Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

“PENGARUH PENGGUNAAN TERAK dan FLY ASH SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP KUAT TEKAN PAVING BLOCK SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATERI MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON PTB FKIP UNS” Rudy Wibisono; Anis Rahmawati; Ida Nugroho Saputro
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 2 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.604 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.22572

Abstract

Penelitian  mengenai paving  block bertujuan  untuk  mengetahui ketebalan  minimum paving  block dengan  bahan  tambah  terak  dan fly  ash jika ditinjau  terhadap  kuat  tekannya  berdasarkan  SNI  03-0691-1996.  Penelitian  ini, membuat 7 variasi ketebalan dengan 2 variasi penambahan fly ash yang  proporsi campuran  pertama  1  pc  :  6  ps  :  3t, fly  ash 5%  dengan  variasi  ketebalan  7  cm,  6 cm, 5 cm, 4 cm, 3 cm dan 2 cm  serta perbandingan proporsi yang ke dua adalah 1  pc : 6 ps : 3t, fly ash 10% dengan variasi ketebalan 7 cm, 6 cm, 5 cm, 4 cm, 3 cm dan 2 cm . Pada penelitian ini menggunakan faktor air semen mendekati 0,5. Semen yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen portland tipe I dengan benda uji dites dalam umur 28 hari.Ketebalan minimum paving block terdapat pada ketebalan 5 cm dengan penggunaan fly ash 10% yang menghasilkan kuat tekan rata – rata 9,861 MPa dimana pada ketebalan ini termasuk paving block mutu kelas D dengan tujuan penggunaanya adalah penggunaan pada taman.
PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH TERAK SEBAGAI BAHAN PENGGANTI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TARIK. Siti Nur Slaraswati; Anis Rahmawati; Ida Nugroho Saputro
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 2 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.884 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.22776

Abstract

ujuan  penelitian ini adalah,  (1)  mengetahui  pengaruh  terak  sebagai pengganti pasir dengan variasi 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% terhadap kuat tarik beton dengan metode perbandingan 1:2:3, (2) mengetahui apakah berat jenis beton  yang  dihasilkan  masuk  dalam  kategori  berat  jenis  beton  normal,  (3)mengetahui besar kuat tarik optimal beton yang dihasilkan dari penggantian terak sebagai pasir dengan variasi  0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% dengan metode perbandingan  1:2:3. Penelitian  ini  menggunakan  metode  kuantitatif korelasional. Variabel yang mempengaruhi dalam penelitian ini adalah (1) variabel terikat: kuat tarik, (2) variabel bebas: persentase terak sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dari volume beton dengan perbandingan 1:2:3. Berdasarkan  hasil  penelitian  disimpulkan  bahwa,  (1) tidak  ada  pengaruh antara variasi penggantian terak sebagai agregat halus terhadap kuat tarik beton atau penggantian  terak  sebagai  agregat  halus  tidak  berpengaruh  secara  signifikan terhadap kuat tarik beton, (2) hasil pengujian berat jenis beton menunjukan variasi penggantian  terak  0%,  20%,  40%,  60%,  80%,  100%  telah  mencapai  berat  jenis beton normal yaitu 2200 kg/m3 – 2500 kg/m3. (SNI 03-2834-2000), (3) persentase terak optimal sebagai pengganti agregat halus yang menghasilkan kuat tarik beton maksimal terdapat pada persentase penggantian terak 80% yaitu sebesar 5,700 MPa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) TIPE EXAMPLES NONEXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS XI TGB DI SMK NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Subeqi Nur Hikmah; Anis Rahmawati; Abdul Haris Setiawan
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.799 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17938

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui penerapan model pembelajaran Kontekstual tipe Examples Non-Examples dalam meningkatkan hasil belajar (2) Mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Kontekstual tipe ExamplesNon-Examples. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual tipe Examples Non- Examples. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, Subyek penelitian adalah siswa kelas XI TGB SMK Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Triangulasi data digunakan untuk menjaga validasi data, sedangkan untuk teknik analisis data digunakan teknik analisis interaktif. Kesimpulan penelitian adalah: (1) Penerapan model pembelajaran Kontekstual tipe Examples Non-Examples dapat meningkatkan hasil belajar. (2) Adanya peningkatan efektivitas penerapan model pembelajaran Kontekstual tipe Examples Non-Examples.Kata Kunci: Kontekstual
STUDI EKSPERIMEN PENAMBAHAN CAMPURAN ABU AMPAS TEBU DAN SERAT BAMBU PADA KUAT LEKAT BETON Sugi yanto; Anis Rahmawati; Ida Nugroho Saputro
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.027 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18278

