Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Rute Pengiriman Menggunakan Model Integer Linear Programming Untuk Meminimasi Tingkat Keterlambatan Pengiriman Dan Biaya Transportasi (studi Kasus: Pt. Pos Logistik Indonesia) Ilham Akbar; Muhammad Nashir Ardiansyah; Putu Giri Artha Kusuma
eProceedings of Engineering Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribusi adalah suatu kegiatan memindahkan produk dari pihak supplier ke konsumen dalam suatu supply chain. Distibusi secara langsung mempengaruhi biaya supply chain oleh karena itu distribusi bisa di bilang adalah kunci dari kesuksesan. Sedangkan, transportasi sendiri merupakan suatu representasi awal dari suatu rangkaian supply chain untuk sampai ke konsumen dengan bergeraknya suatu pruduk dari satu tempat menuju ke tempat lainnya. Dalam dunia industri, transportasi memiliki peranan yang sangat penting karena adanya biaya didalam pengantaran dari satu lokasi ke lokasi tersebut. Bahkan, transportasi juga dapat mempengaruhi harga suatu produk. Begitupun yang terjadi dalam lingkungan perusahaan PT. Pos Logistik Indonesia (PT. Poslog) yang mana merupakan perusahaan layanan logistik terbesar di Indonesia. Karena segmentasi pasar PT. Poslog yang begitu luas di Indonesia, maka perusahaan membagi trayek pengirimannya menjadi 2 tipe yaitu rute primer untuk trayek pengiriman seluruh Indonesia selain jabodetabek dan rute sekunder untuk trayek pengiriman khusus jabodetabek. Dalam tugas akhir ini bertujuan untuk menjadwalkan ulang trayek pengiriman primer pada PT. Poslog yang semula memiliki 5 tujuan tiap harinya. Adapun permasalahan yang dimiliki oleh PT. Poslog dalam kasus ini yaitu berupa permasalahan Vehicle Routing Problem dengan karakteristik jumlah armada yang heterogen (heterogenous fleet vehicle) dan batasan waktu di tiap tujuan pengiriman (time windows). Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaitu dengan menggunakan model Integer Linear Programming (ILP) dimana model ini dapat meminimasi total biaya transportasi dan tingkat keterlambatan di titik tujuan. Hasil tugas akhir ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan dapat meminimasi total biaya transportasi rata-rata perharinya sebesar 7,23% dan tingkat keterlambatan dapat direduksi rata-rata perharinya sebesar 13%. Kata kunci : Distribusi, Transportasi, PT. Pos Logistik Indonesia, Vehicle Routing Problem, Heterogeneous Fleet, Time Windows, Integer Linear Programming
Perancangan Dashboard Monitoring Dan Controling Proyek Berbasis Website Pada Pt Xyz Dengan Metode Waterfall Dan Earned Value Management Suharwiyono , Muzhaki; Ardiansyah , Muhammad Nashir; Permatasari, Intan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak4 PT. XYZ yang bergerak dibidang konstruksisering menghadapi tantangan keterlambatan dalam menanganiproyek-proyeknya akibat sering terjadinya keterlambataninformasi karena proses monitoring dan controlling yangdilakukan secara semi-manual. Penelitian ini bertujuan untukmerancang dashboard monitoring dan controlling proyekdengan menggunakan metode waterfall dan earned valuemanagement. Dashboard ini dirancang agar dapat melakukanmonitoring dan controlling informasi kemajuan proyek secarareal-time sehingga dapat mengurangi risiko keterlambatan dankesalahan data proyek akibat proses semi-manual. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa dashboard yang dirancangtelah mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain itu,dashboard yang telah dirancang ini dapat memberikaninformasi secara real-time, mengurangi terjadinyamiskomunikasi, dan meningkatkan akurasi data proyek.Kata kunci— Dashboard, Monitoring, Controlling, Waterfall,Earned Value Management
Perancangan Rute Pengiriman Produk dengan Metode Ant Colony Optimization untuk Minimisasi Biaya Transportasi pada Permasalahan Split Delivery Vehicle Routing Problem (Studi Kasus : PD Vina Jaya Snack) Firdaus, Mohammad Faizul; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Sumargo , Seto
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Di era industri 4.0, kemajuan teknologi dalamsupply chain berdampak signifikan pada manajementransportasi, elemen penting dalam menjaga efisiensi bisnis. PDVina Jaya Snack, perusahaan distribusi makanan ringan diBekasi, menghadapi tantangan dalam mengelola pengirimanakibat rute yang kurang optimal dan fluktuasi permintaan.Dengan hanya satu kendaraan operasional, perusahaanmengalami tingginya konsumsi bahan bakar dan biayatransportasi. Penelitian ini bertujuan merancang rutepengiriman yang lebih efisien menggunakan metode Ant ColonyOptimization (ACO) untuk menekan biaya bahan bakar dibawah Rp1.500.000. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap:input, proses, dan output. Tahap input mencakup data lokasidistribution center, titik ritel, permintaan produk, waktuoperasional, dan kapasitas kendaraan, yang kemudian diolahmenjadi matriks jarak dan waktu tempuh sebagai inputpenerapan ACO untuk menemukan rute optimal. Hasilpenelitian menunjukkan pengurangan total jarak tempuhhingga 50,07% dan penurunan biaya bahan bakar menjadiRp1.315.063, sehingga biaya BBM bulan April tercatatRp1.311.189, di bawah anggaran yang ditetapkan. Kata kunci— Supply Chain, Distribusi Produk, SDVRP, Ant Colony Optimization, Manajemen Transportasi.
