This Author published in this journals
All Journal JUPE
Frans Nurseto
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POSTUR TUBUH TERHADAP KETERBELAJARAN GERAK PADA SISWA KELAS V DAN VI Andre Setiawan; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine whether there is a relationship between posture against motion study in Class V and VI of Elementary School 1 Sidosari District of South Lampung Natar year 2014/2015. The population in this research were 189 students. The sample was 60 students. by using proportional cluster random sampling technique. Variables in this research were posture (X) and motion study (Y). The method used was survey with test technique. Based on the calculations by using correlation analysis product moment,it obtained the value of count was 0.948 with a significance level of 5%, the value of r-table is 0.413. From these results it can be seen that there is a relationship between posture and motion study in class V and VI at State Elementary School 1 Sidosari District of South Lampung Natar year 2014/2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara postur tubuh terhadap keterbelajaran gerak pada siswa kelas V danVI Sekolah Dasar Negeri 1 Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tahun 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 189 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 60 siswa. Diambil menggunakan teknik cluster proporsional random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu postur tubuh (X) dan keterbelajaran gerak (Y). Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik tes. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis korelasi product moment diperoleh nilai r-hitung sebesar 0,948 dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai r-tabel sebesar 0,413. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa ada hubungan antara postur tubuh dan keterbelajaran gerak pada siswa kelas V dan VI di Sekolah Dasar Negeri 1 Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tahun 2014/2015.Kata kunci : keterbelajaran gerak, korelasi product moment, postur tubuh.
Pengaruh Latihan Sirkuit Training Terhadap Lari Sprint 50 Meter Siswa Putra Ade Septiana; Suranto Suranto; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 1 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to find out the effect of circuit training to 50 meters sprint of IV C class students in SD N 1 Kalibalau Kencana Kedamaian of Bandar Lampung in academic year of 2015-2016. The method used in this research was experimental method. In this study the sample used, as many as 20 male students of IV C class in SD N 1 Kalibalau Kencana Kedamaian of Bandar Lampung. Data analysis technique used t-test. The results showed that there is a significant influence of the circuit training on sprint of 50 meters students of IV C class in SD N 1 Kalibalau Kencana Kedamaian of Bandar Lampung in academic year of 2015-2016Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sirkuit training terhadap lari sprint 50 meter siswa putra kelas IV C di SD N 1 Kalibalau Kencana Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung tahun ajaran 2015-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan, yaitu sebanyak 20 siswa putra kelas IV C SD Negeri 1 Kalibalau Kencana Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan sirkuit terhadap lari sprint 50 meter siswa putra kelas VI C SD 1 Negeri Kalibalau Kencana Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung.Kata kunci : atletik, lari sprint 50 meter, sirkuit training
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN KOGNITIF DENGAN TINGKAT KECEMASAN PARA WASIT PROVINSI LAMPUNG Fahmi Iskandar; Frans Nurseto; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the relation between cognitive ability with the level of anxietys referee while leading the match in Suratin Cup U-18. The methodology used in this research is correlation descriptive method. The sample is the referee who was leading the match of Suratin Cup U-18 which amounts 16 referees. The result of this study shows that there is a significant relationship between cognitive ability with the level of anxietys referee while leading the match. In cognitive ability, 9 referees (56.25%) with very good category, 4 referees (25%) with good category, and 3 referees (18.75%) with bad category. And there are 11 referees (68.75%) with excellent anxiety level category, 3 referees (18.75%) with good category, and 2 referees (12.5%) with bad category. The result of correlation coefficient between cognitive ability with the level of anxietys referee while leading the match is 0.827.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan antara kemampuan kognitif dengan tingkat kecemasan wasit saat memimpin pertandingan di piala Suratin U-18. Metodelogi penelitian dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Dengan sampel yaitu wasit yang sedang memimpin pertandingan piala Suratin U-18 yang berjumlah 16orang wasit.Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kemampuan kognitif dengan tingkat kecemasan wasit saat memimpin pertandingan. Dalam kemampuan kognitif 9 orang wasit(56,25%) dengan kategori sangat baik, 4 orang (25%) baik, dan 3 orang(18,75%) buruk. Serta ada 11 wasit(68,75%) dengan kategori tingkat kecemasan baik sekali,3 orang(18,75%) baik, 2 wasit (12,5%) masuk kategori buruk. Hasil koefisien korelasi antara kemampuan kognitif dengan tingkat kecemasan wasit saat memimpin pertandingan sebesar 0,827.Kata kunci : kemampuan kognitif, tingkat kecemasan, wasit