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah 1)Mengetahui pengaruh penggantian sebagian agregat halus menggunakan abu ampas tebu dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15% dan serat bambu 0%, 1,5% dan 3%  terhadap kuat lekat beton, 2) Mengetahui persentase optimal penggantian sebagian agregat halus menggunakan abu ampas tebu dan serat bambu yang menghasilkan  kuat lekat maksimal pada beton. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimen dan teknik analisa data menggunakan regresi. Variabel dalam penelitian ini adalah (1)Variabel bebas yang berupa variasi penggantian sebagian agregat halus menggunakan abu ampas tebu dan variasi penambahan serat bambu, (2)Variabel terikat diantaranya Kuat Lekat dan Porositas beton. Hasil penelitian ini adalah 1)Penggantian sebagian agregat halus menggunakan abu ampas tebu berpengaruh negatif terhadap kuat lekat beton serat dan penambahan serat bambu bersifat positif terhadap kuat lekat beton serat, 2) Nilai optimal penggantian sebagian agregat halus menggunakan Abu Ampas Tebu dan penambahan serat  bambu  yang  menghasilkan  kuat  lekat maksimal sebesar 63,04 MPa pada  persentase abu ampas tebu 0% dan serat bambu 3%.Kata Kunci: abu ampas tebu, serat bambu, beton serat
PERBANDINGAN CAPAIAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA 4 (EMPAT) KATEGORI MATA PELAJARAN PRODUKTIF Toni Hartanto; Roemin toyo; Anis Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 1 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.047 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i1.22542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan capaian hasil belajar ranah kognitif siswa pada penerapan metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada kategori mata pelajaran hitungan (mekanika teknik), kategori mata pelajaran teori (konstruksi bangunan), praktek (ukur tanah)dan gambar (gambar teknik) dan mengetahui capaian hasil belajar kognitif siswa yang paling tinggi pada penerapan metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining diantara empat kategori mata pelajaran produktif di SMK teknik bangunan. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif yang digunakan untuk rancangan penelitian metode komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan SMK tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling(Pengambilan sampel dengan sengaja), kelas X TGB B dipilih sebagai sampel. Teknik pengumpulan data digunakan tes dan dokumen sekolah. Uji hipotesis yang digunakan analisis variansi (anava). Kesimpulan dalam penelitian ini setelah dilakukan uji anava menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tinggi pada capaian hasil belajar kognitif siswa pada penerapan metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada kategori mata pelajaran hitungan (Mekanika Teknik), kategori mata pelajaran teori (Konstruksi Bangunan), praktek (Ukur Tanah) dan gambar (Gambar Teknik). Dapat diketahui juga pada kategori mata pelajaran produktif yang mendapat hasil belajar kognitif siswa yang paling baik pada penerapan metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining yaitu pada kategori mata pelajaran hitungan (Mekanika Teknik) dengan melihat selisih capaian hasil belajar kognitif siswa saat pre-test dan post-test.
TINJAUAN TERAK BAJA SEBAGAI BAHAN PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TARIK BETON , DENGAN METODE PERBANDINGAN 1 : 1,5 : 2,5 Alfaolis Suriarso Suryo; Anis Rahmawati; Roemin toyo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 1 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.468 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i1.22730

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh terak terhadap kuat tarik beton. Mengetahui persentase kuat tarik maksimal yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan membuat 11 variasi terhadap penggatian terak terhadap agregat kasar, dengan proporsi campuran 1: 1,5 : 2,5 dengan silinder ukuran 15 cm x 30 cm. Hasil penelitian ini penggantian terak berpengaruh terhadap kuat tarik. Kuat tarik optimal dengan penggantian terak 50% sebesar7,67 Mpa.
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN, BERAT JENIS, DAN DAYA HAMBAT PANAS BATA BETON RINGAN FOAM SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON PADA MAHASISWA SEMESTER III PTB JPTK UNS Ngarifin Ngarifin; Chundakus Habsya; Anis Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 1 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.083 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i1.16904

Abstract

The purposes of this research were, (1) determine the effect of fly ash added withvariations of 0%, 10%, 20%, 30% and foam added with variation 30% and 40% oncompressive strength, density, and thermal resitance of lightweight foam concrete bricks, (2)determine the percentage of fly ash and foam that produces thermal resistance that satisfiedrequired compressive strength on lightweight foam concrete bricks SNI 03-2847-2002. (3)determine the percentage of fly ash and foam added that produces minimal densitylightweight foam concrete bricks, and (4) produce supplement teaching materials obtained inthe course of concrete technology on the effect of the fly ash addition to the compressivestrength, density, and thermal resistance of lightweight foam concrete bricks.This research used experimental method and data analysis techniques used regressionanalysis. Variables in the study were (1) dependent variables: compressive strength, density,and thermal resistance of lightweight foam concrete bricks, (2) independent variables: the flyash addition with variations 0%, 10%, 20%, and 30% to the needs of fine aggregate andvariations addition of foam 30% and 40% of the concrete volume with the water and foamagent ratio = 1:40.Based on the results of the study concluded that, (1) variation of the addition of flyash and foam was strongly influencing the compressive strength, density, and thermalresistance of lightweight foam concrete bricks, (2) thermal resistance with concludedcompressive strength on lightweight foam concrete bricks SNI 03-2847-2002 produced from30% of the concrete volume foam added with the percentage fly ash added of 10%, 20%, and30% of fine aggregate respectively were 27.6 kg /cm2; 29.3 kg/cm2; and 35.0 kg/cm2, (3) theminimal density of lightweight foam concrete bricks produced on the percentage of fly ashaddition of 0% (without the fly ash addition) with 40% foam addition of the concrete volumethat was 855.565 kg/m3, (4) produced tecahing materials in the form of supplements teachingmaterials about the effect of the fly ash addition to the compressive strength, density, andthermal resistance of lightweight foam concrete bricks.Keywords: fly ash, foam, lightweight foam concrete brick, compressive strength, density,thermal resistance.
STUDY OF TENSILE STRENGTH OF WOOD CONNECTION USING WASTE PLASTIC BOTTLES CONNECTOR AS ADDITIONAL MATERIALS OF WOOD STRUCTURAL SUBJECT. Aprilia Dwi Lestari; Anis Rahmawati; Taufiq Lilo Adi Sucipto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 1 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.906 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v3i1.22422