Usulan Kebijakan Persediaan Material Aksesoris Menggunakan Metode Continuous Review (s, Q) untuk Meminimasi Shortage di Gudang PT XYZ Akmal, Ahmad Irfan; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Pambudi, Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penyedia layanan pembangunan dan pengelolaaninfrastuktur jaringan telekomunikasi di Indonesia. Perusahaanmelakukan pengadaan inventori untuk memenuhi permintaanmaterial pekerjaan. Perusahaan mengalami shortage padamaterial aksesoris selama bulan Januari-November tahun 2021.Kondisi persediaan eksisting hanya mampu memenuhi sebesar70% dari total permintaan selama periode tersebut yangmembuat target kinerja service level sebesar 95% tidaktercapai. Pada penelitian ini, metode continuous review (s, Q)digunakan untuk menghasilkan kebijakan persediaan usulanyang dapat meminimasi terjadinya shortage dan biayapersediaan. Decision support system juga dirancang untukmemudahkan perusahaan dalam perhitungan.Hasilnya,Kebijakan persediaan usulan dapat menghasilkan ekspektasijumlah shortage sebanyak 2068 unit. Rancangan usulan inimenghasilkan jumlah shortage lebih kecil dibandingkan kondisiaktual sejumlah 77697 unit dengan persentase penurunansebesar 97,34%. Hal ini juga direpresentasikan denganmeningkatnya service level menjadi 99,14%. Dimana nilaitersebut telah memenuhi target kinerja perusahaan sebesar95%. Selain itu, total biaya persediaan kondisi usulan adalahsejumlah Rp13.925.330.066,00 sehingga meminimasi total biayapersediaan kondisi aktual sebesar 1%. Kebijakan persediaanusulan menggunakan metode continuous review (s,Q)digunakan sebagai dasar perancangan Decision Support Systemberupa aplikasi perhitungan kebijakan persediaan. Hasilvalidasi menggunakan metode pengujian User Acceptance Testdiperoleh tingkat penerimaan pengguna sebesar 96% dimananilai tersebut memenuhi kriteria kualifikasi Sangat Baik. Kata kunci— Shortage, material aksesoris, continuous review(s, Q), decision support system
Usulan Perancangan Kebijakan Stock Opname Untuk Meminimasi Biaya Kegiatan Stock Opname Dengan Menggunakan Metode Cycle Counting Pada CV ASD Firmansyah, Muhammad Iqbal; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Sumargo, Seto
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — CV ASD adalah sebuah perusahaan yangbergerak pada bidang hiburan permainan indoor yangmenyediakan arena bermain dan pelayanan game. CV ASDharus memastikan persediaan hadiah redemption tercukupidengan melakukan stock opname. Hadiah redemption adalahhadiah yang didapatkan melalui penukaran poin atau matauang virtual khusus. Namun, terdapat permasalahan yaitubiaya yang dikeluarkan pada saat melakukan stock opnamediluar batasan perusahaan, yaitu Rp400.000. Faktor pertamayaitu perhitungan seluruh stok SKU yang dilakukan dalam satuwaktu. Faktor kedua adalah biaya lembur dan makan akibatstock opname di luar jam kerja. Untuk meminimasi biaya,dirancang usulan kebijakan stock opname menggunakanmetode cycle counting ABC analisis dan BPI. Cycle countingmemungkinkan perhitungan perhitungan terjadwal denganABC analisis mengklasifikasikan produk sesuai value. Usulankebijakan stock opname didapatkan perhitugan 12 SKU perhari, 313 SKU per bulan, dan 3441 SKU per tahun. Usulanproses bisnis dengan menggunakan metode BPI, dapatmeminimasi waktu proses bisnis hingga 16,57% danmengefisienkan waktu siklus proses bisnis sebesar 0,09.Dikarenakan usulan kebijakan tersebut dilaksanakan pada jamkantor yaitu awal atau akhir shift kerja, sehingga untuk biayalembur dan biaya makan ditiadakan, hanya biaya stationarypada usulan kebijakan stock opname. Usulan biaya yaitusebesar Rp130.000 dengan biaya eksisting Rp550.000menunjukkan penghematan biaya sebesar 75% dan dapatmenghemat biaya sebesar 67,5% dari batasan perusahaan. Kata kunci— Biaya, Cycle Counting, ABC analisis, BPI,Stock Opname
