Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Role of The Ministry of Law and Human Rights in Protecting Book Copyrights Sabila, Shafiyyah Atina; Muh. Amiruddin; Jayadi, Ahkam; Natsif, Fadli Andi; Nurjannah, St.
Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Vol 7 No 1 (2025): Human Rights and Global Perspectives on Humanitarian Law
Publisher : Department of Law, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aldev.v7i1.47774

Abstract

This research explores the role of the Ministry of Law and Human Rights in protecting book copyrights and identifies the challenges it faces in this effort. Using a normative research approach, data was collected through literature studies and interviews with the Ministry's regional office in South Sulawesi. The findings reveal that the Ministry plays a key role in registering, monitoring, and educating the public about book copyrights. However, it faces challenges such as limited human resources and budget, the complexity of digital technology, low public awareness, and insufficient cross-sector cooperation, which hinder its efforts to protect book copyrights effectively.
Dampak Revitalisasi Kantor Urusan Agama Kecamatan terhadap Pengembangan Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN Alauddin Makassar Ilyas, Musyfikah; Natsif, Fadli Andi; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Ardiansyah, Reza
PUSAKA Vol 13 No 1 (2025): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/pusaka.v13i1.1609

Abstract

Salah satu fokus program Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan meningkatkan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan yaitu Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Program ini mengubah peran KUA menjadi pusat penguatan moderasi beragama yangmemiliki dampak signifikan pada perkembangan studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Penelitian ini menguraikan tujuan dan strategi pelaksanaan revitalisasi KUA yang berhubungan dengan pengembangan dan prospek dalam mendukung mewujudkan visi revitalisasi KUA sebagai pusatlayanan keagamaan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan studi literatur dan wawancara dengan para KUA Kecamatan di Sulawesi Selatan untuk memetakan hambatan dihadapi dan hasil yang telah dicapai dalam merevitalisasi KUA dicanangkan. Hasil penelitian ini menunjukkan revitalisasi KUA yang telah digulirkan dari tahun 2021 menunjukkan beberapa perubahan dari segi kualitas layanan, sumber daya manusia, dan infrastrukturnya, meskipun belum maksimal. pada SDM dapat dibentuk dengan matang jika disiapkan sejak dari mahasiswa sebelum masuk dalam dunia kerja berkaitan langsung dengan pengembangan program studi khususnya Hukum Keluarga Islam dalam membentuk agen of change dengan merumuskan kembali kurikulum, melakukan penelitian, pengabdian masyarakat tentang perkawinan, perceraian, waris, hak-hak keluarga, agama, hukum positif, konteks sosial dan isu-isu sosial terkait. Hal ini menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar global.
ANALISIS PENGANGKATAN CAMAT DI KABUPATEN BARRU PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH Akmal, M. Rijal B.; Jafar, Usman; Natsif, Fadli Andi
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 4 No 2 (2023): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hierarchically, the sub-district head as a district apparatus has a coordinating function in administering government in the sub-district area under the auspices of the regent through the district/city regional secretary. This study aims to analyze the appointment of sub-district heads in Barru District from the Siyasah Syariyyah perspective. The type of research used is qualitative research (field research) by taking data sources from the process of observation, interviews, documentation and literature studies. The results of the study show that the implementation of the appointment of sub-district heads as regional autonomous positions in Barru Regency has followed the qualifications for the post of sub-district heads mandated in laws and regulations by fulfilling technical competence, which is measured by the level of quality of education, technical training, and technical work experience as well as managerial competence. measured by the level of leadership experience. The appointment of sub-district heads in siyasa fiqh studies is not outlined textually but is emphasized in general in selecting leaders with the prerequisites of shiddiq, amanah, fathanah and tabligh.