Abstract

This research was aims to know 1) whether there was a significant difference from tensile strength of wood connection with plastic bottle waste between A bottle, B, C, D, E, and F bottle, 2) plastic bottle which produced the wood connection with the highest tensile strength. This research used quantitative method of experimental approach. The population of this research were wood with the connection of plastic bottles by heating. This technique was inspired by Micaella Pedros, an England artist who first applied it known as Joining Bottles. Dimensions for tensile test parallel that was 2,5 x 2,5 x 46 cm with total 30 samples. The length of the bottle connection is 10 cm with 1 layer only. This research used quantitative method of experimental approach. Data analysis used one way anova test, 0.05 significance level with the requirement of normal data and homogeneous data. Statistical data of this research results showed 1) no significant difference tensile strength of the six plastic bottles connector. 2) The F bottle produced the highest tensile strength that was 0,622 MPa.
PENGEMBANGAN ENTERPRENEUR MAHASISWA DALAM USAHA BATAKO DI WORKSHOP PTB UNS Ida Nugroho Saputro; Anis Rahmawati; Waluyo Waluyo; Aryanti Nurhidayati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v6i1.20882

Abstract

Concrete brick is a kind of non structural brick which can be used for street, parking lot, sidewalk, park and another necessity. Concrete brick is made of the mixture of portland cement type one, water and aggregate as the filler materials. The ussage of concrete brick is more eco friendly compared with brick, moreover the ussage of concrete brick grows rapidly, especially in Solo lately because of the rapid growth of housing estate and bisnis area.Observing the expansion of the concrete brick necessity so Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) workshop develop it to concrete brick entrepreneurship program. This program was aimed through college entrepreneurship which is managed by the unversity students to study about entrepreneurhip. The college developing program are entrepreneurship training for the students, form a concrete brick production unit, incubation of the concrete brick bisnis and creating a new entrepreneur as the result. PTB workshop has and enough place for the development of the college entrepreneur. From the result of entrepreneurship activity the students can develop cncrete brick bisnis unit so it can be used as a additional income.The result of college entrepreneurship activity has made a concrete brick bisnis unit and management office in Pabelan Campus UNS. This activity is involving ten university students from various major, mostly from PTB major. There are two kinds of concrete brick that has been made; Rejal concrete brick and hollow concrete brick. Six hundred concrete brick has been made with the size 10 cm x 15 cm x 30 cm and 10 cm x 20 cm x 40 cm. This size is usually used as a wall or building to adjust the needs of the society.Keywords : concrete brick, entrepreneurship, college, workshop
MANFAAT PENAMBAHAN KARBON DARI MATERIAL LIMBAH PADA BATU BATA TRADISIONAL Anis Rahmawati; Ernawati Sri Sunarsih
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 16, No 2 (2015): Techno Volume 16 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v16i2.56

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan karbon dari material limbah berupa arang tempurung kelapa dan arang limbah kayu terhadap waktu pembakaran yang diperlukan batu bata untuk mencapai kuat tekan sesuai standar minimal. Disamping juga pengaruhnya terhadap karakteristik fisik dan mekanis batu bata. Karakteristik fisis yang ditinjau berupa porositas, berat jenis, dan susut bakar, sedangkan karakteristik mekanisnya berupa kuat tekan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan melakukan pengujian terhadap sampel yang berupa batu bata merah pejal dengan dimensi 23 cm x 11 cm x 5 cm. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 360 buah. Untuk masing-masing jenis arang yang digunakan, 6 buah benda uji digunakan untuk pengujian tekan dan 6 buah benda uji untuk pengujian fisis, untuk tiap lama pembakaran dan persentase penggunaan arang. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Semua pengujian kuat tekan batu bata memenuhi standar mutu bata SK SNI-S-04-1989-F yakni memenuhi standar batu bata kelas 25 dan kelas 50, 2) Semua pengujian berat jenis memenuhi standar berat jenis batu bata normal, dengan berat jenis dihasilkan kurang dari 1,8 gr/cm3, 3) Semua pengujian susut bakar bahan uji memenuhi standar susut bakar maksimal, yaitu masih dibawah 15%, dan 4) Pengujian porositas arang tempurung kelapa semua memenuhi syarat porositas maksimal, sedangkan pengujian porositas arang limbah kayu tidak memenuhi standar yaitu di atas 20%. Kata kunci: Batu bata, arang tempurung kelapa, arang limbah kayu, kuat tekan, berat jenis, susut bakar