Usulan Perancangan Pemilihan Vendor dalam Pengadaan Barang/ Jasa untuk Kategori Kendaraan Operasional Maung MV3 Menggunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) di PT. Pindad Bandung Ananda, Bagas Rizky; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Salah satu upaya untuk menghadapi tingginyatingkat persaingan bisnis dalam industri otomotif adalahdengan meningkatkan kinerjanya dan mengoptimalkan segalasumber daya yang dimiliki. Namun perbaikan di internalperusahaan tidaklah cukup, sehingga dibutuhkan peran sertasemua pihak mulai dari vendor yang menyediakan barang/jasa,pabrik yang mengubah komponen menjadi produk jadi, danjaringan distribusi yang akan menyampaikan produk ke tanganpelanggan. Sehubungan dengan hal tersebut, PT. Pindad perlumelakukan pemilihan terhadap vendor agar barang/ jasa yangditerima perusahaan sesuai dengan harga, kualitas,ketersediaan, pengiriman, dan pelayanan. Penelitian inibertujuan untuk memperoleh alternatif vendor denganmenggunakan metode Fuzzy AHP serta membandingkan bobotkriteria dan sub kriteria pada PT. Pindad. Berdasarkan hasilpenelitian diperoleh bahwa kriteria cost (U1) merupakankriteria paling penting sedangkan sub kriteria kemampuanmenyesuaikan produk (U51) jadi sub kriteria dengan urutanyang paling pertama. Hal ini berarti kriteria dan sub kriteriatersebut merupakan indikator paling prioritas dalam pemilihanvendor. Kata kunci—Fuzzy Analytical Hierarchy Process, Vendor,Kriteria, Sub kriteria
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Persediaan Material Untuk Menurunkan Persentase Ketidaktepatan Pencatatan Dengan Menggunakan Metode Business Process Improvement Dan Waterfall Di Pt Xyz Ambarinanti, Salsabila Hanaika; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Ridwan, Ari Yanuar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada produksi aluminium. PT XYZ memproduksi beberapa jenis produk seperti Aluminium Ingot, Aluminium Billet dan Aluminium Alloy. Dalam melakukan proses produksi, terdapat bahan baku utama dan bahan baku pendukung yang harus tersedia untuk melakukan proses produksi. Bahan baku pendukung berupa material master alloy hanya digunakan pada produk diversifikasi seperti Aluminium Alloy dan Aluminium Billet. Dalam proses produksi PT XYZ menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan material yaitu mengalami shortage material. Hal tersebut terjadi karena ketidaktepatan pencatatan material yang dilakukan secara manual. Sehingga data persediaan material tidak aktual dan menyebabkan delay produksi, dan memperpanjang waktu pengiriman produk ke pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang proses bisnis usulan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI) dan perancangan sistem informasi menggunakan metode Waterfall berbasis dashboard. Dengan adanya hasil rancangan proses bisnis usulan dan juga sistem informasi, dapat membantu perusahaan dalam pengelolaan persediaan dengan meningkatkan akurasi pencatatan keluar masuknya material, meminimalkan risiko terjadinya shortage material, dan mendukung efisiensi operasional. Dengan menerapkan proses bisnis usulan, perusahaan dapat menambahkan aktivitas yang dapat mengurangi terjadinya shortage material yang menyebabkan delay produksi. Sistem informasi juga membantu user dalam pencatatan penggunaan material secara real time, mempercepat proses produksi, dan memastikan ketersediaan stok sesuai kebutuhan. Dengan demikian, penerapan sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendukung keberlanjutan bisnis melalui peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. Kata kunci— Proses Produksi, Pengelolaan Persediaan, Sistem Informasi, Dashboard, Waterfall, Business Process Improvement
ancangan Proses Bisnis dan Sistem Informasi Productivity Monitoring Dashboard Menggunakan Metode BPI dan Waterfall (Studi Kasus: Gudang Depo CKG PT ABC) Suryaneda, Azzahra Putri; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Akbar , Mohammad Deni
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT ABC Depo CKG menghadapi kesulitan dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja akibat pencatatan yang masih dilakukan secara manual menggunakan dua file Excel berbeda, yaitu oleh kepala bagian gudang dan admin logistik. Perbedaan dokumentasi ini menyebabkan data produktivitas tidak terpusat, muncul selisih angka, dan menyulitkan manajemen dalam memantau kontribusi individu secara adil dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses bisnis pencatatan agar data produktivitas dapat terintegrasi dalam satu sistem yang lebih transparan dan akurat. Selain itu, dirancang sistem pemantauan berbasis website yang menampilkan kontribusi setiap tenaga kerja berdasarkan data absensi dan jumlah item yang diproses. Sistem ini juga mendukung fungsi pelatihan dan pengembangan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) agar lebih tepat sasaran. Penelitian