Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

DETERMINAN PARTISIPASI PROGRAM KAMPUNG KB PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN BANYUMAS Colti Sistiarani; Bambang Hariyadi; Eri Wahyuningsih
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.154 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v7i2.104

Abstract

Program kampung Keluarga Berkualitas (KB) merupakan program pemerintah yang dilaksanakan dalam upaya pencapaian Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga. Pelaksanaan kampung KB di Kabupaten Banyumas telah diinisiasi di wilayah Desa Sumbang dan Kelurahan Karangpucung. Kegiatan kampung KB salah satunya adalah pelibatan khalayak sasaran yaitu Wanita Usia Subur (WUS). Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi program kampung KB. Populasi dalam penelitian ini yaitu Wanita Usia Subur di Kabupaten Banyumas. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 71 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa ada pengaruh antara sikap pelaksanaan kampung KB, dukungan suami dan akses kegiatan kampung KB terhadap partisipasi program kampung KB, serta tidak ada pengaruh antara pengetahuan tentang kampung KB. Simpulan dalam penelitian ini yaitu faktor yang paling berpengaruh dalam penelitian ini yaitu sikap pelaksanaan kampung KB. Rekomendasi penelitian ini yaitu pentingnya pendekatan program dalam faktor terkait dalam upaya peningkatan partisipasi program kampung KB.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Orang Tua tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Muda di Desa Petahunan Kabupaten Banyumas Arif Kurniawan; Colti Sistiarani; Bambang Hariyadi; Elviera Gamelia
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.3796

Abstract

Pernikahan usia muda menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Faktor keluarga menjadi pengaruh terhadap perilaku reproduksi remaja. Hasil analisis situasi permasalahan yang ada pada ibu hamil Desa Petahunan Puskesmas Pekuncen adalah kasus Ibu Hamil Risiko Tinggi di Desa Petahunan terjadi pada remaja hamil diusia muda. Kehamilan tersebut sebagian besar disebabkan oleh pergaulan bebas remaja Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan rancangan one group pre test post test design. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling pada orang tua yang memiliki remaja usia 10 -19 tahun. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki remaja di desa Petahunan dengan jumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian nilai p value pengetahuan 0,095>0,05, berarti tidak terdapat pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan orang tua remaja tentang kesehatan reproduksi remaja di desa Petahunan. Sedangkan nilai p value sikap 0,018 <0,05, berarti terdapat pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi remaja di desa Petahunan. Saran bagi puskesmas adalah perlu adanya monitoring pada orang tua remaja dalam melakukan pendampingan kesehatan reproduksi remaja.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSEPSI REMAJA TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN BOGOR SELATAN KOTA BOGOR Lu'lu Nafisah; Salsabiilaa Krisnya Bunga Dwipayana; Bambang Hariyadi
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.296 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v8i1.167

Abstract

Kecamatan Bogor Selatan merupakan kecamatan dengan angka tertinggi pernikahan dini di Kota Bogor sebanyak 46 perkara. Pernikahan dini rentan terjadi pada usia 16-19 tahun. Salah satu faktor penyebabnya adalah persepsi. Persepsi remaja mengenai pernikahan dini memengaruhi keputusan remaja untuk menikah dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap persepsi remaja tentang pernikahan dini pada pelajar SMA di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian yaitu remaja SMA yang berdomisili di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor sebanyak 2.093 jiwa dan sampel penelitian sebanyak 96 remaja dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan adalah pengetahuan (p=0,000) dan teman sebaya (p=0,000). Sedangkan dari hasil analisis multivariat menunjukkan variabel yang berpengaruh yaitu pengetahuan (OR=0,131) dan teman sebaya (OR=0,270). Usia, jenis kelamin, informasi kesehatan reproduksi, lingkungan keluarga, dan faktor budaya tidak berhubungan dengan persepsi remaja mengenai pernikahan dini. Teman sebaya merupakan faktor yang paling memengaruhi persepsi remaja tentang pernikahan dini dengan OR sebesar 0,270. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan partisipasi aktif serta pengembangan kegiatan remaja dalam kelas maupun pendidikan sebaya, dan kegiatan edukasi mengenai pernikahan dini.
Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dengan Model Problem Based Learning (PBL) pada Materi Usaha dan Pesawat Sederhana di SMPN Kota Jambi M. Habibie; Rayandra Asyhar; Bambang Hariyadi
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.48353