HUBUNGAN FOREHAND DAN BACKHAND DENGAN KETERAMPILAN TENIS MEJA EKSTRAKULIKULER SMPN 2 KEBUN TEBU Vivi Februarita Joni; Heru Sulistianta; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was correlational. The subject of this research was the students who took table tennis extracurricular in SMP N 2 Kebun Tebu, consisting 12 students. Collecting the data used test and measurement, whose instruments used were the instrument capabilities table tennis forehand and backhand from Moot-Lockhart Table Tennis test. Analysis of the data used is a simple correlation analysis for each independent variable and the dependent variable, both variables used the double correlation and multiple regression. The result showed that there was a positive and significant correlation between the ability forehand with table tennis playing skills. There was a positive and significant relationship between the ability backhand with table tennis playing skills. There was a positive and significant relationship between the ability of forehand and backhand ability to play table tennis skills.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Subjek dari penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler tenis meja SMP N 2 Kebun Tebu, yang berjumlah 12 siswa. Pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran, dengan instrumen yang digunakan adalah instumen kemampuan forehand dan backhand tenis meja dari Moot-Lockhart Table Tennis test. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana untuk masing-masing variabel bebas dengan variabel terikat, sedangkan untuk secara bersama-sama dengan korelasi ganda dan regresi ganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan forehand dengan keterampilan bermain tenis meja. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan backhand dengan keterampilan bermain tenis meja. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan forehand dan kemampuan backhand dengan keterampilan bermain tenis mejaKata kunci: kemampuan forehand, kemampuan backhand, keterampilan bermain tenis meja
HUBUNGAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL QUOTIENT (EQ) TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) PENJASKES 2011 UNIVERSITAS LAMPUNG Lingga Shilviani; Frans Nurseto; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The key to success in modern life more than Intellegence Quotient (IQ), and does not guarantee a person to be successful, but if not balanced with the emotional intelligence (EI / EQ) which can lead to high on things that harm. Because IQ contributes only 20% while the remaining 80% is determined by emotional intelligence This research aims to determine whether there is a relationship between emotional intelligence of the students grade point average PE Lampung University. This study uses data collection techniques and documentation in the form of questionnaires, as well as data analysis techniques of hypothesis testing. PE students research the subject in 2011 amounted to 61 universities Lampung. Based on the calculation of correlation indicates that the values obtained rhitung = 0.252, meaning that the low correlation between emotional intelligence (EQ) of the cumulative grade point (GPA) PE 2011 Lampung University students.Kunci sukses dalam kehidupan modern lebih dari intellegence quotient (IQ), dan bukan jaminan seseorang untuk sukses, tapi bila tidak diimbangi dengan kecerdasan emosional (EI/EQ) yang tinggi bisa mengarah pada hal-hal yang merugikan. Karena IQ kontribusinya hanya 20 % sementara sisanya 80 % ditentukan oleh kecerdasan emosional Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional terhadap indeks prestasi kumulatif mahasiswa Penjaskes Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan angket, serta teknik analisis data pengujian hipotesis. Subjek penelitiannya mahasiwa penjaskes 2011 universitas Lampung berjumlah 61 orang. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi menunjukkan bahwa diperoleh nilai rhitung =  0,252 , artinya  rendahnya hubungan tingkat kecerdasan emosional (EQ)  terhadap  indeks  prestasi kumulatif (IPK)  mahasiswa Penjaskes 2011 Universitas Lampung.Kata kunci : kecerdasan, emosional quotient, indeks prestasi komulatif 
HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SDN 2 PONCOWARNO Duhita Kurnia; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan kepribadian terhadap tingkat kebugaran jasmani pada siswa SD Negeri 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah. Hasil penelitian ini di harapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani .Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Obyek penelitiaan ini adalah , seluruh sisiwa kelas V SD Negeri 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah yang berjumlah 33 siswa, terdiri dari 24 putra dan 9 putri. Teknik pengumpulan data dengan angket, teknik analisis data menggunakan korelasi product moment.Berdasarakan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah : terdapat hubungan yang sangat erat antara kepribadian dan kebugaran jasmani walalupun hasilnya kategori cukup.Kesimpulan peneliti ini menunjukkan Ada hubungan antara rohani dan jasmani yang dalam psykologi sering disebut dengan istilah Psyicosomatis. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang erat sekali antara kepribadian dan kesegaran jasmani di SD N 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS MELALUI PENDEKATAN DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR Noprian Tri Handoko; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much the learning outcomes of freestyle swimming through the diagnostic approach of learning difficulties for students. The result of this study would be useful to teachers and students in learning freestyle swimming. The method used in this research was the method of PTK. The population in this study were students of class X SMK Kartika TAMA METRO. Samples were 23 students in SMK Kartika TAMA with the sampel was Class X TKJ 1. From these results it can be concluded that the diagnostic approach can help students in solving the learning difficulties especially for freestyle swimming lessons.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar renang gaya bebas melalui pendekatan diagnostik kesulitan belajar bagi siswa.Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru dan siswa dalam pembelajaran renang gaya bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ptk . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas x SMK KARTIKA TAMA METRO. Sampel berjumlah 23 siswa di SMK KARTIKA TAMA dengan sampek kelas X TKJ 1. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan pendekatan diagnostik kesulitan belajar dapat membantu siswa dalam memecahkan kesulitan belajar terutama untuk pelajaran renang gaya bebasKata kunci : kesulitan belajar, pendekatan diagnostik, renang gaya bebas.
