased motivation to learn motor skills basic backward roll.Kata kunci : variasi, alat bantu, motivasi, roll belakang.
PENGARUH FARTLEK DAN JOGGING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX TIM SEPAKBOLA SMAN 1 KOTAGAJAH I Ketut Herta; Frans Nurseto; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the difference effects of fartlek and jogging to vo2max football team improvements of SMA Negeri Kotagajah in Central Lampung regency. The type of the research was experiment. There were 22 students which taken randomly as the samples in this research. In order to collect the data, the researcher used cooper test. Then the data were analyzed by using T-test. The results showed that there is an effect of fartlek to the improvement of vo2max (t count = 11.463 t table = 2.22 or Sig. value 0.000 0.05). Besides, there is also an effect of jogging to the improvement of vo2max (t count = 8,303 t table = 2.22 or Sig. value 0.000 0.05). It can be concluded that fartlek is better than jogging.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh fartlek dan jogging terhadap peningkatan vo2max tim sepak bola SMA Negeri 1 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel sebanyak 22 orang yang di ambil secara random. Teknik pengumpulan data menggunakan tes cooper. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan:bahwa terdapat pengaruh fartlek terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 11,463 t tabel = 2,22 atau nilai Sig. 0,000 0,05). Terdapat pengaruh jogging terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 8,303 t tabel = 2,22 atau nilai Sig. 0,000 0,05). Dapat disimpulkan bahwa fartlek lebih baik dibanding jogging.Kata Kunci : fartlek, jogging,vo2max
KONTRIBUSI DAYA LEDAKTUNGKAI POWER LENGAN DAN KEKUATAN PUNGGUNG TERHADAP KECEPATAN RENANG Oki Rinoki; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of leg muscle explosive power, armpower and back muscle strength against the speed of freestyle swimming at Lampung University Students Penjaskesrek academic year 2015. The method used was survey. Samples were people. Data analysis using regression techniques. The results showed that the explosive power of leg muscle has a correlation coefficient of 0.301 with a contribution of 30.1%, a power arm has a correlation was of 0.468 with a contribution of 46.8%, the strength of the back muscles have a correlation coefficient of 0.188 with a contribution of 18.8%, while explosive power of leg muscle, power arm and back muscle strength had a correlation coefficient of 0.562 with a contribution of 56.2%. From the analysis it can be concluded that the combination of leg muscle explosive power, armpower and back muscle strength contributed most to swimming freestyle.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi daya ledak otot tungkai, power lengan dan kekuatan otot punggung terhadap kecepatan renang gaya bebas pada Mahasiswa Penjaskesrek Universitas Lampung tahun angkatan 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel berjumlah 71 orang. Analisis data menggunakan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,301 dengan kontribusi sebesar 30,1%, power lengan memiliki koefisien korelasi 0,468 dengan kontribusi sebesar 46,8%, kekuatan otot punggung memiliki koefisien korelasi 0,188 dengan kontribusi sebesar 18,8%, sedangkan daya ledak otot tungkai, power lengan dan kekuatan otot punggung memiliki koefisien korelasi 0,562 dengan kontribusi sebesar 56,2%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa gabungan antara daya ledak otot tungkai, power lengan dan kekuatan otot punggung memberikan kontribusi yang paling besar terhadap renang gaya bebas.Kata kunci : daya ledak otot tungkai, kecepatan renang gaya bebas, kekuatan otot punggung, power lengan.
PENGARUH LATIHAN SENAM IRAMA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI Tri Ulan Kunarti; Ade Jubaedi; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to find out the inflvence of rhy thic gymnastic exerase towards the students’vitalty improvement at smp negeri 2 Abung Tengah north lampung. The result of this research is hoped to be use ful as a literature physicacal exercise teacher. The methodology of this research that will be used is experimental method, by conducting the treatment,gymnastics,twice a week for at least 8 weeks or 24 meetings.the sample that used is totally sample, all students of class VII 30 students in experimental class and 30 students in control class the data collecting technigve is TKJI test-T.Based on the result of data analysis gottenis gymnastics exercise in twice a week influences the level of vitality of students, which means that the test is woeked successfully with 6,990.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui jelas pengaruh latihan senam irama terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada siswa smp negeri 2 abung tengah lampung utara.hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani. Metodologi peneliti menggunakan metode eksperimen, melaksanakan treatment yaitu latihan senam irama 2 kali seminggu atau 24 kali pertemuan. Sampael yang digunakan adalah sampel total.Seluruh siswa kelas VII yang mengikuti ekstra kulikuler olahraga senam irama sebanyak 60 siswa. 30 orang kelas eksperimen dan 30 orang sebagai kelas control. Teknik pengumpulan dengan tkji teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran, latihan senam irama dua kali seminggu berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani secara bermakna, hasil uji signifikan menunjukan angka sebesar 6,990.Kata kunci: berpengaruh, kebugaran jasmani, senam irama.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN BERKELOMPOK TERHADAP KETERAMPILAN OLAHRAGA SENAM Ricky Putra Alit; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan gerak dasar senam sikap kayang melalui model pembelajaran berpasangan (reciprokal teaching) dan kelompok (group teaching) terhadap keterampilan gerak dasar senam sikap kayang pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Terbanggi Besar. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti, pelatih, dan guru penjaskes dalam mengembangkan model pembelajaran bagi siswa-siswi sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII-B yang berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah : Rata-rata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang melalui model pembelajaran berpasangan meningkat sebesar 36.800 demikian pula rata-rata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang dengan model pembelajaran kelompok meningkat sebesar 27.300 Hasil analisis uji beda ternyata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang menggunakan model pembelajaran berpasangan lebih meningkat signifikan dari pada model kelompok maupun kontrol (tanpa perlakuan).Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan gerak dasar senam sikap kayang menggunakan model pembelajaran berpasangan (reciprokal teaching) lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran kelompok (group teaching) pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Terbanggi Besar.