Abstract

This study aims to develop a local wisdom-based learning implementation plan for businesses and simple machines. The lesson plan is a tool used by teachers to carry out learning inside or outside of school. The development model used is the 4D development model, which consists of define, design, develop, and disseminate stages. and disseminate. This local wisdom-based learning tool can be used as a problem context to explore science concepts, especially in junior high schools. RPP media expert validation got a maximum score of 72 out of 90 and was in the interval 76–90 with the category "Very Good" with an average of 4 and a percentage of 80%. And the validation of lesson plan material experts gets a maximum score of 87 out of 100 and is in the interval 88–100 with the "Very Good" category with an average of 4.35 and a percentage of 87%.
Rancang Bangun Aplikasi Presensi Tutor Tendik PKBM Hidayah Probolinggo Berbasis Web Irwan Hadi Pratama; Lamsadi; Bambang Hariyadi
Journal Of Informatics And Busisnes Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jibs.v3i2.3336

Abstract

The development of information technology has driven the digitalization of various aspects of educational management, including attendance systems for educators. At PKBM Hidayah, Kota Probolinggo, attendance recording is still conducted manually, resulting in delays in data recapitulation, potential recording errors, and low efficiency and transparency. This study aims to design and develop a web-based attendance application to improve the efficiency and accuracy of recording the presence of tutors and education staff. The research method used is the SDLC (System Development Life Cycle) model. Data collection techniques employed include observation, interviews, and document studies. For application development, the waterfall method is applied to build the attendance application. This system is expected to provide a modern solution for managing educator attendance within PKBM and other non-formal educational institutions, ensuring better data accuracy, faster processing, and improved transparency in administrative processes.
Pendekatan Etnosains dalam Pendidikan Fisika: Meningkatkan Pemahaman Konsep melalui Tradisi Lokal Lompat Batu Nias Mayang Dela Kesumah; Bambang Hariyadi; Haerul Pathoni; Muhammad Haris Effendi Hasibuan
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i1.5798

Abstract

Physics education is not only aimed at conveying abstract scientific concepts to students, but also to foster an understanding that science is rooted in and relevant to everyday life. One approach that can bridge physics education and everyday life is the ethnoscience approach. The ethnoscience approach in education is a strategy for creating a learning environment and designing learning experiences that integrate culture into learning. This study aims to examine the values ​​of physics in the Nias Stone Jump tradition as an opportunity for physics learning media for students at the secondary school level. By using descriptive qualitative methods and narrative literature review analysis, this study identified various journals and papers that show that local traditions in learning. The results of this study indicate that the Nias Stone Jump tradition has the potential to be an effective learning media to improve students' understanding of physics concepts and analysis in the learning process.  
Pengembangan Peta Profil Desa untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal Alfita Ilfiyaningrum; Arief Kusbiantoro; Arie Taveriyanto; M. Faizal Ardhiansyah Arifin; Agung Sutarto; Bambang Hariyadi; Nur Aida; Amelia, Naswa Badi; Ahmad Ali Adnan; Yora Trista Gracia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3318

Abstract

The village profile map is an essential instrument for sustainable development planning as it provides comprehensive spatial and non-spatial data. Sumberahayu Village, located in Limbangan District, Kendal Regency, has significant potential in terms of natural and human resources; however, it lacks integrated data to support effective development decision-making. This community service program aims to develop a village profile map as a foundation for data-driven development planning. The methodology involved literature review, field surveys, collection of primary and secondary data, terrestrial measurements, utilization of remote sensing data, and data processing using Geographic Information System (GIS) software. The final result is a village profile map of Sumberahayu that includes information on administrative boundaries, infrastructure distribution, local resource potential, land use, and disaster-prone areas. This map is expected to serve as a strategic planning tool for village governments in asset management, disaster mitigation, and sustainable local economic development.
Analyzing Students' and Lecturers' Prior Knowledge of Basic Physics Laboratory: Perspectives on Local Wisdom Integration, Critical Thinking, and Science Process Skills Tri Ariani; Maison, Maison; Sri Purwaningsih; Bambang Hariyadi
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 12 No 2 (2025): Compton: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/cjipf.v12i2.20741

Abstract

This study aims to map the prior knowledge of students and lecturers regarding basic physics laboratory implementation, the integration of local wisdom, and the mastery of critical thinking and science process skills, in order to identify learning gaps that demand instructional innovation. Using a descriptive–exploratory method, the research involved 60 Physics Education students and 10 lecturers from Universitas PGRI Silampari through a validated questionnaire measuring four aspects: laboratory implementation, integration of local wisdom, critical thinking and science process skills, and learning constraints and expectations. Descriptive and quantitative analyses were conducted based on Likert scale criteria. The findings show that laboratory activities remain dominated by procedural “cookbook” practices with limited inquiry opportunities. Both students and lecturers acknowledge the value of integrating local wisdom to enhance conceptual understanding, yet limited facilities and the lack of contextual guidelines pose major obstacles. The study concludes that inquiry-based laboratory designs integrated with local wisdom are urgently required to shift practices from verification toward authentic scientific exploration. Theoretically, this research contributes to contextualized science education models, while practically offering a framework for lecturers and institutions to reform laboratory practices into more meaningful, culturally relevant, and skill-oriented learning experiences.