UPAYA MENINGKATKAN RENANG MELALUI PENDEKATAN DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR PADA SISWA Adhie Dwi Nofyanto SP; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical education is a learning process that is designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge and active living and sportsmanship through physical education activities. This research is motivated their learning problems in physical education, which is the low student learning outcomes in learning gymnastics in junior class VII Advent Bandar Lampung in the second semester of academic year 2012/2013. Research methods using action research methods class. The instrument used in the form of sheets observation, interview and test learning outcomes. The results showed that the diagnostic approach to learning difficulties through the material breaststroke swimming in junior class VII Advent Bandar Lampung showed a positive improvement, namely: 1) the learning of planning breaststroke swimming  2) Implementation of breaststroke swimming, 3) student learning outcomes achieved in the classical style in the second cycle.Pendidikan jasmani merupakan suatu proses pembelajaran yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan hidup aktif serta sikap sportif melalui kegiatan pendidikan  jasmani. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan dalam pembelajaran penjaskes, yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran senam di kelas VII SMP Advent Bandar Lampung pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, wawancara dan tes hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan diagnostik kesulitan belajar pada materi renang gaya dada di kelas VII SMP Advent Bandar Lampung menunjukkan adanya peningkatan yang positif, yaitu: 1) Perencanaaan pembelajaran renang gaya dada, 2) Pelaksanaan pembelajaran renang gaya dada, 3) Hasil belajar siswa secara klasikal tercapai pada siklus II.Kata kunci: hasil belajar, renang gaya dada, diagnostik kesulitan belajar
Pengaruh Power Tungkai dan Fleksibilitas Terhadap Hasil Tendangan Mawashi Geri Rani Oktasari; Akor Sitepu; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of leg strength, flexibility on the results of the results of the mawashi athletes at the Wayhalim Dojo Knights in Bandar Lampung. This study uses regression analysis. The sample from this study amounted to 11 athletes consisting of 3 women and 8 men. Data was collected through limb strength tests using a large jump stand, flexibility using the sit and reach test, and mawashi geri kick with a stopwatch. The results showed that leg power has a value of t count 2.256 for α 5% with t table 2.282 dk = n-1 and flexibility has a value of t count 0.641 for α 5% with t table 2,228 dk = n-1. The conclusion of this study is that power limbs have a significant influence on the results of the mawashi geri kick, and flexibility has a significant influence on the results of the mawashi geri kick.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh power tungkai, fleksibilitas terhadap hasil tendangan mawashi geri atlet karate di Dojo Kesatria Kecamatan Wayhalim Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan analisis regresi, sampel dari penelitian ini berjumlah 11 atlet yang terdiri dari 3 atlet perempuan dan 8 atlet laki-laki. Data dikumpulkan melalui tes power tungkai dengan menggunakan standing broad jump, fleksibilitas dengan menggunakan sit and reach test, dan tendangan mawashi geri dengan menggunakan stopwatch. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki nilai t hitung 2,256, untuk  dengan t tabel 2,228 dk = n-1 dan fleksibilitas memiliki nilai t hitung 0,641 dengan t tabel 2,228 untuk α 5% dengan dk = n-1. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tendangan mawashi geri, dan fleksibilitas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tendangan mawashi geri.Kata Kunci: fleksibilitas, mawashi geri, power tungkai
HUBUNGAN ANTARA PANJANG POWER LENGAN DAN KELENTUKAN DENGAN LEMPAR LEMBING Vitadi Setiawan; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang lengan, power lengan dan kelentukan tulang belakang dengan prestasi lempar lembing. Penelitian ini bertujuan agar peneliti mengetahui seberapa besar kontribusi masing-masing variabel.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sampel yaitu siswa putra kelas XI di SMA Negeri 1 Sumberejo Tanggamus yang berjumlah 68 siswa.Pengumpulan data menggunakan teknik test yang diambil secara langsung.Dari hasil penelitian ini didapat bahwa power lengan, panjang lengan dan kelentukan tulang belakang memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil Lempar lembing Hasil penelitian menunjukan korelasi Panjang lengan dengan hasil Lempar lembing sebesar 0.239 selanjutnya koefesien korelasi Power lengan dengan hasil Lempar lembing sebesar 0.457 dan kelentukan tulang belakang dengan hasil Lempar lembing sebesar 0.782. Ini berarti bahwa variabel panjang lengan memiliki hubungan yang rendah, dan variabel power lengan memiliki hubungan yang cukup kuat, sedangkan variabel kelentukan Tulang belakang memiliki hubungan yang kuat hasil lempar lembing.Kata Kunci      :power, panjang lengan,kelentukan, lempar lembing