Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PENGEMBANGAN MESIN PENGGILING JAGUNG JENIS BUHR MILL SISTEM HANTARAN SCREW DAN PENGGILINGAN PLAT BERGERIGI Adriansyah Adriansyah; Junaidi Junaidi; Mulyadi Mulyadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung  giling  merupakan  bahan  pokok  makanan  ternak  yang  sangat  dipengaruhi  oleh  tingkatkehalusan  gilingan.  Teknologi  penggilingan  jagung  biasanya  bekerja  dengan  prinsip  tumbukan(Hammer Mill), kapasitas besar (1-1,5 ton/jam). Mesin ini efektif, tetapi kelemahannya daya yangdigunakan  besar  dan  hasil gilingan  yang  bervariasi  lama  sekali  didapatkan  dibandingkan  denganteknologi penggilingan jenis Buhr Mill, punya biaya awal yang rendah, dan kapasitas penggilingan200-300 kg/jam dan daya yang digunakan 1/3 dari daya yang digunakan oleh penggiling tumbukdengan  kapasitas  yang  sama.  Tujuan  dari  penelitian  ini  pada  tahun  I  adalah  merancang  danmembuat  mesin  penggiling  jagung  jenis Buhr  Millskala  kecil sistem  hantaran  screw  danpenggilingan plat bergerigi dan assembling. Pada tahun ke II melakukan evaluasi teknis terhadapkinerja mesin yang optimal dan melakukan analisis ekonomi untuk menentukan biaya operasi dantitik impas. Dari hasil rancangan mesin didapatkan kapasitas mesin ± 225 kg/jam, ukuran mesinyaitu 87 cm x 130 cm x 40 cm, daya motor penggerak 1,5 HP dengan putaran 1450 RPM dengan 1phase.  Beberapa  komponen  utama  dari  mesin  yaitu  unit  penggiling  dengan  2  pisau  penggilingberukuran  Ø  22  cm  x  2  cm,  poros  penggiling  berukuran  Ø  3,5  cm  x  120  cm,  pisau  tengah,  ulirscrew berukuran Ø 4,5 cm x 4 cm dengan jumlah screw 4 buah. Unit penyetel jarak kerengganganpisau, terdiri dari baut penggerak pipa dan komponen penahan pipa penyetel.Unit corong masukdan corong keluar, rangka bawah, rangka tengah dan rangka atas. Hasil pengujian dengan putaranporos pencacah 1450 RPM didapatkan kapasitas dan hasil gilingan yaitu untuk jarak celah 0,5 mmkapasitas mesin 150 kg/jam, hasil gilingan halus (30 mess) 61,3%, sedang (50 mess) 30,3%, kasar(70 mess) 2,6%. Jarak celah 1 mm kapasitas 190 kg/jam, hasil gilingan halus 52,3%, sedang 30,5%,kasar 10,1%. Jarak celah 1,5 mm kapasitas mesin 225 kg/jam, hasil gilingan halus 20,8%, sedang38,9%, kasar 37,1%.
PENGEMBANGAN MESIN PENGEPRESS TANDAN KOSONG SAWIT (TKS) CACAHAN DENGAN SISTEM HANTARAN SCREW Junaidi Junaidi; Adriansyah Adriansyah; Dedison Gasni
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tandan kosong sawit (TKS) kandungan seratnya ±70% dan bisa dimanfaatkan untuk serat berkaret,matres, kasur, keset dan bahan baku produk papan komposit berbasis serat, tetapi sampai sekarangbelum termanfaatkan secara maksimal. Permasalahannya adalah belum tersedianya unit pengolahTKS  menghasilkan  serat  dalam  skala  usaha  kecil,  salah  satunya  adalah  mesin  pengepress  TKScacahan skala kecil.Teknologi pengepress TKS cacahan yang ada saat ini adalah skala besar yanghanya  bisa  dimiliki  oleh industri  kelapa  sawit dengan  kapasitas  ±  2 ton/jam.Untuk  industri seratskala kecil dibutuhkan mesin pengepres TKS cacahan minimal kapasitas pengepresan ± 200 -300kg/jam,  tetapi  mesin  ini  belum  tersedia  dipasaran.  Secara  umum  tujuan  penelitian  ini  adalahmerekayasa  mesin  pengepress  TKS  cacahan  skala  kecil  dengan  kapasitas  200 – 300  kg/jam,mengidentifikasi  parameter  desain  dan  kondisi  operasi  optimum  untuk  setiap  komponen  denganmelakukan uji teknis terhadap Prototype.  Dari hasil rancangan mesin didapatkan kapasitas mesin±250 kg/jam, ukuran mesin yaitu 130 cm x 60 cm x  120 cm, daya motor penggerak 10 HP denganputaran 1450 RPM dengan 3 phase. Beberapa komponen utama dari mesin yaitu unit pengepressterdiri dari ulir screw sebanyak 7 screw sepanjang 80 cm dengan ukuran screw Ø 20, poros screwØ 4,5 cm x 130 cm, cone head Ø 20 cm x 10 cm dengan sudut konis 300, rumah screw Ø 9 inchi x80 cm dan saringan. Unit corong, dan unit rangka Unit penggerak terdiri dari reducer, motor listrik,transmisi  sabuk  dan  pully.  Hasil  pengujian  mesin  diperoleh  penurunan  kadar  air  TKS  cacahansetelah di press adalah 50%, kapasitas mesin press adalah ± 220 kg/jam dengan lebar bukaan conehead  antara  2-3  cm. Cairan  TKS  cacahan  dikeluarkan  melalui  gaya  gesekan  antar  TKS  sertagesekan  antara  TKS  cacahan  dengan  dinding  mesin.  Gaya  gesekan  antara  TKS  cacahan  dengandinding mesin akan semakin besar dengan adanya tekanan balik yang disebabkan penyempitan daricone head. Dengan adanya proses pengepressan TKS cacahan ini, untuk proses selanjutnya padaproses penguraian serat TKS cacahan akan lebih mudah untuk pemisahan seratnya.