Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Wicara

Lorong Keagamaan: Kritik Sosial atas Praktik Beragama dalam Kumpulan Cerpen Bukan Perawan Maria Karya Feby Indirani Putri, Farijihan Ardiyanti; Thohir, Mudjahirin
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 2: Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.19180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial atas praktik beragama yang dinarasikan dalam kumpulan cerpen Bukan Perawan Maria karya Feby Indirani. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang melalui kumpulan cerpen Bukan Perawan Maria menghadirkan kritik sosial terhadap berbagai praktik beragama. Kritik tersebut meliputi perilaku kekerasan yang dilakukan dengan legitimasi agama, pandangan yang menganggap Islam identik dengan budaya Arab, intoleransi agama, dan tindakan terorisme. Pengarang menggunakan teknik satir untuk menyampaikan kritik, dengan tujuan menggambarkan ironi praktik beragama dalam kehidupan sosial masyarakat.Kata kunci: kritik sosial, praktik beragama, sosiologi sastra
Indikator Bullying atas Tokoh Angel dalam Film Ayah, Mengapa Aku Berbeda? Karya Findo Purwono Hw (Kajian Struktural) Aini, Azizah Nur; Thohir, Mudjahirin
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17843

Abstract

Bullying adalah sebuah realitas sosial yang sering terjadi di masyarakat Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji unsur naratif film dan indikator bullying pada tokoh Angel dalam film Ayah, Mengapa Aku Berbeda?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural yaitu teori unsur naratif film Himawan Pratista. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan simak catat dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Ayah, Mengapa Aku Berbeda? menggunakan plot lurus dengan peristiwa yang kronologis dan berurutan. Kedua tokoh utama dalam film ini memiliki perbedaan dalam hal fisik dan juga sifat atau karakternya. Urutan waktu dalam film menggunakan pola linier di mana setiap loncatan waktu yang ada dalam film berurutan dan tidak memiliki interupsi waktu yang signifikan di antara loncatan waktu yang ada. Elemen ruang yang sering muncul dalam film ini yaitu pada latar sekolah SMP dan SMA. Konflik yang ada dalam film ini adalah konflik internal atau konflik batin tokoh Angel. Bullying yang dialami Angel yaitu dalam bentuk verbal, fisik, dan relasional. Bullying verbal ditunjukkan dengan merendahkan, mengejek, menghina, mengancam, dan menyumpahi. Bullying fisik ditunjukkan dengan memuntahkan makanan di badan, mendorong, menjambak rambut, meremas wajah, menjepitkan tangan, membenturkan kepala, dan mencoret-coret wajah. Bullying relasional ditunjukkan dengan memelototi.