menggunakan pendekatan Business Process Improvement (BPI) untuk merancang rancangan proses bisnis, serta metode waterfall untuk analisis dan pengembangan sistem informasi. Data diperoleh melalui survei, observasi, dan wawancara. Sistem telah divalidasi menggunakan User Acceptance Testing (UAT) mengacu pada standar ISO 9126, mencakup aspek functionality, usability, efficiency, dan reliability. Hasil validasi menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 97% dengan kategori sangat baik. Sistem ini terbukti dapat membantu pemantauan produktivitas secara real-time, mempercepat rekapitulasi data, dan mempermudah pengambilan keputusan berbasis data aktual. Kata kunci— PT ABC Depo CKG, Dashboard monitoring, Produktivitas tenaga kerja, BPI, dan UAT
Penjadwalan Kunjungan Salesman Divisi Kao Indonesia Pada Pt Kunci Sukses Abadi Menggunakan Integer Linear Programming Untuk Meningkatkan Pencapaian Distribusi Produk Handayani, Fiet Diana; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Muttaqin, Prafajar Suksessanno
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT. KSA merupakan salah satu distributor dengan wilayah penyebaran distribusi yang cukup luas. Pada divisi Kao Indonesia Terdapat 2470 retailer yang bekerja sama dengan PT. KSA. Namun di tahun 2021 divisi tersebut berdasarkan laporan hasil monitoring distribusi produk bulan Januari sampai dengan Oktober 2021 belum dapat mencapai target pendistribusian produknya. Hal tersebut dikarenakan salesman kurang memaksimalkan waktu kerja nya dikarenakan belum adanya penjadwalan kunjungan salesman dalam mempromosikan dan mendistribusikan produk pada divisi Kao Indonesia. Traveling Salesman Problem (TSP) merupakan suatu permasalahan penentuan rute kendaraan dengan mencari jarak tempuh minimum dari titik awal menuju semua titik tujuan dan kembali lagi pada titik awal dengan asumsi bahwa semua titik tujuan yang akan dilalui hanya dikunjungi sebanyak satu kali untuk memperoleh rute optimal distribusi produk. Pada penelitian ini digunakan model Integer Linear Programming dalam pemecahan masalah. Tolak ukur yang digunakan pada metode ini adalah jarak antar kantor dan kecamatan dan antar kecamatan pada masing-masing area wilayah cakupan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model Integer Liniear Programming memiliki output effisiensi rute dan jarak tempuh dan hasilnya efektif jika digunakan menjadi jadwal kunjungan pada 24 hari kerja. Kata kunci — penjadwalan, distribusi, traveling salesman problem, integer linear programming
Perancangan Sistem Jaringan Distribusi Untuk Lokasi Fasilitas Baru Dengan Gudang Transit Pada PT Central Pertiwi Bahari Putra, Irfan Wisnu Nadhif; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Saragih, Nova Indah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Biaya distribusi dari PT Central Pertiwi Bahari eksisting termasuk dalam kategori perusahaan dengan performansi distribusi tipikal. Kondisi perusahaan eksisting memiliki pabrik yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, akan tetapi, konsumen yang dimiliki oleh perusahaan terpusat pada Jabodetabek. Perusahaan telah merencanakan perpindahan lokasi pabrik ke Kendal, Jawa Tengah, sehingga perusahaan memerlukan jaringan distribusi baru untuk lokasi pabrik baru, dengan kapasitas produksi yang berbeda. Distribusi barang jadi menjadi faktor penentu keberhasilan produk, karena distribusi merupakan aktivitas penyalur antara produsen dengan konsumen, kegagalan produk dalam proses distribusi sangat merugikan perusahaan. Jaringan distribusi adalah kelompok fasilitas penyimpanan dan sistem transportasi yang saling berhubungan, menerima inventaris produk dan mengirimkan ke pelanggan, untuk model inventaris perusahaan akan menggunakan gudang transit. akan melakukan optimasi model jaringan distribusi dengan gudang transit menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu single objective linear programming (LP) dari Chopra, Meindl tahun 2016 dan mixed integer non-linear programming (MINLP) dari T. Paksoy tahun 2010 yang memiliki 3 fungsi tujuan. PT Central Pertiwi Bahari akan memiliki 3 pabrik, yang berlokasi di Lampung, Karawang, Kendal, dan pusat gudang distribusi sebanyak 3, berlokasi di ACL, Kendal, dan Surabaya. Fasilitas ini akan memenuhi konsumen yang berada di Sumatera, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.